Sunday, 29 April 2007

Gak Mutu

Assalamualaikum again everyone....

apa kabarnya nih? semoga menjumpai semuanya dalam Iman,Islam dan sehat selalu..

Hu...Hu.....kangen bener nih nulis di blog ini...mohon maaf kembali *lagu lama* karena diriku sibuk bener 2 minggu terakhir, segala macam acara harus aku hadiri....harus deh, kalo nggak bakaln melibatkan pahala dan dosa...makanya I had to take it seriously.....

ada undangan nikah dan walimah 2 teman baikku sekaligus, and then minggu ini ada monthly talk yang mana diriku bagian tugas penting, trus musti bantu bantu suami yang bikin acara makan malam bareng temen temennya di rumahku....blum lagi aktivitas biasa yang aku geluti *gelut??? tengkaaar kalee*...

oh iya...kulit baru nih.....karya maknya kriwul alias mbakyu gege yang cantik bin manis *tuing tuing, ojo Ge Er yah ge* tapi emang gege baik deh sama aku, dulu sempat dibikinin header tuk blog ku yang berbahasa inggris tapi akhirnya aku ganti karena banyak yang protes, gelap gulita katanya....trus sekarang malah dibautin yang super cantik deh, nuansa London tapi masih berwarna lilac, my fave...so cucok lah....

Jazakillah khair yah ge...semoga amalnya dibalas Allah denganyang lebih baik... nah trus kulit lama gimana?....wah kulit lama mah masih aku simpan manis dan rapi....I love the old one as much as the new one.....so don't worry ukhti rini, kalo nanti pas gatel pingin ganti, pasti kuganti dengan kulit karya ukhti rini yang juga cantik jelita....

tak pikir, dari dulu ngerepotin orang trus...kapan yah bisa create my own layout.....aku yakin gaya bahasa tiap orang berbeda, cara berekspresi tiap layout creator juga beda...pasti ada khasnya.....so far I can't find my own style karena memang belum pernah nyiptain sendiri....tapi kayaknya satu yang pasti.....le ot ciptaanku mungkin bakalan rame dan penuh aksesoris....gimbal gitu loh.........gak asyik blas dan kadang kliatan ndesonya :) *wacks...bahasanya rek*

udah ah....ngelantur kemana mana...udah hampir jam 3 malam waktu inggris. lha kok masih nyala malam malam gini? iya nih sodara sodara, diriku musti nyelesain tanggungan yang harus jadi sebelum besok siang di ajukan :) *halah sok kayak manager yang bikin laporan aja*

inshaAllah cerita lengkapnya diposting kalo pas udah ada kesempatan deh....no one knows when :)

Oh iya..khusus tuk dek Ina, kayaknya dulu pernah kelemparan PR tentang LUPA....nah loh....akhirnya malah lupa beneran, dan nggak inget kalo kelemparan PR...hik..hik....masih berlaku nggak yah lemparannya?:D

Thursday, 19 April 2007

Good news I've been waiting for

Assalamualaikum semua...

cukup lama gak update nih, rasanya sih lama padahal baru beberapa hari, sebenarnya udah pingin posting sejak hari minggu lalu tapi karena kompi banyak dipake suami, walhasil diriku musti ngalah dulu karena suami lebih butuh untuk urusan yang lebih penting...

So what was the good news?

kalo baca postinganku yang berjudul "kabar sedih" maka ada bagian yang berkisah tentang dipersulitnya proses mendapatkan permanent residence di Inggris karena mulai april 2007 ini , untuk mendapatkan status residence kita harus lulus tes dulu, dan untuk tes harus mampu bahasa inggris di level tertentu (at least ESOL entry level 3) yang mana untuk itu pun harus doing course dulu kalo inggris kita kurang bagus. tesnya pun tidak ada jaminan lulus. denger denger dan setelah melihat contoh tesnya sebenarnya gak sulit tapi tetep aja ada kemungkinan kita tidak lulus dan kalo udah demikian berarti kita akan kehilangan uang yang sudah kita bayar untuk application. sekali apply PR (permanent Residence) kita musti bayar £335 (lebih dari 5 juta) dan kemungkinan setelah april akan naik jadi £500 (lebih dari 8 juta). so bisa bayangin kecewanya kan kalo kita gak dapat PR setelah kita pply dan bayar sekian banyak fulus.

Persyaratan untuk bisa Apply PR pun juga nampakanya makin dipersulit, ada rumor nantinya setelah tinggal 5 tahun di Inggris baru bisa apply PR, dulu dulu tinggal setahun aja udah cukup untuk menjadi bukti kelegalan kita apply PR dan jaman ku sekarang ini setalah 2 tahun baru kita apply PR. nah berhubung aku udah tinggal di inggris sekitar 2,5 tahun meski sudah dapat extension visa yang baru habis nanti 2008 tapi aku mikir, jika apply setelah april, rasanya makin sulit deh....akhirnya aku dan suami mutusin, kenapa gak apply sekarang aja, mumpung masih gampang dan mumpung masih murah......

