Skip to main content

Memburu Malam Mulia

#Day21

#DiariRamadan 

#RamadanDiInggris

#IslamDiLondon


Memburu Malam Mulia

.

Oleh: Yumna Umm Nusaybah

Member Revowriter, London

.

Diantara trilyunan manusia 

Dari jaman Nabi Adam Alaihissalam hingga sekarang

Allah ﷻ memilih Nabi Muhammad ﷺ sebagai manusia paling dicintaNya

.

Diantara ribuan tempat di muka bumi

Allah ﷻ memuliakan tiga tempat sebagai tanah suci

Masjidil Haram, Masjid Nabawi dan Masjid Al Quds di Palestina

.


Diantara sekian banyak hari

Allah ﷻ memilih hari Jumat sebagai hari yang diberkahi

.

Diantara 12 bulan yang ada, Allah ﷻ melipatgandakan pahala di bulan Ramadan

.

Diantara 29/30 hari bulan Ramadan, Allah ﷻ khususkan 10 hari terakhir untuk di perhatikan

.

Karena di dalamnya ada malam Lailatul Qadr

Malam yang lebih baik dari seribu bulan

Sekali lagi...lebih baik. Bukan sebaik seribu bulan. Namun lebih baik darinya

Sebuah amal di malam ini berpahala layaknya kita beramal selama 83 tahun lamanya

.

Malam dimana para malaikat memenuhi jagat raya

Bahkan malaikat terbaik pengirim wahyu Jibril Alaihissalam ikut bersama mereka

Di malam itu mereka bersama orang orang yang terjaga

Menyebut nama Allah ﷻ, beribadah dan berdoa 

.

Malam ini menjadi rahasia Allah ﷻ Yang Maha Rahman

Diberikan kepada mereka yang mencari dan yang benar benar berusaha mendapatkan kemuliaan

Tidak ada yang tahu dengan pasti kapan dan kepada siapa nikmat itu Allah ﷻ berikan

Karenanya Rasulullah menganjurkan

.

Mencari Lailatul Qadr setiap malam di sepuluh hari terakhir

Tidak hanya di malam ganjil namun juga di malam genap

Mengisinya dengan berdoa, i’tikaf, membaca Quran dan salat

Tadabbur, bersedekah dan berdzikir

.

Coba kita bayangkan...

Seandainya orang yang kita kagumi

Datang sebagai kejutan 

Di minggu yang telah ditentukan

Di tempat yang telah di beritahukan 

Maka sewajarnya kita berusaha hadir dan menunggu setiap hari

Demi bertemu dengan pujaan hati

.

Sungguh aneh, jika kita tidak menjadikan pencarian ini 

Prioritas dari segala aktivitas

Rencana matang dan mengurangi urusan dunia

Memenuhi masjid dan mushola

Tidur siang supaya malam bisa begadang

Mengurangi jumlah makanan supaya ibadah menjadi ringan

.

Untuk kaum ibu yang seharian sudah dipenuhi kegiatan

Mengurus anak, menyiapkan buka puasa dan bekerja 

Atau yang kesulitan pergi ke masjid atau mushola

Tidak menjadi alasan untuk tidak ikut berlomba 

Ajak anak dan tetangga dekat merapat

Kondisikan suasana rumah

Supaya mereka juga semangat untuk beribadah

Atas usaha yang dilakukan, beri mereka hadiah

Supaya mereka mengingat malam Ramadan sebagai memori indah

.

Ucapkan doa sesuai Sunnah

.

‎اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

.

"Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni"

.

Artinya : "Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku." (HR. Tirmidzi)

.

Semoga Allah ﷻ memilih kita menjadi peraih Lailatul Qadr di Ramadan ini dan seterusnya. 

.

London, 26 Mei 2019

21 Ramadan 1440H


#revowriter

#senyumramadan

#senyumrevowriterdibulanramadan

Comments

Popular posts from this blog

Beautiful British Columbia Part 1

Ini hasil jepretan ku hari sabtu kemarin....Alhamdulillah kami berempat, my twin, her hubbby, her son and daughter pergi bareng2 ke Waterfront, Cypress mountain (tempat sky) Horsehoe bay (port yang cantik), Stanley park, melewati Lion Gate (semacam jembatan di Bosphorus - Tureky) dan juga Squamish (ada air terjunnya). aku berhasil mengumpulkan 200 pics alhamdulillah! puaaaaassssssssssssss

Pemandangan selama naik Ferry Vancouver- Victoria

Poto ini aku ambil saat naik boat berangkat ke Victoria...sedang sunssetnya saat balik ke Vancouver....SubhanAllah....what a incredible view!

My Poor English

Sudah hampir 2 tahun aku di Inggris dan sejak itu pula bahasa inggris adalah bahasa utama dan bisa dibilang bahasa sehari hari.....alhamdulillah awal awal ngomong suamiku cuman bisa ketawa ketiwi aja mendengar isterinya belepotan ngomongnya...tapi sekarang kadang malah memuji 'wow your english is much better than me now...' cieeeeeeeeeee....seneng dooong hai....tapi apakah itu sekedar pujian untuk membesarkan hati isterinya yang gak pede ama bahasa inggrisnya ataukah memang demikian.....diriku tidak peduli...kalo suami yang ngomong percaya aja deh *hueee...iya dong daripada mikir yang aneh2..mendhing positip aja :P* dalam hal speaking emang diriku agak pede but kalo udah listening apalagi bicara lewat telpon yang sifatnya formal (bukan dengan sisters) masih aja grogi dan bahkan masih berantakan....habis kita sendiri gak bisa lihat gerak mulut mereka dan gak bisa pasang muka bingung dihadapan mereka supaya mereka (lawan bicara kita) memperlambat kecepatan bicaranya...karena...