Sunday, 21 March 2010

..Majelis Surga.. (jujur membuat saya menangis)

Di surga kelak… Kebahagaian terbesarku setelah melihat wajah Allah… adalah memandangi kekasih tercinta… semoga Allah mengijinkannya… Di surga-Nya kelak… aku ingin sekali bisa menjumpai Rasulullah… jika tidak bisa berdua… beramai-ramai dengan para sahabatnya dan pengemban dakwah yang lain juga tidak apa… karena cukup bagiku hanya dengan memandangi wajah agung beliau… sang penyejuk hati… penawar kerinduan yang membuncah… Saat duduk dalam majelis beliau yang sangat indah… di pinggir telaga Rasulullah yang lebarnya antara kota Bushra di Syam dan kota Shan'a di Yaman. Airnya mengalir dari mata air al-Kautsar, yang lebih putih dari susu, lebih lembut dari buih dan lebih manis dari madu di lilinnya. Kerikil-kerikilnya adalah mutiara, sungai-sungainya adalah miski. Sungguh tak terbayangkan betapa nyaman dan nikmatnya majelis itu di saat mendengarkan suara merdu beliau membacakan ayat-ayat Allah… mendengarkan beliau menyampaikan tentang Islam… pastilah begitu sejuk dihati. Di sana pastilah akan kutemui Abu Bakar dengan wajahnya yang bijak dan kesabarannya… beliau yang Rasul dan Allah puji sebagai pemilik kebenaran dan selalu membenarkan Rasul-Nya. Di sana juga pasti ada Umar al-Faruq, sahabat beliau Saw. yang bahkan setan pun akan menyingkir dari jalan yang dilaluinya karena kekuatan dan kekokohannya dalam memegang agama. Lalu aku juga akan melihat Utsman bin Affan yang bahkan para malaikat malu kepadanya. Kemudian pasti aku akan melihat Ali bin Abi Thalib di samping Rasulullahku… dengan wajah yang tampan dan berwibawa menunjukkan keilmuannya yang tinggi… karena beliau adalah kunci dari Ilmu sekaligus kerabat serta menantu Rasulullah. Di sana pastilah banyak sahabat yang mulia… ada Zubair bin Awwam r.a., ada Thalhah bin Ubaidillah r.a., juga Abdurrahman bin 'Auf r.a., serta Sa'ad bin Abi Waqash r.a….. juga para 'ulama yang ternama… para mujahid yang perkasa… para pengemban dakwah yang tak kenal lelah. Aku hanya ingin… ingin sekali jadi bagian di antara majelis mereka… dan berharap posisiku tak jauh dari mereka… agar aku bisa memandangi Rasulullahku. Jauh di seberang sana ada majelis wanita… di tengah-tengahnya ada ummahatul mu'minin (ibunda kaum Muslim) Khadijah r.ah., isteri Rasulullah tercinta… di sampingnya ada Maryam bin Imran, ada Aisyah, ada Fatimah, ada Siti Sarah… dan yang lainnya. Indah sekali surga itu… indah sekali majelis-majelis itu… sungguh tak terbayangkan keindahannya… Semua yang ada di dalamnya tersenyum berseri… hanya ada wajah-wajah ceria… Tak ada duka… gelisah… ataupun cemas… apalagi rasa takut… Hanya aku… Yang tersekat isak tangis di kerongkonganku… Jika mengingat ilmu-ku yang sedikit… Amal ku yang kerdil… Sedekahku yang secuil… Aku hanya bermohon… dan terus bersholawat kepada kekasihku itu… agar beliau mau memberiku syafaat karena cintaku… Agar aku bisa merasakan nikmatnya duduk dalam majelis beliau yang indah dan mulia… Dalam surga-Nya yang penuh kebahagiaan abadi… Aku ingin sekali dapat mencintai beliau seperti beliau mencintai umatnya… walau hanya sepersepuluh atau bahkan seperseribu cinta beliau tidak apa-apa… walau cintaku tak sebesar cintanya Abu Bakar dan Umar… tak seindah cintanya Utsman dan Ali… yang jelas cintaku harus lebih tinggi dari cintaku terhadap diriku sendiri atau siapapun, bahkan kedua ayah bundaku. Mampukah kita mencintai beliau seperti beliau mencintai kita??? Allahumma Sholli 'ala Muhammad wa baarik wa salim 'alaihi… betapa cintanya beliau kepada kita…… Ingatkah kalian detik-detik saat Rasulullah akan meninggal dunia berjumpa dengan Kekasihnya Yang Maha Tinggi. Disaat sakaratul maut mendera beliau, ketika putri beliau Fatimah r.ah., berkata, "Aduhai susahnya wahai ayahanda". "Tidak ada kesusahaan bagi ayahmu setelah hari ini, sesungguhnya telah datang kepada ayah sesuatu yang tidak akan luput dari