Monday, 28 May 2007

Diskusi-ku dengan Sis Ema sang Muallaf

Hai..hai hai....assalamualaikum to all of you... Apa kabarnya hari ini? semoga masih dalam Iman dan Islam tertinggi...

Seperti biasa, tiap bulan ada talk tuk revert(muallaf) yang mana aku aktif selama ini. Alhamdulillah minggu kemarin Sakinah Forum berhasil menyelenggarakan talk untuk ke sekian kalinya, dan alhamdulillah bulan ini pesertanya jauh lebih banyak dari bulan lalu. banyak pendatang baru sih. dan bagusnya waktu diskusi aku bisa mengenal lebih dekat muallaf mualaf tangguh....sister ema dari Inggris, salima dari perancis dan aisyah dari jerman.

MashaAllah, sister ema adalah muallaf pendatang baru yang ternyata tinggal tak jauh dari tempatku dan tahu event kemarin dari www.salaam.co.uk. sebuah website yang disana banyak terjadi diskusi dan koresponden para muallaf....

Pada saat diskusi alias workshop tiap group diberi 3 pertanyaan secara bergilir. Karena topik kemarin berkaitan dengan bagaimana bersegera tunduk kepada hukum Allah, maka pertanyaan-nya pun tak jauh jauh dari topik itu.

Pertanyaan pertama: What does hinder people to hasten towards the shareeah? apa yang biasanya membuat orang enggan untuk bersegera tunduk kepada aturan Allah? jawaban sis ema membuatku manggut manggut. she said: "I think it's because people are not close enough to their religion i.e they don't have enough knowledge about Islam as well as the Islamic rulling. on top of that it's because they love this duniya too much, they are busy to gather pleasure of this life and forget their akheerah, it results hesitance for obeying Allah."

setuju sis! emang benar, alasan utama orang enggan taat pada syariat Allah adalah ketidak jelasan mereka terhadap apa saja syariah Allah itu, apa konsekuensinya jika kita meninggalkannya sekaligus bukti dari ayat dan hadis yang menjelaskan keutamaan orang yang bersegera untuk tunduk kepada aturan Allah...kunci utamanya adalah Ilmu tentang Diinullah....

pertanyaan kedua: do you think there's any islamic rulling that inapplicable nowdays? what about hukm regarding theft, adultery, hijab, polygamy, etc?

dengan tegas sister ema juga menjawab: "I think All hukms is applicable nowdays, people just don't want to implement it because they find it hard for them thats why they just crreate a new way around to avoid it. but at the end of the day, whom will we cheat on? Allah? noway! you won't be able to cheat on Him. again it's all about knowledge and realization that life is for hereafter and once we have strong belief about it then there's no hukm that's hard for us to apply. as Muslim we won't be able to pick and choose only the hukm that we like or is easy for us, NO! but we just have to follow what Allah told us to do."

aku sendiri setuju dengan argumen sister ema, kalo kita beranggapan bahwa ada hukum Allah yang tidak bisa di applikasikan maka sama dengan kita menyatakan bahwa Allah tidak mampu membuat hukum, astahgfirullah! sama saja kita mempertanyakan pengetahuan Allah akan masa depan. Allah Maha Tahu permasalahan manusia,so Allah jualah yang Maha Tahu tentang solusi terbaik untuk manusia. dengan demikian tidak layak kita menyatakan bahwa ada hukum Allah di dalam Al Quran yang tidak bisa diapplikasikan. In Fact, cara berfikir kita-lah yang harusnya berubah, bagaimana hukum Allah yang belum terterapkan menjadi bisa diterapkan, bagaimana Muslim kembali mencintai hidup dibawah naungan hukum islam?, bagaimana muslim semakin tahu tentang segala macam hukum Allah? dan dimana peran kita untuk mewujudkan semua ini?

aku pikir berfikir seperti ini justru yang syar'i bukannnya malah mencoba mencari cari justifikasi untuk lari dari penerapan hukum Allah....astaghfirullah!

pertanyaan ketiga minggu kemarin: How do we build love to do whatever Allah loves?

