Sunday, 30 December 2007

Tentang Si DIa.....

Bagi khalayak ramai, si DIA dikenal pendiam...awal pertemuanku dengannya terjadi sekitar setahun yang lalu....tepatnya aku gak inget tapi yang jelas seorang teman membawa dia ke pengajian An Nasihah dan subhanAllah....ternyata dia berasal dari daerah yang sama denganku (di Indonesia).....bahkan dia tinggal hanya beberapa gang tak jauh dari tempat kosku jaman kuliah dulu.....what a co-incidence...sering aku godain dia...."kenapa sih gak dulu dulu waktu kita masih tetangga gang Allah membuat kita ketemu?" well...dia pun gak tahu jawabnya..namun yang jelas pertemuan kali ini lebih istimewa karena kami disatukan oleh rasa ukhuwah yang mungkin dulu belum sama sama kami miliki.

Hari berganti hari...bulan berganti bulan......aku semakin mengenal karakter dan kesukaan dia....pendek kata, kami sangat get on...dalam setiap pengajian, meski diam ternyata dia merekam...dalam diam dia merenung sekaligus mendalami setiap kata yang aku sampaikan.....Hingga suatu hari dia bilang "wah mbakyu kayaknya aku butuh dosis tambahan nih, seminggu sekali rasanya kurang bangert untuk bisa mengerti Islam" subhanAllah..bagiku tidak ada kebahagiaan sejati selain keberadaan orang disekitar kita menyambut ajakan kita untuk kembali kepada Allah...dan Alhamdulillah SI DIA menyambutnya....

Akhirnya, kami setuju untuk membuat forum kecil, hanya satu atau dua jam dalam rangka diskusi lebih mendalam tentang Islam.....dia orang yang tidak banyak ngomong tapi sangat memegang komitmen......dia juga orang yang gak aneh aneh, tapi bagiku dia istimewa karena dia yang mengundang Islam memasuki kehidupannya....Allah telah memilih dia untuk dibuka hatinya dan ini adalah sebuah karunia yang tidak bisa dihitung dengan apapun. Kapappun aku minta dia datang, serta merta dia mengiyakan.....yang jelas..dia yang 'ngikut' sama jadwalku....hik..hik..kasihan juga kadang karena I feel a bit unfair to her seomtimes...but alhamdulillah she doesn't mind at all...

By the way...diskusi demi diskusi kami lewati, mulai masalah aqidah, hukum syara', akhlaq, dakwah dan juga peran wanita sebagai hamba Allah, isteri, ibu dan anggota masyarakat.....rasanya Allah memang sedang membuka hatinya.....tidak ada kata 'tidak' atas hukum Islam yang tersampaikan.......bukan berartiu dia tidak mengerti atau dia tidak peduli atau dia tidak berani untuk tidak setuju, tapi memang semuanya sangat masuk di hati dan juga di aqalnya.....wajar kalo kemudian dia semakin jatuh hati kepada Islam dan tidak mampu hidup tanpa tsaqofah Islam.

Sampailah pada suatu hari kami berbicara tentang masalah jilbab (baca: jubah). saat pertama dia memang gadis manis bercelana jeans, berbaju khas Indonesia, kadang kaos biasa......karena memang hanya kewajiban menutup aurat saja yang dia tahu pada waktu itu......namun akhirnya dia mengetahui bahwa ada kewajiban lain selain menutup aurat bagi wanita, diantaranya adalahkewajiban memakai jilbab ketika keluar rumah, keharaman bertabarruj, keharaman untuk mempercantik diri di kehidupan umum (publik) dan subhanAllah serta merta dia menerimanya.......atas rezeqi Allah akhirnya dia memiliki jilbab dan sejak itu kemanapun dia berjalan jilbab itu tidak pernah lepas dari tubuhnya...yang menakjubkan bagiku...meski jilbab (with special needs) yang dia punya hanya satu tapi itu tidak mematahkan semangat dia untuk tetap teguh memegang hukum Allah! subhanAllah....meski pun dia harus memakai jilbab yang sama setiap dia keluar rumah karena itu saja yang bisa dia pakai saat ini.

yah....Kekaguman ini belum pernah aku sampaikan kepada dia.......ketakjubanku ini belum pernah ku terangkan kepadanya...namun aku yakin sekali dia akan membaca blog ini karena sepertinya dia termasuk pembaca setia blog-ku. *sok etatah* so I hope she finally knows what it's actually in my mind.

Kini dia akan balik ke Indonesia for good. artinya aku akan berpisah dengan dia......ada rasa berat melepasnya karena aku seperti baru menemukan orang istimewa yang bisa berubah dalam waktu cepat....jarang aku bisa bertemu dengan orang seperti ini apalagi berjalan mengiringi dia meniti proses transformasi yang sedemikian besarnya.....Alhamdulillah aku beruntung bisa mengenalnya dan mendapat kesempatan berbagi segala sesuatu dengannya.

Aku berharap di tanah air kelak, dia bisa memberikan kontribusi yang besar untuk kemenangan Islam....aku yakin tantangan di negeri sendiri akan lebih besar, namun aku yakin dia bukan orang yang gampang menyerah....nampak sekali dari pengorbanan yang dia lakukan, saat harus menghadiri pengajian dia rela pulang di kegelapan bersama bayi puterinya (karena maghrib sangat awal) , naik bus hampir satu jam lebih, kemudian musti naik turun tangga di tengah udara dingin Inggris.....Aku yakin, jika dia bisa survive dan menunjukkan kuatnya ghirah Islam yang dia miliki di negeri ini maka di negeri yang baru kelak dia akan lebih mampu dan semua akan terasa ringan....semoga ya Allah.

selamat jalan wahai saudaraku tercinta...

semoga Allah selalu melindungimu, mengiringi langkahmu, menyayangimu dan menunjuki jalan Islam hingga maut menjemputmu..Allahumma Amin.

Aku memang tidak pandai mengungkap isi hatiku dihadapan orang yang bersangkutan secara langsung....namun aku sengaja menulisnya di blog, supaya seluruh dunia tahu betapa sebenarnya aku mengagumi dia, salut dengan pengorbanannya dan beruntung sekali bisa mengenalnya....

InshaAllah kenangan manis kami akan tercatat dalam relung hati ku yang paling dalam..dan indahnya kebersamaan kami akan menjadi salah satu warna dalam pelangi hidupku...

uhibbuki Fillah ya Ukhti ( I love you for the sake of Allah o sister).....be strong and be steadfast because the path you've choosen now will have more obstacles than the previous one but I assure you inshaAllah the reward is definitately greater than before.

*btw ibu an nasihah yang lain jangan cemburu dulu yah...I love you too all for the sake of Allah as much as I love 'her' *

Siapakah dia???? clik HERE if you want to know her.

Sunday, 23 December 2007

Cerita Eidul Adha 2007

Alhamdulillahirobbil 'alamin.....meski aku mulai kerja bulan desember ini tapi tanpa aku request ke managerku ternyata di hari Eid dan bahkan arafah day aku off kerja alias gak dapat shift kerja hari itu...artinya aku bisa dengan bahagia menyambut eid, merayakan eid dan juga sehari sesudahnya pun masih juga off kerja.....so...kerja cuman hari senin dan hari jumat tapi 12 jam sekali shift...so not too bad lah..berangkat jam 7 pulang jam 8 malam......yeah it is such a long day but I was lucky this time....kebetulan ward (bangsal) dimana aku kerja sedang kena wabah diare, beberapa pasien dan juga staf ada yang kena, akhrinya ward di tutup, gak boleh ada pasien baru masuk tapi boleh pasien pulang, so...it was very quiet week for me...again I am fortunate karena artinya aku punya banyak waktu untuk belajar adaptasi dengan sistem kerja yang baru, temen baru dan juga pasien baru. yang jelas so far so good, so far I am happy with what Allah has granted me.

Cerita tentang Eid, alhamdulillah kebanyakan muslim di Inggris merayakan hari Rabu, kasus tentang hari raya kamis dan jumat memang ada tapi itu hanya aku dengar dengar saja, rata rata semua masjid mengadakan sholat eid hari rabu so no problem at all for me to find a mosque to pray...tinggal milih masjid mana yang mau kita datangi...termasuk KBRI (kedutaan Indonesia) mereka juga merayakan hari rabu....so seperti biasa aku dan suami milih Masjid besar East London Mosque (ELM)....dan kebetulan aku dapat amanah dari Tayyibun Institute juga untuk menyebarkan Lealfet pendaftaran murid baru institute, so tambah mantap untuk ke ELM.

Hari sebelumnya sempet belanja sana sini....sengaja hari itu gak masak untuk Eid karena memang kami dapat undangan makan siang dirumah tetangga dan makan malam dirumah teman suami....so...It was a bit relief for me...hehe...

pagi pagi kita bangun untuk catch up dengan sholat Eid ronde pertama (karena solat eidnya ada 4 ronde). Denger denger yang paling baik adalah ronde yang pertama....sebuah tradisi yang tak pernah kutemui di negeri Indo...agak ngerasa aneh juga sih di awal awal ngerayain Eid di inggris, but it's fine now...Alhamdulillah kita berhasil sampai ke masjid sebelum sholat eid mulai....so dapat kesempatan duduk di shaf pertama....

Sholat Eid dimulai dengan cara yang sedikit berbeda (karena ELM mengikuti madzhab Hanafi), dengan takbir di rakaat' pertama 3 kali dan takbir 3 kali sebelum ruku' di rakaat kedua. Kebetulan aku ketemu 2 ibu indonesia...mashaAllah, seneng banget...eh gak tahu kenapa yah sampai sekarang aku masih saja excited kalo ketemu orang indo di masjid..hehe....we sat next to one another.....tapi gak sempet ngobrol lama karena aku harus menunaikan amanah dari Tayyibun Insitute. I had to stay behind till 12 pm, setelah selesai aku langsung meluncur ke rumah tetangga, sampai disana makan siang udah disiapkan, rupanya aku tamu terakhir, so it was just me and my husband, aku di kamar tidur bersama sang istri sedang para bapak bapak di ruang tamu.

Setelah 2 jam ngobrol dan makan bareng, akhirnya kami pulang, karena cuuapek banget akhirnya aku tertidur sebentar, kemudian sholat dan siap siap untuk meluncur ke undangan berikutnya *asyiiik*......ba'da maghrib kami meluncur ke daerah Bromley by Bow...dan menghabiskan sisa malam itu ngobrol dan tertawa gembira dengan temen baru-ku seorang sister bengali yang menikah dengan muallaf inggris dengan 2 putri cantik mereka.

Alhamdulillah over all I did enjoy the 1sy day of eid....the next day, giliran ibu ibu An nasihah yang sowan ke rumah....kebetulan aku dapat giliran ngaji dirumahku..seneng banget deh...karena pas banget momennya, udah lama gak ngaji, trus pas hari raya lagi dan juga Teteh dan mba Ning bantuin bikin menu hari itu, lontong sayur gitu loh, menu khas hari raya euy....emang gak ada opor ayam but it was delicious food.....ibu ibu dan aku bener bener menikmati momen itu, kloter terakhir pulang jam 7an...hehe betah banget deh pokoknya......

the next day which was friday, I had to go back to work, wuiiih..capke juga setelah kesana kemari hari sebelumnya...but luckily there wasn't any change in the ward, no new patients bahkan pasien lama banyak yang pulang, no pressure at all...malah aku sempet duduk duduk di depan kompi juga.......pulang pulang the weather was very cold, foggy dan sepi, karena jumat kemarina adalah weekend terakhir sebelum christmas makanya banyak orang pergi ke luar kota dan luar negeri untuk merayakannya....

Sabtu kembali ngajar Tayyibun dan the rest of the day I was just having a good rest karena cuaca juga mendukung banget untuk tidur dibawah selimut, It was really cold, dark, cloudy and foggy still....minggu hari ini pun sempet ngaji sama temen temen inggris yang datang ke rumah *manja banget deh di datangi orang terus* and do a bit of cooking and also prepare tomorrow long day shift.....habis ini ke dreamland ahhh...

Overall....busy sih emang busy...but I am happy and I feel lucky

Sunday, 16 December 2007

200'8' Wishlist

Sebenarnya udah happy banget bisa 'terhindar' dari demam PR yang sedang mewabah....eh ketimpuk juga by Ummu Isa...so mau gak mau dikerjain....maunya sih gak usah but kalo yang request si Ibu isa ini gak tegaaaaaaaaaaaaa kalo ditolak...bsia bisa aku gak dibikinin pakura-nya dia yang huweenak gitu loh!

hokeeeh deh kita mulai......alhamdulillah Beberapa Wishlist ku yang tahun lalu terlaksana meski agak telat...one of them is getting a job in my medical field..so ada sedikit yang berubah...but the rest is till the same...hehe.

karena tahun 200'8' kali yah makanya cuman dibolehin nge-list 8 doang.

1. Jadi Muslimah yang lebih dekat dengan Allah, lebih giat dakwah dan ibadah serta lebih baik dari sisi akhlaq dan nafsiyah

2. Jadi isteri yang lebih baik, lebih jago masak, dan lebih banyak bersyukur.

3. Bisa jadi teman yang lebih baik dan lebih bermanfaat karena the past few months I hardly contacted my old friends either in UK or in Indonesia, jadi ngerasa bersalah banget deh.

