Skip to main content

Tanda Baik..

Pernah nggak sih kita menginginkan sesuatu dengan sangat tapi tak jua terpenuhi, hingga akhirnya kita hampir hampir putus asa untuk menunggu...dan menunggu....dan menunggu...tanpa tahu kapan penantian itu berakhir..

mungkin bagi seorang muslim, mereka tidak pernah menyalahkan Allah akan kegagalan dan penantiannya yang lama karena deep down mereka tahu dan yakin kalo Allah akan selalu memberikan yang terbaik untuknya.

namun tak jarang jua kita menyalahkan orang lain karena kegagalan dan penantian panjang kita. sungguh patut kita pertanyakan: AKANKAH KITA MENYALAHKAN ORANG LAIN ATAS SESUATU YANG TIDAK ALLAH BERIKAN/ KARUNIAKAN KEPADA KITA?

satu contoh: gagal menikah dengan orang yang kita inginkan karena orang tua yang tidak menyetujui.....apakah kita menyalahkan orang tua ataukah memang sebenarnya Allah tidak menginginkan itu terjadi?

atau, ingin sukses dalam berkarir namun sering tersandung batu kegagalan, ujian sering ngulang, dll....adakah rasa sedih kita bisa berkurang jika kita telah berhasil meng-kambing hitamkan orang ataukah kita menerima bahwa Allah lah yang berkehendak itu terjadi, terlepas orang suka atau tidak maka keputusan Allah atas diri kita tidak akan berubah dan tidak ada yang bisa mempengaruhi Allah untuk merubahnya...

SALAH SATU TANDA BAIKNYA SEORANG MUSLIM ADALAH : TIDAK MENYALAHKAN SEORANGPUN MANUSIA ATAS SESUATU YANG TIDAK ALLAH BERIKAN KEPADANYA.

karena Allah Maha Kuasa....manusia tidak punya pengaruh dalam keputusan dan qadha Allah..

hasil percakapan panjang dengan my beloved sister just now

Comments

@_T!ka said…
Iya, Allah akan selalu memberikan yang terbaik untuk kita walaupun menurut kita itu buruk.
Tulisan yang bagus. :)
Anonymous said…
Betul mbak! aku stju bgt. Salah satu contoh adalah prbdaan kaya &miskin. ALLAH memberikan si A Kaya karena Allah bisa jadi kalo dia miskin, dia akan Kufur nikmat dan akhrny lari mlakukn persugihan/musyrik ,Naudzblh. Misal jg si B dijdkn miskin krn Allah tahu jika dia kaya raya dia akn lupa bribdh kpdNya, bsa juga Sombong &brbuat dzalim. Intinya adlh Yang Terbaik yg kita minta itulah jwbn dari Do'a kita kpdNya. (Brgkali kita menyangka bhwa sesuatu itu baik untk kita pdhal sbnarnya tidak, sbliknya kita menyangka bhwa Sesuatu itu buruk bg kita, pdhal ALLAH berikan bnyak kbaikan didalamnya. wallahulam bishowab)
Pipi said…
Pas banget ...
Makasih Mbak dah posting ini mbak ..
Doakan aku bisa jadi orang yg bersyukur .. dan tetap bersabar dalam masa penantian ini ^__^
Anonymous said…
aduhh pas amet postingnya dengan aku yg lagi menunggu dan menunggu, thanks yah

Popular posts from this blog

Saat Sang Maha Kuasa Berkehendak

Saat Sang Maha Kuasa Berkehendak Oleh:  Yumna Umm Nusaybah (Member Revowriter London) . Datangnya tidak disangka  Mengenalnya pun tanpa terduga Membayangkan pun belum pernah Apalagi berangan angan untuk menikah . Namun kedua anak adam ini sejak awal memang tak punya keraguan Bahwa mereka tercipta untuk saling melengkapi  Bahwa masing-masing akan menjadi penawar kesendirian  Bahwa mereka dipertemukan HANYA karena Sang Maha Kuasa berkehendak demikian . 2 tahun bukan waktu yang lama Pun bukan waktu yang singkat Saat hasrat ingin menunaikan Sunnah RasulNya Terhalang oleh pandemi yang mendera . Namun memang benar … Bahwa dibalik penantian  Ada yang ingin Allah سبحانه Ùˆ تعالى ajarkan . Kerelaan sang bunda menerima kenyataan Keyakinan pasangan bahwa mereka memilih jalan dan calon yang benar . Butuh waktu yang panjang …  Bagi seorang Bunda  Untuk menata hati dan merapikan benak Melepas anak pertama tumpuan jiwa Memulai hidup baru di ujung dunia  Bersama l...

Holier-than-thou

#OPEy2021Day10 . Holier-Than-Thou . oleh Yumna Umm Nusaybah (Member of Revowriter London dan Co-founder Dokter Kembar) . Bisa kah menebak arti dari judul diatas?  Holier-than-thou adalah sebuah idiom dalam bahasa Inggris yang dimaknai sebagai  obnoxiously pious; sanctimonious; self-righteous. Istilah kerennya sok suci atau sok alim. . Ide ini bisa jadi ada dalam diri kita sendiri. Atau bisa juga tuduhan yang dilemparkan kepada kita. . Jika seseorang memandang bahwa dirinya lebih bertakwa, lebih comitted, lebih saleh dari orang lain karena dia sudah sangat taat pada aturan agama dalam kesehariannya, maka hal ini sangatlah berbahaya. Bisa-bisa dia melihat orang lain ‘tidak berharga’. Lebih buruk dan lebih rendah posisinya. Akibatnya, bukannya akhlak dan kebaikannya menarik orang disekitarnya, tapi justru dia nampak sebagai individu yang toxic, menyebalkan dan terkesan sok alim. Padahal ke’aliman’ dan kebaikan seseorang bukanlah self-proclaim atau pengakuan sendiri. Tapi kebaikan...

my Special Student

Seneng...happy lega dan terharu...itulah yang aku rasakan ketika murid 'istimewaku' menyelesaikan Iqra jilid 6 minggu yang lalu...percaya atau nggak aku menitikkan airmata dan menangis sesenggukan dihadapan dia, ibu dan kakak perempuannya....yah...airmata bahagia karena dia yang setahun yang lalu tidak tahu sama sekali huruf hijaiyah kini bisa membaca Al Quran meski masih pelan dan terbata bata...tapi makhrojul hurufnya bagus, ghunnahnya ada, bacaan Mad-nya benar....dan aku bayangkan jika seterusnya dia membaca Quran dan mungkin mengajarkannya kepada orang lain maka inshaAllah akan banyak pahala berlipat ganda... Namanya Tasfiyah ...seorang gadis cilik bangladeshi berusia 6 tahun saat pertama kali aku bertemu dengannya....Ibunya sengaja mengundangku datang ke rumah nya karena memang tasfi tidak suka dan tidak mau pergi ke masjid kenapa? karena sangat melelahkan...bayangkan aja 2 jam di setiap hari sepulang sekolah, belum lagi belajar bersama dengan 30 orang murid didampingi 1 ...