hmm.....sejenak sister ema dan 2 muallaf lain dari perancis dan jerman terdiam....namun kami berempat sepakat bahwa untuk membangun cinta kepada syariah Allah, kita harus mengenal Allah terlebih dahulu, mengenal Firman-Nya, mengenal sifat-Nya dan mengenal utusan-Nya (Rosulullah Muhammad SAW) dengan mengetahui sirah beliau. artinya lagi lagi kita butuh ilmu islam. harus ada dalam diri seorang muslim konsistensi untuk terus belajar Islam, entah itu dari membaca, internet, diskusi, islamic lectures, dll....selanjutnya membangun hubungan dekat dengan Allah. dnegan apa? menjalankan seluruh kewajiban (fard 'ain dan kifayah) dan menambah dengan sunnah nawafil (amalan sunnah mandubah/recommended action). semuanya memang butuh proses, namun jika kita tidak memulai proses ini maka kita pun tidak akan mampu meraih keberhasilan.

mashaAllah...what a brilliant discussion, bagi seorang muallaf yang baru 2 tahun berislam and memiliki cara berfikir yang sedemiakian mendalam benar benar membuatku takjub....yah, tiap aku mengenal muallaf baru ketakjuban-lah yang selalu muncul.....tak heran jika Islam benar benar pernah dan akan bisa menguasai dunia suatu saat nanti. karena memang Islam secara fitrah memiliki kemampuan mengubah cara pandang dan cara hidup seseorang. Islam membaut orang berfikir lebih mendalam dan bijaksana, Islam membuat mata seseorang melihat ke surga meski fisiknya ada di dunia. Maha Suci Allah!

Wednesday, 16 May 2007

Dreams

London, 16th May 2007 12.45am

It's been a long time I haven't posted anything. Deepdown, I miss writing blog and share my thoughts and experience. but I really don't know what I am gonna write. No idea, No time too!

I've been busy with new activity that force me to juggle my time and schedule. It's not that I didn't juggle anyway, yeah I did! what can you do? too many things to sort out at the same time, too many activity need to be carried out at the same time. but the best thing I must admit is I always enjoy what I am doing, I never feel tired while I was doing it, I am tired if I stay at home and do nothing. It's good in a way to build myself, my confidence, my personality and my maturity as well as my experince.

There are so many big plan waiting to be realized in the next few months. but I don't know if I can achieve all of them this year. but in order to gain all of it, I need to start working now! I need to make sacrifice, I need to conquer all obstacles in front of me. people say: No pain No Gain!

so here I am, Ready for the Pain and also for the good Gain inshaALlah.

one thing for sure, as long as I have complete reliance on Him Subhanahu wata'ala then all the dreams will easily come true, It's just the matter of time, It's just the matter of enduring patience and at the same time gratefull with all I've achieved so far.

Ya Rabb! You are the Only one Who knows how strong my desire to gain those dreams, I am absolutely Sure that You're The only One as well who can make those dreams become reality, maybe I see and people see it's impossible to achieve it in a short time but I do beleive nothing Impossible for You....so please Allah, I beg you with all humbleness, Help me to achive those dreams as soon as possible. Allahumma Amin!

ameera who's waiting a miracle happens and asking du'a for everyone who read this

Monday, 14 May 2007

Ayem bek

Assalamualaikum mba mba, mas mas, akang akang, eneng eneng...dan semuanya...

kangeeeeeeeeeen banget euy...SubhanAllah, it seems a long time ago since my last post written, eh nggak written sih sebenarnya tapi copied :)..wekek..habis posting terakhir hasil kopi paste. but karena dan hanya karena isinya super menarik bin apik aku relakan blogku jadi sponsor utama *halah...ngawur*

pertama tama, marilah kita panjatkan puji Syukur kehadirat Allah....*kayak mau pidato euy* yah..selalu lah, namanya juga hidup harus selalu disyukuri, alhamdulillah diriku masih saja bergelimang kesibukan meski beberapa waktu yang lalu hampir ambruk dan terserang batuk. tapi belum sampai si batuk merajalela udah aku gempur dnegan vitamin C dan segala yang berbau kecut....alhamdulillah I am fine now dan ketambahan beberapa tugas baru minggu ini, so will be extremely busy *bosen yah busy melulu*

anyway, kedua kalinya amee juga mau minta maaf kepada:

1. teman tema yang ninggalin pesan di Shoutbox, berhubung SB nya ganti dan gak ada setting reply makanya untuk SB yang ini gak bakalan di reply tapi inshaALlah akan dikunjungi balik jika ada kesempatan.