seorangpun, yaitu kematian" jawab baginda Nabi lembut kepada putri kesayangannya. Bahkan Aisyah r.ah., menggambarkan dengan kata-kata beliau tentang beratnya kematian yang dihadapi oleh baginda Nabi Saw. suaminya itu, "Aku tidak pernah lagi merasa iri akan mudahnya seseorang dengan kematiannya, setelah aku melihat sendiri dahsyatnya kematian yang dialami oleh Rasulullah Saw". Ingatkah kalian, disaat beratnya menghadapi kematian tersebut beliau masih memikirkan umatnya. Ingatkah kalian disaat malaikat Jibril datang kepada beliau, dan beliau menanyakan bagaimana nanti umat beliau… Saat Baginda Rasulullah Saw. berkata kepada Jibril menjelang wafatnya, "Siapakah orang yang menggantikanku untuk ummatku?" Kemudian Allah mewahyukan kepada Jibril, "Berilah kabar gembira kepada kekasih-Ku, bahwa aku tidak akan menjadikannya hina di tengah umatnya, dan berikanlah kabar gembira kepadanya, bahwasanya dia adalah orang yang paling cepat keluar dari bumi jika dibangkitkan, dan sesungguhnya surga itu diharamkan kepada semua umat sehingga dimasuki oleh umatnya". Setelah itu Rasulullah Saw. bersabda, "Sekarang mataku menjadi tenang". Ah…. sungguh tak tertandingi kemuliaan hatimu yaa Rasulullah… Sungguh benarlah firman Allah bahwa engkau adalah suri teladan umat manusia yang tiada bandingnya… Ah… betapa besarnya cintamu kepada kami wahai kekasih Allah. Diakhir hayatmu pun, engkau masih mengingat dan berwasiat serta menangis untuk kami. Kami tahu, air matamu yang mulia itu membasahi pipimu karena mengkhawatirkan kami. Umatmu ini. Engkau takut kami tersesat, engkau takut kami berpaling dari Allah. Engkau takut, ada diantara kami yang tidak dimasukkan ke dalam surga-Nya, tidak berjumpa denganmu di sana di dalam majelismu… Ah… Kekasihku… Air mata ku pun tak terbendung lagi. Setiap mengenang saat-saat terakhir di dalam hidupmu itu… Saat engkau dan para sahabatmu menangis, engkaupun bersabda: "Tenanglah, semoga Allah mengampuni kalian, dan semoga Allah memberikan balasan kebaikan dari Nabi kalian". Aku takut ya Rasulullah, dirikukah orang yang membuat air mata muliamu membasahi pipimu? Dirikukah orang yang engkau khawatirkan ya Rasul? Dirikukah yang engkau sebut "ummati… ummati…" di dalam hadits-haditsmu… Ya Rasul, tentulah engkau akan kembali menangis, seandainya engkau melihat kami di penghujung zaman ini. Betapa banyak diantara kami, yang meninggalkan perintah Tuhanmu, dan justru melaksanakan larangan-Nya. Kamikah umatmu itu ya Rasul….? Tentulah air matamu akan kembali mengalir. Karena begitu banyak dari umatmu yang hidup tanpa mewarisi risalahmu. Sepanjang hidupmu engkau mengatur umatmu dengan Al Qur'an, sementara saat ini mereka mengatur kehidupan ini dengan aturan buatan mereka sendiri, dengan hawa nafsu mereka sendiri… Diakhir hayatmupun engkau menangis karena kami… Sementara kami tak sekalipun menangis karena dosa-dosa kami… Tak sekalipun menangis karena merindukanmu ya Rasul… Umatmu kini, tak lagi mengikutimu. Mereka telah berani menantang Tuhanmu secara terang-terangan. Para wanita tak lagi menjaga auratnya dihadapan laki-laki…. Laki-laki tak lagi memberi nafkah keluarganya dengan yang halal…. Mereka tak lagi peduli bagaimana cara mereka bergaul… Anak tak lagi punya bakti kepada kedua orang tuanya… Orangtua tak lagi peduli dengan agama anak-anaknya… Para penguasa, tak lagi mengurusi rakyatnya dengan al-Qur'an dan Sunnahmu. Terlaknatlah kami jika seperti ini….. Ya Rasulullah… Demi Allah yang menggenggam jiwaku. Sejak detik ini, selama nafas masih milikku, akan kujadikan engkau kekasih yang selalu ada di hatiku. Akan kulanjutkan risalahmu. Akan kujadikan kau selalu dihatiku, yang akan membimbing hidupku. Akan kusucikan namamu dari segala fitnah musuh-musuhmu. Demi Allah akan kubunuh, siapa saja yang mencacimu di hadapanku. Demi Allah wahai cintaku…. Sumber
=========================
Secercah Kasih Yang Terpendam
=========================

