Wednesday, 28 January 2009

Berita Sedih & gembira

"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar." (Al-Baqarah: 155) Berita sedih....Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun

  • Seorang teman seperjuangan berusia 30-an meninggal 2 hari yang lalu dengan penghantar sakit kanker yang di deritanya tidak lama.....dia meninggalkan 2 anak laki dan perempuan yang masih kecil kecil...kabar terakhir aku dengar ventilatornya dicabut karena dokter sudah mem-vonis brain dead
  • Seorang Ibu beranak 3 baru sms aku kalau suaminya kehilangan pekerjaannya karena krisis moneter di Inggris. I am shocked but she sounded very strong and at ease. semoga Allah menggantikannya dengan yang lebih baik
  • Besok ada event tentang Ghazza di whitechapel dan aku tak bisa hadir karena harus kerja long day......Sedih
  • Kemarin dapat surat 'cinta' dari Housing dan kita dituduh melakukan tindakan keliru....hubby went to see the manager today and explained that we didn't do it, but yet the 2nd letter arrived and again with no evidence nor nothing, they keep accusing us!!! BETE!
  • I was talking to 'someone' and I got a 'strange' feeling, satu sisi dia pingin kasih nasihat, sisi lain it sounds too judgemental for me and too demanding. hmm.it's true that mengerti uslub dan realita sesungguhnya dari yang kita nasehati akan menghasilkan nasehat yang super power, otherwise it's just an empty words repeated again and again...sorry but that's how I feel
  • Hubby's working night shift today and tomorrow I'll be working long day, tlingsingan dalan jarene wong jowo...so it will be next 2 days we'll see each other....what a life!
  • Ngajar Tayyibun di pending tuk term ini karena satu dan lain hal eventhough deep down I found enjoyment and contentment teaching those girls very much but males mulai melanda, I am tired of work, work and work but hey I don't want to lose my jobs either!
  • Banyak short plan yang terbengkalai karena miss-management waktu, udah tuwir begini masih aja gak bisa ngatur waktu

Berita Gembira..Alhamdulillahirabbil 'aalamin

  • Last saturday in East London Mosque I witness one (more) woman embrace Islam! I hugged and welcome her to the 'big muslim family' and make du'a that she'll be steadfast in any situation.
  • I start planning up this year annual leave....can't wait those 'free' days again
  • Minggu ini ada Rezeqi yang datang dari pintu yang tak disangka sangka.....alhamdulillah... Bulan depan mulai banyak kegiatan dakwah and I have plenty days off, so there will be many chance to gain more rewards Inshaallah...ah jadi inget in the olds days *ngaji habis jaga malam, tertidur waktu ngasih pengajian*
  • Saturday bakal ketemu ibu2 Indonesia again after a long waiting
  • Si Nona Jasmine lulus Theory test, I am happy for you non, well done!
  • Gajian rabu besooook ..alhamdulillah!!!......6 minggu euy nunggunya gara gara gaji desember lalu dikasih seminggu lebih awal (karena christmas)
  • and finally......Yessss..Time to go to bed now!

"Sungguh menakjubkan perkara seorang mukmin. Seluruh perkaranya baik baginya. Tidak ada hal seperti ini kecuali hanya pada orang mukmin. Jika dia mendapatkan kesenangan lantas dia bersyukur, maka hal itu baik baginya. Dan jika dia ditimpa kesulitan lantas dia bersabar, maka hal itu baik baginya." (Riwayat Muslim, no. 2999)

Tuesday, 27 January 2009

Pelipur lara-ku

Berikut ini adalah untaian mutiara dari Rabb-ku yang menjadi pelipur lara dikala hati ini resah, gundah, gulana seperti saat ini.....

Dari Abu Hurairah rodhiallahu ‘anhu, berkata: Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa Alloh subhanahu wa ta’ala berfirman,

“Barang siapa memusuhi wali-Ku, maka Aku mengumumkan perang terhadapnya. Tidaklah hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai dari apa-apa yang Aku wajibkan kepadanya, dan hamba-Ku itu tetap mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan-amalan sunnah hingga Aku mencintainya. Bila Aku mencintainya, Aku akan menjadi pendengaran yang ia gunakan untuk mendengar, menjadi penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, menjadi tangannya yang ia gunakan untuk menggenggam, dan menjadi kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Jika ia meminta pasti Aku beri, jika ia meminta perlindungan, niscaya Aku lindungi.” (HR. Bukhari)

Dari Anas bin Malik rodhiallahu ‘anhu dia berkata: Aku mendengar Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Alloh subhanahu wa ta’ala berfirman,

“Wahai anak Adam, sepanjang engkau memohon kepada-Ku dan berharap kepada-Ku akan Aku ampuni apa yang telah kamu lakukan. Aku tidak peduli. Wahai anak Adam, jika dosa-dosamu setinggi awan di langit kemudian engkau meminta ampunan kepada-Ku akan Aku ampuni. Wahai anak Adam, sesungguhnya jika engkau datang membawa kesalahan sebesar dunia, kemudian engkau datang kepada-Ku tanpa menyekutukan Aku dengan sesuatu apapun, pasti Aku akan datang kepadamu dengan ampunan sebesar itu pula.” (HR. Tirmidzi, ia berkata, ”hadits ini hasan shahih.”)

Rasul sholallohu 'alaihi wa alihi wa salam bersabda:
Allah Ta’ala berfirman:

Aku sesuai dengan persangkaan hambaKu kepadaKu, Aku bersamanya (dengan ilmu dan rahmat) bila dia ingat Aku. Jika dia mengingatKu dalam dirinya, Aku mengingatnya dalam diriKu. Jika dia menyebut namaKu dalam suatu perkumpulan, Aku menyebutnya dalam perkumpulan yang lebih baik dari mereka. Bila dia mendekat kepadaKu sejengkal, Aku mendekat kepadanya sehasta. Jika dia mendekat kepadaKu sehasta, Aku mendekat kepadanya sedepa. Jika dia datang kepadaKu dengan berjalan (biasa), maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat". (HR. AlBukhari 8/171 dan Muslim 4/2061. Lafazh hadits ini riwayat AlBukhari.)

