Sunday, 18 December 2016

Krisis di Suriah

MEMAHAMI PERANG SURIAH (part 1)


ماشاء الله 


Pertanyan yang kemarin saya tulis di dinding Fb dijawab oleh ustad Agus trisa dan di posting melalui ustadzah Faizatul Rosyidah


Kami sampaikan jazaakumullaah ahsanal jazaa ust Agus Trisa yang telah bkenan menjawab pertanyaan2 ini


1. BAGAIMANA AWAL PECAHNYA PERANG DI SURIAH?

------------------------


Perang Suriah terjadi sebagai akibat dari kediktatoran pemerintahan keluarga Al-Asad, selama lebih dari 40 tahun. Sejak keluarga Al-Asad memimpin Suriah dengan diawali oleh Hafizh Al-Asad (ayah Basyar Al-Asad, jadi presiden sejak 1971), yang setelah kematiannya di tahun 2000, maka secara langsung anaknya (Basyar Al-Asad) menggantikannya, dengan cara mengubah konstitusi yang ada. Sebab, ‘tidak ada’ calon presiden lain yang (menurut pemerintah) bisa ditunjuk. Maka dalam usia yang masih muda, Basyar hanya memiliki satu langkah agar dirinya ‘sah’ menjadi Presiden, yaitu dengan melakukan intervensi kepada Dewan Konstitusi agar melakukan pengubahan konstitusi untuk memuluskan dirinya menjadi presiden.


Basyar memimpin Suriah dengan sangat keras. Diktator. Hampir seluruh potensi alam wajib dipersembahkan untuk keluarga Al-Asad dan kroni-kroninya. Rakyat semakin tidak tahan dengan kediktatoran Al-Asad. Ketika meletus Arab Spring di Tunisia, Mesir, hingga kemudian Libya, maka rakyat pun melihat hal tersebut sebagai pemantik semangat untuk melakukan perlawanan serupa. Namun, sekali lagi, rakyat belum berani.


Tanggal 6 Maret 2011, beberapa anak remaja seusia 15 tahunan melakukan corat coret tembok di kota Dar’a yang berisi kalimat “Rakyat menginginkan pemerintah turun!” Hal tersebut membuat petugas keamanan Suriah marah, kemudian mulai melakukan penangkapan dan penyiksaan terhadap para remaja tadi. Hal itu diketahui rakyat, dan membuat rakyat marah. Terjadilah demonstrasi besar terkait hal tersebut. Tapi tentara Al-Asad justru malah meresponnya dengan keras. Hal tersebut memicu demonstrasi yang lebih besar lagi. Di kota Dar’a inilah sebenarnya sumbu revolusi dinyalakan. Dari Dar’a ini, maka rakyat hampir di seluruh kota mulai memberanikan diri untuk melawan Basyar Al-Asad secara fisik. Kemudian meletuslah revolusi Suriah.


Jadi, inilah awal mula terjadinya perang Suriah, yaitu pemberontakan rakyat terhadap rezim Basyar Al-Asad.

--------------------


2. APAKAH PERANG SURIAH ADALAH PERANG ANTARA SUNNI DAN SYI'AH?


Bukan. Sekalipun Basyar Al-Asad adalah pengikut Nushairiyah yang sudah terkategori kafir, namun revolusi yang terjadi di Suriah bukanlah karena faktor Syiah-nya (bahkan menurut sebagian ulama kelompok Nushairiyah ini tidak pantas melekatkan diri pada Syiah, sebab yang melekatkan Syiah ini adalah penjajah Prancis), melainkan adalah untuk meruntuhkan rezim diktator thaghut Basyar Al-Asad. Pada awalnya, semangat untuk melakukan perlawanan itu fokusnya hanya satu, yaitu menurunkan rezim. Tetapi kemudian di antara kelompok pejuang muslim ada yang menyerukan agar perjuangan juga harus diarahkan untuk tegaknya sistem khilafah. Tidak cukup hanya sekedar meruntuhkan rezim. Hal itu terlihat dari perjuangan rakyat Suriah saat ini yang memang menginginkan runtuhnya kekuasaan Basyar Al-Asad untuk kemudian ditegakkannya sistem khilafah. Bahkan, menurut Syaikh Hisyam Al-Baba (mantan Juru Bicara Hizbut Tahrir Wilayah Suriah) rakyat di dalam rakyat Suriah itu ada juga orang Syiah. Tetapi mereka semua (baik rakyat yang Sunni maupun yang Syiah) terkena kezaliman Basyar Al-Asad.