2. teman teman yang lama mau melink dan janji mau tak link, mohon maaf belum sempat nge-link, karena memang buuuanyak sudah daftar links dan benar benar nggak ada kesempatan ngotak atik links. Please accept my aplogy and please don't stop being my friend.

3. Teman teman yang sering berkunjung dan belum bisa aku kunjungi balik atau mungkin ada yang request sesuatu belum bisa aku penuhi, mohon maaf juga, benar benar waktuku tuk bergulat dengan posting memposting, kunjung mengunjung sangat sangat terbatas.

I hope you can understand...

salam sayang dan cinta dari London..

wassalamualaikum

Ameera

Friday, 4 May 2007

Mencegah stress pada isteri

Apa Itu Stres
Stress merupakan reaksi tubuh pada diri seseorang akibat berbagai persoalan yang dihadapi. Gejala-gejalanya mencakup mental, sosial dan fisik; bisa berupa kelelahan, kemurungan, kelesuan, kehilangan atau meningkatnya nafsu makan, sakit kepala, sering menangis, sulit tidur atau malah tidur berlebihan. Perasaan was-was dan frustrasi juga bisa muncul bersamaan dengan stress.
Menurut penelitian Baker dkk (1987), stress pada diri seseorang akan mengubah cara kerja sistem kekebalan tubuh. Para peneliti ini juga menyimpulkan bahwa stress bisa menurunkan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit berupa menurunnya jumlah fighting desease cells. Akibatnya, orang tersebut mudah terserang penyakit, dan sulit sembuh karena tubuh tidak banyak memproduksi sel-sel kekebalan tubuh, atau sel-sel antibodi banyak yang kalah. Stress yang sudah berjalan sangat lama akan membuat letih health promoting response dan akhirnya melemahkan penyediaan hormon adrenalin dan daya tahan tubuh. Banyak penelitian yang menemukan adanya kaitan sebab-akibat antara stress dengan penyakit seperti jantung, gangguan pencernaan, darah tinggi, maag, alergi, dan beberapa penyakit lainnya. Oleh karenanya, perlu kesadaran penuh setiap orang untuk mempertahankan tidak hanya kesehatan dan keseimbangan fisik saja, tetapi juga psikisnya agar tidak mudah dihinggapi stess.
Mengenali Sumber Stress
Penyebab stress kadangkala mudah untuk dideteksi, tetapi seringkali sulit untuk diketahui. Ada yang mudah untuk dihilangkan, ada yang sulit atau bahkan tidak bisa dihindari. Tiga sumber utama stess adalah faktor lingkungan, fisik dan pikiran. Khusus tentang stress yang menimpa para istri biasanya menyangkut persoalan ekonomi, kesehatan, anak, keluarga besar (orangtua, mertua, ipar dan lain-lain), lingkungan kerja dan tempat tinggal, suami, dan masalah pergaulan (tetangga, teman dan sebagainya).
Harga kebutuhan pokok yang terus merangkak naik, misalnya, sementara penghasilan suami yang tidak mengalami perubahan, membuat para istri bingung bagaimana mengatur keuangan rumah tangga. Belum genap satu bulan uang belanja yang diberikan suami sudah tidak cukup lagi untuk menutupi kebutuhan sehari-hari sampai akhir bulan. Padahal bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pokok saja, tetapi uang juga diperlukan untuk biaya pendidikan dan kesehatan anak-anak. Relasi sosial yang sehat hanya dapat terbentuk jika kebutuhan dasar masyarakat mulai dari sandang, pangan dan papan serta kesehatan, pendidikan dasar terpenuhi, serta tersedianya ruang publik yang memungkinkan orang berinteraksi secara normal. Tidak terpenuhinya semua kebutuhan dasar menyebabkan orang mudah frustasi dan putus harapan karena merasa tidak memiliki masa depan. Seseorang cenderung kecil hati dan cepat menyerah menghadapi realitas hidup yang dirasakan makin berat itu.
Menurunnya kesehatan selaras dengan bertambahnya usia juga bisa menjadi sumber stress pada diri para istri. Konsumsi makanan yang kurang gizi, kurang tidur dan olah raga juga akan mempengaruhi respons terhadap stress. Anak juga dapat menjadi penyebab potensial munculnya stress istri. Mendidik anak pada masa sekarang ini memang tidak mudah. Repot dan capek adalah dua hal ini yang sering terucap pada para istri ketika sudah merasa jenuh dengan anak-anak. Apalagi jika anak sudah mulai cenderung bertindak semaunya, susah tidur dan tidak mau makan, mengacak-acak apa saja yang ada di rumah. Rumah sudah ditata rapi akan kembali bagaikan kapal pecah. Apalagi jika anak-anak berantem satu sama lain hanya karena persoalan sepele.