Mulianya engkau wahai wanita!

Kaum feminis bilang susah jadi wanita, lihat saja peraturan dibawah ini:
  1. Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki.
  2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
  3. Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki.
  4. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki.
  5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung Dan melahirkan anak.
  6. Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada isterinya.
  7. Talak terletak di tangan suami Dan bukan isteri.
  8. Wanita kurang dalam beribadat karena adanya masalah haid dan nifas yang tak Ada pada lelaki.
Itu sebabnya mereka tidak henti-hentinya berpromosi untuk "MEMERDEKAKAN WANITA". Pernahkah Kita lihat sebaliknya (kenyataannya) ?
  1. Benda yang Mahal harganya akan dijaga Dan dibelai serta disimpan ditempat yang teraman Dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiar terserak bukan? Itulah bandingannya dengan seorang wanita.
  2. Wanita perlu taat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapaknya?
  3. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi tahukah harta itu menjadi milik pribadinya Dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, sementara apabila lelaki menerima warisan, Ia perlu/wajib juga menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anak.
  4. Wanita perlu bersusah payah mengandung Dan melahirkan anak,tetapi tahukah bahwa setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat Dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, Dan tahukah jika ia mati karena melahirkan adalah syahid Dan surga menantinya.
  5. Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap! 4 wanita, yaitu : Isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya. Artinya, bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 orang lelaki,yaitu : suaminya, ayahnya, anak lelakinya Dan saudara lelakinya.
  6. Seorang wanita boleh memasuki pintu syurga melalui pintu surga yang mana saja yang disukainya, cukup dengan 4 syarat saja, yaitu:sembahyang 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya Dan menjaga kehormatannya.
  7. Seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah, sementara bagi wanita jika taat akan suaminya, serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.
Masya ALLAH ! Demikian sayangnya ALLAH pada wanita Ingat firman Nya, bahwa mereka tidak akan berhenti melakukan segala upaya, sampai Kita ikut / tunduk kepada cara-cara / peraturan Buatan mereka. (emansipasi Ala western) Yakinlah, bahwa sebagai dzat yang Maha Pencipta, yang menciptakan kita, maka sudah pasti Ia yang Maha Tahu akan manusia, sehingga segala Hukumnya / peraturannya, adalah YANG TERBAIK bagi manusia dibandingkan dengan segala peraturan/hukum buatan manusia. Jagalah isterimu karena dia perhiasan, pakaian dan ladangmu, sebagaimana Rasulullah pernah mengajarkan agar Kita (kaum lelaki) Berbuat baik selalu (gently) terhadap isterimu. Adalah sabda Rasulullah bahwa ketika kita memiliki dua atau lebih anak perempuan, mampu menjaga Dan mengantarkannya menjadi muslimah Yang baik, maka surga adalah jaminannya. (untuk anak laki2 berlaku kaidah yang berbeda). Berbahagialah wahai para muslimah. Jangan risau hanya untuk apresiasi absurd dan semu di dunia ini. Tunaikan Dan tegakkan kewajiban agamamu, niscaya surga menantimu.
SUMBER
=========================
Secercah Kasih Yang Terpendam
=========================

