Wednesday, 31 October 2007

Tanda Baik..

Pernah nggak sih kita menginginkan sesuatu dengan sangat tapi tak jua terpenuhi, hingga akhirnya kita hampir hampir putus asa untuk menunggu...dan menunggu....dan menunggu...tanpa tahu kapan penantian itu berakhir..

mungkin bagi seorang muslim, mereka tidak pernah menyalahkan Allah akan kegagalan dan penantiannya yang lama karena deep down mereka tahu dan yakin kalo Allah akan selalu memberikan yang terbaik untuknya.

namun tak jarang jua kita menyalahkan orang lain karena kegagalan dan penantian panjang kita. sungguh patut kita pertanyakan: AKANKAH KITA MENYALAHKAN ORANG LAIN ATAS SESUATU YANG TIDAK ALLAH BERIKAN/ KARUNIAKAN KEPADA KITA?

satu contoh: gagal menikah dengan orang yang kita inginkan karena orang tua yang tidak menyetujui.....apakah kita menyalahkan orang tua ataukah memang sebenarnya Allah tidak menginginkan itu terjadi?

atau, ingin sukses dalam berkarir namun sering tersandung batu kegagalan, ujian sering ngulang, dll....adakah rasa sedih kita bisa berkurang jika kita telah berhasil meng-kambing hitamkan orang ataukah kita menerima bahwa Allah lah yang berkehendak itu terjadi, terlepas orang suka atau tidak maka keputusan Allah atas diri kita tidak akan berubah dan tidak ada yang bisa mempengaruhi Allah untuk merubahnya...

SALAH SATU TANDA BAIKNYA SEORANG MUSLIM ADALAH : TIDAK MENYALAHKAN SEORANGPUN MANUSIA ATAS SESUATU YANG TIDAK ALLAH BERIKAN KEPADANYA.

karena Allah Maha Kuasa....manusia tidak punya pengaruh dalam keputusan dan qadha Allah..

hasil percakapan panjang dengan my beloved sister just now

Friday, 19 October 2007

Lazyyyyy...

I don't know why...but since ramadhan started I was soo lazy to update my blog / MP....well...during ramadhan I promised myself not to post because I know I would spend too much time sitting in front of my Computer...I know that i couldn't stop myself sometimes once i started. thats one of the reasons why coz i don't want to miss any moment of blessed ramadhan. for some people who are very good, they'll time themselves what, how long and when to stop blogging but not me though, therefore again I have to promise to me myself....and finally after such a long time I didn't post, now the promise changes into laziness...yes..I become veryy lazyyyy....I only post a short thing or copy-paste posting but it's not the 'real' posting though for me.

Actually I was feeling a bit low and down lately..why?? it's because the fact that I celebrated Eid miles apart from my extended family AGAIN! it was very hard ....I know that I have my own family now (although it's only my hubby still) but we are family now..we start a new life, we start working together hand in hand to achieve something worthy...but yes..life is about sacrifce....

last eid and last ramadhan was my 4th eid & ramadhan in UK....somehow I would say that the ramadhan gone was the best one amongst all those 4. I enjoyed the begining till the end...I had different things to do each week...

the 1st week, I spent in netherlands with hubby's family...It located in Alkmaar, fortunately they lived just a few yards from a mosque, halal butcher, supermarket and downtown....nearly everyday I spent time watching Islamic Programme (islam channel and some arab channel). it was full of brilliant and informative programme such as story of the prophets, tafsir, Questions and answer with the sheikh, etc.....and also live coverage of Taraweeh in Makkah...subhanAllah....during daytime I went to downtown, took some pictures, hunted some Indonesian food, and also visited the biggest market in the town.....that was brilliant...they sold many jilbab, khimar, islamic stuff veryyy cheap but high quality.

the next week I reached London and all real life started.....the 2nd week ramadhan was busy with all da'wah activities in my area, there were sooo many talks and fundrasing events that I had to attend and wanted to attend....alhamdulillah I managed to go to all the events I wanted to...and alhamdulillah I met a lot of 'old' friends I had, it was sooo excited, I met some of my ex-student, their kids and also some sisters that already moved in another area.