Justru isu perang Sunni dan Syiah ini telah sengaja digunakan (dimanfaatkan) Amerika untuk memecah belah kaum muslim. Bukan hanya di Suriah, melainkan juga di seluruh dunia. Sebab, konsep pecah belah (adu domba) memang sudah menjadi thariqah (jalan baku) bagi penjajah untuk melemahkan kekuatan lawannya. Isu sektarian ini kadang-kadang dibenturkan untuk isu Sunni-Syiah atau misalnya Ahlus Sunah-Ahlul Bid’ah.


Jadi, perang di Suriah bukanlah antara Sunni dengan Syiah, melainkan antara pemerintahan yang zalim dengan rakyat yang menginginkan sistem Islam.

-----------------------


3. SIAPA PENGHUNI ALEPPO TIMUR DAN MENGAPA ALEPPO TIMUR DI GEMPUR HABIS HABISAN?


Sebab, wilayah ini (Aleppo Timur) adalah wilayah yang merupakan kota penting di Suriah dan memang banyak dikuasai kelompok pejuang muslim. Basyar Al-Asad ingin sekali merebutnya.


-------------------------


4. SIAPA SEBENARNYA BASYAR AL-ASSAD?



Sebagaimana telah disinggung di atas, Basyar Al-Asad adalah penguasa kafir dan zalim, yang berkuasa atas warisan dari ayahnya Hafizh Al-Asad. Anak dan bapak ini adalah antek Amerika, boneka Amerika. Amerika membutuhkan pion di Timur Tengah agar pengaruhnya di Timur Tengah tidak luntur. Maka diciptakanlah penguasa-penguasa boneka di Timur Tengah yang mereka selalu takut dan gentar terhadap Amerika. Salah satunya adalah penguasa Suriah, baik pada masa kini (Basyar Al-Asad) maupun pada masa dulu (Hafizh Al-Asad). Oleh karena itu, di awal tahun ini telah beredar surat elektronik dari Menteri Luar Negeri Amerika (Hillary Clinton) yang berusaha untuk menyingkirkan Basyar Al-Asad, karena dia sudah tidak lagi berguna untuk kepentingan-kepentingan Amerika. Di antara kepentingan Amerika yang berhasil diwujudkan Basyar Al-Asad misalnya menjaga entitas Yahudi. Basyar Al-Asad dikenal sebagai sekutu dekat Israel. Ketika terjadi revolusi di Suriah dan terus meningkat eskalasinya, dan kemudian Bashar tidak mampu mengembalikan keadaan seperti dulu, akhirnya Amerika paham bahwa diktator Syam, anteknya ini, sesungguhnya dia telah jatuh.


  1. APA HUBUNGAN ANTARA RUSIA, IRAN, DAN SURIAH?


Ketiganya memiliki hubungan yang sangat dekat. Bahkan, hubungan baik ketiganya sudah terjalin sejak lama. Bisa ditelusur lebih lanjut berkaitan dengan kerja sama dalam bidang militer dan nuklir pada tahun 2015. Pada 30 September 2015, Rusia mengirimkan bantuan jet tempur kepada Suriah atas permintaan Basyar Al-Asad. Ternyata hal ini didukung oleh Iran. Rusia juga pernah mengirimkan artileri antipesawat ke Iran. 


Jadi, hubungan ketiganya sudah sangat dekat. Tidak heran jika dalam perang Suriah ini, Iran dan Rusia sangat terlihat terlibat.