Kehadiran mertua, campur tangan nenek ketika mengarahkan anak-anak dan menyelesaikan persoalan rumah tangga, ipar yang tinggal bersama juga bisa memicu stress istri. Privasi menjadi tidak terjaga dan kebebasan untuk melakukan segala hal di rumah sesuai dengan keinginannya menjadi tidak terpenuhi. Jangan salah, suami yang seharusnya menjadi orang terdekat istri bisa juga justru menjadi sumber stress utama. Komunikasi yang tidak berjalan baik, suami yang tidak makruf memperlakukan istri serta tidak mau mengerti dan sebagainya ditambah ketidakmampuan istri untuk mengungkapkan keinginan atau pendapat akan menjadi bom waktu yang siap meledak setiap saat.
Lingkungan (masyarakat) juga dapat menjadi penyebab timbulnya stress. Masyarakat yang berpaham materialis cenderung individualis. Kepekaan terhadapan lingkungan sosialnya sangat rendah. Orang akan bersaing untuk bisa unggul dari dari segi materi tanpa peduli dengan kepentingan orang lain. Hubungan interpersonal semakin fungsional dan cenderung mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan seperti keramahan, perhatian, toleransi dan tenggang rasa. Akibatnya, tekanan isolasi dan keterasingan kian kuat; orang makin mudah kesepian di tengah keramaian. Ini yang disebut lonely crowded, gejala mencolok dari masyarakat materialis di mana-mana.
Mengatasi Stress
1. Bantu mengatasi masalah.
Satu hal penting dalam mengatasi masalah adalah fokus di dalam penyelesaian masalah. Bantulah istri jika tidak mampu mencari inti masalahnya. Mungkin bisa diawali dengan melakukan analisis kecil dari setiap kejadian yang bisa mengakibatkan stress. Bagaimana mungkin penyelesaian masalah akan didapat kalau masalahnya sendiri tidak dimengerti. Luangkan waktu khusus bersama istri untuk membicarakan banyak hal yang sekiranya bisa menimbulkan stress seperti soal anak-anak, keuangan, kehadiran anggota keluarga lain di rumah, keterbatasan dan kesibukan suami dan lain-lain.
2. Hindari perkara yang akan menimbulkan masalah.
Jika sudah tahu bahwa ada aktivitas yang akan meninbulkan masalah baru maka sebaiknya jangan dilakukan. Misalnya, untuk memenuhi kebutuhan hidup karena kesulitan ekonomi dengan berutang. Berutang memang salah satu jalan untuk mendapatkan uang dengan mudah. Sejenak masalah mungkin terselesaikan. Namun, sesudah itu, akan timbul masalah baru, bagaimana membayarnya.
3. Jauhkan diri dari situasi-situasi yang menekan.
Beri kesempatan istri untuk beristirahat walau hanya beberapa saat setiap hari. Tubuh yang terlalu lelah sangat mudah sekali untuk mengalami stress. Sesekali berikan kebebasan kepada istri untuk melakukan sesuatu sesuai dengan yang diinginkan. Pekerjaan rumah dan anak-anak sementara bisa ditangani suami dengan mengajak orang-orang terdekat yang bisa diminta bantuannya.
4. Cari teman untuk berbagi.
Teman merupakan sesuatu yang sangat berharga dalam hidup. Bayangkan jika banyak sekali masalah yang dihadapi, tetapi tidak ada teman curhat yang dapat dipercaya. Ibarat gelas, jika diisi air terus menerus, akan tumpah meluber kemana-mana. Pastikan bahwa teman yang dipilih benar-benar yang bisa membantu, bukan yang justru akan menambah masalah baru. Suami tentu saja diharapkan dapat menjadi teman (sahabat) terbaik bagi istri untuk menumpahkan segala masalahnya. Jadilah suami yang menjadikan istri menemukan rasa aman dan merasa terlindungi. Jadilah suami yang sabar menjadi pendengar keluh kesah istri. Dengan begitu, istri tidak perlu lagi mencari orang lain sebagai tempat berkeluh kesah. Insya Allah, curhat dengan suami menjadikan rahasia lebih terjaga.
5. Lakukan relaksasi.