Thursday, 11 March 2010

Mumet ngurus pembuatan paspor

Denger2 agustus tahun ini dual citizenship bakalan dihapus...wallahu 'alam bener nggaknya....kalo iya berarti kalo Allah ngasih aku anak kedua ketiga, dst mereka hanya bisa punya kewarga negaraan inggris dan bukan Indonesia....sayang banget lah!..

berhubung agustus bakalan tutup (menurut rumor) aku buru buru bikin paspor Indonesia untuk Nusaybah dengan harapan..setelah paspor iindonesia selesai maka aku bisa bikin paspor inggris....sayang disayang urusan pembuatan paspor Indonesia di London tidak segampang pembuatan paspor inggris....gak tahu kenapa...tapi proses yg udah aku mulai sejak bulan desember sampai sekarang belum kelar karena terlalu njlimet...

sekedar sharing sapa tahu ada yg butuh info (terutama yg tinggal di Inggris). Anak yang lahir dari kawin campur (bukan hanya bule VS indonesian) tapi semua kewarganegaraan..maka sang anak bisa memiliki dual citizenship hingga usia 18 tahun. dulu2 sebelum undang2 ini muncul tahun 2006, warga Indonesia hanya boleh punya 1 kewarganegaraan..kalo mereka udah milih British maka gak boleh punya paspor Indonesia...kalo udah berpaspor Indonesia dan dia ingin punya British citizenship maka kewarganegaraan Indonesia harus dilepas....oleh karenanya susah juga kalo anaknya ini punya bapak dan ibu yang lain kewarganegaraan spy anakku yang lahir dari ibu Indonesia dan bapak british)

anyway....jika ingin membuat paspor Indonesia dari Embassy di London untuk anak yg lahir setelah 2006 beriktu syarat2nya.

  • Birth Certificate (yang harus di legalisir oleh FCO=Foreign Commonwealth Office=ww.fco.gov.uk) --> yg di legalisir yg ada details nama bapak dan ibu --> 1 dokumen seharga £28
  • Potokopi paspor Bapak/ Ibu yg berkewarganegaraan asing --> paspor ini di fotokopi trus foto kopi-annya harus di sahkan oleh solicitor/ notary public (bayar £5 - £10 ) --> trus harus dilegalisir oleh FCO (lagi lagi mbayar £28)
  • Potokopi paspor anak (jika sudah punya paspor Inggris/ asing) --> musti disahkan oleh solicitor dan dilegalisir olef FCO (TIPS: jangan bikin paspor asing sebelum dapat paspor Indonesia)
  • Fotokopi Marriage Certificate. Jika married-nya di Inggris maka fotokopian-nya harus disahkan FCO (lagi lagi bayar £28) dan jika married-nya di Indonesia gak perlu legalisir FCO, cukup fotokopi biasa dan juga gak perlu disahkan solicitor
  • Fotokopi Paspor Indonesia sang Ibu/Ayah tanpa perlu disahkan atau di legalisir
  • Surat pernyataan dari Pihak Ayah bahwa dia tidak keberatan anaknya memiliki kewarganegaraan Indonesia --> surat ini harus disahkan oleh Solicitor atau notary public (bayar £10)

so demikian lah prosesnya...semoga bermanfaat...untuk sementara ini aku masih nunggu dokumen dikembalikan dari FCO....we'll see