Tuesday, 20 January 2009

Demo dan Wawancara Islam Channel

Yup...minggu kemarin tanggal 18 Jan 2009 aku kembali bisa mengikuti demo, kali ini untuk anak anak di Palestina....jam 12 siang udah siap siap, sarapan dan makan siang (lagu lama) and then sholat duhur kemudian bernagkat bareng suami....hari itu aku udah janjian kopdar sama seorang Indonesian sister yang baru pindah dari australia 4 bulan yang lalu.....katanya sih dia udah denger namaku dari banyak orang yang dia temui di demo minggu sebelumnya tapi kok dia gak pernah ketemu?....lha kok aku 'terkenal'? karena temen temenku hanya kenal 1 Indonesian saja, siapa dia?...jreng jreeng....diriku...hehe.....so kalau ada orang Indonesia yang baru mereka kenal langsung mereka nanya :"Do you know ame?" hehe.emang orang Indo di Lonon gw doang??? hmm...gak tahu kenapa yah, apa mereka yang emang gak pernah ketemu orang Indonesia atau ibu2 indonesia yang sembunyi diantara orang orang Indonesia saja :) atau emang aku aja yang gak ngenalin orang2 Indonesia ke mereka???hehe.....tak tahulah...

so setelah minggu sebelumnya saling menelpon ria dengan mba K**** kita sama sama setuju untuk ketemu di demo...jamnya sih gak pasti.....dan sesampainya di TKP *iih ngeri* aku udah nerima 2 misscall, artinya aku gak denger pas dia-nya nelpon, ku telpon balik gak di angkat....lagi lagi lagi dan lagi, gak ada jawaban meski ada nada ringing....akhirnya aku menikmati orasi dari seorang sister yang membacakan surat dari akhwat di Ghazza. benar benar luluh airmataku...tak terbendung..menangis seperti anak kecil.....sedih, sakit dan terluka.....subhanAllah.....ditengah tangisan penuh luka itu *cieee* aku dapat call lagi dari mba K, yesss....akhirnya dia bilang: "saya di dibelakang sendiri, bawa double pram dekat sama taman, pakai kerudung kuning" aha.....aku langsung bisa menemukan sosoknya....langsung kita berpelukan dan mulailah obrolan itu mengalir..tak terasa acara marching (berjalan) mulai...akupun berjalan beriringan dengan dia sambil membawa Plakat/poster bertuliskan bahasa arab: Aynal Jundul Muslimin? Littahriir filistin, sedang dibaliknya aku gak inget what exactly is written, Ya Jabban ya Al Ameel Amerikaan. kayaknya sih begitu....sedang mba K harus mendorong push chair alias pram dimana kedua anaknya duduk manis....

Kami berjalan menyusuri jalanan kecil melewati Kedutaan besar Syria, Saudi dan Mesir....memang demo kali ini jalurnya beda dengan minggu sebelumnya.....kalau sebelumnya kita melewati jalanan besar untuk membuat penduduk Edgware road aware, tapi kali ini kita berkonsentrasi untuk mengirim pesan kepada Arab Ruler (pemimpin arab) di ketiga negara tersebut....sambil meneriakkan yel yel aku selingi ngobrol dengan mba K.

disepanjang perjalanan banyak kamera profesional dan amatir yang nge-shoot barisan...satu kamera yang dipegang oleh seorang laki laki tinggi besar dengan peci bundarnya nampak mengikuti barisan, masuk keluar barisan dan juga nampak pewawancara sengaja berada dalam barisan dan menanyai beberapa demonstran.

Tujuan terakhir kami adalah Syrian Embassy, sesampainya disana ditutup dengan doa dan para demonstran dipersilahkan sholat asar. aku pun melaksanakan sholat asar *kali ini gak pake sepatu dan gak begitu dingin,hehe* setelah sholat asar, tiba tiba ada seorang sister cantik mendekati kami dan bertanya sesuatu.....mba K menjawab dan kemudian aku diberi giliran untuk mengungkapkan pendapatku, setelah selesai dia bilang: "Sis...That's the point that I want to hear, please try to remember those answer and I will ask the cameraman to shoot after the other sisters finished"

what??????kita (aku dan mba K) kaget!! loh dia jurnalis tho???? tak kira cuman demonstran yang bertanya saja makanya kita jawab aja apa adanya....disaat yang sama suami udah nelpon ke HP bolak balik ngajak pulang.....lalu aku kasih tahu kalau ada jurnalis yang ingin mendengar komentar kami.....so we asked her: "which TV programme are you from sis? and then she said: "I am from Islam Channel, we have programme called City Sister" and we want to interview sisters from different background and country, where are you from sis? kami jawab bareng "Indonesia..." mashaAllah this is good" kata sister tadi

"Cuty sister??? ah...I know that programme, I like it, few young sisters host it right? very funky, relax but yet full of information!" Komentarku.

"Thanks you, yeah we tried to make the show appealing for young muslim" si sister melengkapi

sambil nunggu cameraman aku sempetin say Hello ke beberapa teman yang lama tak kujumpai....

akhirnya sang kameraman datang...dan langsung lah dia mulai:

I am Aisha from City Sister, now I am with sisters who come all the way from Indonesia to support the demonstration today.

okay sister, the demonstration that is happening lately really show that Muslim all over the world are united, they have one voice, what do you think we shall do to maintain this unity after this demonstration?

kesempatan pertama diberikan untuk mba K, so mba K menjawab begini (seingatku): "I think demonstration is only one of many activities we can do to show the unity amongst Muslim and of course after all this we need to go to the ummah and discuss with them, make them aware what is excatly going on and whether Israel stop bombing or not, there is ceasfire or not we will keep continue to demonstrate because what we want is liberation of Palestine, giving back the land of palestinian to whom it's belong"

kemudian mic dipindah kepadaku: "what about you sister?" tanya sister Aisha

dengan gugup aku jawab:"I completely agree with the sister that Demo is not only activity that we can do to help palestinian. rather this is a small step amongst all the step we need to take to promote the best solution for the holy Land. after the demo we have to keep continue to create awareness amongst the Muslim Ummah who is the true Israel, we discuss with neighbours and friends, we attend regular meeting to enhance our political awareness and also at the end we will be able to understand the main issue why this things happen. it's all because the true unity is not exist, what is the true unity? the establishment the word of Allah in the muslim land under 1 leader.

I was crying a lot when I heard the letter from Ghaza being read, I feel hurt, I feel that sisters who died in palestine are my sister, children who have been killed are my children, It's painful to watch all of those things. at the same time it's remind me a story in the time the Khalifah Mu'tasim Billah where there was one muslim sister whose honoured being transgressed by a non muslim, I am not sure who he was and the sister was screamed, Ya Mu'tashim!! where are you? there is one of your citizen whose honour has been transgressed! as soon as Khalifah Mu'tashim heard that , he sent an army whose length more than the march today! subhanAllah....look at that example. Nowdays in Gaza it's not only one sister and not only the honour being transgressed, but it's the blood of muslim women and also children's life and sadly no muslim armies defend them! thats one of the reason why I choose the Demo done by Hizbut Tahrir, they bring unique Idea, they are not calling for ceasefire because it's not the solution but they ask for arab rulers to send their army to defend helpless people in Ghaza. and one day we want this armies unite under the same leader that is amirul mukminin under Khilafah State! one more thing...if muslims all over the world have been asked to defend the muslims in ghaza, I am sure there are many would do so but the only one who will stop this is The muslim rulers!