4. Go hajj! yang ini sudah seperti ngidam deh..subhanAllah, airmata selalu netes kalo ngelihat ka'bah or baitullah image....bawaannya melankolis..

5. Having a baby (klasik euy) ya iya lah....kan kalo udah menikah maunya kan punya keturunan...biar ada sebutan ummu 'sapa' gitu loh....*loh kok niatannya jadi aneh gini?*

6. Pingin bisa Pulang kampuang dong hey...yeah it has been 3 years I haven't stepped my foot on Indo island ...

7. Bisa ketemu keponakan yang kiyut bin nggoplem yang sejak dari kandungan hingga kini (dia udah jalan) belum pernah nggendong

8. Bisa beli Laptop dengan uang keringat sendiri...hehe. udah sering ditawari suami sih but I just want to buy it by my own money. kalo rusak tuh gak beban gitu loh

Kayaknya udah cukup deh......Please make du'a for me that Allah grants the answer for all my pray and wishlist....inshaAllah...

Monday, 10 December 2007

Akhirnya ambruk juga...

Today was the 1st time working in the ward..kalo minggu yang lalu aku masih induction di kantor human resources yang notabene jauh dari RS, hari ini aku mulai kerja di bangsal alias ward. Yes!! somehow I missed the hospital fragrance..ops is it real fragrance or actually a smell?whatever!yang jelas aku suka bau RS yang baru di pel....hehe *norak dot com*. kebetulan aku ditempatkan di stroke unit, so most of the patients are elderly...meski komunitas di sekitar RS adalah Asian tapi anehnya elderly di bangsalku kebanyakan orang kulit putih, kenapa? karena biasanya Asian elderly dirawat oleh anak anak mereka sendiri, but orang asli inggris (kulit putih) kebanyakan tinggal sendiri...they have completely different values as Asian culture where one of the obligation of children is to take care of their parents.....alhamdulillah....patut dipertahankan nih.

anyway...Ngomong ngomong tentang new job, today I was a bit lucky, the ward wasn't that busy as predicted, biasanya sih busy kayak pasar krempyeng...orang wira wiri, terutama nurse-nya, kalo odkternya mah duduk doang, alhamdulillah I got very nice senior staff, dia ngebolehin aku pulang 15 menit lebih awal, She provided me a break time to pray and having lunch......yang jelas I am setling down quite easy and they helped me so much.....

btw...2 hari sebelumnya actually I wasn't well....kena flu dan juga kepala terasa pusing...kecapekan kah? gak juga..karena biasanya aku juga sibuk ngajar sana sini....sekarang acara private tutor lagi off for a while until I settle down, mungkin karena weather yang unstable.....hujan, angin, dingin, dll.....no complain lah..but It does affect my health....suami yang biasanya tahan banting pun ambruk..so berdua kita 'menikmati' blocked nose, coughing, muscle pain dan segala macam gejala flu bersama sama.....but alhamdulillah hari minggu kemarin I managed to have a rest for the whole day and today (monday) I was healthy enough wake up and go to work, luckily it was a short shift so I got a longer time to rest once I reached home.

Well...well...emang gak gampang untuk bisa 'survive' di negeri yang bertempo 'cepat' seperti inggris....tiap orang sibuk...tiap orang repot dan tiap orang bener bener gak punay waktu untuk orang lain unless we forced ourselves to have it! just to be 'survie' perhaps you need to sacrifice a lot of things, let alone to be better off....well this is my opinion, do you agree guys (whoever lives in UK)?

Luckily, Hubby has been so helpful bantuin masak, bersihin rumah, etc meski he wasn't that well too...but we did help each other. whatever he can do to help me,he will do it without me asking him. aww...jadi inget jaman jaman masih single, jaman jaman dimana aku banyak baca buku buku tentang pernikahan....emang bener dibilang disana: pilihlah pasangan karena imannya, karena jika dia mencintaimu maka dia akan memperlakukanmu dengan istimewa namun jikalau dia tidak mencintaimu maka dia akan tetap berlaku adil kepadamu karena dia takut kepada Rabb (Tuhan) nya.

Namun ada juga yang bermasalah..baru practice islam pas keduanya udah nikah.....adakalanya sang isteri lebih 'alim' dan move faster dari suami, atau sebaliknya...memang akan memungkinkan munculnya banyak masalah jika gap mafhum (pemahaman) itu ada diantara suami dan isteri..namun aku sendiri lebih setuju siapapun suami atau isteri kita, jika dia lebih 'alim' maka dialah tempat belajar kita sedang jika diaa tidak 'lebih alim' dari kita maka dia adalah ladang dakwah bagi kita (Meng-quote kata kata pembinaku dulu). Dengan berfikir begini maka pikiran 'ingin pisah' atau bahkan 'membenci dan menggaap rendah pasangan kita tidak akan terjadi'. InshaAllah

wallahu 'alam..ini mungkin hanya bisa di terapkan di beberapa kasus saja....

anyway....Siapapun suami/ isteri anda yakinlah bahwa dia adalah Pilihan Allah untuk anda....Jaga dan cintailah dia...sangat gampang untuk menikah but it needs hard work to be able to maintain marriage life...

Good luck untuk yang sedang 'search' belahan jiwanya dan berbahagialah untuk yang sudah menemukannya....

kok jadi ngelantur yah?gak cocok ama judulnya nih...udah lelet deh kayaknya otakku..tomorrow musti wake up very early again....

jazakumullah for reading

Tuesday, 4 December 2007

Hari Pertama kerja di RS

Nervous, susah tidur, sakit perut...itulah yang kurasakan menjelang hari pertama kerja di Royal London Hospital...Yes, ini adalah pekerjaan pertama-ku yang official plus cocok sama bidangku...sebelumnya mah gak se-serius yang ini....meski kali ini kerja-annya cuman jadi assitennya dokter dan perawat dan gak jadi 'dokter' beneran but still it is a big step for me.....yah gimana..lha wong semuanya serba baru.....health care system yang baru, pemakaian alat2 baru, medical record baru, bahasa baru, standar juga baru.....I feel like working in different planet terutama waktu tahu segala macam standard dan misi yang mereka ingin capai di hari pertama induksi (induction).

yup...RS di tempat aku kerja ini memang punya misi menjadi RS worldclass in less than 10 years ahead.....meski sudah menyandang salah satu dari the Best Teaching Hospital in England dan juga The TOP 10 best hospital in the UK, The leading Trauma Center (Accident and Emergency) dan juga siap siap launching the biggest new hospital building eh tetep aja masih kurang.....merinding aja mendengarnya...tapi gak heran juga sih kalo inggris bisa menjajah dunia dan bahasa inggris adalah salah satu bahasa dunia. karena memang cara berfikir mereka yang mendalam dan juga selalu orientasi ke depan dan well-plan ahead. itulah kenapa kebangkitan dari suatu kaum diawali dari kebangkitan berfikir.

Anyway...Minggu pertama aku masih perkenalan dengan Trust (istilah untuk company-nya RS disini). sekaligus diberi 'ceramah' tentang Clinical Waste management, UU kesehatan, Child Protection Act, Benefits kerja di Royal London Hospital, dll. bagiku sih a bit boring karena kita cuman duduk dan dengerin..sekali waktu kepala 'manthuk manthuk' biar yang ngasih ceramah seneng...hehe padahal akunya ya emang ngantuk!

Hari pertama musti selesai jam 5 sore tapi alhamdulillah ceramah mereka ngebut so akhirnya kita selesai jam 3 sore. pulang ke rumah, kepala pusing, langsung sholat maghrib dan ngorok..hehe

Hari ini ada training yang berjudul: Manual Handling, bagaimana transpor Pasien, bagaimana membantu pasien pindah dari tempat duduk ke Bed jika mereka tidak bisa melakukannya sendiri...dan juga aku diperkenalkan dengan alat alat baru yang subhanAllah...selama lebih dari 6 tahun kuliah di kedokteran gak pernah lihat yang namanya alat yang bernama: SLIDE SHEET, HOIST dan juga SINGLE SLIDE GLIDE. huwalaaah, padahal tukang ngepel RS aja tahu, hehe....eh tapi ada senengnya...ternyata yang 'ndeso' gak aku doang.....ada 13 temenku dimana 2 diantaranya memang sudah punya pengalaman kerja di National Healthcare Service (NHS) tapi sisanya ada Dokter dari nigeria, terapist dari filipina, perawat dari India, dll...mereka belum pernah kerja di NHS so sama sama mlongo di hari kedua. asyiknya lagi 2 orang yang aku sebutkan terakhir sudah menjadi temanku sejak hari pertama. kenapa? karena saat interview kami sempet bertemu....dan dunno why I got feeling that the indian girl would get the Job and finally She did! so excited banget pas ketemu....dan jadilah kita makan siang bareng, minum kopi bareng, dll.....

subhanAllah...pengalaman 2 bulan terakhir ini benar benar membuktikan bahwa Allah hanya akan memberikan apa yang TERBAIK untuk kita tepat pada saat yang terbaik pula!....sebenarnya udah sejak lama I really wanted to get a job in healthcare settings, tapi namanya belum rezeqi....sekian banyak interview udah dijalani.....sampai heran juga apa yang salah...but now I knew exactly what's worng....karena aku gak punya pengalaman kerja di RS Inggris padahal bagi pencari kerja di Inggris..pengalaman adalah hal paling penting disamping gelar. but this time Allah finally answered my du'a dan RLH (Royal London Hospital) bersedia ngasih kesempatan aku untuk membuktikan kemampuanku....*cieeeeeeeee emang mampu nduk?*

Kata Almarhumah Ibu: "Rezeqi itu jika dikejar lari dan di jika tunggu berhenti" *lah ga dapat dapat dong* ....yah gak gitu sih....artinya kalo memang bukan hak kita segala upaya apapun kita kerahkan maka rezeqi itu tidak akan bisa kita dapatkan, sebaliknya kalo sudah menjadi hak milik kita maka siapapun yang berusaha menghalangi tidak akan mampu menghentikan rezeqi itu menjadi milik kita. Dan SubhanAllah..ternyata banyak sekali hikmah kenapa aku harus menunggu sekian lama untuk dapat kesempatan kerja.....At last i knew bahwa apa yang diberikan oleh Allah jauh lebih baik dari apa yang aku duga dan aku inginkan.

kenapa? Karena bekerja di Royal london Hospital membawa banyak keuntungan bagiku dan kemudahan seperti:

* RLH terletak di area Whitechapel.....dan area itu adalah area dimana aku aktif ngaji dengan teman teman di Sini...seperti 'desa' ku sendiri lah..I know exactly the details of the area dan hampir tiap hari pasti aku lewat depan RLH.

* Buanyak sekali temenku yang bekerja di RLH. so saat aku sampaikan berita gembira itu mereka excited dan udah planning mau makan siang bersama lah..kalo ada break time. mau ini dan itu....

* RLH terletak di jantungnya komunitas muslim. dan sebagian besar pasien adalah dari kalangan Asian. Tak heran jika mereka sangat menghargai nilai nilai Islam dari kaum muslimin setempat.

* RLH sangat dekat sekali dengan masjid kecintaanku: East London Mosque..hanya 2 menit jalan kaki.

* RLH memberikan fasilitas yang sangat memadai bagi kaum muslimin, karena memang tugas mereka yang utama adalah memberikan pelayanan kesehatan untuk komuniats setempat dimana karena komunitasnya adalah muslim. tak heran jika mereka menyediakan tempat khusus untuk Sholat. dan subhanAllah aku sangat terharu sekali, saat training hari pertama, aku nanya tempat sholat, eh mereka bawa aku ke suatu ruangan yang udah disiapkan dan disitu sudah tersedia Sajadah dan arah Kiblat! sesuatu yang di hotel Jakarta aja jarang didapati.I was so grateful to Allah for that.

* Lagi lagi karena mereka memnag mayoritas memiliki pasien muslim sekaligus staff muslim, mereka mengadopsi kebijakan bahwa wanita muslimah yang bekerja di RLH BOLEH MEMAKAI JUBAH sebagai seragam! mashaAllah.......aku gak tahu RS mana lagi yang mengijinkan hal ini tapi sungguh waktu di Indo saja buuanyak perawat yang protes kalo ada Doketr Muda masuk ruang operasi pakai jubah....but disini malah dilindungi undang undang....mereka menganggap ini adalah Hak dari seorang muslim.

* Terakhir.....karena aku baru, trus terang nervous banget dan aku sangat berharap kepada ALlah supaya ada staf baru dengan posisi yang sama dengaku dan bekerja di bangsal yang sama dan Allah menjawab doaku......seorang wanita filipina seusiaku bakal bekerja di bangsal yang sama denganku, aku ketemu dia di interview day dan aku ketemu dia di trainig day...yes I found a good collegue already even before I start my new job......mashaAllah...

Itulah kenapa aku selalu yakin...SOBRUN JAMIL....setiap Kesabaran akan berbuah manis....lebih dari itu.....Puas terhadap apapun keputusan Allah akan membuat kita diberi hal yang jauh lebih baik dari apa yang kita harapkan....

Alhamdulillahirobbil 'alamin. segala puji hanya bagi Allah, Penguasa hidup dan Seluruh jagat Raya.....

