Monday, 27 April 2009

Cobaan itu lagi..

It's not easy to maintain your identity in the western country like UK as well as others. Again..sometimes you have to stand up or even stand out as a result of the decision you made...

kejadian ini terjadi bulan lalu...

pagi itu aku udah buru buru berangkat kerja...hari sebelumnya aku udah kerja, everyday I change my uniform into a clean one. so the day before I took 2 uniform as I had to work 2 long days in a row....so I did it. sayangnya di hari kedua aku lupa kalau kunci locker-ku aku tinggal di seragam hari sebelumnya dan seragam itu udah aku tinggal di rumah untuk dicuci.....so I couldn't open my locker! hari itu bank holiday so the transports were not as regular as normal day. Ada beberapa options yg bisa aku lakukan, aku bisa minta suami tuk nge-drop kunci so he had to leave home and it would take around 30 minutes (mengingat it's a bank holiday) padahal jam kerja udah mulai....atau pilihan kedua, minta utility service dari pihak RS untuk break the locker dan ini juga butuh waktu untuk nunggu...dan yang ketiga, special hari itu aku pakai seragam scrub (seragam yg dipakai untuk operasi/ teater).

akhirnya aku pilih yang kedua, aku telpon bagian utility untuk memotong keypad lock ku ..tapi aku harus nunggu, padahal I had to start working..akhirnya sang manager -yang hari itu kebetulan dinas - memberikanku seragam scrub untuk sementara.....but there was a problem, bawahannya adalah celana! I said to her that I don't wear trousers, wajah sang manager sedikit shock, but I have no options, betul betul gak nyaman perasaanku hari itu....satu sisi ada yang membisikkanku, "come on it's only few minutes you put the trousers" dan sisi yang lain: "No i can't It's haraam, it's not allowed at all! Jilbab is a must no matter what!"

alhamdulillah, aku tidak dengarkan bisikan yang pertama, so I chose to put a top scrub diatas jilbabku (jubahku) sedikit nampak aneh, but I tried to ignore bad feeling I had, I should be happy coz I stood up for what I believe.....

dan subhanAllah salah satu kolega dekatku sempat nanya ke aku tapi aku nggak denger, dia nanya: "why don't you wear the trousers"...dan sang manager menjawab (karena aku nggak mendengarnya): "she doesn't wear trousers, because she's different, she is not like us"

well...there are 2 messages from that statement...bahwa aku selalu 'aneh' karena lenganku juga panjang dan aku udah diminta untuk memendekkan lengan bajuku tapi aku menolak karena alasan agama, atau pesan yang kedua, she's is muslim and thats why she's different...whatever it is I am glad they can understand and accept that I am different.

setelah kejadian itu banyak juga pertanyaan yang akhrinya membuka diskusiku tentang Islam dengan beberapa kolega seperti, why are you not wearing trousers? I saw a lot of muslim woman wear trousers what do you think about them? dan pertanyaan pertanyaan lainnya

and guess what, in next 15 minutes my locker were opened by force and I got my uniform back, I did feel that day Allah only wanted to test my steadfastness in holding Islam....and Alhamdulillah I am sooo happy and releived that I did it!

Ibrah:

jika kita dianggap aneh hanya karena keteguhan kita memegang Islam, don't feel bad or guilty karena memang Islam akan datang dalam keadaan asing, berbahagialah orang yang asing itu. Imam Muslim meriwayatkan di dalam Shahihnya dari jalan Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Islam datang dalam keadaan asing. Dan ia akan kembali menjadi asing sebagaimana kedatangannya. Maka beruntunglah orang-orang yang asing itu.” (HR. Muslim [145] dalam Kitab al-Iman.Syarh Muslim, 1/234). I am not saying that I fall into that category (a stranger) but this hadith at least gives you peace of mind what Islam would be percieve oneday...and it could be those days are nowdays.. Jika kita tidak teguh memegang Islam then bit by bit they (whoever they are) will ask you to compromise untill you leave the obligation that is clearly defined by Allah. so whatever it is as long as you know that you choose the right things then stand for it!