"Thank you sis"....sambut aisha. "My pleasure sis" jawabku sambil bengong, kok panjang banget yah jawabanku, kayaknya aku terlalu bersemangat deh..apa karena aku makan 2 telur sebelum berangkat demo yah????

Monday, 19 January 2009

Kisah Perjalanan teman di Inggris dari Hajj ke Palestina

Assalamualaikum. ..

Berikut ini adalah penuturan temannya Rebecca (teman saya) dari inggris yang pergi haji bersama rebecca dan dalam perjalanan pulang ke inggris mereka diberkahi oleh Allah sebuah kesempatan untuk mengunjungi tanah suci Palestina di Jerussalem dan shalat di Masjid Al Aqsa....Alhamdulill ah mereka sertakan poto poto menarik dan menyentuh hati dari Tanah Al Quds.....

berikut penuturannya dalam bahasa inggris dan sudah saya terjemahankan (dengan keterbatasan bahasa Inggris saya). Teks aslinya dalam bahasa inggris ada di bagian bawah....

Tolong disebar kepada semua contact list antum...
wassalam
ameeratuljannah. blogspot. com

============ ========= ========= =


Salam untuk semuanya

Semoga kalian (dalam keadaan) baik. aku berfikir untuk mengirim email untuk kalian tentang rangkain perjalananku. ..sebagaimana kalian tahu bahwa tahun ini aku pergi haji dan Alhamdulillah semuanya menakjubkan. setelah Haji kami mendapat berkah lebih (dengan diberinya) kesempatana untuk kami mengunjungi Palestina dan sholat di Masjid Al Aqsa, masjid termulia ketiga di dunia. aku pikir kalian akan suka mendengar pengalamanku seiring dengan segala sesuatu yang sedang terjadi di Ghaza saat ini.

Sebelum pergi ke Palestina, aku harus mengakui bahwa aku ketakutan seperti anak kecil. kami selalu mendengar cerita cerita horor tentang orang orang yang ditahan bertahun tahun oleh tentara Israel. Alhamdulillah kami tidak mengalami masalah seperti itu. Tentu saja kami ditanyai tentang kenapa kami datang, apakah kami akan mengunjungi Tepi barat (west bank)? Hebron? berapa uang yang akan kami habiskan, dll. dan sekali waktu kami harus menunggu selama 2 jam ketika paspor kami harus berkeliling dari (satu tempat ke temnpat lain) tapi selain dari itu semuanya baik baik saja. Sebagian besar tentara israel di tepian Yordania sepertinya 10 tahun lebih muda dariku. mereka melakukan wajib militer sepertinya, mereka nampak mencoba untuk memberi kesan menakutkan. kami memasuki palestina melalui yordania dan kemudian hanya dalam waktu kurang dari satu jam kami sudah memasuki Jerussalem. suatu hari seseorang menyampaikan kepadaku untuk tidak mengunjungi palestina karena dia adalah tanah yang sedang diduduki (oleh Israel). tetapi semua orang yang kami temui merasa gembira melihat kedatangan kami, mereka senbang jika ada muslim dari negeri lain mengunjungi palestina. tidak hanya ini akan mendukung rakyat palestina akan tetapi juga menunjukkan kepada Israel betapa Al Aqsa adalah hal penting bagi kita dan kita tidak akan dengan mudah menyerahkannya.

Bagi Rakyat Palestina Kehidupan di Jerusallem sangat susah sekali. kami berkenalan dengan seorang laki laki yang mengurus hotel dimana kita tinggal dan dia menyampaikan bahwa bagi seorang muslim di Jerussalem untuk bertahan hidup saja adalah JIHAD. orang yahudi di izinkan untuk menjadi penduduk Jerussalen sedangkan kebalikannya muslim tidak di izinkan! jadi jika ada seorang warga Amerika datang dan kemudian memilih menjadi penduduk jerussalem (maka itu sah sah saja) sedang muslim tidak bisa melakukan ini. Biaya hidup juga mahal untuk muslim yang tinggal di Jerussalem - teman kami yang menyampaikan- satu contoh, jika kalian ingin membeli daging maka harga daging (di jerussalem) 3 kali lebih mahal dari harga daging di bagian lain negeri palestina. untuk membeli 1 apartemen dengan 1 kamar tidur akan butuh biaya $250.000! pada dasarnya ide dibalik ini adalah untuk mempersulit kehidupan kaum muslimin (di Jerussalem) agar kemudian mereka meninggalkan (jerussalem) dan jika muslim meninggalkan Jerussalem maka tidak akan kata kembali!

Kami bertemu dengan orang yang lain (yang menurutku dia pembuat falafels ter-enak yang pernah aku cicipi) yang tidak pernah tidur di rumah yang sama dengan keluarganya selama 7 tahun! toko falafel-nya berseberangan dengan rumahnya namun 7 tahun yang lalu 'sesuatu telah terjadi' dan sejak saat itu dia diharuskan tidur di tempat lain.
kami juga mengunjungi Bethlehem dan Hebron (khalil) dimana Rasul Ibrahim dimakamkan. dalam perjalanan kami melihat banyak sekali pemukiman yahudi, nampak perbedaan yang nyata antara pemukiman yahudi dan (rumah rumah) tempat tinggal rakyat palestina. dalam bis yang kami tumpangi menuju yordania ada seorang remaja amerika yang diharuskan turun. kami pikir hal ini sangat aneh karena sangat tidak mungkin ada perbedaan perlakuan antara orang inggris dan amerika. kami kembali bertemu dengan dia tanpa sengaja di palestina dan kutanyakan kenapa dia harus turun, semua hanya karena dia adalah seorang palestina yang kebetulan memegang paspor Amerika. dan setiap orang asli palestina harus menaiki bis yang berbeda. ada juga perbedaan antar taxi untuk rakyat palestina dan israeli. Rasiskah?

ini adalah pengalaman yang menakjubkan sekaligus pembuka mata, karena ada juga wanita canada yang tinggal di hotel yang sama dengan kami dan dia bilang:"aku sudah belajar banyak tentang situasi (disini) dimana ini tidak akan aku dapatkan dari CNN

aku juga mengirim link dari beberapa poto dari pelestina yang diletakkan di Facebook oleh saudara laki lakiku (sepertinya kalian bisa melihatnya meskipun kalian tidak terdaftar sebagai anggota Facebook)
http://www.facebook .com/album. php?aid=69307&l=52e04&id=583426956

naveed

============ ========= === In English ============ ========= =====

Salam all

Hope you are well. I thought I would email you all to tell you about my travels....as you already know I performed Hajj this year, alhamdulillah it was amazing. After Hajj we were blessed further by being able to visit Palestine and pray in Al Aqsa, the third holiest mosque in the world. I thought you may like to hear about my experience in light of everything that is happening in Gaza at the moment.