Sunday, 25 November 2007

Bekerja mengejar dunia??

2 hari yang lalu aku dan teman teman duduk bersama...nonton video dari youtube yang berjudul Khilafah, Need for Change...subhanAllah benar benar menyentuh....akupun tak kuasa menahan tangis,seluruh ruangann pun penuh dengan isakan tangis peserta. setelah tayangan video selesai acara diteruskan dengan diskusi istimewa yang menurutku banyak berisi tentang 'pengakuan diri'. Sebagai seorang temen.....aku sebenarnya sudah kagum dengan shahabat shahabat dekatku di inggris ini, namun hari itu membuat aku makin kagum terhadap mereka...subhanAllah...mereka lahir dan besar disini, mereka terbiasa dengan hidup yang 'nyaman' namun ternyata banyak dari mereka bersedia mengorbankan kenyamanan yang mereka miliki untuk hal yang lebih besar....yakni akherat mereka....satu penyebab kenapa airmata mereka meleleh hari itu adalah karena mereka merasa 'bersalah' dan 'powerless' melihat saudara saudara muslim yang lain di Afghanistan, Iraq, Pakistan, Bangladesh, Bosnia, dll dibantai, ditumpahkan darah mereka tanpa ada yang mampu melindungi..begitu banyak pemimpin kaum muslimin yang hanya peduli pada nasib 'partai' mereka sendiri. Pemimpin yang bersedia melakukan apa saja demi bisa meraih kursi pemerintahan meskipun harus dengan mengorbankan nyawa rakyat mereka sendiri.....lihat saja fakta saat ini yang terjadi di Pakistan......

Sister M*** berujar sambil terisak:"I feel guilty, the other day I found one of my beloved stuff being taken by someone and I saw it and I knew the peson who took it from me, I was so upset, angry and very emotional, but subhanAllah now I feel guilty, How can i still think about all those small issues if there's bigger issues going on, all the children, brothers and sisters in Iraq suffer, they can't even help themselves and their family, they depend on us, they depend on our strugle and they depend on our ability to liberate them from any occupation through re-establishment of caliphate, and yet I see myeself most of the time indulge with this worldly life and forgte that my brothers and sisters in other countries rely on us"....dia tidak mampu meneruskan kata katanya, dia terdiam dalam tangis....subhanAllah...

Kata kata dia benar benar menyadarkanku....memang kadang kesedihan yang kita miliki dalam kehidupan pribadi kita seolah terasa sangat berat dan tak mampu kita tanggung, tapi subhanAllah sebenarnya jika kita bandingkan dengan penderitaan saudara kita yang lain maka penderitaan kita belum seberapa. Mereka untuk survive saja harus berjuang, mereka tidak tahu apakah mereka akan bisa pulang sholat jumat dengan selamat, apakah mereka bisa memberi makan untuk anak anak mereka besok...sungguh mereka hanya bisa berfikir, bagaimana aku, anak dan keluargaku bisa survive dari segala macam bom..begitulah mereka mengisi hari hari...bahkan sampai pada titik mereka tidak lagi takut akan kematian.....mereka justru menginginkannya karena toh hidup pun tidak lagi berharga...astaghfirullah.

sedang aku disini......hidup penuh dengan kenikmatan dunia...dan kadang terlena dengan kenikmatan yang ada...bahkan tak jarang komplain dengan apa yang aku sudah miliki...merasa masih kurnag beruntung dibanding orang lain, merasa masih kurang kaya dibanding orang lain, merasa masih kurang bahagia (dari sisi duniawi) dibanding dengan saudara yang lain....astaghfiruallah....ada kalanya nikmat sehat terlupakan, nikmat adanya makanan tiap hari dan beberapa bulan kedepan terabaikan, kurang...kurang dan masih saja belum cukup untuk membuat kita bersyukur.....

Memang, jika manusia menginginkan dunia maka layaknya orang minum air laut...semakin di minum semakin harus...semakin lama semakin rakus......dan sangat berbeda sekali dengan generasi para shahabat......Ulama berkomentar tentang Abu Bakr ash Shidiq R.A bahwa beliau adalah orang yang tidak cinta dunia, tidak suka dunia dan dunia juga tidak menginginkan beliau. Sedangkan Umar bin Khatthab R.a, beliau dikenal orang yang tidak menginginkan dunai tetapi dunia mengejar beliau...subhanAllah...sungguh mereka adalah sosok yang benar benar sadar akan hakikat dunia yang sebenarnya. Dunia yang tidak lebih berharga dari sebuah bangkai...demikianlah yang disabdakan oleh Rosulullah SAW

Pada suatu hari Rasululloh Saw lewat di pasar melalui bahagian atas. Orang banyak mengikuti beliau di kiri dan di kanan. Beliau bertemu dengan bangkai seekor anak kambing yang kecil kedua telinganya (cacat) Lalu dihampiri dan diambilnya anak kambing pada telinganya. Kata beliau, "Siapakah diantara kamu yang suka membeli ini dengan satu dirham?" Jawab mereka, "Kami tidak suka sedikitpun jua. Untuk apa bagi kami". Tanya beliau, "Sukakah kamu diberi dengan cuma-cuma?" Jawab mereka, "Sekalipun dia hidup kami tidak akan mau, karena anak kambing itu bercacat. Kedua telinganya kecil. Apalagi dia sudah menjadi bangkai". Sabda Rasululloh Saw., "Demi Alloh, sesungguhnya dunia lebih hina disisi Alloh Ta’ala dari pada anggapanmu terhadap bangkai ini". (Muslim 4:386)

Jika demikian tak heran, kenapa banyak para shahabat dan Rosulullah sendiri tidak pernah melihat keindahan dunia sebagai sesuatu yang harus mereka kejar....waktu mereka habis untuk mengejar akherat.....benar benar tergambar bahwa jika mereka mengejar dunia maka hanya sesuatu senilai 'bangkai' yang akan merrea peroleh, tapi jika kita mengejar akherat maka itulah kebahagiaan sesungguhnya.....

Maka hendaklah kita tidak pernah iri, dengki, sedih melihat saudara kita 'lebih' bahagia dari kita di dunia ini, lebih baik kita concern dengan kebahagiaan kita sendiri di akherat kelak, apapun yang kita telah kita raih di dunia ini hendaklah sepenuh hati kita syukuri.

Suatu kali Umar berkunjung ke rumah Rosulullah SAW dan beliau bangun dari tidur dengan beralaskan tikar, hingga garis garis tikar itu berbekas di tubuh dan wajah beliau, umar menangis melihat Rosulullah dengan kondisi demikian, Kemudian Nabi saw. berkata, "Apa yang menyebabkan engkau menangis hai Umar?" Umar menjawab, "Aku melihat para kaisar, Kisra dan raja-raja lain tidur enak di atas ranjang mewah beralaskan sutera. Tetapi disini, aku melihat engkau tidur beralaskan tikar seperti ini". Kemudian Rosulullah menjawab:"Wahai Umar, tidakkah engkau sependapat denganku. Kita lebih suka memilih kehidupan akhirat, sedang mereka memilih dunia."

Sungguh kisah diatas benar benar menyadarkanku betapa dunia memang hanya cobaan, kenimatan dunia yang kita gunakan akan ditanyakan kelak di hari Akhir, kecantikan, kekayaan, anak, harta, kendaraan, status, pekerjaan, dll....semua.....

Terkahir kali, sang pembawa acara kemarin meng-quote sebuah kata kata; kehidupan ini layaknya lorong yang panjang dimana kanan kirinya dipenuhi dengan pintu yang membawa ke bilik bilik yang berisi keindahan dan menjanjikan kenikmatan. Akhir dari lorong itu adalah akherat. Jika kita tergoda untuk membuka pintu dan terbius dengan 'kenikmatan' yang ada dalam bilik tadi sementara maka kita akan terlalaikan dari tujuan kita yang sebenarnya...bisa bisa jatah waktu kita mnyusuri lorong itu sudah habis tapi kita belum sampai kepada tujuan yang seharusnya.....Naudzubillah...semoga kita dijauhkan dari sifat cinta dunia....allahumm amin

reminder untukku dan orang orang yang aku cintai....dan yang mencintaiku...

Tuesday, 20 November 2007

1st day of being a proper teacher

London hampir tiap hari hujan, dingin, dan berangin.....udah menjadi kebiasaanku kalo gelap aku harus sudah berada di dalam rumah....consequently, karena maghrib jam 4-an, then I only have limited time to do activities outside the house.....untungnya secara umum 'my students' datang ke rumah kalo mau belajar tajweed...so no problem at all for me...

nah karena jam 4-an udah ada di rumah, then I have plenty time spending time with hubby or sitting in front of computer or make calls to my friends...and thats why akhir akhir ini bisa update juga...lagian mumpung masih belum seberapa sibuk nih.....

Kebetulan ngajar di Tayyibun institute udah mulai awal November lalu. although it wasn't my 1st time teaching tajweed for adult tapi rasa nervous itu tetep aja ada....habis gimana...kalo biasanya aku ngajar cuman 1 orang (one to one) tapi kini diperkirakan dalam satu kelas ada 19 orang!

Kebetulan ngajarnya cuman seminggu sekali, hari sabtu pagi jam 8 -11am....lumayan sih 3 jam nonstop....mustinya ada break but I never take it karena untuk 19 orang dengan materi yang banyak....kalo pake break pasti malah gak selesai...dan si murid pada seneng seneng aja tuh gak pake break..I bet they do enjoy the class...well let's hope so...

so...pagi itu...hari pertama, seluruh guru harus datang jam 7.30am....habis sholat subuh langsung mandi dan berangkat.....nyampe sana banyak sisters yang nunggu diluar karena di dalam kantornya ada 1 brother yang nyiapin kelas...it's not a big building though...dan bagusnya mereka menerapkan total segregated policy. jadi kalo ada ikhwan/ laki laki di dalam building maka sisters harus nunggu di luar dulu dan gak boleh nunggu di luar pintu masuk..harus menjauh dari pintu masuk.....mereka hanya pingin make sure unnecessary contacts won't happen...

Teng!! jam 8...semua students masuk ruang utama institute...semua dipanggil satu persatu berdasarkan kelas dan gurunya......kebetulan dari 19 orang students ku yang gak masuk cuman 3....dan kebetulan kelasku ada di building lain..so kita bareng bareng jalan menuju building yang baru.....

dimulailah kelas pertama kali.....aku absen satu persatu.....kebanyakan students ku adalah orang asian (pakistani, bangladeshi) meski ada juga yang dari nigeria, somalia, belgia dan juga 1 wanita bule yang kelihatannnya seorang muallaf...MashaAllah semua campur jadi satu....dan dengan penuh grogi ku mulai perkenalkan nama, kubacakan policy dari institute, dan juga materi yang akan aku cover selama 3 bulan kursus.....Alhamdulillah mereka semua mendengarkan dan gak ada yang neko neko atau nggodain.....bayanganku....aku yang mungil dan kecil ini dengan bekal bahasa inggris ala kadarnya bakalan dapat 'hard time'. ditambah lagi....kebanyakan dari guru guru lain adalah orang yang dapat ijazah atau paling gak go through some courses in UK. tapi alhamdulillah bayangaku hanya ketakutan yang gak beralasan saja...they all 'respect' me as a teacher....aku sendiri berusaha membuat suasana kelas jadi santai tapi serius....so kadang aku selingi dengan joke joke ringan biar mereka gak ngantuk.....Alhamdulillah Allah helped me soo much that time.....sebelum pulang banyak dari mereka kembali datang mendekatiku dan bilang "jazakillah khair sis, I really enjoyed the class" aku tanya balik " will you come back next week?" mereka jawab "yes of course, definately"

dan ku buktikan....minggu berikutnya.....semua orang datang kembali....dan mereka excited dengan materi baru yang akan mereka peroleh....mereka ngerjain PR yang aku kasih ke mereka....it makes everything easy for me.....bukti bahwa mereka memang berniat besar untuk belajar...and as a teacher what more you can ask for.

yang lebih sweet lagi di minggu ke-3, students yang gak datang di minggu ke-2 menghadapku dan mohon maaf sekaligus menyampaikan alasannya......ada yang bilang karena mereka sakit, ada yang karena harus attending university appointment,...so at least they have a will to let their teacher know.....bagiku itu adalah bentuk respect terhadap kelas yang mereka jalani....

Di minggu ke-3 aku bertekad keras menghafal nama nama mereka...aku yakin jika aku hapal nama mereka dan menunjuk mereka langsung dengan namanya akan bermakna tersendiri buat mereka...jelaslah murid yang menonjol akan dikenal sekali oleh kelas dan gurunya....but So far aku belum bisa pin point siapa yang paling menonjol di kelas....inshaAllah by end of week 6 I will be able to.