-------------—----------

  1. APAKAH ISIS ADALAH EFEK SAMPINH DARI PERANG SURIAH ATAUKAH ISIS SUDAH ADA SEBELUM PERANG SURIAH?


Kelahiran ISIS sama sekali tidak terkait dengan revolusi Suriah. Kelahiran ISIS murni dari aktivitas jihad sebagian kelompok mujahidin yang membelot dari al-Qaidah, kemudian mendeklarasikan diri secara resmi pada tahun 2013. Kemudian mereka mendeklarasikan diri sebagai khilafah pada tahun 2015. Memang ISIS bergerak di sebagian wilayah Suriah, tetapi ISIS tidak ambil bagian dalam revolusi Suriah. Fokus perjuangan ISIS adalah untuk perluasan wilayah mereka. Bukan untuk meruntuhkan rezim Basyar Al-Asad. Bahkan dalam beberapa kasus, ISIS justru terlibat pertempuran dengan mujahidin yang memberontak kepada Basyar Al-Asad.


-------------


  1. SIAPAKAH KEKUATAN DI BALIK ALEPPO TIMUR?


Yang ada di wilayah Aleppo Timur adalah para pejuang yang dari beberapa faksi mujahidin. Namun, sebagian besar faksi mujahidin ini telah terlebih dahulu meninggalkan Aleppo setelah Arab Saudi dan Turki meminta mereka untuk meninggalkan tempat tersebut. Hanya faksi jihad Ar-Rayah yang bertahan di sana. Namun mereka semua syahid (insya Allah) dalam serangan yang dilakukan Rusia dan rezim Al-Asad.

-------------------------


  1. APA YANG BISA KITA LAKUKAN UNTUK MEMBANTU SURIAH SELAIN DOA DAN DONASI? DAN MENGAPA ADA TUNTUTAN SUPAYA PENGUASA MUSLIM MENGIRIMKAN PERSENJATAAN DAN KEKUATAN MILITER? 


Di dalam Islam, doa dan donasi harus di tempatkan pada tempatnya. Jika seseorang masuk ke rumah kita untuk mencuri maka tidak cukup kita duduk berdoa dan membaca kitab hadis. Harus ada upaya riil yang membantu menyelesaikan masalah semacam menelepon polisi, meminta bantuan tetangga diam2. 


Yang bisa membantu Suriah hanyalah kekuatan militer dari para pemilik kekuatan militer. Mereka adalah para penguasa muslim yang ada di negeri-negeri kaum muslim. Karena itu, kita (umat Islam) harus menyerukan kepada penguasa negeri-negeri muslim agar mereka mengirimkan pasukannya untuk membantu rakyat Suriah. Ini adalah bagian dari amar makruf nahi mungkar. Sikap diam para penguasa muslim terhadap Aleppo merupakan sikap yang mungkar, maka kita harus mengingkarinya. Kita juga harus menyeru mereka untuk mengirimkan kekuatan militer membantu rakyat Suriah di sana.


Sebagaimana diungkapkan wartawan dari One Ground News, Bilal Abdul Karim. Dia menyindir Presiden Erdogan (Presiden Turki), bahwa bacaan Al-Quran nya memang bagus, tapi Presiden Erdogan menyia-nyiakan kesempatan ini. Maksudnya adalah mengirimkan bantuan militer (meskipun jarak antara aleppo dan perbatasan Turki hanya 25 km). Sebab, Erdogan punya kesempatan, yaitu jabatannya sebagai pemimpin institusi politik. 


Seruan seperti ini, sebenarnya tidak cukup terbatas pada kasus Aleppo saja. Melainkan juga kasus lain dimana kaum muslim dizalimi, seperti kasus Rohingya, Gaza, atau wilayah lainnya. Semoga Allah membalas siapa saja yang turut dalam aktivitas menyerukan penguasa ini untuk mengirimkan pasukannya.