Before going to Palestine I have to admit I was a tad nervous, we always hear lots of horror stories about people being detained for ages etc by Israeli soldiers, Alhamdulillah we did not have that problem. Of course we were questionned about why we had come, were we going to visit the west bank? hebron? How much money would we spend etc etc and we had to hang around for a couple of hours while our passsports were passed around but apart from that it was ok. Most of the Israeli soldiers at the border in Jordan were probably ten years younger than me, doing their year of military service I presume, trying to look intimdating. We entered Palestine through Jordan and then it took us just under an hour to get to Jerusalem. Once someone said to me that Muslims should not visit Palestine because it is an occupied land - all the people we met were pleased that we had come, they love it when Muslims from other countries visit Palestine. Not only is it support for the Palestinians but it also shows Israelis that Al Aqsa is important to us and we will not just 'hand it over'.

Life in Jerusalem is very hard for Palestinians, we got to know the man who ran the hotel that we stayed in and he was telling us that simply living in Jerusalem for Muslims is jihad - Jewish people are allowed to become residents in Jerusalem, Muslims in contrast are not, so an American could come over and decide that they want to settle in Jerusalem, a Muslim could not do this. Life is also very expensive for Muslims living there - our friend told us that, for example if you wanted to buy meat it costs three times more than it would in other parts of Palestine, to buy a 1 bedroom flat costs around $250,000! Basically the idea behind this is that life gets so tough for the Muslims that they eventually leave and once a Muslim decides to leave that's it, there's no coming back.
We met another man (who I think makes the best falafels I have ever tasted) who had not slept in the same house as his family for 7 years - his falafel shop was opposite his house and seven years ago 'something' happened, since then he has been told that he has to sleep somewhere else.
We also visted Bethlehem and Hebron (Khalil) where Prophet Ibrahim is buried, on our journey we saw lots of Israeli settlements, there is a stark contrast between the settlements and the places where Palestinians live. On the bus on the way to Jordan an American boy was told he had to get off, we all thought this was a bit strange as we didn't think there would be different treatment of British and American people - we bumped into him again in Palestine and asked him why he had to get off, it was because although he has an American passport he is Palestinian and Palestinians have to travel on separate buses, there are also different taxis for Palestinians and different ones for Israelis...aparthei d?!!!

It was an amazing and eye-opening experience, as one Canadian lady who was staying at the same place as us said to me, 'I have learnt so much here about the situation - I could never get this from CNN.'

I am sending you a link of some pictures from Palestine that my brother put up on his facebook in case you want to see some pics. ( I think you can see them even if you are not on facebook)
Naveed
x
http://www.facebook .com/album. php?aid=69307&l=52e04&id=583426956

Surat dari seorang sister di Ghaza...(Must Read and Forward it)

Assalamualaikum saudaraku seiman...

Berikut ini adalah surat langsung dari seorang Ibu di Ghaza yang 2 minggu yang lalu sempat diwawancarai oleh Islam Channel - UK (www.islamchannel. tv) dimana ketika beliau diwawancarai, saudara kita yang bernama Umm Taqi ini harus menyabung nyawanya karena bom sewaktu waktu bisa meluluh lantakkan rumahnya.... .
Minggu yang lalu (17 Januari 2009) surat dari beliau juga dibacakan didepan para demonstran di Marble Arch, London dan pada malam harinya dibacakan kembali dalam sebuah show yang berjudul Muslimah Dilemma di Islam Channel

saya sertakan teks aslinya dalam bahasa inggris meski sebenarnya ini juga hasil terjemahan dari surat asli beliau yang tertulis dengan bahasa Arab.

secara langsung antum akan bisa melihat bagaimana mereka melalui hari hari mereka dan sungguh saya merasa malu dan merasa tersentak membaca surat ini. Bagaimana tidak karena ternyata aksi aksi yang kita lakukan menjadi harapan baru bagi mereka dimana mereka merasa tidak sendiri dan diingat oleh saudaranya yang lain......saya malu karena belum mampu membantu banyak dan inshaAllah akan menjadi bahan renungan bagi kita untuk langkah ke depan....

mohon bantuannya untuk menyebar luaskan supaya suara nyata ini bisa didengar oleh kaum muslimin dimanapun mereka berada......

jazakumullah Khair
wassalam
ameeratuljannah. blogspot. com

=====================

Assalamualaikum

Saudaraku muslim dan muslimah, dalam kesempatan ini aku ingin mengirim pesan dari saudaramu di Ghaza. simaklah kondisi kami dan sampaikan kepada siapa saja entah itu orang yang kalian kenal ataupun yang tidak kalian kenal

Situasi yang kami hadapi mengerikan namun iman kami kuat, Alhamdulillah meskipun kami tidak memiliki air yang memadai dan kalaulah ada, air itu sudah terpolusi dan kami tidak memiliki uang untuk membeli air mineral. ketika kami memiliki uang maka oang yang menjualnya menyampaikan bahwa terlalu bahaya untuk mereka berjalan keluar dan mendapatkan supplai. Kami tidak memiliki gas dan ini sudah berlangsung sejak 4 bulan terakhir. kami hanya bisa memasak sedikit makanan diatas tungku tungku yang sudah kami siapkan.

Para keluarga laki laki kami telah kehilangan pekerjaannya. mereka menghabiskan keseharian mereka dirumah. Suamiku pergi seharian dari satu tempat ke tempat lain hanya demi mendapatkan (kebutuhan) dasar air. Biasanya dia kembali ke rumah dengan tangan hampa. Tidak ada sekolah, tidak ada bank, dan Rumah sakitpun jarang yang buka. kami selalu sadar bahwa nyawa kami terancam setiap kali kami keluar rumah.

