Skip to main content

Ayem bek

Assalamualaikum mba mba, mas mas, akang akang, eneng eneng...dan semuanya...

kangeeeeeeeeeen banget euy...SubhanAllah, it seems a long time ago since my last post written, eh nggak written sih sebenarnya tapi copied :)..wekek..habis posting terakhir hasil kopi paste. but karena dan hanya karena isinya super menarik bin apik aku relakan blogku jadi sponsor utama *halah...ngawur*

pertama tama, marilah kita panjatkan puji Syukur kehadirat Allah....*kayak mau pidato euy* yah..selalu lah, namanya juga hidup harus selalu disyukuri, alhamdulillah diriku masih saja bergelimang kesibukan meski beberapa waktu yang lalu hampir ambruk dan terserang batuk. tapi belum sampai si batuk merajalela udah aku gempur dnegan vitamin C dan segala yang berbau kecut....alhamdulillah I am fine now dan ketambahan beberapa tugas baru minggu ini, so will be extremely busy *bosen yah busy melulu*

anyway, kedua kalinya amee juga mau minta maaf kepada:

1. teman tema yang ninggalin pesan di Shoutbox, berhubung SB nya ganti dan gak ada setting reply makanya untuk SB yang ini gak bakalan di reply tapi inshaALlah akan dikunjungi balik jika ada kesempatan.

2. teman teman yang lama mau melink dan janji mau tak link, mohon maaf belum sempat nge-link, karena memang buuuanyak sudah daftar links dan benar benar nggak ada kesempatan ngotak atik links. Please accept my aplogy and please don't stop being my friend.

3. Teman teman yang sering berkunjung dan belum bisa aku kunjungi balik atau mungkin ada yang request sesuatu belum bisa aku penuhi, mohon maaf juga, benar benar waktuku tuk bergulat dengan posting memposting, kunjung mengunjung sangat sangat terbatas.

I hope you can understand...

salam sayang dan cinta dari London..

wassalamualaikum

Ameera

Comments

Ummu Mumtazah said…
May Allah blessing your actifity..amin

Semoga urusannya di mudahkan..
Salam ukhuwah dari Banjarmasin Indonesia..
Dear My wifenya telah memberiku inspirasi.Jazakillah telah berbagi.

Popular posts from this blog

Saat Sang Maha Kuasa Berkehendak

Saat Sang Maha Kuasa Berkehendak Oleh:  Yumna Umm Nusaybah (Member Revowriter London) . Datangnya tidak disangka  Mengenalnya pun tanpa terduga Membayangkan pun belum pernah Apalagi berangan angan untuk menikah . Namun kedua anak adam ini sejak awal memang tak punya keraguan Bahwa mereka tercipta untuk saling melengkapi  Bahwa masing-masing akan menjadi penawar kesendirian  Bahwa mereka dipertemukan HANYA karena Sang Maha Kuasa berkehendak demikian . 2 tahun bukan waktu yang lama Pun bukan waktu yang singkat Saat hasrat ingin menunaikan Sunnah RasulNya Terhalang oleh pandemi yang mendera . Namun memang benar … Bahwa dibalik penantian  Ada yang ingin Allah سبحانه Ùˆ تعالى ajarkan . Kerelaan sang bunda menerima kenyataan Keyakinan pasangan bahwa mereka memilih jalan dan calon yang benar . Butuh waktu yang panjang …  Bagi seorang Bunda  Untuk menata hati dan merapikan benak Melepas anak pertama tumpuan jiwa Memulai hidup baru di ujung dunia  Bersama l...

Holier-than-thou

#OPEy2021Day10 . Holier-Than-Thou . oleh Yumna Umm Nusaybah (Member of Revowriter London dan Co-founder Dokter Kembar) . Bisa kah menebak arti dari judul diatas?  Holier-than-thou adalah sebuah idiom dalam bahasa Inggris yang dimaknai sebagai  obnoxiously pious; sanctimonious; self-righteous. Istilah kerennya sok suci atau sok alim. . Ide ini bisa jadi ada dalam diri kita sendiri. Atau bisa juga tuduhan yang dilemparkan kepada kita. . Jika seseorang memandang bahwa dirinya lebih bertakwa, lebih comitted, lebih saleh dari orang lain karena dia sudah sangat taat pada aturan agama dalam kesehariannya, maka hal ini sangatlah berbahaya. Bisa-bisa dia melihat orang lain ‘tidak berharga’. Lebih buruk dan lebih rendah posisinya. Akibatnya, bukannya akhlak dan kebaikannya menarik orang disekitarnya, tapi justru dia nampak sebagai individu yang toxic, menyebalkan dan terkesan sok alim. Padahal ke’aliman’ dan kebaikan seseorang bukanlah self-proclaim atau pengakuan sendiri. Tapi kebaikan...

my Special Student

Seneng...happy lega dan terharu...itulah yang aku rasakan ketika murid 'istimewaku' menyelesaikan Iqra jilid 6 minggu yang lalu...percaya atau nggak aku menitikkan airmata dan menangis sesenggukan dihadapan dia, ibu dan kakak perempuannya....yah...airmata bahagia karena dia yang setahun yang lalu tidak tahu sama sekali huruf hijaiyah kini bisa membaca Al Quran meski masih pelan dan terbata bata...tapi makhrojul hurufnya bagus, ghunnahnya ada, bacaan Mad-nya benar....dan aku bayangkan jika seterusnya dia membaca Quran dan mungkin mengajarkannya kepada orang lain maka inshaAllah akan banyak pahala berlipat ganda... Namanya Tasfiyah ...seorang gadis cilik bangladeshi berusia 6 tahun saat pertama kali aku bertemu dengannya....Ibunya sengaja mengundangku datang ke rumah nya karena memang tasfi tidak suka dan tidak mau pergi ke masjid kenapa? karena sangat melelahkan...bayangkan aja 2 jam di setiap hari sepulang sekolah, belum lagi belajar bersama dengan 30 orang murid didampingi 1 ...