Skip to main content

Analisa Ringan

  • Flash Back

seperti Postinganku sebelumnya bahwa akhir akhir ini di inggris banyak berita yang sifatnya menyudutkan kaum muslimin dan memantapkan upaya penyebaran 'islamophobia'. mulai dari kasus sebelum cadar dimana menteri dalam negeri Inggris John reid dalam pidatonya di area East london menyatalan bahwa para orang tua muslim kini harus waspada terhadap anaknya, pendek kata, spy on them, karena tugas ortu lah untuk menjaga anaknya supaya tidak jadi ekstrimis. nasehat ini bikin geram beberapa audiens waktu itu, terbukti dengan adanya seorang brother berjenggot lebat dengan jubah putihnya maju dan memotong pidato dia seraya bilang bahwa John Reid tidak punya hak menyuruh orang tua muslim untuk memata matai anak mereka (maaf lengkapnya diriku lupa)....

kasus kedua Ruth Kelly, mantan menteri pendidikan Inggris yang kini menjabat sebagai Communities Secretary berpidato dalam sebuah acara di universitas dan meminta agar pihak uni (kependekan University) mewaspadai event2 mahasiswa muslim dan menyaring benar segala materi dan talk yang mereka selenggarakan...ah lagi lagi...
Kasus terhangat adalah 'nasehat' Jack Straw (mantan Menteri Luar negeri inggris) agar para wanita muslimah yang bercadar (veil) melepas cadar mereka dengan alasan susahnya komunkasi dan menciptakan Gap di tengah tengah masyarakat inggris. dan ternyata pendapat ini didukung oleh Blair sendiri sekaligus seorang tokoh muallaf (muslimah) yang katanya terkenal di inggris tapi aku sendiri baru kenal..hehe
di media lain diangkat kasus dimana seorang supir taksi Muslim menolak penumpang buta yang punya anjing dengan alasan dia khawatir membawa najis....dan ini jadi berita seru di koran nasional inggris...
Sungguh setelah kasus Kartunisasi Rosulullah Mulia Muhammad SAW, kemudian kasus pidato Pope Vatican, semua peristiwa diatas menambah suasana panas negeri Inggris. pada saat yang sama memang pemerintahan Tony Blair sedang mengalami krisis...banyak sekali terekspos kegagalan mereka memimpin dan sudah santer suara2 yang meminta Blair segera mundur dan mewariskan kepemimpinannya kepada calon berikutnya, sementara calon terkuat adalah Golden Brown (sekretaris negara). so ada beberapa alasan kenapa hal ini terjadi :
  • Analisa

ada beberapa analisa dari beberapa politisi tentang beberapa kasus diatas diantaranya:

  1. Pemerintah Inggris Mulai melihat geliat kaum muslimin yang makin menguat, masjid2 tidak hanya disii oleh kaum tua tetapi juga kaum muda, bahkan banyak sekali forum diskusi yang dibuat dan dihadiri oleh pemuda inggris
  2. Ada kesan pemerintah Blair ingin mengalihkan perhatian tentang kegagalan mereka memimpin mulai dari masalah Kesehatan, kriminal dan imigrasi dengan menyebut2 kasus yang sebenarnya tidak masuk akal layaksnya kasus cadar.
  3. kalo memang cadar jadi masalah, kenapa Jack Straw baru kali ini menyampaikan pendapatnya? padahal dia sudah berada di kantor dewan perwakilan rendah sejak 1999, dan sejak tahun itu pula dia sudah menemui client wanita muslimah bercadar...tapi kenapa dia baru mengutarkan bulan ini?? menurut beberapa analisa ini seiring dengan misi dia menarik perhatian publik dan berkaitan dengan pencalonan pemimpin partai buruh terbaru setelah Blair lengser....
  4. Kalau memang dikatakan cadar membuat kaum muslimin tidak bisa menyatu dengan masyarakat apa buktinya? toh hanya 1,4 persen saja muslimah inggris yang bercadar dan banyak juga dokter, guru, perawat dan muslimah profesional...
  5. kalo memang ini membuat gerah kenapa hanya cadar yang diprotes padahal saat yang sama ada penganut sikh yang memaka Turban dikepala, ada juga orang2 yahudi di London selatan yang memakai pakaian khas mereka dengan jenggot dan 'athi athi'(rambut di pinggir telinga). so..kenapa hanya a piece of cloth jadi masalah besar? toh orang yang memakai cadar tidak membuat orang lain sakit mata dan juga gak bikin orang lain jadi susah komunikasi seperti tuduhan mereka...
  6. Kalo mereka menganggap cadar adalah bentuk opresi dari Islam yg melanggar HAM, please do ask the one who is wering it....the vast majority dari mereka pasti akan bilang bahwa memakai cadar adalah pilihan dan bukan paksaan...so???
  7. overall...semua adalah upaya menciptakan islamophobia di kalangan non muslim inggris...media adalah sarana tercepat untuk menyebarkan informasi....
  • Peran Kita
  1. Sebagai muslim terutama yang tinggal di negeri non muslim seperti eropa dan inggris...maka peran kita menjadi ambassador, duta Islam....kita pun meski melengkapi diri kita dengan banyak informasi, entah itu fakta yg sedang terjadi ataukah Ilmu Islam sehingga saat mereka mempertanyakan agama kita , kita mampu memberi jawaban yang benar, saat mereka menyerang dan melecehkan Diin, kita mampu mempertahankan...wajar kalau kemudian Rosul Muhammad SAW menjelaskan dalam hadisnya bahwa : tholabun 'ilmi Faridhotun 'ala kulli muslimin wal muslimat' mencari Ilmu dalah wajib bagi laki laki muslim dan wanita muslim...Ilmu yang dimaksud disini adalah segala macam ilmu terutama ilmu Allah (diinul Islam)
  2. Tidak sepatutnya kita merasa menjadi pihak tertuduh dan kemudian berusaha 'menjustifikasi' tuduhan mereka dengan tanggapan seperti yang mereka inginkan. misal: tak jarang mereka menuduh bahwa Islam sangat kejam karena ada hukum potong tangan dan jihad namun kemudian kita berusaha membela Islam dengan memberi jawaban yang mereka inginkan "oh nggak kok, hukum itu hanya berlaku dijaman dulu, itu hukum yang sudah tidak bisa dilakukan sekarang"...really??? Bagaimana dnegan ayat AlLlah di dalam Al Quran : asariqu asariqotu faqtho'u aidiyahuma (pencuri laki laki dan wanita potonglah tangan keduanya) akankah kita mempertanyakan perkataan Allah di dalam Al Quran? akankah kita menganggap Allah hanya tahu apa yg terjadi di masa dulu (jaman Nabi SAW) dan tidak tahu apa yang akan terjadi di masa yg akan datang (masa kini)? ...dan juga ketika mereka berbicara tentang jihad, Islam dituduh menyebarkan Islam dengan pedang dan menggap jihad adalah hal yang salah, dan kita pun berusaha membela dengan menyatakan: "ah gak kok, jihad itu bermakna sungguh2 dan kalo kita belajar sungguh2 maka kita udah jihad..dan jihad senjata udah gak ada lagi sekarang kecuali kalo kita diserang".....sungguh dalam Al Quran Allah pun menyebutkan : Ya ayyuhaladziina aamanu kutiba 'alaikumul Qital, persis bunyi ayatnya dengan pe-wajiban puasa ramadhan..namun kenapa kita menerima wajibnya puasa ramadhan tapi masih gak 'sreg' menerima wajibnya jihad.....so..what's wrong with us?
  • Kesimpulan

kenyataan ada di hadapan mata kita dan nanti di hari akhir kelak Allah akan mempertanyakan bagaimana kita menyikapinya, akankah kita cuek bebek dan ogah ogahan untuk mengerti apa yg sedang terjadi dan sibuk dengan pribadi kita, keluarga kita, anak2 kita, saudara2 sedarah kita? sungguh tidak layak kita berbuat demikain karena siapa lagi yang akan mempertahankan Islam kalau bukan kita yang menyebut diri sebagai kaum muslimin?