Mereka (zionis) memberikan jam malam antara pukul 1 hingga 4 sore. kami bisa keluar dalam keadaan aman untuk mendapatkan supplai, kata mereka, tapi itu semua bohong! seringnya jutsru mereka menggunakan kesempatan itu untuk menambah jumlah syuhada dalam daftar mereka.

kami makan sehari nasi dan sehari roti. Daging dan susu adalah kemewahan. mereka menggunakan senjata perang kimia di area perbatasan.

setelah semua ini kami diberitahu bahwa orang orang di seluruh dunia berdemo. MashaAllah! Fakta bahwa kalian pergi ke kedutaan2 dan meninggalkan rumah rumah kalian membuat kami merasa bahwa kami tidak sendiri dalam perjuangan ini.

tetapi kalian bisa pulang ke rumah dan mengunci rumah kalian. Sedang kami....Kami tidak bisa melakukan itu. Tiap malam aku harus meninggalkan rumahku yang berada di lantai 2 dan tinggal bersama saudara perempuanku di lantai dasar. Jika ada serangan maka lebih cepat bagi kami untuk meninggalkan (gedung) dari lantai dasar.

ya..Kami lelah, ketika kami mendengar roket dan bom serta melihat pesawat pesawat yang terbang mendekati gedung, aku menjerit bersama anak laki lakiku yang masih muda dan suamiku merasa tidak mampu melakukan apa apa.

Dalam hal ini tidak ada yang bisa menyelamatkan kami selain Allah. Tetapi ummah juga bertanya tanya dimana tentara tentara kaum muslimin, dimana kemenangan itu?

Jangan lupakan kami karena hanya kalianlah yang kami miliki. Sadaqah baik kalian tidak sampai kepada kami dan ketika mereka membuka perbatasan hanya segelintir orang yang mendapatkan (sumbangan) itu. Tetaplah berjuang di Jalan Allah dan berdoalah agar kemenangan itu segera datang inshaAllah..

wassalam
saudaramu Umm Taqi

============

Text In English

============

Asaalam Alykum,

My dear sisters and brothers I wanted to take this opportunity to send you a message from the sisters in Gaza . Please hear our situation and tell everyone that you know and dont know.

Our situation is dire but our eman is strong alhamdulillah, even though we have no water to speak of, and when we do it is polluted and we have no money to buy mineral water. When we find the money those that sell it say that it is too dangerous for them to travel out to get new supplies. We have no gas, and have not had for the last four months. We cook the little food we have on real fires that we have learned to prepare.

Our men have lost all of their jobs. They spend their days at home now. My husband can spend a day just going from place to place just for the basic need of water. He usually returns empty handed. There are no schools, no banks, hardly any hospitals open. You are constantly aware that you risk your life when you go out and when you are indoors. They give us a curfew between 1-4pm. We can go out, they say, in safety to get your supplies, but that is a lie. They have ofetn used that opportnity to add more shuhada to their list.

We eat one day rice and one day bread. Meat and milk are a luxury. They are using chemical warfare in the areas which are on the borders.

All this and we are being told that people demonstrate all over the world. Masha Allah. the fact that you go to embassies and leave your homes makes us feel truely that we are not alone in our struggle.

But you go home at night and lock your door. We cannot do that. I have to leave my home on the second floor every night and stay with my sister on the ground floor. Should there be an attack, it's quicker to leave from the ground floor.

Yes we are tired. When we hear rockets and bombs and see planes that fly too close to our building, I scream with my young son and my husband feels helpless.

In all this there is no one but Allah (swt) that can save us. But the ummah is asking where are the armies, where is the victory. Dont forget us because you are all that we have now. Your kind sadeqat is not reaching us, and when they open borders it only reaches a few. Keep up the work of Allah and pray that th victory will come soon insha Allah.

Ws.

Your sister umm Taqi.

Sunday, 11 January 2009

Special tuk Jasmine Umm Isa..ciee

Berdasar pada Hadis berikut ini aku sengaja ingin posting meski sebenarnya ngerasa gak penting tuk diposting

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Barang siapa yang tidak berterima kasih kepada manusia berarti ia juga tidak bersyukur kepada Allah" HR. Ahmad (III/118), An-Nasa'i dalam kitab Al-Kubra (VI/10128/2), Al-Baihaqi dalam kita Al-Kubra III/239), dan lain-lain dari Anas bin Malik Radhiyallahu 'anhuma. Hadist ini tertera dalam kitab Shahih Al-Jaami' (6541)

Sengaja aku ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar besarnya kepada Ibunda-nya Isa. Kenapa? Karena dia telah menjadi pahlawanku di minggu kemarin.

Ceritanya begini:

karena seringnya aku Annual Leave sejak april hingga desember kemarin banyak sekali temen temenku yang jarang aku temui...bahkan ada temen yang ketemu terakhir dia hamil 2 bulan dan kini anaknya sudah 8 bulan! she is Muallaf and was my tajweed student when I did Private tuition dan kita cukup dekat. ada lagi yang udah hampir setahun setengah...yang jelas waktu itu aku bener bener pingiiin ketemu dengan temen yang udah lama tak aku jumpai secara fisik. Setelah aku list ternyata ada 50 orang bo!!! ooooh No....banyak banget...sampai sampai suami terkezut kezut.....where are you gonna put 50 people? maklumlah flat kita kan kecil bin mungil alias sempit. cuman ada 1 bedroom, 1 ruang tamu, kitchen dan bathroom ukuran Mungil (alhamdulillah, masih cukup luas kalau hanya untuk berdua aja). nah karena itu aku sengaja split into 2 group. 25 orang di hari rabu dan 25 orang di hari Kamis dengan asumsi tidak semua 25 orang akan bisa datang karena aku tahu sendiri liburan Chritsmas mereka bakalan banyak rencana.....

Dugaanku benar, undangan aku sebar lewat SMS ke 50 orang yang aku inginkan meski sebenarnya ada lebih dari 400 temen yang ada di contact list-ku. dan sampai sehari sebelum hari H hanya 1/3 yang menyatakan bisa datang, 1/3 menyatakan tidak bisa dan 1/3 nya tidak balas sms-ku. usut punya usut ada yang ganti nomer, ada yang sedang diluar kota, ada yang sakit parah, makanya gak sempet bales.