Intinya, istirahat menenangkan pikiran dan tubuh. Banyak aktivitas yang bisa dilakukan selama proses relaksasi, misalnya membaca buku-buku ringan, mendengarkan musik atau pijat. Pijat merupakan salah satu relaksasi untuk melepaskan diri dari stress. Pijatan tidak hanya ampuh untuk menenangkan pikiran dan jiwa setelah seharian beraktivitas, tetapi juga dapat membantu meregangkan otot-otot yang penat dan menstimulasi peredaran darah. Tidak harus dilakukan di SPA dengan aroma terapinya yang cukup mahal. Pijatan lembut dari suami tercinta akan membuat lebih rileks, tidur lebih pulas, dan bangun kembali dengan badan yang lebih segar.
6. Sempatkan melakukan olah raga.
Olah raga sangat efektif untuk membantu mengatasi stress, karena berolah raga akan memperlancar peredaran darah dan membuka jantung untuk menerima lebih banyak oksigen. Olah raga juga akan membantu supaya bisa tidur lebih nyenyak pada malam hari. Energi yang dilepaskan pada saat berolah raga juga akan menstimulasi tubuh untuk memproduksi lebih banyak endorphins yang merupakan hormon yang membuat kita merasa bahagia. Latihan pernafasan juga terbukti efektif dalam mengendalikan stress.
7. Berpikir positif.
Potensi stress utama juga datang dari pikiran yang terus-menerus menginterpretasikan isyarat-isyarat dari lingkungan secara negatif. Bagaimana seseorang menginterpretasi berbagai peristiwa yang terjadi menentukan apakah ia akan mengalami stress atau tidak. Hal ini sangat dipengaruhi oleh cara berpikir seseorang dari yang bersifat sederhana sampai yang filosifis menyangkut pandangan hidup. Contoh sederhana, di depan ada gelas berisi air setengah, bagaimana seseorang melihatnya? Setengah penuh atau setengah kosong? Pikiran- pikiran yang menyebabkan stress sering bersifat negatif, penuh kegagalan, hitam-putih, terlalu digeneralisasi, tidak berdasarkan fakta yang cukup, dan terlalu dianggap pribadi. Dalam hidup ini, memang ada berbagai masalah. Pendeknya, ada seribu alasan untuk menjadi cemas kalau kita memikirkan masa depan. Namun, ada seribu alasan juga untuk memandangnya dengan rasa optimis. Jika pikiran negatif dan positif sama-sama bisa terjadi bisa juga tidak, mengapa kita tidak memilih berpikir positif? Dengan berpikir positif, jiwa akan menjadi lebih tenang.
8. Berprasangka baik.
Tidak sedikit persoalan muncul sebetulnya karena buruk sangka (su'uzhann) yang sudah pasti belum tentu sesuai dengan faktanya. Karena itu, bersikaplah husnuzhann (baik sangka). Ketika mendapat kabar tentang suami, orangtua, anak atau orang-orang lain yang dekat dengan kita, berbaik sangkalah. Sebab, boleh jadi, saat sudah terlanjur kesal, marah-marah yang bisa memicu sterss, ternyata apa yang didengar bukan kejadian yang sesungguhnya.
9. Tenang.
Tanamkan pada diri, bahwa istri dapat mengatasi segala sesuatu dengan baik, daripada hanya memikirkan betapa buruknya segala sesuatu yang terjadi. Bantulah istri berpikir dengan jernih ketika menghadapi suatu masalah. Ketenangan akan memudahkan mencari solusi yang tepat dalam menghadapi setiap persoalan.
10. Sabar.
Sabar merupakan cara mengatasi stress yang paling jitu. Jika tidak dengan kesabaran, bagaimana mungkin istri akan sanggup menghadapi setiap masalah anak-anak dengan baik dari sejak bangun tidur sampai tidur kembali. Sabar disertai dengan niatan ikhlas hanya semata-mata untuk mencari ridha Allah akan menjadi energi yang luar biasa dalam menjalani kehidupan. Dengan begitu, seberat apapun beban yang diemban istri, insya Allah akan dapat dilakukan dengan ringan.
11. Tawakal.
Tak ada masalah yang tidak ada penyeselesaian. Bertawakallah kepada Allah, insya Allah, Allah akan memberi kita jalan yang kadang di luar perkiraan. Saat ada kebutuhan sangat mendesak, rasanya sudah tidak ada jalan keluar, tanpa diduga ada yang mengantarkan rezeki ke rumah untuk memenuhi kebutuhan. Kepasrahan puncak kepada Allah perlahan akan meringankan beban dan tidak menimbulkan stress.
12. Doa.
Berdoalah selalu kepada Allah Swt. dalam menyelesaikan masalah. Sebab, hanya Allahlah yang paling mengerti apa yang terbaik untuk hamba-Nya. Doa akan menguatkan kita dalam menghadapi masalah seberat apapun.
Wallâhu a'lam biash-shawâb. [Zulia Ilmawati; Psikolog, Pemerhati Masalah Anak dan Keluarga] by Farid Ma'ruf sumber : majalah Al Waie edisi Mei 2007 taken from www.keluarga-samara.com