Anyway...ngomong ngomong tentang ijazah, aku dulu mbayangin ijazah tuh yang kayak ijazah SD atau SMP..oh boy....ternyata nggak!....ijazah untuk tajweed dan hafidz disini adalah sebuah sertifikasi dari seorang syeikh bahwa bacaan quran kita sudah pernah di cek dan di dengar oleh syeikh yang punya ijazah dan berhak memberi ijazah. Syeikh tadi memperoleh ijazah dari gurunya syeikh, dan seterusnya dimana ujung dari kesemuanya adalah Rosulullah Muhammad SAW. so semacam periwayatan gitu deh.

untuk seseorang dapat ijazah, mereka biasanya pergi ke middle east, belajar tajweed properly trus setelah yakin dan pede, mereka menghadap seorang syeikh besar (yang berhak memberikan ijazah) untuk mendengarkan bacaannya...sang syeikh akan membuka any part of the Quran dan kita harus siap membacanya dengan benar....Jika syeikhnya merasa bahwa kita layak dapat sertifikasi maka mereka akan memberikan ijazah itu kepada kita....dan nama kita akan tertulis di lembaran besar seperti family tree...keatas adalah syeikh yang ngecek kita, ke atasnya lagi gurunya the sheikh, trus guru gurunya, dst sampai kepada shahabat dan paling atas adalah Rosulullah SAW....subhanAllah...baru tahu aku kalo ternyata itu yang dimaksud seorang sister saat dia menginterview aku "do you have IJAZAH?" jelas aku jawab :" no sis" how can I get it?" beliaunya jawab: "you have to go back to your 1st tajweed teacher to give you one"

dalam hati aku mikir.....aku juga gak yakin apakah guruku bisa ngasih aku ijazah...dan aku juga gak tahu dimana guruku itu sekarang wong udah jaman baheula....kupikir interview yang aku jalani awal tahun 2007 kemarin sudah tidak ada harapan lagi...karena aku toh gak punya ijazah...tapi ternyata sang sister thought I read OK and capable to teach...alhamdulillah....in a way it boast my confidence a lot...dan akhirnya setelah sekian lama menunggu dan hampir hampir aku lupa kalo aku apply job di Tayyibun institute...eh gak ada angin gak ada hujan. manager Institutenya nelpon dan menawarkan untuk ngajar 1 kelas di hari sabtu......alhamdulillah namanya rezeqi tidak akan kemana.....

Monday, 19 November 2007

And the Winner is...........

Sebelumnya aku mau ucapin Jazakumullah khairan kastira atas komen dan partisipasi temen semua...manis sekali saat kita tahu ada banyak teman dan shahabat di luar sana yang bahagia melihat kita bahagia...dan semoga Allah mencintai kalian semua lebih dari rasa cinta yang aku miliki kepada kalian semua...Amin....

Ada sebuah Hadis Rosulullah SAW diriwayatkan oleh Nu'man bin bashir R.A beliau bersabda".....Membicarakan nikmat Allah adalah setara dengan bersyukur sedangkan menjauhi (membicarakannya) setara dengan pengingkaran terhadap nikmat-NYA." Hadis hasan diriwayatkan oleh Abdullah bin Ahmad.

so...awal mula mengapa aku posting adalah karena ada hadis ini, menyampaikan berita gembira adalah sesuatu yang disunnahkan di dalam Islam karena itu satu hal yang menunjukkan rasa syukur kita kepada Allah. akan tetapi jika menyampaikannya dengan niat menyombongkan diri atau maksud buruk lainnya maka justru akan membawa murka-Nya.

Bagiku good news kemarin adalah kenikmatan dari Allah yang sudah lama aku tunggu....

dan aku pun yakin shahabat sejatiku adalah orang orang yang bahagia ketika melihat aku bahagia. mereka adalah orang orang yang selalu mendoakan hal baik untukku, mereka adalah orang yang tidak pernah berprasangka buruk terhadapku dan mereka adalah orang yang dipenuhi rasa ukhuwah sebagai bentuk anugerah Allah.....inshaAllah.

Btw...kayaknya yang nunggu jawaban kuis ini udah pada bosen deh...hehe, afwan jiddan deh....berhubung udah banyak yang nanyain dan malah ada juga yang sempet bikin spekulasi out of her attention to me..."pasti si amee hamil nih, dan sekarang mual mual makanya gak bisa posting" hihi..it's sooo sweet....then I have to post it now...rencananya sih mau diposting awal bulan dec..hehe

kalo di klasifikasikan semua jawaban temen temen tuh ada benarnya loh....I think you're all know what I've been dreaming of...*eh kayaknya emang pernah nulis deh postingan tentang my dream makanya banyak yang tahu...hehe...*

so kalo diurutin jawaban paling populer adalah:

1. Hamil (Gak nolak dong!!)

2. Dapat kerjaan / promosi di tempat kerja sesuai dengan bidangku (I want this so badly)

3. Pergi Haji (I desperately want this too)

4. Visit Indonesia (of course lah mupeng banget)

5. Ortu mau ke UK (it's been my dream too)

6. ada juga yang ngaco, fira...hehe...dapat suami baru *yang ini ogah deh dan jangan deh :)...hii.naudzubillah

Nah loh...yang bener apa yah????

sebelum jawabannya di release, Just wanna say, mohon maaf kalau sekiranya ada yang kurang berkenan.....memang sih maunya bisa kirim kartu pos dari Inggris yang cantik cantik ke semua yang udah njawab, tapi gak mungkin deh...so I have to choose the winner...

Jawaban di Multiply ada banyak yang bener....sedang jawaban yang di blogspot gak ada yang bener...hehe *kayaknya MP ku lebih populer dari pada blogspot deh sekarang* tapi ada seorang pembaca yang bener bener setia and I woul love to present the gift to her

Finally.....and The WINNER is:

Dek WIWI dari Bekasi

Selamat deh.................ditunggu PM nya yah sis...alamat lengkap di Indo...hehe

so what was the good news???

Here you are........

* On the 28th Oct aku dapat telpon dari Tayyibun Institute kalo aku dapat Kerja di institut mereka sebagai Tajweed Teacher professionally sejajar dengan guru guru lain lulusan Syria, Mesir, Saudi, UK, dll.....So kalo semula Aku ngajar privately para profesionals (dokter, teacher, medical Lab worker, Hospital receptionist, Lawyer, dll) sekarang masuk ke step berikutnya. I got recognition to work in a proper institute..Alhamdulillah meski cuman part time!

* On the 31st Oct aku dapat telfon dari Royal London Hospital kalo interview kerjaku di hari sebelumnya (30 Oct '07) SUKSES! so I got the full time job in Hospital.

* On the 2nd Nov aku dapat surat dari Kingston Hospital yang menyatakan interviewku di tanggal 30 Oct juga berhasil...so hari selasa 30 Oct aku memang dapat 2 job interview dan MashaAllah kedua duanya dinyatakan sukses.....cuman yang di kingston Hospital, jenis kerjanya fleksibel, gak full time tapi Bank, artinya jika aku free dan mereka ada shift then they will contact me and it's up to me if I want to work that day or not.....so....sangat cocok dengan 2 jenis kerjaan lainnya.

Yang mana yang aku pilih?? SEMUA...*maruk deh* habis, 1 full time, 1 part time, 1 fleksibel. Cocok bin pas!

Alhamdulillah....tayyibun Insititute udah mulai sejak 3 Nov, sedang yang di Hospital InshaAllah mulai awal December...sekarang masih ngurus surat bebas kriminal dari polisi, referensi, dan other paper works.

Jazakumullah untuk doa dan support dari teman semua....mohon doanya semoga rezeqinya bisa barakah...dan bisa cocok di tempat kerja yang baru....dan bisa nabung tuk pulkam..

I am excited as well as nervous because this will be the 1st time I worked in hospital in the UK. Moga aja bisa ngatur waktu dengan baik agar tetep bisa aktif di kancah dakwah....Allahumma Amin

Tuesday, 6 November 2007

..Ibu yang hebat...

"Sorry sis, I have to cancel the arabic class, I will explain the reason"

itulah isi sms dari shahabat lamaku yang sudah lebih dari 2 tahun, anak anaknya menjadi muridku....Aku bisa bilang dia adalah ibu yang hebat.....dia adalah ibu yang tegar, kuat dan sabar. Darinya telah lahir 4 anak perempuan yang kesemuanya bisa aku bilang gak nakal sama sekali...mereka penurut meski kadang harus 'argue' sebentar..namun aku bisa melihat kedekatan mereka dengan ibunya (temenku)..

sejak kecil dia selalu biasakan anak perempuannya memakai kerudung, meski mereka tidak sekolah di sekolah Islam, bahkan anak keduanya dengan ikhlas hati minta ijin kepad aibunya berkerdung ke sekolah di usianya yang baru 7 tahun!. aku bisa melihat jelas bagaimana sang ibu selalu berusaha sebaik mungkin untuk bisa memberikan pendidikan yang benar sekaligus menjaga aqidah/ keimanan anak anaknya....

salah satu upaya dia yang awalnya mendapat pandangan sinis dari beberapa guru sekolah adalah upaya dia untuk meminta agar puterinya boleh meninggalkan kelas RELIGIOUS EDUCATION atau RE. RE kalo di negeri Indo dikenal dnegan pelajaran agama. kalo di Indonesia muslim hanya belajar islam, hindu hanya belajar hindu, maka di Inggris sangat berbeda...di Inggris guru RE hanya satu, so guru itu berkewajiban mengajarkan segala macam agama menurut versi pemeluknya, dan murid harus mengikuti semua pelajran agama tadi....sadly, Bisa jadi sang guru adalah muslim namun dia harus menerangkan bahwa nabi Isa adalah anak tuhan - dimana ini jelas bertentangan dengan pandangan sang guru sendiri sebagai muslim yang mengakui bahwa Isa (jesus) adalah Utusan Tuhan.

dengan pertimbangan bahwa anaknya masih sangat dini untuk ditanamkan nilai nilai yang bertentangan dengan nilai dasar Islam, maka ibunya dengan penuh keberanian meminta ijin supaya anaknya bisa ke perpus saat pelajaran RE berlangsung. MashaAllah! setelah susah payah, they allow her.

sang anakpun sempet merasa 'terasingkan' namun dnegan penjelasan yang gamblang dari ibunya, dia bisa mengerti bahkan dia bisa menerangkan kepada teman sekelasnya kenapa dia berpendirian seperti itu. Benar benar hal itu mengajarkan bagaimana menjadi generasi muslim mereka harus punya kekuatan untuk memegeng sebuah prinsip, berpendirian serta kepercayaan yang besar kepada Deen mereka sendiri. masa muda adalah golden time, dimana setiap hal yang masuk dalam benak anak akan terekam cepat dan tertancap kuat dan bertahan lama. so jika sejak kecil dia sudah diberi 'kebingungan' tentang konsep ketuhanan then what will happen next? wallahu 'alam.

salut!!!! belum tentu aku seberani dia...

dan baru baru ini, puteri sulungnya mulai masuk usia baligh dna ternayta itulah alasan kenapa dia harus meng-cancel jadwal ngajinya.....dan subhanAllah, anak perempuan pertamanya yang kini udah berusia 11 tahun itu sejak 2-3 tahun terakhir tidak pernah ninggalin sholat kecuali pas dia di sekolah, karena di sekolah sang guru kadang tidak memberi waktu untuk keluar dan sholat duhur.....sejak baligh kemarin hal pertama yag dia khawatirkan adalah bagaimana sholat duhurnya, bagaimana dia harus berjilbab (berjubah) mulai hari itu dan bagaimana dia benar benar sadar sejak hari itu bahwa Allah akan menghitung setiap amal kebaikannya....

aku pun ikut bangga dan bahagia, karena sang ibu lega, dia merasa telah berhasil mengantarkan puterinya pada titilk kesiapan mental dan spriirtual tepat saat dia baligh, tepat saat dia memang harus berani di hisab oleh Allah....

sang ibu sendiri bilang "I am happy that she feels responsibles for everything she is doing now, I am happy if her book (buku catatan amal) is clean from any bad deeds unecessary...as a mother, I am pleased with the result sis!"

yup!! aku juga pleased alias happy bin seneng, benar benar mengajarkan sesuatu tersendiri buatku, kalo orang tinggal di negeri jantung kufr aja bisa mendidik anak sedemikian rupa, maka tiap orang di negeri muslim pasti bisa...hanya tinggal ketelatenan dan dedikasi dari sang ibu dan ayah......

I know for real that the parents try everything to be able to give the best education for their children..kalolah mereka perlu mengurangi pengeluaran demi bisa menyewa guru privat, then they will do it.

semuanya memang tidak gampang, namun aku yakin dengan kesabaran, doa dan usaha keras maka semua akan bisa di raih atas pertolongan Allah. dan aku sendiri berpinsip jika kita berhasil dengan anak pertama, maka besar kemungkinan kita berhasil mendidik anak kedua dan ketiga, dst...inshaAllah.....

memang berat tugas seorang ibu, tidak hanya ibu harus mneyiapkan anak untuk bisa menerima hukum Allah dan menerapkannya pada saat mereka muali baligh, tapi juga bagaimana membuat mereka bangga menjadi seorang muslim yang practicing, membuat mereka bersyukur atas nikmat ke-Islaman yang telah Allah berikan sekaligus menerima hukum Allah tanpa tawar menawar atau berfikir berulang ulang. Memang itu semua bukanlah perkara gampang.....seornag ibu harus berani seperti beraninya temenku menentang norma 'keliru' yang ada.....harus telaten mengingatkan anak untuk selalu berbuat sopan, berakhlak baik, berkorban untuk sesama, ingat selalu sama Allah, berdoa setiap saar mau melakukan sesuatu, sharing dengan teman, membaca Quran, mencari Ilmu Islam, cinta Allah da RosulNYA...banyak sekali list yang harus diajarkan kepada anak kita.....dan memulai sejak dini adalah kesempatan terbaik, karena sungguh sifat menunggu dan menunggu sampai mereka dewasa tidak akan membuahkan hasil yang lebih baik....bukankah kita ingin generasi yang 10 kali atau bahkan 100 kali lebih baik dari kita dari sisi apapun? then we have to try harder than our own parent and we have to sacrifice a lot of things, mungkin berkobran waktu tidur kita, waktu santai kita, waktu belanja kita, waktu kumpul kumpul kita dengan temen, dll

good luck untuk ibu baru yang harus selalu belajar setiap waktu!

