Skip to main content

Resah...

Resah dan gelisah...menunggu disini...weleh..kok malah nyanyi lagu Kisah kasih di sekolah??? baidewe gak ada hubungannya kok....cuman emang akhir2 banyak hal yang berkecamuk dipikiranku...apakah gerangan? critanya kan aku ngajar anak2 dan beberapa sisters tajweed dan baca quran.....its every single day...Alhamdulillah....makin banyak makin bagus, makin sibuk makin bagus...nah trus kenapa resah??? bentar doong belum selesai....:) .. beberapa hari terakhir ini aku dapat telfon dari beberapa sister dan pihak East london mosque, urusan apa? tawaran untuk mengajar.

1 group berisi 12 sisters yang bener2 pingin belajar Quran, minta weekend, padahal weekend udah penuh dengan 3 jadwal teaching....terpaksa deh dengan berat hati aku harus menolak dan meminta tenggang waktu sampe kapan aku juga gak tahu karena gak mungkin lah aku meng-cancel kelas yang ada demi kelas yang baru..kasihan student yg lain.....walhasil....1 kesempatan baik terlepas.....emang sih dulu dulu aku termasuk orang yang gak mampu mengukur kemampuan diriku sendiri, kadang overload dengan begitu banyak beban dan tanggung jawab hingga babak belur sendiri dan endingnya malah banyak terbengkalai atau diriku yang jatuh sakit,nah semenjak pindah ke sini, diajarin suami bagaimana cara hidup yang baik dan benar *huehue* akhirnya aku mulai bisa mengukur diri dan melihat prioritas dari setiap tawaran yang sampai kepadaku....yah ...semoga saja nantinya mereka bisa segera mendapat guru yang lain...yang kedua adalah sebuah sekolah Islam di mesjid terdekat...mereka butuuuuh bener ama yang namanya guru.....soalnya guru yang sekarang mau married trus pindah ke tempat yang jauuuh dari domisilinya sekarang...tapi apa daya kelasnya jatuh di saat yang sama aku ngajar...endingnya???.....aku harus menolaknya padahal katanya udah mau di Invite untuk interview segala meski aku belum kirim CV....waaaaaaaaaah......sayaaang banget deh dan rasanya berat melepas dan menolaknya.....but here it is a life ...its all about how we prioritize everything and how we focus on the plan in the future and how we have to mantain any commitment that we have....

beberapa hari kemudian tiba tiba tetangga sebelah atas rumahku (flat di lantai atasku maksudnya) datang dan bertanya apakah aku punya waktu untuk ngajar keponakannya baca tulis Quran dan segala macam basic of Islam.....alhamdulillah aku bisa dan dia sendiri bisa men-drop off keponakannya ke rumah-ku so bisa gabung ama kelas baru yang barusan aku bentuk...so no problem deh buat yang ini....eh ... tapi sempet mumet juga loh ngatur jadwal....aku jadi mbayangin...kalo jadwal guru aja kayak gini gimana jadwal para penyanyi dan pemain sinetron yah????huahua...emang apa hubungannya???....yah heran aja gitu....tapi bener juga kok...kalo orang sudah cinta dan suka akan profesinya dan bidang yang digelutinya maka rasa lelah itu jarang ada....dan alhamdulillah aku juga enjoy banget dengan kerjaan yang aku miliki sekarang.....

anyway semoga Allah memberikan kemudahan bagi mereka yang ingin belajar Islam dan semoga semangat ummat yang mulai membara ini bisa disambut oleh para orang yang mengabdikan dirinya untuk diin -NYa...

hayo ..hayo yang pinter ngaji Quran, bisa ngajar tajwid pake bahasa inggris...di Inggris banyak lowongan looh???..hehe *eh gak ngajakin hijrah ke inggris loh yah???awas kalo salah paham....:P*

nah Loh...barusan juga dapat telfon dari sister yg pingin belajar private di pagi hari...alhamdulillah! banyak waktu kosong di pagi hari!.....welcome sis!

