Skip to main content

Posts

Showing posts with the label kisah

Cara hebat Sayyidina Ummar Bin khathab menghadapi ujian hidup

Adalah Umar bin Khattab yang layak ditiru dalam cara menghadapi musibah. Di dalam buku "Ketika Merasa Allah Tidak Adil" dicantumkan ihwal trik Umar bin Khattab bangkit dari musibah. Setiap kali ia mendapati musibah, sebanyak empat kali mengucapkan kata "hamdalah". Aneh, bukan? Sejatinya, inilah trik untuk bangkit dari musibah yang menghimpit diri. 1. Hamdalah pertama dimaknai oleh Umar bin Khattab sebagai rasa syukur bahwa Allah tidak menurunkan musibah yang lebih berat dan lebih dahsyat dari apa yang dialaminya. Hamdalah ini menunjukkan, ada sedikit cerita sedih yang awal terlintas di dalam diri Umar bin Khattab. Namun, rasa syukurnya jauh lebih lama bersamanya. Ia yakin, bahwa musibah yang dilaluinya sudah terjadi dan tidak mungkin diubah lagi. Jadi lebih baik bersyukur kepda Allah, karena dalam menghadipi musibah ini masih bisa tegar, masih bisa menghirup udara dan masih bisa meraih hidup yang bahagia. Musibah pasti akan berlalu seiring dengan waktu demi waktu ya...

Ternyata si mba bagian bersih bersih itu.....

Ini adalah sambungan dari postingan bulan desember lalu... aku sudah janji untuk menulis tentang kisah kedua tentang bagaimana kita seharusnya menghindar dari menghakimi orang lain dari status pekerjaannya. Al Kisah, di tempatku bekerja...setiap weekend (sabtu dan minggu) ada mba muda muslimah, berkerudung, usia 30-an yang bertugas mengambil sampah sampah medis, membersihkan meja2 pasien, mengantar air dan juga menyiapkan makan malam dan makan siang pasien. Bisa di bilang pekerjaannya buuuanyak, berat dan penuh dengan tuntutan fisik. Dia harus angkat sana angkat sini, dorong sana dorong sini, dan sejenisnya. Tak heran setiap kali di akhir shiftnya dia nampak capek sekali. Aku selalu sempatkan mengucapkan salam, bertanya kabar dia dan ngobrol sedikit sana sini.  Suatu hari obrolanku bermula karena aku lihat dia sedang duduk di pojok dapur Rumah sakit sambil membaca buku setebal bantal. Aku tanya dia buku apa yang dia baca, dia bilang; "it's a law book" makin pe...