Tuesday, 1 May 2007

Laporan Khusus...

Weks...judulnya euy...kayak reporter SCTV aja....

yah gimana yah, namanya juga Online diary, so segala apa yang ngerasa penting dan mungkin enak tuk ditulis dan gak bersifat pribadi banget inshaAllah nice to be shared.....

di dunia nyata sendiri aku orang yang terkenal cablak alias suka ngomong bin talkative,if you notice, bisa kebaca deh dari gaya tulisanku yang selalu tak berarah dan kemana mana, yah wajar, karena emang aku tulis apa aja yang muncul dipikiranku saat aku menulisnya.

emang sih! kemarin kemarin diriku ketambahan beberapa aktivitas yang mau gak mau harus dijalani, alhamdulillah 2 minggu yang penuh dengan kesibukan udah bisa kulalui, semoga Allah menerima amalku dan amal antum semua....

salah satu yang bikin repot minggu lalu adalah undangan nikah dan walimah yang dobel dobel....keduanya adalah temen dekatku....satu pakistani dan satu bangladeshi....kebetulan salah satu dari mereka bikin acara girls party dimana sang bride dibubuhi mehndi alias hena, tahu ah apaan bahasa indonesianya......jadi malam itu, tangan si pengantin wanita dihias secantik mungkin dan 2 hari berikutnya adalah walimahnya, secara hukum Islam, Hena adalah sunnah, tidak hanya saja untuk hari hari pernikahan tapi tiap hari juga bisa dilakukan....dan malam itu semua sisters berdandan cantik, ada yang pakai baju sari, ada yang pakai shalwar khameez dan ada juga yang pake lengga, semuanya adalah baju khas asia.yang jelas gak ada yang pake kebaya......lah kok bisa sebebas itu? karena emang tak ada laki laki yang diijinkan masuk, hall ditutup rapat rapat, sebelum masuk mereka memang pakai jilbab dan kerudung,namun di dalam, ada ruang ganti baju dan juga tempat berhias, so you can put make up as much as you want to and dress up nicely.

sebenarnya ini bukan kali pertama aku hadir di pesta mehndi, ini kedua kalinya tapi yang ini lebih rame dari yang pertama dan banyak temen yang aku kenal, so it was fantastic..semua pada jejeritan karena beberapa adalah kawan lama yang udah lama tak bersua.....

alhamdulillah, acaranya bikin kita have a time to chat, canda ria dan juga makan makan.....mana pulang dan pergi dijemput sama temen so tambah asyik dong...hehe....pestanya sendiri dilakukan di Hall dan ditengahnya ada singgasana pengantin wanita dengan kursi ukiran. mashaAllah what a beautiful bride.....yang jelas I did enjoy that night dan itung itung tambah pengalaman lintas budaya....as long as that culture doesn't against Islam.....