--------------------------


  1. APAKAH LOBI POLITIK KE PBB MERUPAKAN SOLUSI? BEGITU JUGA DENGAN MEMINTA BANTUAN AMERIKA ATAU INGGRIS? 


Tentu bukan solusi. Justru menyerahkan persoalan Suriah ke PBB malah tidak akan menyelesaikan persoalan. PBB sendiri justru banyak berpihak kepada rezim Basyar Al-Asad. Tahun 2014, ketika bantuan PBB turun ke Suriah, sebanyak 85%-nya malah diberikan kepada rakyat Suriah yang pro Basyar Al-Asad, yang juga turut jadi korban perang. Bukan kepada rakyat Suriah kebanyakan. Tahun 2016 ini terbit sebuah dokumen yang disinyalir itu adalah dari PBB, bahwa PBB telah memberikan peluang bisnis bagi lebih dari 250 perusahaan Suriah, dan kebanyakannya adalah milik kroni-kroni rezim Basyar Al-Asad. Ini menunjukkan bahwa PBB sama sekali tidak netral. Demikian pula dengan Amerika. Justru Amerika lah yang turut memperkeruh suasana di Suriah. Jadi, untuk apa kita meminta bantuan kepada pihak yang tidak netral, bahkan cenderung berpihak kepada Basyar Al-Asad? Justru meminta bantuan PBB atau Amerika atau Inggris, adalah kesalahan politik yang besar.

----------------

  1. APAKAH BERDEBAT DAN MENYERUKAN KHILAFAH AKAN MEMBANTU RAKYAT SURIAH?


Bantuan jangka pendek untuk rakyat Suriah hanya bisa dengan satu jalan, yaitu dengan mengirimkan pasukan atau kekuatan militer untuk melengserkan Basyar Al-Asad dan melindungi rakyat Suriah. Sedangkan jangka panjangnya, adalah dengan menegakkan sistem khilafah di Suriah. Karena itu, perdebatan untuk tegaknya sistem khilafah ini justru sangat membantu mengawal keinginan rakyat atau pejuang Suriah, bahwa mereka tidak boleh terbeli keinginannya. Apa pun yang ditawarkan pihak Basyar Al-Asad atau Amerika, atau negara-negara pengekor Amerika; harus ditolak. Sebab, keinginan mereka hanya satu, yaitu khilafah. Justru dengan adanya seruan khilafah ini, akan semakin menguatkan perjuangan rakyat Suriah untuk menegakkan khilafah. Mereka akan merasa bahwa perjuangannya didukung oleh kaum muslim yang jauh di sini. Bisa dibayangkan jika seruan-seruan penegakan khilafah dalam kasus revolusi Suriah ini sama sekali tidak ada, maka pejuang Suriah akan mudahnya terkena bujuk rayu untuk menegakkan negara demokrasi. Maka, seruan-seruan penegakan khilafah dalam peristiwa Revolusi Suriah, tidak boleh dihentikan.

----------------


  1. APAKAH TIDAK KHAWATIR JATUH KE PERANG DUNIA III DENGAN MENYERUKAN PENGIRIMAN PASUKAN MILITER KE SURIAH?


Ini merupakan pernyataan konyol yang lucu dan penuh ketakutan. Pernyataan ini menunjukkan dua hal: 1) bahwa dia bersikap pengecut; dan 2) bahwa konsep Islam telah tenggelam dalam konsep nasionalisme. Pernyataan semacam ini sebenarnya hanya untuk melakukan pembelaan terhadap penguasa negeri kaum Muslim yang memang pengecut seperti Turki, Arab Saudi, atau Qatar. Terjadi Perang Dunia III atau tidak, itu hanya bentuk ketakutan saja. Bahkan sama sekali tidak terdapat penyataan dari negara-negara tersebut bahwa mereka tidak mengirimkan pasukan karena takut perang dunia III terjadi. Jadi, ini pernyataan semacam ini hanyalah bentuk pembelaan saja. Pembelaan yang membabi buta. Mau membela Presiden Erdogan atau Raja salaman, boleh saja. Tetapi harusnya lebih cerdas sedikit.