Have tawakkal (reliance) to Allah then Allah will find you a way...toh rezeqi bukan datang dari manager atau manusia manapun but it's all from Allah...if you stand for His Deen then He will help you duniya wal akheerah!

Banyak ulama' yang mengingatkan orang orang yang tinggal di non muslim country to be sure about their Aqeedah strength and the Fiqh involved in living as minority sekaligus tahu sejauh mana they can compromise and not!

Syaithan will continuesely trying to wshiper you to disobey Allah's commandmends so becareful not to fall into their traps....maybe their whisper sounds sensible for short period of time but it will bring a big wrath from Allah if you listen to them!

for me personally, Alhamdulillah Allah mengaruniakan work collegue yang cukup pengertian, manager yang cukup mengerti. It doesn't bother me what's behind the scene and whether they talked about me or backbited me, it's not in my control but as long as they allow me to practice what I believe as a crucial matter then it's good enough..Alhamdulillah

Saturday, 4 April 2009

"Will you marry me?" pintanya

WARNING: kalau ingin baca kisahku ini please baca sampai selesai yah! jangan sampai anda ambil kesimpulan sebelum selesai membaca kata terakhir..

"bu dokter, maukah ibu menikah denganku?"

tiba tiba kenangan sekitar 6 tahun yang lalu muncul kembali di dalam benakku. Meski kali itu bukan pertama kalinya aku dilamar alias diajak nikah sama seorang laki laki tulen, tapi terus terang setiap ada pertanyaan semacam ini, aku selalu saja shock dan nervous. apalagi kali itu....mendadak banget gitu loh!

yah..masih ku ingat dengan jelas, hari itu kalau tidak salah hari senin, hari pertama aku dinas di RS lain (bukan RS utama dimana aku co-ass). hari pertama, yup! otomatis itu pertama kalinya aku bertemu dengan laki laki ini. pagi pagi sekitar jam 9 malam, selesai laporan pagi...aku berjalan menuju ruang rawat inap...ditengah perjalanan itulah ada seorang laki laki yang nampak memperhatikan gerak gerikku dari kejauhan...aku berjalan menuju ruang lain dan terpaksa aku harus melewatinya....saat lewat di hadapannya itulah dengan cekatan dia menghadangku sambil berusaha memegang tanganku...huwaa!! hampir aja aku menjerit! tapi sebagai seorang cadok (calon dokter) ciee..harus profesional lah....so aku berlagak cool...

akhirnya keluarlah lafad itu....bu dokter, maukah ibu menikah denganku? *sopan banget mau ngajak nikah euy*

grubyak!!! bukannya melayang di udara, berbunga bunga yang aku rasakan tapi rasa takut, ngeri dan pingin lari......dalam hati aku pikir...jangan2 sudah lama dia mengincarku...ciee PD amat lagee...atau jangan2 dia main main dan kemungkinan terburuk adalah jangan jangan dia sudah gila!! baru ketemu sekali langsung ngajak nikah....kenal aja belum....

akhirnya dengan tenang aku jawab: "maaf mas, tolong lihat ini" sambil aku tunjukkan cincin polos dijari manisku......

perlu diketahui saudara saudara: dari dulu aku suka cincin yang polos, dengan hiasan mata ditengahnya.....sejenak memang mirip cincin pertunangan atau malah cincin kawin but who cares, I like it! dan itu sampai sekarang.....makanya banyak temen2 yang mengira dan berkasak kusuk (terutama di kos-kosan) kalau aku sudah tunangan sejak aku co-ass karena emang aku pakai cincin bergaya spt itu sejak co-ass dan sejak masuk kuliah...

selanjutnya.....

sambil menunjukkan cincin di jari manisku (yang bisa bermakna ganda) aku sedikit berlari menuju ruang lain.

yah...itulah yg disebut Tawriyah: menyampaikan A tapi bermaksud B karena dalam satu lafad mengandung 2 atau lebih kemungkinan makna. dan itu Halal loh dalam Islam..

so pikirku, daripada menyakiti hatinya dengan menolak mentah mentah didepan orang banyak, atau mungkin hanya ketawa ketiwi tidak jelas lebih baik menjawab dengan tawriyah (meski gak boleh sering2)...