Postingan pertama di tahun 2010

SubhanALLAH!!!!! bener bener gak aktip blas diriku sejak punya baby.....hehe..kasihan banget dek wiwin yang udah dengan setia menunggu updateku dan juga temen2 yg lain.....afwan sekali teman2...soale aku udah ada pengobat sepi...kalo dulu pengobat sepinya ngeblog sekarang pengobat sepinya makhluk hidup...hehe yah sapalagi kalo bukan my lovely baby Nusaybah..MashaAllah..

mau posting banyak sekali tapi selalu gak ada waktu...pingin banget cerita kelahiran nusaybah...dan juga selama dia di dalam kandungan...senyum pertama dia dan juga segala macam perkembangan...tapi kalo ditulis waktuku habis buat nulis dong dan gak bisa mainan serta ngobrol sama dia...hehe...

Alhamdulillah....sekilas info aja nih, sekarang Nusaybah udah 17 minggu...dan tanggal 12 maret besok dia bakal 4 bulan inshaAllah! time goes quick tapi kerasa juga ding!.....eh tapi rasanya baru kemarin menggendong dia yang berukuran mungil....rasanya baru kemarin dia hanya diam dan tak merespon dengan senyuman...tapi mashaAllah sekarang tiap kali dia bangun tidur dan aku ucapkan salam...dia menghadiah-i aku senyuman lebar yang bikin gemas....

sejak minggu ke-4 kelahiran aku juga aktif ajak dia ke pengajian pengajian, agar dia terbiasa dengan lingkungan selain rumah dan orang2 baru...alhamdulillah Allah Maha Adil dan Maha Rahman.....Nusayabh begitu baik, duduk manis di tiap pengajian....entah itu ketika aku menjadi pendengar ataupun ketika aku bagian ngisi materi.....senengnya lagi...aku juga banyak teman yg pengertian..jika aku kebagian ngisi materi maka banyak sisters yang mau merawat dia, membuatnya duduk di pangkuan mereka atau memberi mereka botol susu yg sudah aku siapkan...bahkan kadang mereka sendiri yg menyiapkan botol susu untuk nusaybah....Alhamdulillah I am blessed to have such good friends.....

2 hari yang lalu, aku excited banget karena pertama kali aku lihat si gendhuk (bhs jawa) rolling from her back to her tummy (belajar tengkurep)...sedikit stag sih tapi mashaAllah sepertinya dia punya tabiat sabar inshaAllah karena walau stag hampir 5 menit dia tetep diam saja dan tidak menangis....alhamdulillah! again I am Blessed mashaAllah!

Senengnya...inshaAllah tahun ini aku bakalan off kerja....semenjak agustus tahun lalu sebenarnya udah off...trus masuk cuti melahirkan selama setahun ditambah cuti tahunan.....semoga rencanaku tuk menemani nusaybah hingga usia 1 tahun kemudian kembali kerja part time bakal berhasil.....Bener2 gak bisa bayangkan kalo Nusaybah harus diurus orang lain....you can't really trust nursery nurse...banyak kasus paedophilia disini...dan juga kita gak tahu lafad2 apa saja yg keluar dari child minder nantinya, aku bener2 khawatir kalo nusaybah pick up something wrong....rencananya sih aku gantian sama suami...so pas aku kerja, suami off dan juga sebaliknya....

So ....hari hari sekarang aku banyak disibukkan ngurus si kecil, ngurus rumah, pengajian di sana sini dan pinginnya ngelanjutin ngajar tajweed....inshaAllah....

Semoga postingan selanjutnya aku bisa cerita ttg kelahiran dan kehamilan...*out of date lah* untuk sementara segini dulu yah sodara2...