----------------

  1. APAKAH KAUM MUSLIM MEMILIKI KEMAMPUAN PERSENJATAAN YANG MAMPU MENANDINGI DAN MELEBIHI RUSIA?


Ini pernyataan sama saja. Sama-sama sebagai bentuk ketakutan atau kepengecutan. Hanya sekedar membela membabi buta. Kekuatan militer Turki itu nomor 10 di dunia, dari 106 negara. Arab Saudi termasuk negara ketiga yang anggaran militernya terbesar di dunia setelah Amerika dan Cina. Jadi, jangan mengada-ada alasannya.


Berikut beberapa fakta kekuatan militer Turki :

1. Peringkat Global Firepower (GFP) atau Kekuatan Senjata, Turki berada di peringkat 10 dari 106 negara.

2. Turki memiliki 410.500 personel militer aktif

3. Turki memiliki 1.020 pesawat tempur

4. Turki memiliki 433 unit helikopter, sedangkan helikopter serbu sebanyak 59 unit

5. Turki memiliki 3778 tank

6. Turki juga memiliki kendaraan tempur lapis baja sebanyak 7.550 buah

7. Turki memiliki artileri derek sebanyak 629

8. Turki juga memiliki armada kapal sebanyak 115 dan kapal selam sebanyak 13 buah, plus kapal fregat sebanyak 16 buah

Sumber : Globalfirepower

Dengan kekuatan militer sedemikian banyak, seharusnya Presiden Erdogan turut mengirimkan pasukan militer untuk menyelamatkan kaum muslim Rohingya dan membalas serangan terhadap rakyat Aleppo.

Kekuatan militer Arab Saudi :

1. Arab Saudi termasuk negara dengan belanja militer yang besar setelah Amerika dan Cina. Tahun 2016 saja, Arab Saudi menganggarkan lebih dari 1.000 triliyun rupiah untuk belanja militer.

2. Arab Saudi punya 300 jet tempur dan 15 pesawat jet lain. Typhoon adalah salah satu armada militer Arab yang paling canggih. Arab juga memesan jet tempur dari AS. Saat ini, Arab juga telah memiliki lusinan jet tempur F-15, dan akan pesan 80 unit lagi. Angkatan udara Arab berjumlah 40 ribu orang.

3. Militer negara penghasil minyak ini juga punya 82 unit AH64D helikopter APache, yang diproduksi Boeing.

4. Angkatan udara negara ini juga segera menambah 22 pesawat jet latih Hawk Advanced sebanyak 22 unit, yang seperti Typhoon, dibuat BAE (British Aerospace Enginering)

5. Arab Saudi juga punya 100 ribu orang personel keamanan nasional, yang ditugaskan khususnya untuk mengamankan ancaman domestik. Sewaktu-waktu juga ditugaskan untuk ancaman luar. Dalam hal sumber daya manusia, Arab Saudi punya 440 ribu orang personil militer yang aktif.

6. Di darat, militer Arab punya 442 unit tank M1A2 Abram yang dibuat di Amerika Serikat. Mesinnya bisa menghembuskan tenaga 1.500 tenaga kuda dan bisa menggunakan banyak bahan bakar termasuk diesel, kerosin atau bahan bakar jet. Armada ini juga dilengkapi senapan 122 mm yang didesain oleh Rheinmetall AG asal Jerman.

7. Angkatan laut Arab Saudi telah menandatangani perjanjian US$ 11,25 miliar dengan Amerika Serikat untuk menyediakan kapal tempur Lockheed Martin. Sebagai bagian dari pembaharuan, pemerintah Arab Saudi juga bakal mendapatkan kapal tempur lain yang beroperasi di dekat pantai.

8. Negara ini juga punya The Royal Saudio Strategic Missile Services yang dilengkapi dengan rudal buatan China DF-21 dan DF-3 Dongfeng, didesain untuk menjangkau jarak jauh dan punya daya ledak yang besar.