mari bersatu, belajar bersama, mencari ilmu, memperkaya diri dengan Ilmu islam dan mengikuti perkembangan berita serta berfikir apa yang bisa kita lakukan selain dari doa. doa memang sebuah kekuatan yang harus kita selalu pegang dan lakukan namun ada hal lebih dan riil yang bisa kita lakukan jika dan hanya jika kita mau.....

wallahu 'alam bishowab

Comments

Popular posts from this blog

Saat Sang Maha Kuasa Berkehendak

Saat Sang Maha Kuasa Berkehendak Oleh:  Yumna Umm Nusaybah (Member Revowriter London) . Datangnya tidak disangka  Mengenalnya pun tanpa terduga Membayangkan pun belum pernah Apalagi berangan angan untuk menikah . Namun kedua anak adam ini sejak awal memang tak punya keraguan Bahwa mereka tercipta untuk saling melengkapi  Bahwa masing-masing akan menjadi penawar kesendirian  Bahwa mereka dipertemukan HANYA karena Sang Maha Kuasa berkehendak demikian . 2 tahun bukan waktu yang lama Pun bukan waktu yang singkat Saat hasrat ingin menunaikan Sunnah RasulNya Terhalang oleh pandemi yang mendera . Namun memang benar … Bahwa dibalik penantian  Ada yang ingin Allah سبحانه Ùˆ تعالى ajarkan . Kerelaan sang bunda menerima kenyataan Keyakinan pasangan bahwa mereka memilih jalan dan calon yang benar . Butuh waktu yang panjang …  Bagi seorang Bunda  Untuk menata hati dan merapikan benak Melepas anak pertama tumpuan jiwa Memulai hidup baru di ujung dunia  Bersama l...

Holier-than-thou

#OPEy2021Day10 . Holier-Than-Thou . oleh Yumna Umm Nusaybah (Member of Revowriter London dan Co-founder Dokter Kembar) . Bisa kah menebak arti dari judul diatas?  Holier-than-thou adalah sebuah idiom dalam bahasa Inggris yang dimaknai sebagai  obnoxiously pious; sanctimonious; self-righteous. Istilah kerennya sok suci atau sok alim. . Ide ini bisa jadi ada dalam diri kita sendiri. Atau bisa juga tuduhan yang dilemparkan kepada kita. . Jika seseorang memandang bahwa dirinya lebih bertakwa, lebih comitted, lebih saleh dari orang lain karena dia sudah sangat taat pada aturan agama dalam kesehariannya, maka hal ini sangatlah berbahaya. Bisa-bisa dia melihat orang lain ‘tidak berharga’. Lebih buruk dan lebih rendah posisinya. Akibatnya, bukannya akhlak dan kebaikannya menarik orang disekitarnya, tapi justru dia nampak sebagai individu yang toxic, menyebalkan dan terkesan sok alim. Padahal ke’aliman’ dan kebaikan seseorang bukanlah self-proclaim atau pengakuan sendiri. Tapi kebaikan...

my Special Student

Seneng...happy lega dan terharu...itulah yang aku rasakan ketika murid 'istimewaku' menyelesaikan Iqra jilid 6 minggu yang lalu...percaya atau nggak aku menitikkan airmata dan menangis sesenggukan dihadapan dia, ibu dan kakak perempuannya....yah...airmata bahagia karena dia yang setahun yang lalu tidak tahu sama sekali huruf hijaiyah kini bisa membaca Al Quran meski masih pelan dan terbata bata...tapi makhrojul hurufnya bagus, ghunnahnya ada, bacaan Mad-nya benar....dan aku bayangkan jika seterusnya dia membaca Quran dan mungkin mengajarkannya kepada orang lain maka inshaAllah akan banyak pahala berlipat ganda... Namanya Tasfiyah ...seorang gadis cilik bangladeshi berusia 6 tahun saat pertama kali aku bertemu dengannya....Ibunya sengaja mengundangku datang ke rumah nya karena memang tasfi tidak suka dan tidak mau pergi ke masjid kenapa? karena sangat melelahkan...bayangkan aja 2 jam di setiap hari sepulang sekolah, belum lagi belajar bersama dengan 30 orang murid didampingi 1 ...