the 3rd week, I spent mostly attending Ifthar (buka bersama) invitation. this time for me and my husband...as far as I remember, it was about 5 families invited us to come to their house. so lietrally everyday I had to go somewhere to break my fast, the good things was I don't have TO COOK!!!! yeeyyyyy!! .that was great! we ate very delicious food, had a laugh, met a new friends and learned a new tradition from different countries.....we were really busy with invitation so we found it hard to find a time to invite our friends.....inshaAllah hopefully next year.

and the last week of ramadhan is the one I enjoyed the most! we went to central London (world Muslim leauge) where there were talk by well-known sheikh and also Qiyam in every odd nights.....alhamdulillah it was unbelievibly fantastic! inshaAllah I pray that Allah gives me the better place where I can spend my last 10 days of ramadhan next year! where will it be? i think you knew the answer ^_^

then Eid came, it was a bit unprepared though for me as I did actually expected the Eid would be on saturday...but after seaching some information from Internet, mosques and also friends then I finally had to celebrate it on friday because some muslim countries already sighted the moon of shawwal....Allahu AKbar!

So I started clean the house that night, and prepare the best cloth I had and arranged Eid dinner at my place with a few neighbour..as usual we prayed at East London Mosque...some Indonesian friends asked me to go with them to pray in Indonesian Embassy (central London) but it was a bit too far for us and I wasn't sure if we could make it on time, beside my hubby loves 'his mosque'. so no chance for me! hehe....

we came from the Eid prayer, then did some cooking, and then had a rest a litle bit, shortly after that, the 1st guests come. so....we celebrate Eid with neighbours....about 3 sisters and 6 brothers came...2 indonesian sisters and 1 maroccon. and most of the brothers were Muallaf, 1 russian, 1 australian, 2 english, 1 Indonesian and 1 bengali brother.....mashaAllah they did enjoy themselves and they left my house at 2.00am in the morning! what about me??? already travelled to dreamland as all the sister guests went home early.

the next day of Eid, I spent it with my hubby's family who lived just outside London...we came home late evening, tired and then sleep zzzzzzzzzzzzzz....

sunday...it was cleaning day.....so....the whole day I was busy with cleaning, tidy up all stuff, did the laundry.....and that was it really.....the rest of the days were the same as if it wasn't Eid.....

sad enough to hear that all my family gathered at my parent's house backhome.....I wish I was there.....but inshaAllah, with the help of Allah, I will be oneday....I miss them All..

for all the readers...hope you enjoy the eid days....

maaf nih, psoting dalam bahsa inggris...lagi mood pake bhs inggris nih....meski acak adul...semoga gak bikin puyeng deh :)

NB: maksud dari postingan ini bukan 'complaint' kok...cuman part of my life story aja...karena kadang ada banyak yang nanya "di blog kisahnya kok yang seneng seneng doang mba, gak pernah sedih yah??" nah..ketahuan kan sekarang kalo saya juga bisa sedih, tapi karena sedihnya berlalu makanya udah bisa nylis blog ..jadi saya gak sedih lagi....loh gimana thoh???

Friday, 12 October 2007

Eid Mubarrak!! (Jumat 12 Okt 2007)

Assalamualaikum Wr Wb..

Seiring terlihatnya Hilal di beberapa negeri muslim di hari kamis malam, Idul Fitri Jatuh hari Jumat tanggal 12 oktober 2007.....

Di hari yang fitri ini ameera sekeluarga menyampaikan ..

TAQABALALLAHU MINNA WAMINKUM, SHIYAMANA WASHIYAMAKUM

Semoga Allah menerima amal baik kita...

Semoga kita bisa menjadi Hamba-Nya yang bertaqwa

Semoga kita selalu bsia istiqomah beramal baik sebanyak yang kita kerjakan di bulan ramadhan

Amin....

London 1 Syawal 1428 H, Jumat 12th October 2007

Saturday, 6 October 2007

Dunia oh Dunia

Jika Hidup Tidak untuk Ibadah

Terus Aku mau ngapain?

Aku pergi pagi

Dengan semangat mencari duniawi

Jika angkot macet, langsung berganti sewa taksi

Agar harta buruan tidak beralih dari sisi

Aku pulang malam

Dengan jasad yang kelelahan

Sampai di rumah mendekam sampai pagi datang

Mungkin Aku lupa

Rasulullah saw bagaikan rahib di malam hari

Dan menjadi singa di siang hari

Sementara Aku

Tak peduli siang tak peduli malam

Yang penting dunia dalam genggaman

Sahabat sedikit aku ingin renungkan

Apa sih yang ingin kugapai sampai harus membanting tulang

Apa sih yang ingin kubangun hingga pagi datang

Apa sih yang ingin kuraih hingga tubuh begitu meradang

Jujur saja, untuk urusan perutku bukan?