9. Kemudian mereka juga punya pasukan artileri yang kuat, dengan peluncur roket buatan Amerika Serikat sebanyak 50 unit yang bisa menyasar target yang berjarak 300 km.


--------------------


  1. APAKAH DI BENARKAN MENGECAM ULAMA MANAPUN YANG MENDUKUNG REZIM DIMANA DIA TINGGAL? 


Jangankan kepada ulama’, bahkan kepada khalifah pun ketika dia melakukan penyimpangan, maka dia wajib diingatkan. Ulama’ yang lebih pro kepada rezim thaghut, justru adalah ulama’ yang cinta dunia, takut mati, takut kehilangan fasilitas, takut diputus rezekinya. Ulama seperti ini harus ditentang. 


Man ro’a minkum munkaron fal yughoyyirhu bi yadihi, fa inlam yastathi’ fa bi lisanihi, fa inlam yastathi’ fa bi qalbihi, dzalika adh’aful iimaan.. Barang siapa melihat kemungkaran, hendaknya dia ubah dengan tangannya, jika tidak mampu maka dengan lisannya, jika tidak mampu maka dengan hatinya, dan itu adalah selemah-lemah iman.


  1. TIDAK CUKUPKAH DENGAN APA YANG DI LAKUKAN PRESIDEN ERDOGAN 


Tentu tidak cukup. Mengapa? Sebab, Presiden Erdogan memberikan bantuan tidak sebagaimana dia sebagai seorang presiden. Seorang presiden itu pemilik kekuatan militer di negaranya. Maka, bantuan logistik saja, tidak cukup. Apalagi, serangan terhadap Aleppo adalah serangan yang bersifat fisik. Maka sungguh dangkal, jika disikapi dengan diplomasi atau bantuan makanan dan obat-obatan. Lalu untuk apa Erdogan berkuasa atas militer kalau dia tidak kuasa mengirimkan pasukan militer? Apakah karena lembaga legislatif dan yudikatif Turki tidak menyetujui pengiriman tentara? Kalau memang mereka tidak menyetujui pengiriman tentara, ya mundur saja. Untuk apa berkuasa kalau kenyataannya tidak memiliki kuasa? Satu-satunya alasan sebuah negara tidak mengirimkan kekuatan militer, adalah karena dia dibatasi paham nasionalisme, atau dibatasi rasa takut akan pihak yang lebih besar daripada dia? Siapakah dia? Kenyataannya, banyak negara saat ini takut dengan Amerika Dan Rusia!

-----------------


  1. APAKAH DEMONSTRASI YANG BANYAK TERJADI DI BERBAGAI NEGERI AKAN MENYELESAIKAN MASALAH SURIAH?


Tentu saja tidak. Demonstrasi adalah salah satu cara beramar makruf nahi mungkar. Menyerukan penguasa ke jalan yang benar, yaitu dengan mengirimkan pasukan militer ke Suriah dan mengingkari kemungkaran para penguasa yang tidak mau mengirimkan bantuan militer ke Suriah.

------------------------


  1. BAGAIMANA MEMBUAT YAKIN ORANG BAHWA MENDISKUSIKAN MASALAH SURIAH AKAN MENYELESAIKAN MASALAH DISANA? 


Tentu diskusi tidak akan menyelesaikan persoalan. Diskusi itu untuk meluruskan pemikiran, agar ketika mencari solusi atas Suriah itu dengan jalan yang benar, bukan dengan jalan yang salah. Karena itu, diskusi terkait persoalan Suriah itu akan tetap ada manfaatnya. Yang tidak ada manfaatnya itu kalau diam saja, alias mengabaikan persoalan Suriah; atau memperhatikan persoalan Suriah dalam sudut pandang nasionalisme. Itu baru dikatakan tidak ada manfaatnya.


Wallaahu a'lam

Tuesday, 15 November 2016

{percakapan} the opposite

Again this is question raised by my 4 yo while I was teaching her Iqra' (how to recite Quran) 

R:"we have to be serious mama, this is Quran!"