SO walhasil hanya 20 orang dari 50 yang bisa hadir...so aku putuskan untuk bikin Dinner sekali aja biar gak usah dobel2 masak. Akhirnya diputuskan Dinner tanggal 1 Januari 2009 *hehe...pas bener ama tahun baru*

Jumlah orang sudah di tangan, 2 hari sebelumnya aku udah belanja banyak karena sempet juga ngadakan pengajian Ibu2 indonesia di Rumahku. Alhamdulillah banyak yang datang..we had a fantastic time and they stayed at my place till late, How come? coz at that time My hubby was In Holland and I spent the whole 2 weeks on my own. Kok gak ikut? yah seperti biasa, tak cukup waktu tuk apply visa. walhasil harus rela ditinggal sendiri..

Nah kamis 1 Januari 2008 aku tetapkan pukul 4pm, ba'da maghrib. format acara, ada talk sebentar tentang Ghaza diteruskan update sedikit tentang charity. selanjutnya dilanjutkan makan siang. Apa menunya?

* Pembuka: vegetable samosa, pakura dan satu lagi aku lupa namanya. semuanya beli jadi, tinggal masukkan oven

* Menu utama: Meat curry, Pilau rice, garlich fried backchop, Mung dal, roast chicken bumbu curry dan salad

* Penutup: Angsle favoritku

Berhubung ini big dinner invitation yang pertama kali aku lakukan makanya aku benar2 brogi, Akhirnya aku cari bala bantuan dan orang yang rasa rasanya bakalan canggih masak Bengali food tidak lain dan tidak bukan si Ibu Jasmine!

Akhirnya dia kuminta datang lebih awal, jam 1-an dia tiba sambil membawa annisa, annisa main main dikoridor, dan mulailah we attack the kitchen. Aku bagian bikin meat curry, mung dal, backchop dan bikin salad, sedang jasmine bagian bikin Pilau rice dan roast chicken..

alhamdulillah, selesai tepat waktu, tapi sayangnya 5 orang undur diri on the day karena ada acara mendadak dan ada juga yang suaminya sakit sedang 11 orang yang datang berhasil pulang kekenyangan, bahkan ada yang kesusahan jalan..hehe. I am glad they enjoyed the night.

Thanks a lot yah jas, Jazakillahu khairan kastira, Barakallah fiki

Saturday, 10 January 2009

Dilema wanita karir yang hidup di dunia Barat

"I don't know what to do!! I moved to a new house and then now the baby. Everything comes at the same time...Honestly I don't really know what to do...." keluh Priya (bukan nama asli)

yup..dia adalah kolegaku, seorang nurse keturunan India. pendidikan keperawatan (nursing) dia tempuh di tanah kelahirannya Nepal. aku kenal dia waktu induction day awal awal aku kerja di Rumah sakit. kami sama sama diterima di area yang sama, waktu yang sama bahkan interviewpun juga di hari yang sama. hanya saja dia bekerja di ward(bangsal) yang berbeda.

hampir hampir nasib Priya sama denganku, pindah dari nepal untuk ikut suaminya yang bekerja di sebuah restaurant besar di London. karena kepindahannya itulah akhirnya dia harus menempuh proses standarisasi untuk bisa bekerja sebagai nurse di Inggris. dan dia berhasil...akhirnya dia apply sana sini dan diterimalah dia sebagai nursing assistant. tidak berapa lama kemudian dia diterima sebagai qualified nurse dan bekerja di ward yang sama dimana dia bekerja sebelumnya.

Setelah mulai dengan posisi baru, mulailah dia menata kehidupannya...kalau semula hanya suaminya yang bekerja padahal banyak sekali tagihan yang harus dibayar maka sekarang saat uang tidak jadi masalah mulailah dia dan suami hunting rumah untuk dibeli! at last, dia membeli sebuah flat di pinggiran London. menurutnya flat yang dia beli sangat nyaman, meski harus direnovasi sedikit disana sini...kini uang yang semula cukup untuk menopang kehidupan mulai terasa kurang. Jumlah tagihan meningkat karena dia harus membayar tagihan bulanan rumah (di-istilahkan mortgage) dengan bunganya sekalian, on top of that harus bayar listrik, gas, bill telpon, HP, tax, dll....

Dia merasa banyak sekali beban yang harus dia tanggung, pekerjaan di RS pun bukan pekerjaan ringan. Tiap hari dia mengeluh capek dan pusing. Hingga suatu hari koleganya menyuruh Priya tes kehamilan. ternyata: dia hamil...Bisa dibayangkan betapa stress dia semakin bertambah...

well..bagiku hamil itu wajar karena toh dia sudah menikah, masih muda dan hampir 3 tahun dia menikah...tapi ternyata kehamilan ini bukan kehamilan yang dia rencanakan.....sekarang dia bingung bagaimana dia akan mengatur kehidupannya....

*Apakah dia harus berhenti bekerja setelah anak pertamanya lahir? gak mungkin! karena rumah sudah kadung dibeli dan tagihan itu akan datang tiap bulan, jika tagihan itu tidak dibayar maka rumah bisa diambil kembali oleh bank dan dia harus kembali menyewa dengan harga sewa yang mencekik

*Apakah dia harus terus bekerja? kalau iya lalu siapa yang menjaga anaknya? Haruskah dia membawa ibunya untuk mengurus anaknya? susah juga! karena ibunya juga punya anak dan suami yang harus dia urusi.

*Haruskah dia bekerja trus menyewa pembantu tuk merawat anaknya? well..gaji pembantu hampri hampir sama dengan gaji dia....bisa bisa dia bekerja untuk pembantu saja...mending dia urusi sendiri anaknya

*Haruskah dia bekerja dan meninggalkan anaknya ke child minder atau nursery? well....biaya untuk itu dibutuhkan separo lebih dari gajinya perbulan!

YUP! ini adalah dilema yang dihadapi oleh banyak kaum wanita yang bekerja (career woman) di negeri barat...jangan heran kalau pada akhirnya banyak wanita yang give up anaknya untuk diurusi oleh orang lain, atau dia lebih memilih menangguhkan atau bahkan meninggalkan karirnya sama sekali atau yang paling sedih mereka menunda pernikahan dan menghindari kehidupan berkeluarga.

Kenapa aku sengaja menulis ini? karena kadang sadar atau tidak sadar, kehidupan barat yang disandarkan pada materialisme, sekulerisme, dan juga feminisme ini telah meracuni banyak wanita wanita muslim. Banyak dari kita yang merasa belum berkontribusi apa apa, merasa useless dan sangat tidak produktif jika kita hanya mengurus anak dan keluarga dan dakwah di jalan Allah. tak heran jika akhirnya kita juga masuk ke dalam dilema yang dihadapi kolegaku diatas.

