Skip to main content

Friendster...

Baru2 ini aku suka banget buka2 friendster, nggak tahu kenapa...seneng aja lihat pic orang2 yang baru ku kenal...dah pas kebetulan ketemu ama friendster bernama mbak Vera yang temennya ukhti retno.....Kenal mbak Vera dari ukhti Retno di Sarajevo...ada yang menarik dari kisah mereka...kedua shahabat saya itu menikah dengan orang asing alis Non Indonesian....dari jaman baheula saya emang tertarik ama kisah2 berbau roman spt ini..hehe but siapa aja ingin membacanya silahkan klik link berikut....

oh ya kebetulan sekarang saya ada misi jadi matchmaker, mo ngejodohin akhwat indo ama ikhwan pakistan, sebenarnya kenal ama ibunya dan ibunya minta bantuanku membantu memilihkan anak menantu...its a such a big hounour, so why dont i try...who knows!..so minta doanya supaya sukses ya! soale kalo sukses kan pahalanya guuedhe..bisa dibangunkan rumah di surga oleh Allah...amin...poto ini saya ambil dari sebuah web dan dari mbak vera sendiri..

dan untuk Ukhti R*** semangat dong! jangan menyerah...tuh poto2 diatas adalah contoh kebesaran Allah menyatukan dua hati karena keingina mengabdi kepadaNya....doa dan usaha terus yah! sekali lagi Kuasa Allah yang menyatukan mereka.. http://sunflower20.blogs.friendster.com/fleur_du_soleil/2005/09/my_sunflower.html special buat mbak Vera and mbak retno: moga aja gak keberatan nih menjadi inspired story for us!...hehe

Comments

assalamu'alaikum. trimakasih dah ke YM. kunjungan pertama nih..., selamat hari raya yah..., semoga kembali fitri. di tunggu nih kunjungan baliknya
Umm Nusaybah said…
Thanks sis..and jazakillah khoir for ur comment.

Popular posts from this blog

Saat Sang Maha Kuasa Berkehendak

Saat Sang Maha Kuasa Berkehendak Oleh:  Yumna Umm Nusaybah (Member Revowriter London) . Datangnya tidak disangka  Mengenalnya pun tanpa terduga Membayangkan pun belum pernah Apalagi berangan angan untuk menikah . Namun kedua anak adam ini sejak awal memang tak punya keraguan Bahwa mereka tercipta untuk saling melengkapi  Bahwa masing-masing akan menjadi penawar kesendirian  Bahwa mereka dipertemukan HANYA karena Sang Maha Kuasa berkehendak demikian . 2 tahun bukan waktu yang lama Pun bukan waktu yang singkat Saat hasrat ingin menunaikan Sunnah RasulNya Terhalang oleh pandemi yang mendera . Namun memang benar … Bahwa dibalik penantian  Ada yang ingin Allah سبحانه Ùˆ تعالى ajarkan . Kerelaan sang bunda menerima kenyataan Keyakinan pasangan bahwa mereka memilih jalan dan calon yang benar . Butuh waktu yang panjang …  Bagi seorang Bunda  Untuk menata hati dan merapikan benak Melepas anak pertama tumpuan jiwa Memulai hidup baru di ujung dunia  Bersama l...

Holier-than-thou

#OPEy2021Day10 . Holier-Than-Thou . oleh Yumna Umm Nusaybah (Member of Revowriter London dan Co-founder Dokter Kembar) . Bisa kah menebak arti dari judul diatas?  Holier-than-thou adalah sebuah idiom dalam bahasa Inggris yang dimaknai sebagai  obnoxiously pious; sanctimonious; self-righteous. Istilah kerennya sok suci atau sok alim. . Ide ini bisa jadi ada dalam diri kita sendiri. Atau bisa juga tuduhan yang dilemparkan kepada kita. . Jika seseorang memandang bahwa dirinya lebih bertakwa, lebih comitted, lebih saleh dari orang lain karena dia sudah sangat taat pada aturan agama dalam kesehariannya, maka hal ini sangatlah berbahaya. Bisa-bisa dia melihat orang lain ‘tidak berharga’. Lebih buruk dan lebih rendah posisinya. Akibatnya, bukannya akhlak dan kebaikannya menarik orang disekitarnya, tapi justru dia nampak sebagai individu yang toxic, menyebalkan dan terkesan sok alim. Padahal ke’aliman’ dan kebaikan seseorang bukanlah self-proclaim atau pengakuan sendiri. Tapi kebaikan...

my Special Student

Seneng...happy lega dan terharu...itulah yang aku rasakan ketika murid 'istimewaku' menyelesaikan Iqra jilid 6 minggu yang lalu...percaya atau nggak aku menitikkan airmata dan menangis sesenggukan dihadapan dia, ibu dan kakak perempuannya....yah...airmata bahagia karena dia yang setahun yang lalu tidak tahu sama sekali huruf hijaiyah kini bisa membaca Al Quran meski masih pelan dan terbata bata...tapi makhrojul hurufnya bagus, ghunnahnya ada, bacaan Mad-nya benar....dan aku bayangkan jika seterusnya dia membaca Quran dan mungkin mengajarkannya kepada orang lain maka inshaAllah akan banyak pahala berlipat ganda... Namanya Tasfiyah ...seorang gadis cilik bangladeshi berusia 6 tahun saat pertama kali aku bertemu dengannya....Ibunya sengaja mengundangku datang ke rumah nya karena memang tasfi tidak suka dan tidak mau pergi ke masjid kenapa? karena sangat melelahkan...bayangkan aja 2 jam di setiap hari sepulang sekolah, belum lagi belajar bersama dengan 30 orang murid didampingi 1 ...