Me:"yes of course, we have to, why is it so?"

R:"because Quran is the word of Allah ﷻ" (with her cute accent saying Quran and Allah ﷻ). I know who's opposite of Allah ﷻ... it's shaitaan.. Quran is the word of Allah ﷻ so what is the word of shaitan mama?"

Oh dear!!! I am stuck! 

Her sister jumped to answer:"I know I know, was wasa is the word of shaitaan"

I'm still scratching my head...and think to find the answer or rather how to respond 🙈

They think everything must have ' the opposite' in this life 😁

{percakapan} emulating the prophet ﷺ

It's endearing to see how my two girls competing with one another to please their mother (me of course lol).

I believe Rumaysa adores and looks up to her older sister Nusaybah. This can be seen from how keen she copies and talks as well as behaves exactly like her sister.

Whatever advice, analysis, reasons, story, imagination and all sorts that Nusaybah have, for sure she will take it wholeheartedly. Of course this also due to her age (4 yo) and being younger sibling and at "copy paste" stage.

Just like today after we finished salatul isha in jama'ah (of course with her recited Al Fatihah loudly while doing ruku', sujud and standing) she finished her Salam and said to me:

"I want to make dua like the way the prophet Muhammad ﷺ did"

After saying those sentences, she took of her prayer cloth (Indonesian: Mukena) and then raised her hand and then said:

"Nusaybah told me that Prophet Muhammad never wear hijab so I want to be like him!"

Me:"is that why you took off your hijab? 
R:"yes"

Afterward, she continues -so called- to pray sunnah without hijab.

Bless her!! 

I cant hold my smile while searching the best way to explain to her.

Friday, 4 November 2016

My two cents on 4th November demo

Beberapa unek2 yang ada di benakku saat melihat aksi 4 Nov 2016!

1. Yang ragu bahwa kaum muslim di Indonesia susah untuk berubah lah, mereka terlalu sekuler lah, mereka ga mau maju lah, mereka sudah terlalu jauh dari Islam lah.... ini bukti kecintaan mereka terhadap Al Quran. Memang mungkin ada yang bilang bahwa niat para demonstran bisa beda beda dan ga murni karena ini membela Al Quran, namun kita tidak berhak melihat hati dan niat seseorang, itu urusan Allah ﷻ dan mereka , yang kita lihat adalah aksi dan tindakan mereka. Banyak yang mengorbankan kan waktu, tenaga dan keringat serta uang demi Suksesnya aksi ini dan itu layak untuk di acungi jempol! 

2. Ini bukti nyata bahwa "there is still goodness in them"(kaum muslim di Indonesia)  

3. Ini membuktikan bahwa ghirah Islam itu masih kuat dan bisa di arahkan asal ada kekuatan opini yang benar di sebarkan oleh orang2 yang yakin.

4. Ini membuktikan bahwa masa bisa bergerak dan ummat mau mengorbankan apa saja demi agama dan kitab mereka. Dan ini harta berupa ghirah ini adalah potensi yang berharga bagi ummat ini. 

5. Ini membuktikan bahwa perubahan di Indonesia menuju Islam sangatlah mungkin.

6. Saya tidak anti Kristen atau anti agama lain. Mereka berhak beragama dan beribadah menurut kemauan mereka. Lakum dinukum waliyadin (untukmu agamamu dan untukku agamaku) namun sebagai seorang muslim saya di wajibkan menilai segala sesuatunya (kejadian, perbuatan dll) dari kacamata Islam dan bukan dari kacamata dan jelas bagi kami penistaan Quran, nabi (termasuk nabi Isa) adalah SALAH siapapun pelakunya.

