Posts

5 Macam Tipe Ibu

#CeritaCoronaDariInggris#selfdistancing#DiariCoronaPart25 Macam Tipe IbuOleh: Yumna Umm Nusaybah(Member Revowriter London).“Stay committed to your decisions, but stay flexible in your approach.”.Kayaknya moto ini mewakili banget apa yang aku rasakan. Quote di atas cukup menghibur. Kenapa? Karena aku sudah niat ingin kembali menulis rutin setiap hari selama anak-anak di rumah dan sekolah tutup. Apa daya, situasi tidak seperti yang di harapkan. Distance learning datang menyapa. Semula aku kira, proses belajar jarak jauh ini akan sederhana. Ternyata tidak demikian adanya. Dua minggu terakhir waktuku tersita untuk membantu anak-anak mengerjakan tugas dari sekolah, menuntun mereka untuk bisa nge-print, upload sekaligus mengirim pesan ke guru. Minggu pertama benar benar sibuk. Tugas menumpuk. Ada 5-7 tugas yang harus mereka selesaikan dalam sehari. Mulai dari merekam bacaan Quran, hafalan, tugas matematika, science, essay bahasa Inggris, tugas Arts, research project, dan lain sebagainya. Du…

When Corona Hits Home

#CeritaCoronaDariInggris#selfdistancing#DiariCoronaPart1.When Corona Hits HomeOleh: Yumna Umm Nusaybah(Member Revowriter London).Selasa, 17 Maret 2020 pukul 11 siang waktu Inggris .“Kring ... Kring ...” Telpon genggam berbunyi kencang. Sengaja ringtone keras dan klasik ini aku pasang untuk 2 orang. Suami dan sekolah anak-anak. Supaya aku bisa langsung tahu bahwa ini telpon penting. Dari seberang terdengar suara resepsionis yang tidak asing lagi. Yup, aku dapat telpon dari sekolahnya anak-anak. Pasti penting atau kalau nggak anak-anak sakit..“Is this Nusaybah’s Mom?” Tanya Ms Yasir. “Yes, is everything okay?” Jawabku sedikit khawatir..“Nusaybah is with us in the office. She has been complaining a headache and feeling nauseous. I asked her if anyone unwell recently, she said her brother has been having temperature and coughing, so based on the school policy we sent you yesterday, she has to stay at home including her sibling. So would you be able to pick her up?” Tanyanya tegas. (Nusay…

Turning Forty

Turning Forty.Oleh: Yumna Umm Nusaybah(Member Revowriter London).Disclaimer: Ini nasehat untuk diri sendiri. Sekiranya ada kesamaan tokoh dan kejadian. Maka sekedar kebetulan .Beberapa hari yang lalu, usiaku masuk kepala empat. Dua hari setelahnya dapat kabar dari WA group kalau suami #BCL-artis ternama- #AshrafSinclair mendadak meninggal. Diduga kena serangan jantung. Di usianya yang ke-40 juga. Meski nggak ngikutin gosip Indonesia namun berita duka itu terpampang di berbagai sosial media. Jadi tahu juga akhirnya. .Setiap yang bernyawa pasti akan kembali kepada penciptanya. Inilah bagian dari drama kehidupan. Doaku, semoga Allah ﷻ memberi kesabaran dan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan. Dan mengkaruniakan ampunan dan surga untuk yang sudah meninggal. اللهمّ امين .Entah kenapa. Banyak sekali renungan yang menyedot pikiran gegara masuk dekade ke-4. Ada perasaan nervous, excited, anxious. Hal yang sama aku rasakan saat dulu aku menginjak usia ke-20. Aku punya feeling usia 20-30…

Mengapa Menunda Berhijab?