Bismillah....pertengahan Maret aku kirim semua dokumen dan application form lengkap dengan biayanya beserta bukti bukti surat menyurat kalo aku sudah berdomisili di Inggris for the past 2 years.

Prosesnya makan waktu kurang lebih 70 hari, it's a bit long waiting but hopefully I would get a good news, deep down I was a bit worry.

ternyata....penantianku tidak lama...

10 april 2007 kemarin, pas 3rd anniversary day, sabtu pagi jam 8.30 ada orang knocking the door. we didnt expect anyone dan pas kami buka orangnya udah pergi dan ninggalin pesan, eh ternyata pak pos yang mau ngasih surat tapi musti kasih tanda tangan ssebagai bukti tanda terima, karena kami telat buka pintunya akhirnya aku suruh suami turun ke lantai bawah nunggu pak pos so aku gak perlu ke kantor pos to collect the letter.

dalam hati kami menduga mungkin ini surat dari home office (departemen Dalam Negeri) dengan harapan it would be a good news about my application for Permanent residence yang disini lebih dikenal sebagai Indefinite Leave to Remain (IND).

setelah suami kembali dari lantai bawah aku lihat amplop kuning besar, dan kuyakin itu memang dari Home Office....habis amplop yang dulu juga gitu bentuknya *silly banget kan euy*

Buru buru aku buka, tak terasa tangan ini bergetar dan jantungku berdebar kencang, semoga ini kabar baik bagiku.....setelah bolak balik halama visa di paspor hijauku, tetep gak ketemu ketemu juga...putus asa rasanya, mungkin karena aku buru buru. suami segera mengambilnya dari tangaku dan dia mencarinya pelan pelan.....jreng jreng!!! ada stempel hijau kebiruan yang bertuliskan Settlement!!...... Allahu Akbar! alhamdulillahirobbil 'alamin, segera aku wudhu dan sholat syukur kepada Allah....

yup....akhirnya aku dapat Permanent Residence itu.....dengan demikian aku akan mendapat hak yang sama persis dengan hak orang yang memegang passpor Inggris, bedanya hanya aku tidak berhak ikut Vote....lagian aku juga gak mau.....alhamdulillah ya Allah...and from now on I don't have to apply any Visa, I dont have to pay such amount of money.

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?....( Ar Rahman)

Untuk yang sedang menunggu PR (mayang dan juga Vera) semoga Allah memudahkan jalan kalian dan untuk semua yang sedang proses dengan birokrasi yang berbelit belit,semoga Allah segera memberikan jalan terang dan kesabaran untuk kalian.....

the main reason why I share this story is to share my happiness with you all my beloved friends, seandainya malah bikin perasaan macem macem, mohon maaf yang sebesar besarnya...

Gambar diambil dari google.

Saturday, 7 April 2007

Rindu (Part III)

Sejak dulu aku selalu suka acara tivi yang berbau kedokteran, jaman dulu ada ER dan kini pun masih ada edisi terbaru ER, namun aku sudah tidak begitu tertarik...ER is a bit boring now. dan ada drama terbaru produksi US yang sedang aku gandrungi saat ini, judulnya Grey's Anatomy.

Kalo ER (Emergency Room) berlatar belakang kondisi ruang gawat darurat trauma dan non trauma sekaligus rawat inap sementara, grey's anatomy sedikit berbeda. GA (Grey's anatomy) lebih mengambil setting ruang gawat darurat bagian trauma sekaligus ruang operasi darurat. jadi kalo ada orang yang kena serangan jantung, serangan hipoglikemi, mata kemasukan benda asing atau telinga kemasukan benda asing tidak akan ada di jalan ceritanya GA tapi bakal ada di scriptnya ER.