7. Dari sini saya juga semakin sadar dan yakin bahwa tentara2 dan polisi2 Indonesia yang mayoritas muslim juga akan mau dan bersedia membela agama ini jika mereka diperlukan dan faham akan posisi dan peran besar mereka

8. Bahwa *the goodness of* kaum muslim di *grass root level* Belum dan tidak banyak terwakili di level elit politisi, media maupun selebriti, oleh karenanya yang nampak di TV2 masih tetap sama yakni proses sekularisasi dan penjajahan pemikiran yang di lakukan lewat program2 yang ga mendidik.

Sekian terima kasih

Thursday, 11 February 2016

Bahagia itu sederhana

Bahagia itu sederhana...

Melihat Rumaysa mainan dengan kamera HP ku dan motret kakaknya yang sedang membaca Quran, sambil menikmati hasil jepretan nya sendiri ... Sudah membuatku bahagia. 

Bahagia itu sederhana...

Mendengar kedua gadisku mengatakan:" Mama, I love your food and I like whatever you cook!" 
Sudah membuatku bahagia

Bahagia itu sederhana....

Melihat Nusaybah bisa membuat adiknya tertawa terbahak bahak
Sudah membuatku bahagia

Bahagia itu sederhana...

Ketika Rumaysa menyampaikan kepada kakaknya sebelum dia berangkat sekolah:"oh I will miss you Nusaybah"
Sudah membuatku bahagia 

Bahagia itu sederhana...

Melihat Nusaybah sengaja menyisakan susu dari sarapan cereal coklat-nya karena tahu adiknya suka susu coklat
Sudah membuatku bahagia

Bahagia itu sederhana....

Melihat Rumaysa sabar menunggu waktunya nonton kartun karena sang kakaknya masih belum selesai hafalan Quran
Sudah membuatku bahagia

Bahagia itu sederhana...
Sesederhana cara kita mendefinisikan arti bahagia 

Semoga Allah ﷻ selalu melindungi dan menjaga anak anak kita dan menjadikan mereka generasi Rabbani yang kokoh imannya, tangguh mentalnya dan cerdas aqalnya.

اللهمّ امين يا ربّ العالمين

Tuesday, 12 January 2016

Renungan 1

Setelah punya 2 anak (6 dan 3 tahun) aku benar benar percaya bahwa 

"Lebih mudah mengajarkan matematika dan bahasa kepada anak2 daripada mengajarkan adab dan membentuk karakter mereka menjadi manusia mulia" 

Orang bilang, membentuk emotional integence alias kecerdasan emosional jauh lebih dibutuhkan daripada kecerdasan intelektual karena orang yang cerdas emosinya akan mampu mengolah segala kemampuan,
Kekurangan dan kelebihan hidup ini untuk berpihak kepada keberhasilan dia.

Namun kadang, lebih banyak waktu kita habiskan untuk fokus pada hal yang tidak seharusnya.

Bukan berarti kita tidak Perlu membuat anak anak kita cerdas secara inteletual namun "mental set" dari kita sebagai orang tualah yang penting. Supaya seimbang dan tidak salah prioritas atau salah menimbang.

But...yang paling penting adalah kecerdasan spiritual dimana anak2 kita ajarkan tentang siapa Tuhan mereka dan apa peran Allah ﷻ dalam hidup kita, dan bahwa kehidupan kita punya makna dan tujuan yang telah di gariskan oleh Sang Pencipta kehidupan. Hingga akhirnya mereka menjadi generasi yang tidak pernah sombong dan selalu melihat dunia dan segala kejadian di dalamnya dari sudut pandang yang benar.

Inilah hal Tersulit!! 
namun jika berhasil
Maka orang tua akan menuai pahalanya bahkan sampai tubuh mereka sudah bersatu dengan tanah!

Maha adil Allah ﷻ 
Dia mengaruniakan pahala yang besar berdasar pada besarnya upaya dan sulitnya sebuah peran.

Mendidik anak menjadi Generasi Allah ﷻ adalah peran yang tidak gampang, tak heran kalau pahalanya mengalir terus.

Ayo kita semangat mengembalikan fokus terhadap hal2 yang memang berhak mendapat fokus :) *belibet kalimatnya*