Comments

Umm Nusaybah said…
@acha..alhamdulillah kalo banyaak banget yg makin ingin belajar QUran deh...jazakallah khoir supportnya yah!

Popular posts from this blog

Saat Sang Maha Kuasa Berkehendak

Saat Sang Maha Kuasa Berkehendak Oleh:  Yumna Umm Nusaybah (Member Revowriter London) . Datangnya tidak disangka  Mengenalnya pun tanpa terduga Membayangkan pun belum pernah Apalagi berangan angan untuk menikah . Namun kedua anak adam ini sejak awal memang tak punya keraguan Bahwa mereka tercipta untuk saling melengkapi  Bahwa masing-masing akan menjadi penawar kesendirian  Bahwa mereka dipertemukan HANYA karena Sang Maha Kuasa berkehendak demikian . 2 tahun bukan waktu yang lama Pun bukan waktu yang singkat Saat hasrat ingin menunaikan Sunnah RasulNya Terhalang oleh pandemi yang mendera . Namun memang benar … Bahwa dibalik penantian  Ada yang ingin Allah سبحانه Ùˆ تعالى ajarkan . Kerelaan sang bunda menerima kenyataan Keyakinan pasangan bahwa mereka memilih jalan dan calon yang benar . Butuh waktu yang panjang …  Bagi seorang Bunda  Untuk menata hati dan merapikan benak Melepas anak pertama tumpuan jiwa Memulai hidup baru di ujung dunia  Bersama l...

Holier-than-thou

#OPEy2021Day10 . Holier-Than-Thou . oleh Yumna Umm Nusaybah (Member of Revowriter London dan Co-founder Dokter Kembar) . Bisa kah menebak arti dari judul diatas?  Holier-than-thou adalah sebuah idiom dalam bahasa Inggris yang dimaknai sebagai  obnoxiously pious; sanctimonious; self-righteous. Istilah kerennya sok suci atau sok alim. . Ide ini bisa jadi ada dalam diri kita sendiri. Atau bisa juga tuduhan yang dilemparkan kepada kita. . Jika seseorang memandang bahwa dirinya lebih bertakwa, lebih comitted, lebih saleh dari orang lain karena dia sudah sangat taat pada aturan agama dalam kesehariannya, maka hal ini sangatlah berbahaya. Bisa-bisa dia melihat orang lain ‘tidak berharga’. Lebih buruk dan lebih rendah posisinya. Akibatnya, bukannya akhlak dan kebaikannya menarik orang disekitarnya, tapi justru dia nampak sebagai individu yang toxic, menyebalkan dan terkesan sok alim. Padahal ke’aliman’ dan kebaikan seseorang bukanlah self-proclaim atau pengakuan sendiri. Tapi kebaikan...

my Special Student

Seneng...happy lega dan terharu...itulah yang aku rasakan ketika murid 'istimewaku' menyelesaikan Iqra jilid 6 minggu yang lalu...percaya atau nggak aku menitikkan airmata dan menangis sesenggukan dihadapan dia, ibu dan kakak perempuannya....yah...airmata bahagia karena dia yang setahun yang lalu tidak tahu sama sekali huruf hijaiyah kini bisa membaca Al Quran meski masih pelan dan terbata bata...tapi makhrojul hurufnya bagus, ghunnahnya ada, bacaan Mad-nya benar....dan aku bayangkan jika seterusnya dia membaca Quran dan mungkin mengajarkannya kepada orang lain maka inshaAllah akan banyak pahala berlipat ganda... Namanya Tasfiyah ...seorang gadis cilik bangladeshi berusia 6 tahun saat pertama kali aku bertemu dengannya....Ibunya sengaja mengundangku datang ke rumah nya karena memang tasfi tidak suka dan tidak mau pergi ke masjid kenapa? karena sangat melelahkan...bayangkan aja 2 jam di setiap hari sepulang sekolah, belum lagi belajar bersama dengan 30 orang murid didampingi 1 ...