Btw postingan ini gak ad ahubungannya sama kuiz yang lalu loh yah? jawaban kuis di pending sampai batas waktu tertentu..hehe, soryy for prolonging your agony guys but I will reveal the good news inshaAllah very soon.

Thursday, 1 November 2007

It's My week (kuis berhadiah)

Alhamdulillah banyak banget kabar gembira yang aku dapatkan minggu ini.....ALHAMDULILLAH WA SYUKRILLAH YA RABBI!.

I am veryyyyyy happy this week particularly today as my du'a is answered by Allah....

the rest of the story will come out soon...*no promise though*

sengaja ditulis supaya tanggalnya masuk memori indah...hayo siapa yang bisa nebak pertama kali dan tebakannya bener dapat hadiah kartu pos dari Inggris InshaAllah (asal pak posnya nyampein dengan bener)

CATET: cuman untuk satu (1) pemenang *dasar pelit*

London, wednesday - 31st October 2007 - syawwal 1428H

Wednesday, 31 October 2007

Tanda Baik..

Pernah nggak sih kita menginginkan sesuatu dengan sangat tapi tak jua terpenuhi, hingga akhirnya kita hampir hampir putus asa untuk menunggu...dan menunggu....dan menunggu...tanpa tahu kapan penantian itu berakhir..

mungkin bagi seorang muslim, mereka tidak pernah menyalahkan Allah akan kegagalan dan penantiannya yang lama karena deep down mereka tahu dan yakin kalo Allah akan selalu memberikan yang terbaik untuknya.

namun tak jarang jua kita menyalahkan orang lain karena kegagalan dan penantian panjang kita. sungguh patut kita pertanyakan: AKANKAH KITA MENYALAHKAN ORANG LAIN ATAS SESUATU YANG TIDAK ALLAH BERIKAN/ KARUNIAKAN KEPADA KITA?

satu contoh: gagal menikah dengan orang yang kita inginkan karena orang tua yang tidak menyetujui.....apakah kita menyalahkan orang tua ataukah memang sebenarnya Allah tidak menginginkan itu terjadi?

atau, ingin sukses dalam berkarir namun sering tersandung batu kegagalan, ujian sering ngulang, dll....adakah rasa sedih kita bisa berkurang jika kita telah berhasil meng-kambing hitamkan orang ataukah kita menerima bahwa Allah lah yang berkehendak itu terjadi, terlepas orang suka atau tidak maka keputusan Allah atas diri kita tidak akan berubah dan tidak ada yang bisa mempengaruhi Allah untuk merubahnya...

SALAH SATU TANDA BAIKNYA SEORANG MUSLIM ADALAH : TIDAK MENYALAHKAN SEORANGPUN MANUSIA ATAS SESUATU YANG TIDAK ALLAH BERIKAN KEPADANYA.

karena Allah Maha Kuasa....manusia tidak punya pengaruh dalam keputusan dan qadha Allah..

hasil percakapan panjang dengan my beloved sister just now

Friday, 19 October 2007

Lazyyyyy...

I don't know why...but since ramadhan started I was soo lazy to update my blog / MP....well...during ramadhan I promised myself not to post because I know I would spend too much time sitting in front of my Computer...I know that i couldn't stop myself sometimes once i started. thats one of the reasons why coz i don't want to miss any moment of blessed ramadhan. for some people who are very good, they'll time themselves what, how long and when to stop blogging but not me though, therefore again I have to promise to me myself....and finally after such a long time I didn't post, now the promise changes into laziness...yes..I become veryy lazyyyy....I only post a short thing or copy-paste posting but it's not the 'real' posting though for me.

Actually I was feeling a bit low and down lately..why?? it's because the fact that I celebrated Eid miles apart from my extended family AGAIN! it was very hard ....I know that I have my own family now (although it's only my hubby still) but we are family now..we start a new life, we start working together hand in hand to achieve something worthy...but yes..life is about sacrifce....

last eid and last ramadhan was my 4th eid & ramadhan in UK....somehow I would say that the ramadhan gone was the best one amongst all those 4. I enjoyed the begining till the end...I had different things to do each week...

the 1st week, I spent in netherlands with hubby's family...It located in Alkmaar, fortunately they lived just a few yards from a mosque, halal butcher, supermarket and downtown....nearly everyday I spent time watching Islamic Programme (islam channel and some arab channel). it was full of brilliant and informative programme such as story of the prophets, tafsir, Questions and answer with the sheikh, etc.....and also live coverage of Taraweeh in Makkah...subhanAllah....during daytime I went to downtown, took some pictures, hunted some Indonesian food, and also visited the biggest market in the town.....that was brilliant...they sold many jilbab, khimar, islamic stuff veryyy cheap but high quality.

the next week I reached London and all real life started.....the 2nd week ramadhan was busy with all da'wah activities in my area, there were sooo many talks and fundrasing events that I had to attend and wanted to attend....alhamdulillah I managed to go to all the events I wanted to...and alhamdulillah I met a lot of 'old' friends I had, it was sooo excited, I met some of my ex-student, their kids and also some sisters that already moved in another area.

the 3rd week, I spent mostly attending Ifthar (buka bersama) invitation. this time for me and my husband...as far as I remember, it was about 5 families invited us to come to their house. so lietrally everyday I had to go somewhere to break my fast, the good things was I don't have TO COOK!!!! yeeyyyyy!! .that was great! we ate very delicious food, had a laugh, met a new friends and learned a new tradition from different countries.....we were really busy with invitation so we found it hard to find a time to invite our friends.....inshaAllah hopefully next year.

and the last week of ramadhan is the one I enjoyed the most! we went to central London (world Muslim leauge) where there were talk by well-known sheikh and also Qiyam in every odd nights.....alhamdulillah it was unbelievibly fantastic! inshaAllah I pray that Allah gives me the better place where I can spend my last 10 days of ramadhan next year! where will it be? i think you knew the answer ^_^

then Eid came, it was a bit unprepared though for me as I did actually expected the Eid would be on saturday...but after seaching some information from Internet, mosques and also friends then I finally had to celebrate it on friday because some muslim countries already sighted the moon of shawwal....Allahu AKbar!

So I started clean the house that night, and prepare the best cloth I had and arranged Eid dinner at my place with a few neighbour..as usual we prayed at East London Mosque...some Indonesian friends asked me to go with them to pray in Indonesian Embassy (central London) but it was a bit too far for us and I wasn't sure if we could make it on time, beside my hubby loves 'his mosque'. so no chance for me! hehe....

we came from the Eid prayer, then did some cooking, and then had a rest a litle bit, shortly after that, the 1st guests come. so....we celebrate Eid with neighbours....about 3 sisters and 6 brothers came...2 indonesian sisters and 1 maroccon. and most of the brothers were Muallaf, 1 russian, 1 australian, 2 english, 1 Indonesian and 1 bengali brother.....mashaAllah they did enjoy themselves and they left my house at 2.00am in the morning! what about me??? already travelled to dreamland as all the sister guests went home early.

the next day of Eid, I spent it with my hubby's family who lived just outside London...we came home late evening, tired and then sleep zzzzzzzzzzzzzz....

sunday...it was cleaning day.....so....the whole day I was busy with cleaning, tidy up all stuff, did the laundry.....and that was it really.....the rest of the days were the same as if it wasn't Eid.....

sad enough to hear that all my family gathered at my parent's house backhome.....I wish I was there.....but inshaAllah, with the help of Allah, I will be oneday....I miss them All..

for all the readers...hope you enjoy the eid days....

maaf nih, psoting dalam bahsa inggris...lagi mood pake bhs inggris nih....meski acak adul...semoga gak bikin puyeng deh :)

NB: maksud dari postingan ini bukan 'complaint' kok...cuman part of my life story aja...karena kadang ada banyak yang nanya "di blog kisahnya kok yang seneng seneng doang mba, gak pernah sedih yah??" nah..ketahuan kan sekarang kalo saya juga bisa sedih, tapi karena sedihnya berlalu makanya udah bisa nylis blog ..jadi saya gak sedih lagi....loh gimana thoh???

Friday, 12 October 2007

Eid Mubarrak!! (Jumat 12 Okt 2007)

Assalamualaikum Wr Wb..

Seiring terlihatnya Hilal di beberapa negeri muslim di hari kamis malam, Idul Fitri Jatuh hari Jumat tanggal 12 oktober 2007.....

Di hari yang fitri ini ameera sekeluarga menyampaikan ..

TAQABALALLAHU MINNA WAMINKUM, SHIYAMANA WASHIYAMAKUM

Semoga Allah menerima amal baik kita...

Semoga kita bisa menjadi Hamba-Nya yang bertaqwa

Semoga kita selalu bsia istiqomah beramal baik sebanyak yang kita kerjakan di bulan ramadhan

Amin....

London 1 Syawal 1428 H, Jumat 12th October 2007

Saturday, 6 October 2007

Dunia oh Dunia

Jika Hidup Tidak untuk Ibadah

Terus Aku mau ngapain?

Aku pergi pagi

Dengan semangat mencari duniawi

Jika angkot macet, langsung berganti sewa taksi

Agar harta buruan tidak beralih dari sisi

Aku pulang malam

Dengan jasad yang kelelahan

Sampai di rumah mendekam sampai pagi datang

Mungkin Aku lupa

Rasulullah saw bagaikan rahib di malam hari

Dan menjadi singa di siang hari

Sementara Aku

Tak peduli siang tak peduli malam

Yang penting dunia dalam genggaman

Sahabat sedikit aku ingin renungkan

Apa sih yang ingin kugapai sampai harus membanting tulang

Apa sih yang ingin kubangun hingga pagi datang

Apa sih yang ingin kuraih hingga tubuh begitu meradang

Jujur saja, untuk urusan perutku bukan?

Buat beli martabak atau nasi

Masuk perut dan kemudian raib menjadi kotoran

Jujur saja, untuk urusan rumah tempat Aku tinggal bukan?

Buat beli keramik, AC ataupun busa

Dinikmati, rusak, ganti lagi tak berkesudahan

Jujur saja, untuk urusan kesenangan anak-anak yang Aku rindukan bukan?

Buat pakaian, mainan, ataupun poster-poster idaman

Dinikmati, menghilang dari pandangan

Jika Aku hidup hanya untuk itu semuanya

Maka harga diriku

Nilainya sama dengan apa yang Aku makan

Nilainya sama dengan apa yang Aku keluarkan dari perut hitam

Nilainya sama dengan apa yang Aku rindukan

Karena jasadku tak ubahnya tembolok karung

Tempat penyimpanan semua makan yang Aku makan

Karena jasadku tak ubahnya perekat

Tempat semua kesenangan dunia melekat

Sepekan, setahun, sewindu Aku bangun sejuta pundi uang

Ternyata Aku lupa bahwa kelak yang ku bangun itu pasti ku tinggalkan

Ternyata Aku lupa bahwa tempat tinggalku sesudahnya hanya lubang yang kelam

Tapi sahabat

Jika engkau hidup untuk ibadah

Tidak ada setitik harapan pun yang kelak dirugikan

Tiada seberkas amal pun yang tiada mendapat balasan

Tapi di dalamnya penuh ujian dan batu karang

Dan engkau harus yakin penuh akan janji Allah

Tapi di dalamnya tidak lekas kau dapatkan keindahan

Dan engkau harus yakin bahwa inilah jalan kebaikan

Sahabat

Janganlah terlena dengan kesenangan fana

Janganlah terlena dengan gemerlapnya dunia

Itulah yang Allah berikan sebagai hak para musyrikin di dunia

Tiada usah kamu iri dan berpikir tuk hanyut bersamanya

Karena kau tahu kehidupan mereka sesudahnya adalah neraka

Dan mereka kekal di dalamnya

Sahabat

Jangan sia-siakan hidup di dunia

Bangun rumah ibadah

Jika kau diluaskan harta, kembalikan di jalan Allah

Jika kau diluaskan waktu, hibahkan di jalan ibadah

Jika kau diluaskan tenaga, berikan untuk lapangnya jalan dakwah

Jika kau diluaskan pikiran, gunakan untuk merenungi ayat-ayat-Nya

Jika kau diluaskan usia, maksimalkan berikan yang terbaik untuk-Nya

Sahabat

Jalan ibadah inilah yang membedakan kita

Dengan para pendusta ayat-ayat-Nya

Dan jika engkau hidup di dunia ini tidak untuk tegakkan risalah-Nya

artinya Akupun sama dengan mereka

Yang lebih menyukai neraka ketimbang surga

Dan jika engkau hidup di dunia ini sebagai tujuan

Ingatlah bahwa tak lama lagi ruhkupun bakal dicabut dari raga

Karena

Ternyata Aku akan sama dengan ayam

Yang pergi pagi pulang petang

Kurang petang tambahin nyampe tengah malam--

Tapi masih mendingan ayam

Karena ia rutin bangun sebelum adzan

Dan teriakkan lagu keindahan

Tapi kamu

Rutin subuh setengah delapan

Apalagi kalo akhir pekan

Bisa jadi subuh hengkang dari pikiran

Tapi masih mendingan ayam

Karena ia berani pilih makanan yang ia inginkan

Tapi Aku

Aku embat semua yang ada di hadapan

Tidak peduli daging, tumbuhan, ataupun batu hitam

Naudzubillah .....

