Skip to main content

Tulisan ramping berdaging?


Tak pernah terpikirkan oleh saya. Namun siang tadi (waktu Inggris dan malam waktu Indonesia), seorang jurnalis dan penulis handal Asri Supatmiati membuka mata saya. Melalui KulWAP kelas intermediate Revo, saya belajar bagaimana merampingkan tulisan.

Ibarat tubuh, untuk bisa ramping berdaging harus ada intake makanan. Butuh olahraga. Butuh gerakan yang menguatkan daging/otot yang di inginkan.

Demikian juga dengan menulis. Butuh banyak membaca supaya punya banyak pilihan kata. Butuh praktek menulis tanpa putus asa. Butuh ilmu tentang swasunting supaya tulisan yang pendek, kaya akan makna.

Pesan cikgu kepada para peserta: tingkatkan jam nulis. Jam baca. Jam gaul. Jam begadang. Baca berita. Literasi media. Pantau medsos. Update bahasa.

Bikin penasaran serunya edisi kulwap selanjutnya. Pasti keren kali delapan puluh dua.


London, 11 April 2019
Yumna Umm Nusaybah


 #PR1KelasIntermediate
#KelasEditing
#Revowriter

Comments

Popular posts from this blog

Beautiful British Columbia Part 1

Ini hasil jepretan ku hari sabtu kemarin....Alhamdulillah kami berempat, my twin, her hubbby, her son and daughter pergi bareng2 ke Waterfront, Cypress mountain (tempat sky) Horsehoe bay (port yang cantik), Stanley park, melewati Lion Gate (semacam jembatan di Bosphorus - Tureky) dan juga Squamish (ada air terjunnya). aku berhasil mengumpulkan 200 pics alhamdulillah! puaaaaassssssssssssss

Pemandangan selama naik Ferry Vancouver- Victoria

Poto ini aku ambil saat naik boat berangkat ke Victoria...sedang sunssetnya saat balik ke Vancouver....SubhanAllah....what a incredible view!

My Poor English

Sudah hampir 2 tahun aku di Inggris dan sejak itu pula bahasa inggris adalah bahasa utama dan bisa dibilang bahasa sehari hari.....alhamdulillah awal awal ngomong suamiku cuman bisa ketawa ketiwi aja mendengar isterinya belepotan ngomongnya...tapi sekarang kadang malah memuji 'wow your english is much better than me now...' cieeeeeeeeeee....seneng dooong hai....tapi apakah itu sekedar pujian untuk membesarkan hati isterinya yang gak pede ama bahasa inggrisnya ataukah memang demikian.....diriku tidak peduli...kalo suami yang ngomong percaya aja deh *hueee...iya dong daripada mikir yang aneh2..mendhing positip aja :P* dalam hal speaking emang diriku agak pede but kalo udah listening apalagi bicara lewat telpon yang sifatnya formal (bukan dengan sisters) masih aja grogi dan bahkan masih berantakan....habis kita sendiri gak bisa lihat gerak mulut mereka dan gak bisa pasang muka bingung dihadapan mereka supaya mereka (lawan bicara kita) memperlambat kecepatan bicaranya...karena...