2 hari sesudahnya giliran walimatu' ursnya, alhamdulillah ada ciri khas walimah orang Asia disini. laki dan perempuan pisah total....gak ada tamu laki yang boleh masuk di ruangan wanita dan sebaliknya....so ktia jadi tenang dan khusuk menikmati hidangan dan bercanda ria dengan temen. biasanya meja dibuat melingkar beberapa kelompok.....so siapa yang membawa keluarga bisa satu meja, sharing makanan yang disajikan dalam bentuk prasmanan. so kita tinggal ambil sendiri namun kita gak perlu jalan jalan karena makanan udah diantar ke meja....semua orang duduk dan gak ada yang makan sambil berdiri....alhamdulillah, in a way what they did was according to the teaching of Islam...

sayangnya di walimah itu aku gak berhasil hadir karena ada temenku lain yang nikah hari itu,so karena undangan nikah wajib dan undangan walimah adalah sunnah, maka kupilih undangan nikahnya, inshaAllah temenku bisa ngerti kok alasan aku gak bisa hadir di walimahnya, toh di acara mehndi aku udah hadir dan mengucap doa untuknya.

Acara nikah yang hari minggu sendiri juga berlangsung Islami, laki dan perempuan pisah total, gak pake acara musik dan juga subhanAllah, sang pengantin insist not to take a picture.....sister itu sendiri memahami take a picture sesuatu yang tidak boleh walhasil di hari pernikahannya pun tidak boleh ada tamu atau siapapun yang take a picture. subhanAllah...semoga pernikahannya barakah dan selalu mendapat guidance dan rahmat dari Allah.....

nah sedang jumat kemarin giliran aku yang sibuk. kebetulan misua ngundnag beberapa brothers untuk makan malam bersama....untungnya suami jago masak, so aku cuman kebagian jadi asisten aja, tukang motong bawang merah putih, kentang, sayur, dll...sedang chef utama suami!...dan juga ditambah tanggung jawab menata rumah dan bersih bersih.....capek juga sih karena kali ini bersihanya harus ekstra.....mana setelah mereka pulang musti bersih bersih lagi...but mashaAllah worth it!

aku sendiri ngungsi ke rumah temen yang suaminya juga kebetulan kami undang, so critane isteri dengan para isteri, suami dengan para suami..... emang banyak sekali dikenal di lingkungan kaum muslimin disini, jika ada tamunya suami maka isteri harus "sembunyi" alias menghindari pertemuan dengan mereka, dan juga sebaliknya, kalo ada tamu isteri maka suami harus mendekam di kamar atau pergi keluar....so any free mixing will be perfectly avoidable. alhamdulillah...

sedang weekend ini ada monthly talk dari sakinah forum. ihik...ada acara tragedi segala. apa pasal? semula kita dapat booking tempat di European college, kita di-ijinkan pake salah satu kelasnya, nah pas nyampe disana ternyata karena hari minggu, college nggak buka dan orang yang semula janji mau mbuka-in entah apa yang tejadi (upa atau gimana) gak jadi ngebuka kelasnya......walhasil pengajian musti pindah posisi....untungnya deket masjid besar East London, so akhirnya kita bikin pengumuman di pintu depan college kalo acaranya pindah ke Masjid ruang wanita....mashaAllah masjid East London emang selalu ramai dengan orang yang mencari ilmu ataupun sholat....hari itu juga ramai dengan wanita wanita somalia yang mengadakan kajian dibahasa somalia, di lantai dua ada satu group kelihatan belajar bahasa arab (kalo gak salah) dan alhamdulillah masih ada sisa tempat so kami juga membuat lingkaran lain di pojok masjid.

2.30pm talk dimulai dan selesai jam 4.30pm....alhamdulillah, setelah selesai diskusi dan saling mengenalkan diri aku pamit pulang duluan karena ada janji jam 5.30pm dengan seorang sister di rumahku, mana musti naik bis dulu 30 minutes, belum makan siang juga....

nyampai rumah jam 5pm, alhamdulillah masih sempet makan siang bareng suami dan jam 5.30pm teng! sang temanku pun datang.......selesai sampai jam 7.30pm, selanjutnya sholat asr, maghrib, istirhata bentar dan nulis blog ini.............phewwwwwwwwwwwwwwwh