Skip to main content

Untuk Ibuku

Ibu..... Saat Jiwa terpisah dari Ragamu Saat itulah terakhir kali aku bisa memeluk dan menciummu Terasa berat hati ini melepas dirimu Meski kutahu bahwa itulah yang terbaik untukmu Ibu.... 2 tahun yang lalu....di bulan Ini.. Adalah saat terakhir aku bisa merawat dan melihat senyum di bibirmu Senyum yang selalu kurindu hingga kini Senyum yang selalu mencerahkan hatiku...
Ibu... Jikalau kau tahu..
Meski kini ku tak pernah mendengar suaramu Meski kini Ku tak mampu lagi menikmati nasehatmu Meski kini Ku tak mampu lagi bercanda dengamu namun semua kenangan Indah bersama kita akan selalu Ada di dalam benakku.. dulu, sekarang dan selamanya.. Karena kasih sayangmu lah aku bisa seperti sekarang Karena curahan Cintamu aku bisa menjadi orang berguna Untuk Keluarga, diriku dan agama Karena Ridlomu aku bisa mendapat kebahagiaan di dunia Karena Ijinmu aku bisa menapaki dunia baru yang penuh rona Karena rangkaian doamu kini aku mampu merangkai rencana Wahai Allah Penguasa Seluruh Jiwa Terimalah Ibuku DisisiMu Jagalah beliau seperti saat kecil beliau menjagaku Ampuni Dosa beliau...
Terimalah segala Amal Baik beliau dan Jadikan beliau salah satu penghuni Surga Tertinggi-Mu Syair sederhana dari anakmu ungkapan hati yang tak tersampaikan dihadapanmu Terima kasih atas setiap tetesan Kasih sayangmu... Backsound website ini sengaja diambil dari album Sami yusuf berjudul "MOTHER" kupersembahkan untuk ibuku yang selalu aku kagumi...

Comments

Anonymous said…
You have an outstanding good and well structured site. I enjoyed browsing through it
» » »

Popular posts from this blog

Saat Sang Maha Kuasa Berkehendak

Saat Sang Maha Kuasa Berkehendak Oleh:  Yumna Umm Nusaybah (Member Revowriter London) . Datangnya tidak disangka  Mengenalnya pun tanpa terduga Membayangkan pun belum pernah Apalagi berangan angan untuk menikah . Namun kedua anak adam ini sejak awal memang tak punya keraguan Bahwa mereka tercipta untuk saling melengkapi  Bahwa masing-masing akan menjadi penawar kesendirian  Bahwa mereka dipertemukan HANYA karena Sang Maha Kuasa berkehendak demikian . 2 tahun bukan waktu yang lama Pun bukan waktu yang singkat Saat hasrat ingin menunaikan Sunnah RasulNya Terhalang oleh pandemi yang mendera . Namun memang benar … Bahwa dibalik penantian  Ada yang ingin Allah سبحانه Ùˆ تعالى ajarkan . Kerelaan sang bunda menerima kenyataan Keyakinan pasangan bahwa mereka memilih jalan dan calon yang benar . Butuh waktu yang panjang …  Bagi seorang Bunda  Untuk menata hati dan merapikan benak Melepas anak pertama tumpuan jiwa Memulai hidup baru di ujung dunia  Bersama l...

Holier-than-thou

#OPEy2021Day10 . Holier-Than-Thou . oleh Yumna Umm Nusaybah (Member of Revowriter London dan Co-founder Dokter Kembar) . Bisa kah menebak arti dari judul diatas?  Holier-than-thou adalah sebuah idiom dalam bahasa Inggris yang dimaknai sebagai  obnoxiously pious; sanctimonious; self-righteous. Istilah kerennya sok suci atau sok alim. . Ide ini bisa jadi ada dalam diri kita sendiri. Atau bisa juga tuduhan yang dilemparkan kepada kita. . Jika seseorang memandang bahwa dirinya lebih bertakwa, lebih comitted, lebih saleh dari orang lain karena dia sudah sangat taat pada aturan agama dalam kesehariannya, maka hal ini sangatlah berbahaya. Bisa-bisa dia melihat orang lain ‘tidak berharga’. Lebih buruk dan lebih rendah posisinya. Akibatnya, bukannya akhlak dan kebaikannya menarik orang disekitarnya, tapi justru dia nampak sebagai individu yang toxic, menyebalkan dan terkesan sok alim. Padahal ke’aliman’ dan kebaikan seseorang bukanlah self-proclaim atau pengakuan sendiri. Tapi kebaikan...

my Special Student

Seneng...happy lega dan terharu...itulah yang aku rasakan ketika murid 'istimewaku' menyelesaikan Iqra jilid 6 minggu yang lalu...percaya atau nggak aku menitikkan airmata dan menangis sesenggukan dihadapan dia, ibu dan kakak perempuannya....yah...airmata bahagia karena dia yang setahun yang lalu tidak tahu sama sekali huruf hijaiyah kini bisa membaca Al Quran meski masih pelan dan terbata bata...tapi makhrojul hurufnya bagus, ghunnahnya ada, bacaan Mad-nya benar....dan aku bayangkan jika seterusnya dia membaca Quran dan mungkin mengajarkannya kepada orang lain maka inshaAllah akan banyak pahala berlipat ganda... Namanya Tasfiyah ...seorang gadis cilik bangladeshi berusia 6 tahun saat pertama kali aku bertemu dengannya....Ibunya sengaja mengundangku datang ke rumah nya karena memang tasfi tidak suka dan tidak mau pergi ke masjid kenapa? karena sangat melelahkan...bayangkan aja 2 jam di setiap hari sepulang sekolah, belum lagi belajar bersama dengan 30 orang murid didampingi 1 ...