Mudah-mudahan Allah masih berkenan menatap kita, Saat ini....

Hanya sekedar menatap kita, tak lebih

Digubah dari puisi "Jika Hidup Tidak Untuk Dakwah" by Agus Sudjarwo

Kiriman mba itta di dubai

Monday, 24 September 2007

Welcome back to the hectic life

Assalamualaikum semua...

hope your ramadhan goes really well... yup...akhirnya diriku balik lagi ke dunia nyata....loh emang kemarin kemarin dunia mimpi?? hmm...moreless it was! habis aku gak perlu masak, segala kebutuhan dipenuhin ama kakak ipar, pokoknya dimanja habis habisan...and actually that was one of the reason why both of us like travelling foward and backward to netherlands....

banyak cerita, menyenangkan *so pasti dong* but ada juga yang menyebalkan....nanti deh kisah detailnya diposting kapan kapan inshaAllah kalo pas lagi punya waktu...at the moment I will be extremely busy with a lot of things....including this and that ifthar invitation from friends, their family, Talk, etc....

satu hal yang paling menyenangkan dibanding 2 kedatanganku yang dulu ke belanda adalah...aku ketemu ama toko asli indonesia...*halah*...habis semenjak tinggal di London aku juga belum pernah nyasar ke china town, walhasil aku belum pernah ngerasakan dikelilingi Indonesian food. nah kemarin pas jalan jalan ke centrum alias down town sekelebat terlihat tulisan "Toko Djaya Makmur" huwaaaaaaaa...pasti milik orang Indo nih...dan betul didalamnya ada orang cakap indon....hurray....akhirnya aku lihat lihat toko yang bisa dibilang kecil tapi padat sama barang....weleeh...jadi overwhelmed euy....aku bener bener excited sampe sampe bingung mau beli apa....segala macam jenis krupuk ada, dan akhirnya aku beli, onde onde, rempeyek teri, bawang goreng ready made yang asli indo dan bukan Indian style yang biasanya aku beli, jenang duren, tahu, tempe, petai, laos, kacang shanghai...YOU NAMED IT! anything u can think of and you can't think of....hehe..segitunya...akhirnya aku mborong segala macam makanan jadi dan non jadi, dompet suami berhasil aku kempesin..pes...pess.....ludes tuh uang yang baru di tarik dari ATM....Jazakallah khair Love! Love you much more aftewards *asas manfaat banget deh cintanya* he knew that I was mad about Indon food and that day I wasn't only mad but I was extremely mad....memang rezeqi-ku di bulan ramadhan...akhirnya pulang ke rumah aku langsung ambil wajan tuk goreng tahu, tempe, krupuk, dll.....alhamdulillah!!!!

suami and his family cuman bengong lihat caraku makan yang kayak tarzan kelaparan.....waktu aku kasih tahu dan tempe they asked: What is this? what is it made from?" aku gak inget bhs inggrisnya kedelai *saking maruk ama makanan kali yeee*...yang penting nyam nyam......sambil mulut penuh "well...i don't know its name in english, but it's kinda of bean called kedelai" nyam.....nyam.....

and as I predicated before....hubby and his family are not keen eating 'my food' at all, lha wong cuman tahu doreng, tempe goreng ama krupuk goreng, bawang goreng, semua yang goreng goreng mereka ogah....walhasil...semua jatahku!!! weleh ramadhan kok ngomongin makanan mlulu...mana ketahuan rakusnya lagi....asthgfirullah...

moral of the story:

KALAU SUDAH TIADA BARU TERASA BAHWA KEHADIRAN SESUATU ITU BERHARGA...

yang di Indonesia pingin makanan eropa, yang di eropa pingin makanan indonesia..memang manusia tidak pernah puassss

Sunday, 16 September 2007

Pamit Bentar

Assalamualaikum dear readers..

Maaf sekali sodara sodara, diriku gak bisa posting sama sekali...sibuk bener nih ceritanya...inshaAllah off dulu dari ngeblog until further notice..cieeeeeeeeh...2 jam lagi take off menuju negeri belanda..spending ramadhan with hubby's famly over there..

till then I hope you all do enjoy the ramadhan..

please remember me and all muslims in your du'a

take care

wassalam

Sunday, 9 September 2007

Ramadhan Mubarrak 1428H

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

MOHON MAAF ATAS SEGALA KEKHILAFAN DAN KESALAHAN

the Khutbah/sermon of Rosulullah Muhammad SAW on the last day of month of sha’ban Salmaan (Radiallaho Anho) report On the last day of Shaban Rasulullah (Sallallaho Alaihi Wasallam) addressed us and said:

"O people there comes over you now a great month, a most blessed month in which lies a night more greater in virtue than a thousand months. It is a month in which Allah has made fasting compulsory by day and has made sunnah the Taraweeh by night. Whosoever intends drawing near to Allah by performing any virtuous deed, for such person shall be the reward like the one who had performed a Fard in any other time and whoever performs a Fard, shall be blessed with the reward of seventy faraaidh in any other time.

This is indeed the month of patience and the reward for true patience is Jannah (paradise). It is the month of sympathy with one's fellowmen. It is the month wherein a true believer's rizq is increased. Whosoever feeds another who fasted, in order to break the fast (as sunset), for the feeder there shall be forgiveness of sins and emancipation from the fire of Jahannam (hell) and for such feeder shall be the same reward as the one who fasted (who he fed) without that persons reward being decreased in the least.

Thereupon we said, 'O messenger of Allah, not all of us possess the means whereby we can give a fasting person to break his fast' Rasulullah (Sallallaho Alaihi Wasallam) replied ‘Allah grants the same reward to the one who gives a fasting person to break the fast a mere date or a drink of water or a sip of milk.’

This is a month, the first of which brings Allah's mercy, the middle of which brings His forgiveness and the last of which brings emancipation from the fire of Jahannam. Whosoever lessens the burden of his servants (bondsmen) in this month; Allah will forgive him and free him from the fire of Jahannam.

And in this month four things you should continue to perform in great number, two of which shall be to please your Lord, while the other two shall be those without which you cannot do. Those which shall be to please your Lord, are that you should in great quantity bear witness that there is no deity to worship except Allah (i.e. recite the Kalimah Tayibbah Laa Ilaaha illallah) and make much Istighfaar (beg Allah's forgiveness with Astaghfirullah) and as for those without which you cannot do, you should beg of Allah entrance into paradise and ask refuge in Him from Jahannam. And whoever gave a person who fasted water to drink, Allah shall grant that giver to drink from My fountain, such a drink where after that person shall never again feel thirsty until he enters Jannah. (reported by Ibn Khuzaimah in his 'Saheeh')

Thursday, 30 August 2007

Video of my Interview

Alhamdulillah...hari ini akhirnya aku bisa duduk di depan kompi dan 'menikmati' sajian-ku sendiri....semula aku kira aku gak akan bisa melihatd an merekamny, but ALhamdulillah I could! aku tonton bareng sama suami, meski sebenarnya I should be somewhere else, but I got very bad headache, sambil istirahat I try to log on to Islam channel's website...coba nonton siaran ulang Muslimah Dilemma kemarin.. Hasil rekamannya sih gak begtiu bagus, karena aku dapt dari Internet, ada yang keputus, dan qualitas gambarnya juga gak keren blasss...but inshaAllah cukup lah buat hiburan dan kenang kenangan anak cucu *cieilaaaaaaah* ada sebuah pertanyaan terakhir yang sebenarnya justru penting tapi sayangnya dipotong dan gak tertayangkan, kalo acara live-nya sih gak kepotong... Yang mau lihat silahkan lihat di link berikut:
Selamat menikmati *makanan kaleee* kalo inggrisnya lucu jangan diketawain yah...kalo bingung silahkan balik ke story tertulisnya...hehe, tak lihat lihta inggrisku sedikit kacau, gak fokus dan kebanyakan kata kata "Isn't it" *ini mah east end style*

Wednesday, 29 August 2007

Akhirnya, I had to be on Live TV Show (part II)

5....4....3....2.....1.....

Action!

Assalamualaikum...welcome back to Muslimah Dilemma Show....recently there was massive Conference in Indonesia, more than 100.000 people attended, media from all over the world reported it, UK, turkey, france, middle east, asia, you named it..all sent the msessage that muslims who attended the conference in Indonesia wanted shariah! amazingly around 60 to 70 thousands of them were women and children, that is our topic today, Why do women want shariah?

in the studio there are 2 panel and 1 sister on the phone all the way from Bangladesh.

in studio we have Umm Khadijah from Pakistan, and Dr. Ameeratul Jannah (note: ameera is my cyber name) from indonesia. Dr. Ameera is a doctor by profession, she moved to UK 3 years ago, obviously her mother tongue is Indonesian but you will see her english is MashaAllah very good.

*dalam hati, weleh.....belum belum aku dibegitukan, tambah grogi nih,tanagn dauh berpeluh sebesar jagung *hiperbole aku juga gak terbiasa dengan panggilan dokter*

setelah itu pertanyaan pertama tertuju padaku:

presenter: "Dr. Ameera, tell me about the conference last week, what was it about?"

aku: "well...the conference was organized by Hizbut Tahrir Indonesia, the aimed was to strengthen the commitement of muslim to carry the da'wah and also to create awareness globally about implenting the shariah in the muslim world. it was attended by 100.000 even more than that because based on the information that I got, some of the participants had to stand up as not enough seat, majority were women and children. they came from all over Indonesia, some of them hde to travel 12 hours journey by bus, mashaAllah"

presenter:"MashaAllah, we will come to the hardship that they go though to attend this event, but before that why do you think more women want the shariah?"

aku:"I think nowdays you'll find not only women, but generally muslim start to go back to Islam, they have been living in a material world and there's no value but materi, muslim start realizing the essence of this duniya, they know that the real life is not this duniya but the hereafter, therefore they question themselves how can they get happiness in the hereafter, the only answer is by pleasing Allah SWT, and they realize the aim of this creation is to please Allah SWT, all of them can be achieved when you implement the shariah in all of aspects of our life. On top of that, living under non-islamic system only brings misery, difficulties, poverty, lack of respect, no protection and all sort of hardship, you hardly find muslim can live in peace and happy, women are not protected, domestic violence is increasing, women is a media commodity, no one defense them and these make them think, there must be something wrong and there is something need to change. the system doesn't give women their rights so they have to fight for their rights.

prsenter: "hmm....which right and what is the right of women, we will discuss it later, I have QS for Sister from Pakistan and Bangladesh, do you think muslim over there call for the same thing?"

dijawablah dengan jawaban yang eloquent oleh kedua panel tadi....beberapa memang mirip dengan jawabanku, yang jelas mereka mengungkapkannya jauh lebih baik .karena bahsa inggris adalah motehr tongue mereka.

presenter balik lagi ke aku......

presenter: "so tell me what kind of standard of living they have in Indonesia sis, do you have poverty in Indonesia?"

aku: "yes, many people suffer from poverty, there was poverty before but since 1997, a big economic crisis strucked Indonesia, since then more and more poeple suffer. I have a friend, a close friend when I was in Uni, she and her parents had to depend on 6 chicken to survive. if the chicken produce egg then they will have soemhting to eat otherwise they have to fast and not eat proper food, kids have to leave school to help their parents working, they are between 6 - 8 yrs old, some of them have to beg on the street, a lot of women can't feed their children 3 meals a day, this is common things in Indonesia.you cna find it in anypart of Indonesia. and this has been happening for more than 10 years.

presenter merespon dan nanya bbrp reality di pakistan dan bangladesh yang moreless the same.....selanjutnya dia balik nany ke aku

presenter:"so tell me dr Ameera, what kind of sacrifice they have to make just to attend the Conference?"

aku: MashaAllah, this is something that we might never imagine before, perhaps some of us finding hard to comprehend, because we live in such a cozy place, just to attend the conference some sisters have to fast, minimize food expense so they can save money to go to Jakarta, some of them have to sell their precious belongings such us their wedding cloth, jewellery, or even their daily cloth, they don't have many but they have to sell it to get some money, some are collecting newspaper and plastic staff to be sold, anything can be recycled, they will collect it and then sell it. mashaAllah...and the other point I want to raise is the Ayah in Quran surah Thaha: 24 Allah mentioned: wa man A'radha 'an dzikri fainnalahu ma'isyatan dhonka wanakhsyuruhum yaumal qiyamati a'ma. whoever turn away from my reminder then they will have life-narrowed and will be reserructed as a blind person.

