Thursday, 11 February 2016

Bahagia itu sederhana

Bahagia itu sederhana...

Melihat Rumaysa mainan dengan kamera HP ku dan motret kakaknya yang sedang membaca Quran, sambil menikmati hasil jepretan nya sendiri ... Sudah membuatku bahagia. 

Bahagia itu sederhana...

Mendengar kedua gadisku mengatakan:" Mama, I love your food and I like whatever you cook!" 
Sudah membuatku bahagia

Bahagia itu sederhana....

Melihat Nusaybah bisa membuat adiknya tertawa terbahak bahak
Sudah membuatku bahagia

Bahagia itu sederhana...

Ketika Rumaysa menyampaikan kepada kakaknya sebelum dia berangkat sekolah:"oh I will miss you Nusaybah"
Sudah membuatku bahagia 

Bahagia itu sederhana...

Melihat Nusaybah sengaja menyisakan susu dari sarapan cereal coklat-nya karena tahu adiknya suka susu coklat
Sudah membuatku bahagia

Bahagia itu sederhana....

Melihat Rumaysa sabar menunggu waktunya nonton kartun karena sang kakaknya masih belum selesai hafalan Quran
Sudah membuatku bahagia

Bahagia itu sederhana...
Sesederhana cara kita mendefinisikan arti bahagia 

Semoga Allah ﷻ selalu melindungi dan menjaga anak anak kita dan menjadikan mereka generasi Rabbani yang kokoh imannya, tangguh mentalnya dan cerdas aqalnya.

اللهمّ امين يا ربّ العالمين

Tuesday, 12 January 2016

Renungan 1

Setelah punya 2 anak (6 dan 3 tahun) aku benar benar percaya bahwa 

"Lebih mudah mengajarkan matematika dan bahasa kepada anak2 daripada mengajarkan adab dan membentuk karakter mereka menjadi manusia mulia" 

Orang bilang, membentuk emotional integence alias kecerdasan emosional jauh lebih dibutuhkan daripada kecerdasan intelektual karena orang yang cerdas emosinya akan mampu mengolah segala kemampuan,
Kekurangan dan kelebihan hidup ini untuk berpihak kepada keberhasilan dia.

Namun kadang, lebih banyak waktu kita habiskan untuk fokus pada hal yang tidak seharusnya.

Bukan berarti kita tidak Perlu membuat anak anak kita cerdas secara inteletual namun "mental set" dari kita sebagai orang tualah yang penting. Supaya seimbang dan tidak salah prioritas atau salah menimbang.

But...yang paling penting adalah kecerdasan spiritual dimana anak2 kita ajarkan tentang siapa Tuhan mereka dan apa peran Allah ﷻ dalam hidup kita, dan bahwa kehidupan kita punya makna dan tujuan yang telah di gariskan oleh Sang Pencipta kehidupan. Hingga akhirnya mereka menjadi generasi yang tidak pernah sombong dan selalu melihat dunia dan segala kejadian di dalamnya dari sudut pandang yang benar.

Inilah hal Tersulit!! 
namun jika berhasil
Maka orang tua akan menuai pahalanya bahkan sampai tubuh mereka sudah bersatu dengan tanah!

Maha adil Allah ﷻ 
Dia mengaruniakan pahala yang besar berdasar pada besarnya upaya dan sulitnya sebuah peran.

Mendidik anak menjadi Generasi Allah ﷻ adalah peran yang tidak gampang, tak heran kalau pahalanya mengalir terus.

Ayo kita semangat mengembalikan fokus terhadap hal2 yang memang berhak mendapat fokus :) *belibet kalimatnya*

Sunday, 15 November 2015

Touches

I saw the letter Nusaybah wrote for her best friend at school. 

Her name is Aleena. I can sense the love she's having towards her. One day she told me that teacher asked her to present her journal and explain what she has written during reception year.

Aleena was the only friend who gave her encouragement by giving two thumbs up and wide smile while she stood in front of everyone.

After she narrated that story, she broke down to tears. She told me that it was a happy tears for she's having such a wonderful friends. 

I cried and touched with her reaction. At the end we hugged each other tightly And cried together!

I can imagine how special for Nusaybah to have a friend who always see goodness in her. 
Aleena was one of them or perhaps the only one in her classroom. 

O Allah ﷻ protects our children from any bad influence and make them strong in the Deen and see the best from others around them. 
اللهمّ امين يا ربّ العالمين

Wednesday, 4 November 2015

Knowledge

Knowledge is light and the light of Allah ﷻ is not bestowed upon a sinner.

Yes everyone will commit sins in one thing or the other because that's the made up of human being but the sinner it's referring here is the one who knows that s/he is committing sins and proud of it, spreads it, don't ask forgiveness of Allah ﷻ from it and continues doing it after reminder from those around her/him.

Indeed the one who wants and has been trying to understand the Deen are the fortunate one!

Mu’awiya reported: The Messenger of Allah, peace and blessings be upon him, said, 

“If Allah intends goodness for someone, He gives him understanding of the religion.”

Source: Sahih Bukhari 71, Sahih Muslim 1037

Grade: Muttafaqun Alayhi (authenticity agreed upon) according to Al-Bukhari and Muslim

عَنْ مُعَاوِيَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه و سلم مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ

71 صحيح البخاري كتاب العلم باب من يرد الله به خيرا يفقهه في الدين

1037 صحيح مسلم كتاب الزكاة باب النهي عن المسألة

Sunday, 1 November 2015

{percakapan} Allah ﷻ and Google

As I was vacuuming the floor, Nusaybah was enjoying to look at the map and she's trying to impress me by showing me how she knew where Indonesia and Ethiopia is and then she said:

"Mama.. I know what's the largest country in the world!"

I said:" what is it?"

Nusaybah:" it's Russia!"

"Well done, Sayang" I said

Then she asked again:" how many people is in Russia, Mama?"

"Oh... I am not sure Nusaybah.. It must be millions"

Nusaybah:"I know who knows! It's only Allah ﷻ and GOOGLE Know how many people in Russia is! Isn't it mama?"

I laughed and laughed and laughed and said:

"Yes! You're Absolutely right! But Google is only search engine made by human being"

Nusaybah: "...and human being doesn't know everything....only Allah ﷻ knows everything!"

Me:"exactly, so Google wouldn't know everything but perhaps it knows more than Mama"

And then ....She is content 

الحمد لله رب العالمين

*power struggle in gaining leadership from your children but what can you do if you're up against GOOGLE?!