Jujur jaman sekolah FK dulu bidang yang aku gemari adalah bedah, apalagi ruang operasi...it's my favourite place to spend in dibanding bangsal, ruang ICU, Gawat darurat, ataupun Rawat Jalan. Kenapa? I don't really know the answer, but ruang operasi selalu terkesan bersih, rapi, sepi, dingin karena ada AC nya, dan baju ijo khas surgeon yang mengasyikkan. Gara gara aku nonton GA tiap minggunya akhirnya muncul rasa rindu ruang operasi dan baunya, srcubbing (nyuci tangan pre-operasi), penutup kepala, masker hidung, gloves nya, dan semua yang berbau ruang operasi....to be honest...I MISS ALL OF THEM.

alhamdulillahnya, FK dan RS dimana aku praktek dulu mengijinkan aku masuk ruang operasi dengan jubah bersih asal warnanya ijo tua dan tentunya diatasnya akan dilapisi gown ijo juga yang steril. Perlu diketahui, di RS tiap dokter dan jenjangnya memilki warna yang berbeda. perawat punya warna baju yang berbeda dari dokter muda. hijau tua adalah warna khas dokter muda, sedang warna hijau muda adalah jatah warna bajunya spesialis anastesi sedang warna biru ke abu abuan adalah dokter senior. akibat nonton GA, semua memori indahku di bagian bedah bisa aku recall kembali....dan ternyata ini semakin menyemangatiku untuk kembali berfikir tentang kiprahku di dunia kedokteran......I wasn't interested to carry on or maybe to persue my next step by passing some of exams in UK but now...I have that courage again.....kerinduan yang membuatku bangkit dan bersemangat lagi untuk kembali ke duniaku dahulu.

by the way...GA adalah drama berdurasi 1 jam yang berkisah segala macam kejadian di Gawat darurat bagian traumatik. mulai dari pasien dengan kecelakaan, koma, tenggelam, sampai kelainan syaraf hingga melibatkan ahli bedah jantung, bedah syaraf, bedah umum (digestif), dan juga ginekologi (kandungan) dan juga bedah plastik.

Grey adalah nama dari salah seorang student pendidikan spesialis bedah, dan memang yang menjadi fokus utama bukanlah dunia kedokterannya, tapi seluk beluk dan keseharian seorang ahli bedah sekaligus student yang ingin menjadi ahli bedah. dalam istilah di Rumah sakit adalah PPDS sedang di GA sendiri di beri nama Interns. banyak kisah menarik yang memang secara nyata terjadi di dunia pendidikan dokter, ada malpraktek dari student, supervisor yang super galak, ujian yang gagal, teman teman yang supportif, senior yang mencoba ingin jadi chief (pemimpin Rumah sakit), dll...

Ah semuanya mengingatkan masa masa sulit kuliah di kedokteran selama hampir 6,5 tahun tapi juga indah serta manis untuk dikenang. Masa masa harus jaga malam, ketiduran di kelas siang ahrinya karena gak tidur semalaman, laporan pagi yang mendebarkan, tidur di ruang DM yang berantakan tapi mengesankan dan juga ramainya UGD yang bikin kangen.

Masih aku ingat saat jaga jaga malam di IRD (instalasi Rawat Darurat) bagian bedah dimana aku harus bisa menjahit kuku yang terlepas dari jempol kaki, untuk menyuntikkan anastesi aja susahnya minta ampun karena tebalnya kulit di area itu. Masih ku ingat juga disaat aku harus jadi asisten operasi Caesar karena bayi yang stag (macet) di jalan lahir. dan juga kecelakaan besar yang mengharuskan aku dan dokter muda lain ikut turun tangan karena saking terbatasnya senior akhirnya yang junior juga dapat jatah untuk melakukan tindakan, saat itu aku kebagian menjahit kepala yang bocor selanjutnya diminta menjadi asisten temenku sendiri untuk menjahit luka di betis sepanjang 20 cm! Masih ku ingat juga permintaan dokter bedah orthopedic untuk membantuku jadi asisten di ruang operasi darurat karena mereka butuh menyambung jari yang terpisah total dari tangan penderita akibat mesin pemotong.

kedengarannya memang ngeri...tapi satu hal yang benar benar tidak bisa aku hadapi dan sangat pedih untuk aku hadapi adalah saat aku bertemu dengan pasien luka bakar, saat itu aku dinas di bedah plastik....I can't stand to see their pain and suffering....

sungguh memberiku gambaran kenapa Allah memilih neraka (tempat menyiksa para hambaNYA yang durhaka) itu dengan API...karena memang nyeri akibat luka bakar sangatlah pedih, tidak tertahankan dan hanya bisa dikurangi dengan morphin sebagain pain killer...

naudzubillahi min dzalik.

April 7th 2007, yang sedang rindu dunia-ku dahulu

Thursday, 5 April 2007

Wanita bule itu............

Lain Hajar (lihat postingan lama) lain pula claire. kenapa aku panggil claire? karena memang meski sudah 5 tahun menjadi muslim, dia tetap memakai nama inggrisnya. it's not a big deal. sebenarnya dia sudah mencoba mengubahnya menjadi nama salah seorang isteri Rosulullah Muhammad SAW but it didn't work. I am not sure what the reason was but it just didn't work.