Presenter: "hmm...why do you think women want implementation of the shariah if at the same as many people claim, muslim woemn won't have rights as much as they have in liberal country, they don't have right to divorce, to be a ruler, they have to cover, etc?

aku: " well...I think the question you raised is not relevant anymore, I am sorry to say that It's out of date. because the fact showed us that more and more women want Islam, more and more women go back to Islam, if they think Islam will oppress them then why do they want the sharih then? the problem we have now is we start with the western concept and then try to macth it with Islam. for instance, we already perceive or even believe that democracy, human rights, freedom are supreme value, then we look at Islam, if we see islam suit with this value then we happily accepted by if not then we don't. who are we questioning Islam? Allah is our creator then He's the only who knows about the good and the bad things about us.

setelah berkomentar akhirnya dia punya pertanyaan terakhir:

" so what support can we give for our brother and sister in muslim world? what is your message? is our work here will significant for them in Muslim world?"

aku: "there so many things we can do to support the call for Islam and shariah. 1st of all we have to equip ourself with islamic knowledge, so we can discuss with wisdom and capable to have intelectual discussion with anyone who have misconception about Islam, at the same time we help to create awareness amongst muslim and non muslim community about shariah. one thing I want to point out, if we think our action here doesn't bring impact in muslim world then it's completely worng, we know that Idea has no border, media is worlwide, threre's internet, whatever happen in UK, muslim country can hear it, I still remember when there was massive demonstration regarding Hijab Banned in France, at that time I was still in Indonesia, and I saw a big demo held in UK, mashaAllah it inspired us in the muslim country to do the same things and to stand up for our brother ans sisters in another country...."

pendeknya....itu adalah pertanyaan terakhir, acara sempet diselingi iklan sebentar dan juga respon dari pemirsa dirumah, aku hitung ada sekitar lebih dari 5 penelpon, rata rata sih yang merespon laki laki, bahkan ada yang menelpon dari canada....*uhuy, bikin grogi*

tepat jam 8pm acara selesai......akhirnya aku pulang bersama mba Neng dan bang Azhari yang telah setia menunggu selama show di ruang tunggu. we prayed maghrib at Central London Mosque (Regents Park Mosque). mashaAllah sudah lama sekali aku gak sholat maghrib disana......sempet ketemu 1 sister Indonesia (mba ari) yang sedang kerja di Inggris.

perjalanan pulang agak lama karena sempet macet...dalam perjalanan udah langsung dapat 3 sms dari temen deketku. beberapa isisnya begini:

* dari Mi*** : Salam sis, I saw the beginning of the programme, alhamdulillah you seemed pretty confident and answering the topic question.I would say you're done quite well, you didn't look nervous, it's like you've done that all the time.wassalam

* dari Ru*****: Salam, What Inspirational show today was.well done sis, May you continue in strength.love you and du'as

* Dari K***: Sister, how you are expressing yourself is brilliant, and you made me cry when you quoted the Quran.

* Dari M***: salam, is this ameera? I saw my friend last night on Islam channel.hehe (kuterima esok harinya)

Alhamdulillah wa syukrillah.....aku dikarunia temen yang sangat supportif dan perhatian, belum juga sampai rumah aku udah dapat respon langsung....

finally, sampai rumah cuuapek, ngantuk dan langsung zzzzzzzzzzzzzzzzzzzz

NB: maaf saya gak nyimpen videonya tapi bagi yang PINGIN LIHAT SIARAN ULANGNYA BISA DITONTON ONLINE www.islamchannel.tv dan masuk ke WATCH ONLINE hari Kamis jam 4pm UK time (kamis around 10 malam Indonesian Time)

Monday, 27 August 2007

Akhirnya, I had to be on Live TV Show

Mulanya aku ragu....mulanya aku tolak...tapi karena kejepit akhirnya aku iyakan....

sore itu hari kamis Hp ku berbunyi....ku dengar suara seorang sister dari seberang:

sister: "assalamualaikum sis" ucapnya

aku: "wa'alaikum salam wr wb sis, hey how are you?"

sister: "Alhamdulillah, I am fine, how are you?"

aku: "alhamdulillah, I am very well"

sister: "quick question sis, are you free this coming sunday or next sunday? say around 7 pm?"

aku: "hmm...I think so, that time normally I've finished all my activities, what can I do for you?

sister:"oh...that's great, alhamdulillah, I really need you to be on the MUSLIMAH DILEMMA SHOW on Islam Channel, i am not sure if this coming sunday or the following sunday, but I will find out exactly, what do you think?"

aku udah gemetaran mendengar pertanyaannya, dalam hati udah jedag jedug

aku:" oooh dear.....why me sis? I never ever be on TV, if you can find somebody else I would be grateful, hehe" kataku sambil ngerayu dan gugup.

sister: "I wish I can find somebody else sis, but I think you're the right person to be the guess panel for the next show because it would be about the massive conference in Indonesia, we need to know directly from Indonesian sister, we want to know what hardship they going through in Indonesia to carry the message and to attend the conference"

aku:" ooh....i see, so there's no options for me but to say yes, right?"ujarku sambil ketawa ketiwi

sister: " yeah, I think so, but don't worry, we will discuss before hand, I will help you as well"

aku: "hmm...all right then, if you'll help me then I wouln't mind but could you give me the questions in advance so that I can prepare it? inshaAllah I will try my best"

sister:" sure..sure....Great then...Jazakillah khair sis, I will give you a call when exactly the show will be"

aku:"okay then sis, jazakillah khair, Take care and I will wait your call"

sister: " Assalamualaikum"

aku: "wa'alaikum salam wr wb"

esok harinya......

sister yang kemarin nelpon, telpon aku lagi dan bilang kalo shownya tidak jadi minggu itu, semula aku dah deg degan gimana kalo aku harus tampil minggu itu, kalo demikian berarti aku cuman punya waktu 2 hari untuk persiapan, alhamdulillah ternyata minggu depannya lagi (26th august 2007) show-nya.....alhamdulillah ada wkatu seminggu tuk persiapan....

seminggu itu aku benar benar kalang kabut, jika dibandingkan rasa nervousku mau nikah ama mau tampil di TV tak bisa dibandingkan, I was extremely nervous during the whole week. I wasn't sure if I can carry this amanah, I was worry that my english will be stag, gone, or complicated and hardly to be understood....habis shownya tidak lagi recorded tapi Live on TV. mana TV nya bisa dilihat orang sedunia karena pake satelit. but Bismillah, aku coba karena memang tidak ada orang yang bisa mereka kontak lagi, akhirnya aku iyakan.....

beberapa hari sebelumnya aku sudah diberi pertanyaan yang kira kira akan ditanyakan.....dan sekalian dibantu beberapa alternatif jawaban, tapi aku harus menyusun sendiri jawaban dengan kalimatku dan ditambah dnegan beberapa pandanganku.....subhanAllah, waktu itu aku jadi ingat masa masa pengumuman hasil Ujian kedokteran yang selalu bikin deg degan, aku bilang ke suami juga "It has been a long time I haven't had this much worry and nervous.the last time was in my graduation announcement" suami mah cuman bilang, you'l be fine, if you're not sure don't do it, but if you're sure then try your best. ah....andai aku bisa tolak pasti aku tolak. waah kayaknya lebih baik aku disuruh masak untuk orang banyak daripada hadir di live show on TV (ihik..gak nyambung lah)

akhirnya, hari minggu itu tiba....shownya jam 7 sore tapi aku sudah bangun sejak pagi, I couldn't sleep, seharian bolak balik kamar mandi, diare bo!! yah beginlah kalo aku super gugup.....jadi psikosomatis, kalo sudah melibatkan sistem tubuh pasti tingkat nervousku udah memuncak, bahkan tiap kali mengingat akan berada di depan kamera serasa perutku diaduk aduk..waduuh piye tho????

mulai pagi udah ngetik beberapa point jawaban yang musti aku ingat, biar gak lupa tak ketik dengan font besar dan aku print supaya bisa di intip. sejak pagi ampe siang sibuk ngerjain itu, trus break sebentar, masak curry cepet cepetan, dan nanak nasi pake acara hampir gosong...hik.hik konsentrasi-ku terpecah dua.....

hal terpenting malah aku lupakan.....dimana studionya????walaaaah piye tho kok bisa lupa..akhirnya aku telpon temenku claire (yang pernah aku tulis kisahnya beberapa waktu yang lalu) karena claire udah berkali kali di show ini, alhamdulillah dapat petunjuk, stasiun terdekatnya di great Portland Station. lah...belum pernah lewat sana lagi, trus selesainya kan jam 8pm, itu kan udah maghrib, trus nanti pulangnya sama siapa? hari minggu lagi, mana besoknya bank holiday, pasti banyak orang keluar dan ke pub, trus mabuk mabukan, aku paling males naik tube (kereta bawah tanah) kalo banyak orang mabuk, mana aku sendiri, pake kerudung, gelap gelapan...hiiii ngeriiiii.....akhirnya aku nekat nelpon mba Neng. Alhamdulillah mbak-ku yang satu itu emang super baik..malah blionya nawarin mau diantar pake mobil sama suaminya...huwaaaaaa..jazakillah khair mba!! alhamdulillah pertolongan Allah itu datang......

akhirnya, mba neng dan suaminya janji njemput jam 5.30pm karena aku harus sampai studio jam 6.30, tapi ada sedikit kendala dan akhirnya baru tiba di flat-ku hampir jam 6. kasihaaan sekali aku melihat suami mba neng (bang Azhari) yang harus ngebut...hik..hik..jadi ngerasa bersalah sekali, ngerepotin orang, dua orang lagi yang repot. alhamdulillah sekali mereka sangat baik, benar benar mereka seperti ibu bapak, tante dan om, kaka sendiri bagiku....

alhamdulillah jalanan sepi sore itu, padahal biasanya muuacet kata si abang, "udah rezeqi mbak" kata beliau....dan mba neng juga menyetujuinya.....akhrinya kami bisa melesat cepat, sampailah kita di studio di central london jam 6.45pm....di tengah jalan udah di telpon sang presenter dimana posisiku.....aku tambah nervous, takut telat dan takut ngerusak jadwal acara.....alhamdulillah kembali pertolongan Allah itu ada yakni sepi-nya jalanan kota, perjalanan yang biasanya memakan waktu lebih dari 1 jam bisa kita tempuh dalam waktu 45 menit.alhamdulillah!...

sampailah aku distudio..naik ke lantai 1, tambah grogi dan mules aja nih perut....ada waktu 15 menit untuk duduk sebentar dan memasang Mic kecil di dada, tes suara, tes kamera, dll...yang jelas asing banget buatku dan kelihatan ndeso-nye hehe....aku duduk dan gak bergerak sama sekali karena takutnya mic-nya jatuh.....beberapa menit kemudian ada aba aba

5....4.......3.......2.......1.....

(bersambung)

Friday, 24 August 2007

Komen Temen di komentari

beberapa waktu Yang lalu Aku posting ini trus dapat komen dari Pak ini dan setelah minta ijin dari beliaunya saya buat menjadi sebuah postingan, karena aku yakin ini juga menjadi pertanyaan banyak ornag atau bahkan mungkin ide yang begitu mereka yakini tanpa ada sebuah klarifikasi atau penjelasan.

semuanya adalah tanggapan saya sebagai seorang pribadi dan kalolah ad ayang salah saya mohon maaf, kalo ad ayang tersinggung mohon maaf dan juga mohon jangan tersinggung karena postingan ini tidak untuk menyinggung siapa siapa namun cuman upaya menjelaskan danmengklarifikasi....inshaAllah

Lho Hizbut Tahrir dah mo jadi partai politik ya?