Buat beli martabak atau nasi

Masuk perut dan kemudian raib menjadi kotoran

Jujur saja, untuk urusan rumah tempat Aku tinggal bukan?

Buat beli keramik, AC ataupun busa

Dinikmati, rusak, ganti lagi tak berkesudahan

Jujur saja, untuk urusan kesenangan anak-anak yang Aku rindukan bukan?

Buat pakaian, mainan, ataupun poster-poster idaman

Dinikmati, menghilang dari pandangan

Jika Aku hidup hanya untuk itu semuanya

Maka harga diriku

Nilainya sama dengan apa yang Aku makan

Nilainya sama dengan apa yang Aku keluarkan dari perut hitam

Nilainya sama dengan apa yang Aku rindukan

Karena jasadku tak ubahnya tembolok karung

Tempat penyimpanan semua makan yang Aku makan

Karena jasadku tak ubahnya perekat

Tempat semua kesenangan dunia melekat

Sepekan, setahun, sewindu Aku bangun sejuta pundi uang

Ternyata Aku lupa bahwa kelak yang ku bangun itu pasti ku tinggalkan

Ternyata Aku lupa bahwa tempat tinggalku sesudahnya hanya lubang yang kelam

Tapi sahabat

Jika engkau hidup untuk ibadah

Tidak ada setitik harapan pun yang kelak dirugikan

Tiada seberkas amal pun yang tiada mendapat balasan

Tapi di dalamnya penuh ujian dan batu karang

Dan engkau harus yakin penuh akan janji Allah

Tapi di dalamnya tidak lekas kau dapatkan keindahan

Dan engkau harus yakin bahwa inilah jalan kebaikan

Sahabat

Janganlah terlena dengan kesenangan fana

Janganlah terlena dengan gemerlapnya dunia

Itulah yang Allah berikan sebagai hak para musyrikin di dunia

Tiada usah kamu iri dan berpikir tuk hanyut bersamanya

Karena kau tahu kehidupan mereka sesudahnya adalah neraka

Dan mereka kekal di dalamnya

Sahabat

Jangan sia-siakan hidup di dunia

Bangun rumah ibadah

Jika kau diluaskan harta, kembalikan di jalan Allah

Jika kau diluaskan waktu, hibahkan di jalan ibadah

Jika kau diluaskan tenaga, berikan untuk lapangnya jalan dakwah

Jika kau diluaskan pikiran, gunakan untuk merenungi ayat-ayat-Nya

Jika kau diluaskan usia, maksimalkan berikan yang terbaik untuk-Nya

Sahabat

Jalan ibadah inilah yang membedakan kita

Dengan para pendusta ayat-ayat-Nya

Dan jika engkau hidup di dunia ini tidak untuk tegakkan risalah-Nya

artinya Akupun sama dengan mereka

Yang lebih menyukai neraka ketimbang surga

Dan jika engkau hidup di dunia ini sebagai tujuan

Ingatlah bahwa tak lama lagi ruhkupun bakal dicabut dari raga

Karena

Ternyata Aku akan sama dengan ayam

Yang pergi pagi pulang petang

Kurang petang tambahin nyampe tengah malam--

Tapi masih mendingan ayam

Karena ia rutin bangun sebelum adzan

Dan teriakkan lagu keindahan

Tapi kamu

Rutin subuh setengah delapan

Apalagi kalo akhir pekan

Bisa jadi subuh hengkang dari pikiran

Tapi masih mendingan ayam

Karena ia berani pilih makanan yang ia inginkan

Tapi Aku

Aku embat semua yang ada di hadapan

Tidak peduli daging, tumbuhan, ataupun batu hitam

Naudzubillah .....

Mudah-mudahan Allah masih berkenan menatap kita, Saat ini....

Hanya sekedar menatap kita, tak lebih

Digubah dari puisi "Jika Hidup Tidak Untuk Dakwah" by Agus Sudjarwo

Kiriman mba itta di dubai