Claire adalah wanita inggris paling cantik yang pernah aku lihat. bermata biru sebiru langit, berkulit super putih, bersenyum manis, bertutur bahasa halus, cerdas, nampak pendiam dan sangat dedicated. pokoknya siapapun yang menikahi dia aku yakin laki laki itu adalah laki laki yang sangat beruntung. duna akherat inshaAllah dia dapat.

Lahir dari keluarga berpendidikan, claire originally berasal dari Wales. daerah bagian dari Kerajaan inggris. Inggris yang terbagi menjadi 4 negara konstituent yakni english, wales, northern ireland dan scotland membawa corak ragam sikap dan dialek. tak heran jika saat pertama ngobrol dengan claire aku agak tersesat karena gaya bahasa (dialeknya) sedikit berbeda dengan area ku tinggal. ternyata memang dia bukan londoner.

anyway.....claire mengenal Islam saat dia duduk di bangku kuliah. kebetulan dia kuliah di East London yang notabene daerah komunitas muslim, mau gak mau dia banyak mendapat teman muslim. dari diskusi dengan teman temannya itulah akhirnya dia tahu sekaligus yakin bahwa Islam adalah yang dia cari. Islam telah benar benar menawarkan sebuah konsep ketuhanan yang sederhana, mudah di mengerti, masuk akal dan terbukti kebenarannya. disamping itu dia juga kagum akan lengkapnya Islam sebagai sebuah jalan hidup. segala aturan akan bisa dia dapatkan jika kembali merujuk kepada Quran dan Sunnah..."That impresses me a lot" ujarnya suatu hari di sebuah pengajian saat dia di daulat sebagai pembicara yang diminta menceritakan perjalanan spiritualnya.

Satu hal yang aku kagumi dari claire hingga sekarang dan akan selalu menancap dalam benakku adalah meski dia punya kesempatan membangun karir yang bagus namun dia lebih memilih tinggal dirumah, menjadi houswife dan ibu yang baik untuk seorang putera yang telah dimilikinya sekaligus memilih jalan dakwah yang telah lama ingin dia tempuh.

bukan aku anti karir...namun alasan dibalik dia meninggalkan karirnya itulah yang membuatku berdecak kagum.

dulu memang dia membayangkan bisa memilki jenjang karir yang terus naik. namun akhirnya dia harus memilih karir ataukah dakwah dan keluarga? dan SubhanAllah!! dia memilih dakwah dan keluarganya...dia memilih peran utama wanita dilahirkan ke dunia...yakni menjadi ibu dan pengatur RT.

bukan berarti dia give up...namun jutsru menjadi ibu dan pengatur rumah tangga adalah apa yang dia cita citakan ketika dia menikah.

aku masih ingat di saat ramadhan dia bilang padaku "I can't wait to resign from my job, have a baby and stay at home with my baby and active in the da'wah a lot more" saat itu bayi laki laki itu masih ada di dalam kandungannya. yup..sebuah cita cita yang mulia..dia ingin menkontribusikan waktu dan semua tenaganya untuk dakwah Islam yang mana dia tidak akan mampu melakukannya dia jika bekerja. subhanAllah.....

tak heran jika di saat yang sama dia juga bilang "If I quit from my job, then I will be able to give my time more for the da'wah. I will be able to contribute a lot more, I will be able to learn more. I feel guilty if I work and I leave the da'wah for the sake of my job. I would prefer give up my job and make da'wah, there is a time when you have to make a choose Amee, and I will choose my role as a mother and the da'wah carrier" SubhanAllah!!!! Speechlessssssss!

jarang jarnag ada sosok muslim sedemikian rela melepas pekerjaannya untuk dakwah, yang ada mereka menjadikan dakwah sebagai pengisi waktu luang di sela sela pekerjaannya atau bahkan di sela waktunya bersama keluarga. namun dia.....meletakkan dakwah diatas pekerjaan yang dia yakini bagi wanita hukumnya adalah mubah, sedang dakwah adalah wajib. dia merasa bersalah saat kewajibannya terlalaikan oleh sesuatu yang mubah saja.

kata kata itu dan saat itu tak pernah aku lupa.....kata yang tanpa dia sadari telah membangunkanku dari tidurku. kata yang memberiku semangat untuk semakin maju membawa panji Allah, kata yang membuatku sadar betapa Islam telah benar benar bisa mengubah cara pandang seseorang terhadap dunia, kata kata yang beanr benar membuatku terharu sekaligus kagum akan sosoknya yang menjunjung tinggi syariat Islam sekaligus mampu meletakkan prioritas dalam kehidupan.

QS Fushshilat: 33 Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh dan berkata: "Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri?"

QS AN- Nahl [125] Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan h ikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

Thanks claire for teaching me a big lesson that day......

May Allah guides you and me and all muslim int the whole worlds...always! amin..