#RevowriterLoveHijab#Day7.Mengapa Menunda Berhijab?.Oleh: Yumna Umm Nusaybah(Member Revowriter London).Ustad Nouman pernah menggambarkan dalam sebuah kajiannya. Bahwa ayat-ayat di dalam Al Quran yang berkaitan dengan surga, pengampunan, kebaikan, maka Allah ﷻ sering memakai lafad-lafad yang menggugah. Contohnya dalam Quran Surat Ali Imran:133
‎۞ وَسَارِعُوٓا۟ إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا ٱلسَّمَٰوَٰتُ وَٱلْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ (١٣٣).Dan segeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan , dan surga seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa..Atau dalam surat Al Baqarah: 148.‎وَلِكُلٍّ وِجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَا ۖ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ ۚ أَيْنَ مَا تَكُونُوا يَأْتِ بِكُمُ اللَّهُ جَمِيعًا ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
 Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian …

Salah Kaprah Tentang Hijab

#RevowriterLoveHijab#Day6.Salah Kaprah Tentang Hijab.Oleh: Yumna Umm Nusaybah(Member Revowriter London)."Hey D, I have this niggling question about hijab. I hope you don’t get offended." Tanya kolegaku, Katherine saat kami dinas malam. (FYI dia memang memanggilku dengan inisial nama depan. Entah kenapa? Aku sih asyik asyik aja. Dan kaget juga saat dia menyebut kerudungku dengan bahasa Arab: HIJAB).(Hey D, aku punya pertanyaan yang menggelitik tentang hijab. Semoga kamu tidak tersinggung)."Yes, sure, fire away...I am more than happy to answer it" jawabku sok PeDe..(Ya silahkan, tanya saja, aku seneng-seneng saja menjawabnya)."I am always wondering, Errmmm... are you sleeping with that on (hijab)?".(Aku selalu penasaran, apa kamu tidur dengan memakainya -hijab?)..Glodhak! Pingin ngakak tapi yo nggak sopan lah. Wong dia nanya baik-baik dan pingin tahu aja. Kalau ditertawakan, bisa-bisa dia merasa sudah mengajukan pertanyaan yang konyol. .Dengan senyum aku ja…

Hijab: Is It A Fashion Statement?

#RevowriterLoveHijab#Day5.Hijab: Is It A Fashion Statement?.Oleh: Yumna Umm Nusaybah(Member Revowriter London).“Sampeyan ini pulang dari London kok penampilannya kayak pulang dari Saudi tho, Mbak? Baju berwarna gelap, polos, tak bermotif dan baju yang sampeyan pake’ ini kan model lama?”.Ini komentar yang aku dengar dari seorang teman di tahun 2008. Tahun ini adalah kali pertama aku menginjakkan kaki di Indonesia setelah 4 tahun pindah ke Inggris. .Nyesek juga mendengar komennya. Meskipun maksud dari temenku hanya guyon saja. Eh...Tapi ada benarnya. Kenyataanya, lemari dirumahku penuh dengan jubah berwarna hitam atau warna gelap seperti biru dongker, abu-abu, coklat tua dan merah maroon. Kalaulah ada motif bunga, aku hanya berani memakainya saat musim panas saja. Atau saat ada undangan pesta. Lah kenapa? Karena memang demikianlah standar warna para hijaber di areaku. Supaya tidak terlihat mencolok, haruslah kita mengikuti budaya setempat. Kalau nggak bisa-bisa kena hukum Tabarruj. Mesk…

Hidayah Yang Hampir Hilang

#RevowriterLoveHijab#Day3.Hidayah Yang Hampir Hilang.Oleh: Yumna Umm Nusaybah(Member Revowriter London).Al Kisah...Di sebuah desa terpencil, tinggal seorang gadis belia. Dibesarkan oleh orang tua yang sangat perhatian dengan pendidikan. Agama memang menjadi tuntunan. Namun sekedar puasa, solat, mengaki, haji, nikah, waris dan berputar masalah ibadah. Didorong mimpi besar sang ibunda. Si gadis harus meninggalkan desa tercinta untuk nge-kos supaya bisa sekolah di SMA favorit di kabupatennya. Di usia 15 tahun dia sudah jauh dari orang tua. Situasi memaksanya untuk bisa mandiri. Mengambil keputusan-keputusan besar berkaitan dengan keuangan, target sekolah, memilih teman, menjaga pergaulan, memilih les-lesan. Semuanya sendiri. Tentu komunikasi lewat telpon dengan ibunda masih terus berjalan. Setiap pagi, di jam yang sama dengan durasi kurang lebih sama. Ibunda mengabsen tanpa jeda. Di masa SMA inilah perubahan besar terjadi..Kelas 2 SMA kelas pertengahan semester .Suatu hari ada materi men…