Bagi seorang ibu muslimah, sudah selayaknya kita bertanya kembali untuk apa kita hidup didunia ini? siapapun tidak bisa membodohi dan membohongi Allah, hanya orang orang yang bodoh saja yang tidak menghiraukan maksud Allah menciptakan kita dikehidupan dunia ini. mereka tidak membodohi siapapun kecuali diri mereka sendiri. dan sungguh jika seluruh pertanyaan kita kembalikan kepada pertanyaan mendasar tersebut maka semua masalah akan beres. Masalah pekerjaan, masalah Rumah tangga, masalah anak, masalah rezeqi, dll

Banyak sekali pelajaran yang bisa kita petik dari kisah diatas. Lafadz I don't know what to do sebenarnya wajar diucapkan oleh bani adam yang belum tahu cara menyelesaikan masalah dan karena itulah Islam dan syariat-NYA datang untuk menjawab semua kebingungan dan kebimbangan kita (jika kita memang peduli kepada syariat Allah) dan pada saat yang sama Islam mengajarkan prioritas yang harus kita pilih. satu hal yang aku ingin angkat dari kasus diatas adalah konsep rezeqi...karena kalau dilihat ujung2 dari permasalahan diatas adalah bagaimana priya maintain kehidupan 'nyaman'nya tanpa harus mengorbankan apapun. titik masalahnya ada pada pemahaman rezeqi..once we understand it then we won't be worry anymore.

Orang beranggapan dengan bertambahnya anak maka secara matematika rezeqi suami yang fix dengan gaji bulananannya harus dibagi untuk orang banyak. semula hanya untuk suami isteri, kemudian menjadi 1/3 karena harus dibagi dengan anak, kemudian 1/4 karena ada anak kedua, dst.....Sungguh ini konsep yang salah! rezeqi tidak seperti matematika. Allah menjanjikan rezeqi kepada hamba-NYA yang terlahir kedunia, DIA yang menjamin rezeqi itu dan bukan orang tuanya. Jika boleh dikiaskan, rezeqi itu Ibarat sebuah bejana air yang di tetapkan oleh Allah berapa jumlah yang bisa seorang hamba peroleh dalam keseluruhan hidupnya. Katakan Allah menetapkan 1000ml rezeqi selama kehidupan seorang hamba. Jika dia kehilangan sesuatu maka sesungguhnya itu tidak hilang melainkan Allah akan menggantinya hingga 1000ml yang berkurang itu akan tetap menjadi 1000ml. Demikian juga dengan sadaqah yang kita berikan...untuk sadaqah lebih special lagi karena Allah sendiri telah menjanjikan akan melipat gandakan segala sesuatu yang dibelanjakan di Jalan-NYA

Perhatikanlah firman Allah subhanahu wata'ala artinya,

"Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (yaitu menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan memperlipatgandakan pembayaran kepadanya dengan kelipatan yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) serta kepada-Nya kamu dikembalikan." (QS. Al-Baqarah: 245)

So now, kalaulah harus mengurus anak dan tidak 'menghasilkan' uang maka yakin saja bahwa rezeqi yang sudah menjadi hak kita dan anak kita tidak akan lari dari kita, dia pasti akan datang dalam bentuk lain, mungkin suami mendapat pekerjaan baru yang lebih baik (kasus paling umum), atau sesorang datang dengan tawaran hadiah bermacam macam hingga kita tidak perlu membeli perlengkapan bayi, atau yang lainnya. Yang penting kita Yakin bahwa apa yang menjadi hak kita tidak akan lari dari kita dan apa yang bukan menjadi hak kita tidak akan jatuh kepada kita meski sekuat dan sehebat apapun kita berusaha mengejarnya...One more thing, yang terpenting dari rezeqi itu adalah BARAKAH-nya bukan jumlahnya, Tak heran jika Rasulullah SAW tidak berdoa agar Allah menambah rezeqi beliau akan tetapi memohon Barakah atas rezeqi yang dianugerahkan oleh Allah untuk Beliau SAW.

apa itu barakah? barakah adalah berasa cukup meski sedikit, berasa banyak yang bisa dilakukan meski secara matematis jumlahnya hanya sedikit. Barakah itu sendiri hanya bisa diperoleh jika rezeqi itu didapat dengan cara yang halal dan dibelanjakan dengan cara yang halal pula. So now...Know what you have to do!

Aku dilarang masuk masjid!

Iiiiih serem kan judulnya???kok bisa? gini cerita lengkapnya:

Malam itu sepulang dari rumah temen, aku nelpon suami, dan ternyata suami juga pas mau sholat Isya' di East London Mosque (ELM) walhasil daripada pulang sendirian, mending aku nyusul suami ke masjid, dan kebetulan juga ada Islamic Talk tentang gaza selepas jama'ah Isya'. Sesampainya di masjid, adzan baru selesai dikumandangkan, masjid sepi sekali karena memang jama'ah wanita biasanya bubar sebelum gelap....at least ba'da maghrib lah..so yang ada hanya 4 orang sisters di masjid.

Buru buru aku menuju toilet dan ruang wudhu...setelah melepas jaket, dan nitip tas ke sister yang sedang baca Quran akhirnya aku masuk ruang wudhu, beberapa waktu setelah siap ambil wudhu, aku melihat seorang gadis kecil usia 7 tahunan . Tanpa sengaja aku menoleh dan langsung saja saat aku menoleh itu sang gadis kecil menatapku dengan tatapan ketakutan, khawatir dan seolah olah ingin menegaskan sesuatu kepadaku seraya menjerit:

"Chinese is not allowed, chinese is not allowed!!"(orang china tidak dijinkan)

aku senyum senyum menahan tawa, kulihat raut muka bingung dan panik, sepertinya dia ingin aku segera keluar dari tempat wudhu karena dia mengira aku orang china non muslim yang terlarang masuk masjid!

segera saja aku goda dia:" well..But I am a muslim, isn't it allowed for me to enter mosque as long as I am a muslim?"

Wajahnya masihmenyimpan keraguan, sambil menatapku tajam dari atas ke bawah dia menegaskan:"so are you muslim?"

"yes, alhamdulillah" jawabku sambil tersenyum gembira karena meski masih kecil dia tak segan mengingatkan orang dewasa yang 'salah masuk'

yah beginilah nasib wanita bermata sipit, semua mengira orang bermata sipit itu china atau jepang yang notabene non muslim. It was fun though

sorry kalo judulnya bikin penasaran dan isinya gak karuan :) yang penting posting..hidup posting!

