Skip to main content

PR tahun baru

  • Satu --> Buat ngerayain taon baru

Alhamdulillah sejak jaman bahula, diriku hampir bisa dikatakan tidak pernah merayakan tahun baru, dan alhamdulillah berdasar pada ajaran Islam pun tidak sepatutnya kita merayakannya karena bisa bisa kita menyamai kebudayaan orang kafir "man tasyabbaha bi qoumin fahuwa minhum" barangsiapa menyamai suatu kaum maka mereka termasuk dalam golongan kaum tersebut. (al Hadith). Malam tahun baru kemarin kebetulan aku dan suami pas di belanda, di rumah kakak ipar, kita ngobrol dan duduk bareng karena memang kebetulan masih dalam suasana Ied. so pas jam 12 tiba, terdengar gledhak gleduk di luar, ternyata para pemuda lokal nyalain fireworks. Lumayan keras sih suaranya but i did enjoy looking at the sky that night. warna warni fireworks. 15 -20 menit kemudian "keributan" berhenti. setelah suasana sepi aku pergi ke dreamland. so nothing special....

  • Dua --> Rencana atau impian yang belum tercapai

Hmm....wah kalo dihitung sih bakalan gak ke itung kali ye? but overall Alhamdulillah, generally I Got what I wanted. and the most important thing I have learnt a lot of things in the last 2 years since I move to UK. yang jelas keinginan tuk bisa Pergi Haji makin membara, semoga saja bisa segera diwujudkan oleh Allah...

  • Tiga --> Kejadian yang jangan sampai terulang lagi di tahun depan

InshaAllah Ibadah ibadah mahdah yang nawafil-nya harus lebih baik di tahun ini. baca Qurannya harus lebih sering dan perbaikan nafsiyah harus semakin mantap....dan yang terpenting harus makin dekat sama Allah dan makin detach to this duniya...inshaAllah

  • Empat--> Hal yang membuat tegar dalam sebuah kegagalan

- Yakin bahwa Allah lah pembuat skenario kehidupan

- yakin bahwa Allah sang Pemberi cobaan maka Dia juga yang akan membantu menyelsaikan

- yakin bahwa Allah akan selalu bersama hambaNYA yang meminta-Nya mendampinginya.

- Yakin bahwa Allah tidak akan mempertanyakn kegagalan kita tapi akan menghisab bagaimana kita menyikapi kegagalan itu sendiri

- yakin sepenuh hati bahwa Allah tidak akan membebani dan mencoba kita lebih dari kemampuan kita....dan yang terpenting

- yakin bahwa adalah sebuah sunnatullah dan kewajaran kalo kita berikrar bahwa kita beriman maka kita akan diuji oleh Allah...dan juga keberadaan orang orang yang sayang sama kita di sekitar kita. teman teman yang selalu menyejukkan nasehatnya. mereka juga berperan besar untuk membuatku tegar dalam menghadapi cobaan hidup.

  • Lima --> PR ini mau amee lempar ke

empat orang aja yah...Jasmine, Indhy, Luluk, dan Vera.

Comments

Ina said…
Wah asiknya yg habis jalan2 ke belanda, ceruta atuh :)

Popular posts from this blog

Saat Sang Maha Kuasa Berkehendak

Saat Sang Maha Kuasa Berkehendak Oleh:  Yumna Umm Nusaybah (Member Revowriter London) . Datangnya tidak disangka  Mengenalnya pun tanpa terduga Membayangkan pun belum pernah Apalagi berangan angan untuk menikah . Namun kedua anak adam ini sejak awal memang tak punya keraguan Bahwa mereka tercipta untuk saling melengkapi  Bahwa masing-masing akan menjadi penawar kesendirian  Bahwa mereka dipertemukan HANYA karena Sang Maha Kuasa berkehendak demikian . 2 tahun bukan waktu yang lama Pun bukan waktu yang singkat Saat hasrat ingin menunaikan Sunnah RasulNya Terhalang oleh pandemi yang mendera . Namun memang benar … Bahwa dibalik penantian  Ada yang ingin Allah سبحانه Ùˆ تعالى ajarkan . Kerelaan sang bunda menerima kenyataan Keyakinan pasangan bahwa mereka memilih jalan dan calon yang benar . Butuh waktu yang panjang …  Bagi seorang Bunda  Untuk menata hati dan merapikan benak Melepas anak pertama tumpuan jiwa Memulai hidup baru di ujung dunia  Bersama l...

Holier-than-thou

#OPEy2021Day10 . Holier-Than-Thou . oleh Yumna Umm Nusaybah (Member of Revowriter London dan Co-founder Dokter Kembar) . Bisa kah menebak arti dari judul diatas?  Holier-than-thou adalah sebuah idiom dalam bahasa Inggris yang dimaknai sebagai  obnoxiously pious; sanctimonious; self-righteous. Istilah kerennya sok suci atau sok alim. . Ide ini bisa jadi ada dalam diri kita sendiri. Atau bisa juga tuduhan yang dilemparkan kepada kita. . Jika seseorang memandang bahwa dirinya lebih bertakwa, lebih comitted, lebih saleh dari orang lain karena dia sudah sangat taat pada aturan agama dalam kesehariannya, maka hal ini sangatlah berbahaya. Bisa-bisa dia melihat orang lain ‘tidak berharga’. Lebih buruk dan lebih rendah posisinya. Akibatnya, bukannya akhlak dan kebaikannya menarik orang disekitarnya, tapi justru dia nampak sebagai individu yang toxic, menyebalkan dan terkesan sok alim. Padahal ke’aliman’ dan kebaikan seseorang bukanlah self-proclaim atau pengakuan sendiri. Tapi kebaikan...

my Special Student

Seneng...happy lega dan terharu...itulah yang aku rasakan ketika murid 'istimewaku' menyelesaikan Iqra jilid 6 minggu yang lalu...percaya atau nggak aku menitikkan airmata dan menangis sesenggukan dihadapan dia, ibu dan kakak perempuannya....yah...airmata bahagia karena dia yang setahun yang lalu tidak tahu sama sekali huruf hijaiyah kini bisa membaca Al Quran meski masih pelan dan terbata bata...tapi makhrojul hurufnya bagus, ghunnahnya ada, bacaan Mad-nya benar....dan aku bayangkan jika seterusnya dia membaca Quran dan mungkin mengajarkannya kepada orang lain maka inshaAllah akan banyak pahala berlipat ganda... Namanya Tasfiyah ...seorang gadis cilik bangladeshi berusia 6 tahun saat pertama kali aku bertemu dengannya....Ibunya sengaja mengundangku datang ke rumah nya karena memang tasfi tidak suka dan tidak mau pergi ke masjid kenapa? karena sangat melelahkan...bayangkan aja 2 jam di setiap hari sepulang sekolah, belum lagi belajar bersama dengan 30 orang murid didampingi 1 ...