Skip to main content

Posts

Akhirnya...Dia Menikah di-usia Tiga puluh sekian....

Aku mengenal Asma (nama samaran) disaat usianya sudah berkepala tiga. kami bertemu di dunia maya, di sebuah forum Islam dimana aku sedang dalam misi mencarikan isteri untuk seorang brother yang belum pernah aku kenal tapi aku kenal baik dengan ibunya. Sang ibu bertutur kepadaku tentang keinginnanya yang besar untuk bisa memiliki menantu sholihah bagi anak laki lakinya yang berusia 27 tahun. seorang pemuda pakistan yang sudah mapan dan sangat berbakti kepada kedua orang tuanya. Aku tanya, apakah dia mau seorang dari indonesia? sang ibu bilang bersedia, apakah dia mau bersusah payah memboyong sang isteri dari Indonesia dan tentunya harus melalui proses paper work (visa, dll) yang tidak mudah. sang ibu menjawa: sanggup! dengan dasar itu aku memberanikan diri mencari alias hunting sang bride (calon pengantin wanita) melalui forum ini....dan dari sinilah aku mengenal sosok Asma. Kami memang belum pernah bertemu muka, kami belum pernah berjabat tangan,dan pertemuan kami hanya melalui d...

Tulisan pertama-ku yang termuat dimajalah El Fata

Awalnya aku dapat email dari redaksi majalah Elfata tanggal 18 agustus 2008, disitu sang redaksi memintaku menjadi koresponden untuk majalas remaja mereka...meski bukan pertama kali tawaran semacam ini muncul tapi rasa PD itu tidak pernah ada..dulu sempat diminta menjadi koresponden manca negara dari Era muslim.com dan juga sampai sekarang juga masih menjadi 'inactive' tim penulis Baitijannati.com (maaf pak farid kalau saya lebih sering update blog daripada setor tulisan :). tapi lagi lagi aku takut dan khawatir kalau sebenarnya aku bukan orang yang tepat untuk amanah ini. setelah berulang kali ber-email ria dengan sang redaksi dengan nada yang tentu saja kurang PD, alhamdulillah sang redaksi membuatku maju. Beliau membaca tulisan tulisan di Blog ku -yang lebih sering acak adul daripada beraturan- dan katanya tinggal memoles sedikit. bahkan kalau aku repot sang redaksi sendiri yang akan memoles....wah kalau gitu mah aku mau mau aja.... dan sebelum kepergian kemarin, Elfata me...

Semoga dia menyambut hidayah itu....

Masih ingat kisah kolegaku yang tertulis di SINI ? alhamdulillah setelah 3 minggu tidak berinteraksi dengan dia...tiba tiba kemarin, disaat melihat foto ka'bah dan masjid Nabawi....dia menyatakan: "I hope and wish I will be able to go there oneday, It's my dream" Aku lihat mata dia berkaca kaca melihat semua gambar Makkah dan ka'bah yang terpampang dihadapannya. Aku: "InshaAllah you will sis if you make effort and keep asking Allah in your du'a" dan tiba tiba....... Dia:"I want to dress up like the way I used to be, with scarf and long dress or if my husband dislike it at least I can cover my whole body like muslim woman not like the way I am now" DEG!!!! sumringah senyumku tak mampu kutahan....hatiku pun gembira tak terkira....akhirnya hidayah itu datang kurang dari sebulan setelah perbincangan "miris" dan "menyedihkan" itu aku tanya: "what does make you want to change?" dia jawab:...

Hiatus bin break alias cuti *_*

To all my dearest contacts and friends.... In the next 3 weeks this Blog will take its break... Till then I just want to say... Thank you for being there for me.. Thank you for all the comments and supports Thank you for all your kindness Thank you for being my contacts and friends. And All praise belongs to Allah who brought you all into my life Also.... I sincerely ask your forgiveness for all my shortcomings I sincerely ask your forgiveness I have committed wrongdoing over you I sincerely ask your forgiveness if I wrote dissapointing comments and dissapointing post please ...please.....please forgive me....... And ... Please remember me in your du'a (pray) that Allah brings blessing in my time, my life, my wealth and every step I make. Allahumma Amin... Jazakumullah khairan kathira..jazakumullah bil jannah wa barakallah fikum wassalamualaikum love you loads

2 pasien meninggal dalam semalam

2 pasien meninggal dalam semalam.....yup! itulah headline ku pas jaga malam kemarin.....kebetulan salah satunya adalah pasienku. FYI, karena bangsalku dihuni oleh para kaum Lansia.....tak jarang jika ada beberapa keluarga pasien yang terminally-ill setuju untuk tidak meneruskan perawatan jika pasien kena cardiac arrest atau jantung berhenti berdenyut. secara hukum, kami staff kesehatan harus semaksimal mungkin mengupayakan agar pasien kembali 'hidup' dengan obat, pijat jantung, nafas tambahan, dll.....tapi untuk pasien yang sudah sangat tua, sangat sakit dan hidup justru lebih 'menderita' bagi mereka dari pada kematian, then the doctors and the family kind of agree not to resucitate the patients... nah kebetulan kemarin pas handover (alih tugas) aku pas bertugas di bangsal wanita, ada satu pasien bernama Mrs JH yang kelihatan sangat pucat...semula dia baik baik saja..selang beberapa menit dia mengeluh 'a bit kiddy', terasa capek, dan sangat lemas....aku beru...

Shock, sedih, miris!!!

"I was like you before I met my husband, I wore scarf, long dress, always in a dark colour, every last 10 days of ramadhan my dad would tell me to stay in the mosque, recite Quran, and doing a lot of things! but it was all stressful, I didn't like it and I dont like it up to now. I hate knowing my dad keep telling me what to wear, and what to do when I am already 25 yrs old...but I am happier now, my husband kind of help me to change into who I am now, I am much happier now!! really..really happy!" "Thats why, I don't force my kids to do all my dad used to tell me to do, I will give my children options. I will let them choose which way they want to go..." itulah ungkapan dari seorang student nurse yang sedang bertugas di bangsal kami. catatan: happier dia maknai sebagai: lepas kerudung, lepas jubah (jilbab), model rambut super pendek persis potongan kaum laki laki, sholat pun berhenti! SHOCK!!! sedih, miris bin ngenes itulah yang aku rasakan ketika...

Dialog menarik...

Gak tahu kenapa, akhir akhir ini aku banyak mengalami kejadian yang membawa banyak hikmah dan membuatku semakin yakin akan kebenaran AL Quran dan betapa tugas seorang muslim yang hidup di negeri non muslim sangatlah krusial bin important. ditengah current climate of Islamophobia, muslim yang 'teridentifikasi' dari cara mereka berpakaian benar benar akan bisa memberi dampak luar biasa bagi orang yang open minded. at least itu satu hikmah yang bisa aku ambil dari banyak peristiwa atau tepatnya dialog dan diskusi dengan teman sejawat yang berbeda kepercayaan. kita saling menghargai satu sama lain, diskusinyapun diliputi humbleness dan keterbukaan bahkan kepolosan yang kadang membuatku sangat terharu...... ====== Kejadian pertama =========== suatu hari aku dan 3 staff nurse duduk dan santai menjelang handover di sekitar meja resepsionis....tiba tiba ada yang nyeletuk dan bertanya: nurse: "can I ask you question?" aku: "yes, sure..go ahead..." nu...