Tuesday, 6 January 2009

Depressing Moment :(

Lamaaaa sekali rasanya gak posting tulisan....posting video sih iya but I won't call it posting *_*. yaaah penyakit males udah mulai menjalar....ada banyak sebab sih...but again I have to admit that writing a post for MP and blog is one of the enjoyable moment in my life. then why don't I write? selama 2 minggu terakhir gak enjoy dong?? hmm......I can say gak! I am sooo depressed and saddened by what happens in palestine......rasanya belum pernah hati ini merasa pilu, sakit, menjerit dan benci sedemikian rupa sampai minggu kemarin, saat dimana terdengar kabar bahwa Israel membunuhi anak anak dan rakyat jelata (civilian) di ghaza.

Rasanya pertolongan do'a dan material (sumbangan) serasa tidak cukup dan memang kenyataannya tidak cukup!....toh humanitarian aid sangat dibatasi oleh israel....so although there are billon dollars managed to be collected, tetep aja susah nyampe ke tangan palestinian......Ya Allah benar benar biadab!

For that reason, ahad kemarin aku memaksa diriku untuk menghadiri aksi Demo besar di Central London, tepatnya di Paddington Green meskipun sehari sebelumnya terserang demam tinggi karena tooth infection. Belum lagi nelpon dentist eh ternyata dia tutup hingga hari senin, sempet blingsatan juga cari antibiotik. Alhamdulillah, Allah ngasih bantuan dengan datangnya temenku GP yang cantik bin baik hati. Dia belikan aku Amoxicilin pakai resep pribadi sekaligus uang pribadi dia yang pada akhirnya gak mau diganti. Yah...sungkan juga sih...but that's her. what a kind sister! May Allah rewards her with Jannah.

So....hari minggu jam 1pm mustinya semua demonstran harus sudah ngumpul, tapi seperti biasa, tradisi jam karetku masih tetep aja kebawa bawa.....setelah SaraSang (sarapan plus makan siang jadi satu) kemudian sholat duhur, cek cek email dan juga cek rute underground *gak heran kalau telat, banyak sekali yang dieck* akhirnya sampailah aku di Edgware Station. sampai disana jam 2, dan prosesi marching udah dimulai....walhasil aku tinggal join dengan barisan sisters....hore, gak perlu nunggu lama, Dasar tukang telat!

Hari itu, asli udara sangat dingiiiiiiiiiiiin sekali....mungkin minus something deh atau at least 0 degree. tapi subhanAllah, cuaca itu tidak membuat lemah para demonstran. diantara para demonstran aku melihat anak anak dan juga orang non muslim, bahkan percaya gak percaya aku melihat kaum Yahudi orthodox dengan pakaian khas hitam putih plus peci hitam mereka sambil membawa banner: "judaism reject zionism" cukup powerful juga isi message-nya. (The pics can be seen HERE)

Marching dimulai dari Paddington Green (dekat Scotland Yard kalau gak salah) yakni kantor polisi pusat di London. dan kami berjalan menyusuri Edgware road dimana kebanyakan dihuni oleh Arab-British. banyak sekali orang orang di sepanjang perjalanan menghentikan langkahnya dan melihat aksi kami, ada yang mengambil poto, video dan bahkan ada juga yang bertanya kepada steward (panitia) tentang siapa pelaksana demo dan apa tuntutan demo hari itu......lebih menyenangkan lagi ada beberapa ibu ibu separuh baya yang akhirnya memutuskan untuk bergabung dan berjalan bersama kami! mashaAllah.

perjalanan berakhir di Marble Arch (dekat Hyde park= taman terluas di London pusat) dan disitu kami sholat asar, bisa dibayangkan, dengan udara 0 degrees, kami harus sholat di atas rerumputan dimana sarung tangan dan sepatu boots harus di lepas! from that moment, terasa sekali seluruh ujung2 kaki dan tanganku went numb!(mati rasa). persendian terasa sakit digerakkan...but this was nothing compared to the pain that palestinians have been going through!!!

seusai shalat asar, acara dilanjutkan dengan orasi dari beberapa brothers, orasi terakhir dari Hizbut Tahrir Inggris yang merupakan penyelenggara demo hari itu. disampaikan bahwa: DERITA RAKYAT PALESTINA TIDAK AKAN BERAKHIR SELAMA TENTARA KAUM MUSLIMIN BERDIAM DIRI, DAN SUDAH MENJADI TUGAS MEREKA SEBAGAI ORANG YANG TERLATIH UNTUK BERPERANG MEMBELA DARAH DAN KEHORMATAN WANITA, ANAK ANAK DAN SELURUH MUSLIM DI GHAZA.

oleh karenanya, Hizb menyerukan agar pemimpin Mesir, syria, dan Iran memobilisasi tentaranya membantu Hamas mempertahankan tanah Ghaza dan melindungi rakyat Ghaza. bukan apa apa tapi serangan Israel hanya bisa dihentikan jika kaum muslimin bersatu dan persatuan tidak akan terjadi selama kaum muslimin terkotak kotak dalam bingkai nasionalisme yang semu. Oleh karenanya keberadaan seorang Imam, atau amirul Mukminin atau disebut juga Khalifah benar benar urgen ditinjau dari sisi fakta dan dalil Syar'i. untuk yang masih meragukannya, ini bisa menjadi bukti nyata bahwa kaum muslimin tidak bisa mengandalkan pemerintahannya sama sekali...terbukti sekali mereka hanya mengecam dan tinggal diam. Seorang Syeikh besar dari Yaman bernama Anwar Al Awlaki menyampaikan: "Jika hari ini umat Islam berpikir untuk melakukan jihad, yang pertama kali akan menghalangi umat Islam untuk berjihad adalah para pimpinan dunia Islam". Ironic!

semoga Allah membuka hati para pemimpin di negeri muslim agar mereka tersadar akan tanggung jawab mereka sebagai pelindung ummat dan pelayan ummat

.«إِنَّمَا اْلإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ فَإِنْ أَمَرَ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ وَعَدَلَ كَانَ لَهُ بِذَلِكَ أَجْرٌ وَإِنْ يَأْمُرْ بِغَيْرِهِ كَانَ عَلَيْهِ مِنْهُ»

Sesungguhnya Imam/Khalifah adalah perisai orang-orang berperang di belakangnya dan menjadikannya pelindung. Jika ia memerintahkan ketakwaan kepada Allah ‘Azza wa Jalla dan berlaku adil, baginya terdapat pahala dan jika ia memerintahkan yang selainnya maka ia harus bertanggung jawab atasnya. (HR Muslim).

6th Jan 2009

Yang sedang terluka mengingat saudaranya di Ghaza