nampak sekali dia kecewa....dan sambil lalu aku masih bisa mendengar dia teriak teriak sambil berusaha berlari mengejarku tapi dicegah oleh pria lain: "tapi bu...bu dokter...jangan pergi dulu bu....bu....buuuuu"

phew!! bener bener hari pertama yang penuh kesan.....kesan NGERI...gimana nggak?? hari itu aku dinas di rumah sakit jiwa dan pasien yang melamarku adalah Pasien sakit jiwa... menyedihkan sekali yah nasibku....mau diajak nikah kok yah sama orang GILA! untung aja aku masih waras untuk bisa membedakan mana yang pasien dan mana keluarga pasien sekaligus cukup waras untuk menolak lamaran itu...what a tricky task!

photo diambil dari mba google

Mendarat, tepar, kangen..

Alhamdulillah minggu lalu hari rabu tanggal 25 Maret 2009 aku kembali ke peraduan..cie...balik ke inggris gicthu! alhamdulillah perjalanan Vancouver- Amsterdam lancar lancar saja..kebetulan dapat seat paling belakang, dekat sama toilet di bagian aisle lagi. serunya lagi 2 tempat duudk disebelahku kosong melompong...so bisa bergerak leluasa....ujung lain terisi seorang laki laki besar yang juga menikmati kosongnya tempat duduk disampingnya....sayangnya meski luas area mendukung tapi mata gak mendukung sama sekali...aku gak bisa tidur! aneh bin ajaib...biasanya aku ratu tidur disetiap perjalanan, jangankan 9 jam penerbangan wong 45 menit penerbangan aja bisa ngorok sampe sampe kadang kehilangan jatah sandwhich...tapi gak tahu mengapa mulai berangkat ke Vancouver dan pulangnya aku gak bisa tidur.eh tapi ini juga terjadi pas aku pulang ke Indonesia, perjalanan 12 jam dari London ke Singapore cuman bisa tidur 2 jam!....so sisa waktu hanya bisa kasak kusuk / otak atik entertainment aja....anehnya lagi aku gak suka makanan pesawat (biasanya rakus) rasanya mual saja melihat ayam yg disuguhkan meski halal, udara terasa kering dan tenggorokanku serasa habis minum air laut, kering banget.

penerbangannya sih enak, mendaratnya juga oke tapi mungkin aku sudah capek atau mungkin syndrome aja balik ke inggris karena it means I have to start to work again...hehe.

sampai di amsterdam, aku musti nunggu 2 jam, disitu mataku gak bisa diajak kompromi, terkantuk kantuk kepalaku di ruang tunggu sambil menahan lapar. untungnya gak berapa lama gate dibuka dan mulai boarding ke pesawat.....selama terbang, makan cheese sandwhich yang disuguhkan dan belum habis sandwhichnya eh pesawat udah mendarat...sayangnya proses mendarat kali ini adalah proses yang sangat tidak mengenakkan, kondisi memang berangin kencang, walhasil spt naik gerobak! waduuuh sampai di darat rasanya mau muntah.....bener bener kali ini aku naik pesawat dan pingin muntah...

Proses imigrasi lancar, gak ditanya blas!!! masuk ke baggage claim langsung ketemu tasku, tanpa bawa troley langsung aja aku gelendeng koper besarku, sempet dihadang petugas dan ditanya:" where did you travel from" aku jawab aja: "vancouver- amsterdam - London" dia jawab, oh okay.....dan didepan pintu suami udah menjemput sembari menebar senyum...cieeee..pulang naik DLR (sky train) dan sampai rumah suami udah masak makanan uuuenaak....lucky me!

besoknya aku udah harus kerja 4 malam berturut turut...semula berasa kuat kuat aja...eh mingu ini aku tepar.....off sick for the whole week. sangat tidak sehat, tidak bisa bangun dan really really need a rest....alhamdulillah manager bisa ngerti dan semoga minggu depan bisa mulai kerja lagi.....

one thing for sure...I enjoyed my trip to Canada and now I am missing my new niece (Zainab) yang super cute MashaAllah and of course my Nephew (adam) yang pinter and lucu!