Komen: sejak awal berdiri Hizbut Tahrir (HT) memang sudah menyatakan diri sebagai Hizbus Siyasiy (partai Politik) dengan makna politik yang sebenarnya yakni mengurus urusan Ummat, dan apakah HT partai politik yang terdaftar sebagai 'partai' yang artinya akan ikut pemilu jawabnya adalah bukan. setahu saya HT hanya terdaftar sebagai Organisasi Masyarakat karena memang untuk menjadi sebuah 'partai' organisasi itu harus mengakui dan menerima beberapa prinsip Undang Undnag yang sebagian tidak sejalan dengan Konsep dan metode HT. wallahu 'alam

Saya pikir selama:

a. sistem pemerintahan di Indonesia masih seperti ini dengan mengenal adanya parlemen dan terus melaju menuju demokrasi (dan sepertinya akan terus melaju ke arah situ);

b. HT masih konsisten menolak demokrasi dan ogah masuk sistem;

c. HT hanya bergerak lewat kampanye publik seperti demo, konferensi, dan sebagainya yang lebih di tataran wacana....isu khilafah islamiah tak lebih jadi komoditas jualan di media belaka yang akan terus membuai mereka yang rindu akan keagungan dan kebangkitan Islam masa silam tapi ya itu, sulit diwujudkan dalam tataran praktis...

komen:

Mungkin ide khilafah memang masih wacana (yang sebenarnya tidak lagi sekedar wacana tapi sudah menjadi opini), tapi setiap ide akan selalu berawal dari wacana, kemudian menjadi opini publik dan akhirnya akan menjadi pemahaman ummat yang mendorong mereka untuk bergerak. jatuhnya Presiden soeharto juga diawali dari sebuah wacana, proses penurunan bapak soeharto pun bukan proses sehari semalam, ada sosialiasi ide, ada upaya menjelaskan kebobrokan pemerintahan orde baru dan pada akhirnya itu menggerakkan mahasiswa yang menjadi agen perubah waktu itu untuk meminta pak soeharto turun.

dakwah Rosulullah pun diawali dari pencetesun ide (lebih tepatnya ayat Quran) yang menurut orang quraisy saat itu merupakan ide aneh dan menyihir, tapi sosialisasi ini terus dilakukan oleh Rosulullah SAW, setiap ada kabilah yang datang ke Makkah untuk berdagang maupun mengunjungi ka'bah Rosulullah tidak pernah meninggalkan mereka tanpa lebih dahulu men-jajakan ide Islam.....hasilnya 7 orang suku Auz dan Khazraj dari Madinah membaiat Rosulullah dalam Baiat Aqabah I setelahnya Rosululah mengutus Mus'ab bin Umair untuk melanjutkan 'sosialisasi' ide Islam ke kawasan madinah dan menunjukkan hasil dengan dibaiatnya Rosulullah oleh 70 orang dari Madinah di tahun berikutnya....

jika kita berbicara tentang metode menjajakan Islam (dakwah) dengan cara mendakwahkan Islam maka ada perbedaan. Metode sifatnya sima'i artinya itu sifatnya dari Allah dan RosulNYa dimana kita harus tunduk pada metode Rosulullah SAW tanpa bisa mengubah sedikitpun, sedangkan CARA itu bisa berubah sesuai tempat dan waktu. contoh metode adalah Bahwa Rosulullah TIDAK PERNAH kompromi dengan kepemimpinan quraisy saat itu meski Rosulullah ditawarkan segala macam kedudukan, pangkat, wanita, harta, dll...Beliau tetap teguh bahwa Islam tidak bisa ditawar, bahkan ketika ada seorang tokoh quraisy masuk Islam dengan syarat beliau mau menyembah Tuhan mereka selama 3 bulan, kemudian berkurang 3 hari beliaupun menolak mentah mentah karena jika Islam dicampur dengn non Islam maka jadinya bukan Islam lagi.....dan pendirian itu selalu nampak dalam setiap perjalanan dakwah beliau. sedangkan cara bisa berubah menurut tempat dan waktu,kalo dulu Rosulullah berdakwah tanpa Mic, dengan cara ke pasar pasar, atau ke tempat 2 keramaian maka kita bisa dengan mengumpulkan orang ke Hall (tidak harus ke pasar) dengan memakai laptop, LCD player, microphone, dll....

nah kini menjadi pertanyaan adalah: apakah tergabung dalam sebuah proses demokrasi itu metode ataukah cara? kalolah cara kita pun perlu mempertanyakan apakah memang diijinkan dalam Islam duduk dalam sebuah majlis yang perannya membuat hukum? sedang pada Saat yang sama Allah telah menegaskan dalam AL Quran, Inni Hukmu Illa Lillah, sesungguhnya hukum itu milik Allah. siapakah kita hingga berani duduk dan mencoba membuat hukum sendiri atau melakukan voting untuk melegalkan hukum yang jelas jelas sudah diharamkan oleh Allah (UU pornografi,riba,Judi,dll) atau mengharamkan apa apa yang jelas jelas telah di halalkan oleh Allah (seperti pelarang poligami yang direncanakan pemerintahan indonesia).

apakah Indonesia akan bersistem demokrasi seterusnya? tergantung keinginan rakyat indonesia. kalo proses memahamkan ummat untuk kembali pada syariah Allah telah meraih pada titik didihnya maka dengan suka rela ummat akan meminta penerapan islam. sama halnya ketika ummat minta penggantian beberapa pejabat yang dianggap KKN. saking seringnya gembar gembor demokrasi di seluruh dunia oleh negara adidaya (baca: barat) maka di benak kita pun seolah olah tidak mampu dan tidak mau mengakomodasi jenis kepemimpinan yang lain, kepemimpinan alternatif (bagi non muslim dan wajib bagi muslim). kalo demokrasi telah membuat rakyat palestina menderita, rakyat iraq menangis, rakyat asghanistan tersiksa, bahkan Indonesia sendiri juga demikian, kenapa kita masih mempercayai itu sebagai satu satunya solusi? banyak yang berargumen bahwa demokrasi di Indonesia memang bukan yang sebenarnya makanya banyak masalah, now...mana negara yang telah berhasil menerapkan demokrasi yang sebenarnya? inggris dan Amerika yang jelas jelas meng-claim paling demokratis saja tidak menggubris aspirasi dari rakyatnya, contoh: ribuan masa di inggris memprotes pengiriman tentara Inggris ke Iraq, tapi kenapa Blair tetap mengirim? bukankah demokrasi berarti dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat? kenapad ada rakyat yang menginginkan demikian tidak digubris dan dituruti kemauannya? ooh...karena bukan suara mayoritas makanya gak bsia di turuti, jiak demikian,kalo suara mayoritasnya bicara salah apakah itu juga harus dituruti? kalo suara mayoritas mengatakan mencuri itu boleh boleh saja, apakah itu juga harus di benarkan? sungguh nyata sebenarnya siapa sih yang memiliki demokrasi itu? tidak lain dan tidak bukan adalah pemilik modal (kapitalis), mereka yang membiayai kampanye, jika partai yang dibiayai menang maka akan banyak kebijakan yang harus diambil oleh pemerintah untuk 'membayar' biaya yang telah dikeluarkan tadi, kalo tidak, maka biaya akan ditarik, kalo ditarik partai akan mati, endingnya? bukan kepentingan rakyat yang di bela namun kepentingan kelompok tertentu yakni kelompok pemilik modal, maka jangan heran kalo ada tuntutan rakyat disebuah negeri untuk menolak sesuatu tapi pemerintah tetap melakukannya, karena memang mereka tidak peduli apa kata rakyat, tapi mereka lebih peduli kata pemilik modal.

setelah melihat yang demikian, masihkah kita mengelu-elukan demokrasi? padahal pada saat yang sama Allah telah memberikan petunjuk sistem kehidupan islam yang layaknya kita anut. sistem Islam yang dikenal dengan kekhilafahan yang jelas jelas terbukti meraih kegemilangannya dan kemampuannya menawarkan keadilan yang sebenarnya karena memang itu adalah sistem yang dilandaskan pada nash syara' (dalil syariat). dan itu adalah sejarah yang sebenarnya, sejarah nyata yang layak membuat kita rindu namun tidak membuai, jika kita terbuai maka seolah oleh kita hanya ber-angan angan dan tidak layak kita inginkan karena terlalu muluk, namun jika kita bekerja untuk meraihnya maka angan2 itu akan bisa menjadi kenyataan. justru sebaliknya, mustinya kita melihat sejarah itu sebagai pemompa semangat kita, kalo dulu pernah dan bisa diwujudkan, tentu akan bisa diwujudkan juga untuk masa sekarang dan akan datang.

Mungkin gak ada salahnya HT mencoba masuk ke sistem kayak gerakan tarbiyah (seperti PKS) karena itu lebih realistis dan konkret dalam hal mempengaruhi negara dan masyarakat lewat perumusan kebijakan dan implementasinya (seperti adanya menteri ato anggota legislatif dari PKS) karena dengan masuk ke sistem, rakyat (konstituen) jadi tau gimana turut berpartisipasi dalam ikut mengubah sistem tersebut, dibandingkan dengan eksis diluar sistem tanpa ada akses tuk mengubah sistem tersebut, kecuali kalo HT mau revolusi gitu (tapi apa mungkin???) ato bisa juga sih aspirasi HT 'dititipin' di parpol-parpol Islam di parlemen, kayak PKS, PBB, PPP ato yang laen tuk diperjuangkan mereka (tapi itu juga sepertinya harus ada konsesi ideologis antara HT dengan parpol2 tersebut yang gak mesti sama dan ini juga rawan konflik)...

komen:

memang ini yang membedakan HT dengan gerakan lain seperti tarbiyah (PKS di Indonesia) hammas di palestina dan Ikhwanul Muslimin di mesir. terlepas dari dalil dan pemahaman fakta yang dipahamai oleh teman teman yang saya sebutkan diatas maka saya sendiri menilai, justru berjuang di dalam sebuah sistem yang non Islami jauh lebih sulit daripada di luar sistem. kenapa?

1. karena jika kita di dalam sebuah sistem maka pastilah harus ada i'tikad dari kita untuk menjaga dan melesatrikan sistem tadi bukannya malah menggantinya. contoh sederhana, kalo tahu kita sedang berada di dalam rumah yang bobrok dan mau kita ubah namun kita tetap tinggal di dalamnya maka yang terjadi sebenarnya enggan merubah pondasi rumah itu (yang menajdi akar permaslahannya) tetapi malah melestarikan dan menjaga keutuhan rumah tadi karena kalo kita menghancurkannya maka kita yang didalamnya akan ikut hancur, kalolah kita di dalam rumah dengan maksud mengubah, maka sebenarnya yang bisa kita lakukan hanya mewarnai atau memberi kesan, mungkin kita cuman bisa mengganti jendela, mengecat tembok dengan warna yang baru atau mengganti kunci pintu, sedang pondasi yang sebenanrya tidak akan bisa kita ubah, hanya dan hanya karena kita ada didalamnya.

2. dari metode dakwah Rsoulullah hal seperti ini tidak dicontohkan, meski beliau ditawari kepemimpinan, harta, dll beliau menolak karena semuanya diberikan dengan sebuah syarat, syaratnya adalah menerima nilai nila kafir qurais dan menghentikan dakwah beliau.

3. memang perubahan yang perlu diwujudkan bukan hanya ishlah (perubahan cabang) tapi perubahan total (revolusi) apakah mungkin? jawabnya tentu mungkin, siapa yang dulu mengira uni soviet bakal hancur dan terpecah menjadi negara2 kapitalis yang menganut demokrasi? padahal mereka dulu adalah negara adidaya yang memegang ideologi sosialis yang jelas jelas berbeda bahkan bertentangan dengan ideologi kapitalis, apa yang tejadi pada Uni soviet adalah perubahan mendasar (revoulsi) yang memang memakan waktu yang tidak singkat, dan kenapa orang orang waktu itu juga tidak protes / marah dengan apa yang dilakukan oleh pemimpin soviet? karena mereka sudah tidak lagi mengangap sosialis mampu memberikan kenyaman hidup, kelayakan, kesejatheraan dan kebahagiaan serta kebebasan yang mereka inginkan, adanya perubahn ide mendasar inilah yang membuat penduduk soviet happy happy saja diatur dengan aturan kapitalis.

sama halnya, jika muslim dari hari makin sadar dan menguat keyakinannya akan kebenaran islam dan kehebatan sistem islam maka akan sangat mudah penerapan Islam itu sendiri, tanpa perang, tanpa pertumpahan darah, maka semua itu akan bisa terjadi, asal ummat sendiri yang menginginkannya,. pertanyaannya sekarang: kapan ummat menginginkannya? kalau ada orang yang bergerak memahamkan diri mereka sendiri kemudian memahamkan ummat disekitar mereka akan pentingnya dan keharusan mereka kembali kepada syariat Islam. kita yang harus mempertanyakan diri kita, sejauh mana dan seberapa besar upaya yang telah kita lakukan untuk membantu proses memahamkan tadi? jika kita hanya menonton saja, ya jelas prosesnya akan semakin lama, karenanya HT selalu mengajak siapapun untuk berkerja bersama memahami Islam dan mengajak orang bersama sama menegakkan syariat Islam.

contoh nyata: kata Khilafah ini 5 tahun yang lalu jarang dilafadzkan oleh kaum muslimin, bahkan mereka sering keliru dengan kata khilafiyah, dll....namun subhanAllah, kenyataan sekarang berbeda, bahkan mantan perdana menteri Tony Blair, mantan Home Office secretary Charles Clark, Perdana menteri Gordon Brown, Pemimpin Conservative Inggris David Cameron sudah menyebut nyebut nama HT dan khilafah di parlemen mereka. artinya, selama ada sosialiasi dan gerak dari kaum muslimin selama itu pula ide ini akan menggelinding seperti bola salju yang meluncur dari atas bukit, dari waktu ke waktu semakin kuat, semakin cepat dan semakin besar pengaruhnya dan dampaknya semakin luas. inshaAllah.

itu baru di Indonesia, akan lebih rumit lagi konteksnya kalo di negara Barat kayak Inggris ato Australia, HT hanya bisa bergerak di dataran wacana, karena praksis hanya bisa dilakukan oleh mereka yang masuk sistem, sedangkan sistem di kedua negara ini liberal dan sapapun gak bisa masuk sistem itu kecuali disaring terlebih dahulu ideologinya (seperti anggota MP yang muslim di Inggris dari partai Tory ato Buruh, gak mungkin mereka yang jadi MP itu muslim radikal),

komen:

jika ide ide HT masih sekedar wacana kenapa mereka begitu khawatir hingga harus mendiskusikannya di Question Time di house of parliement? jika ide ide HT dianggap tidak membawa pengaruh yang berbahaya bagi kelangsungan sistem kapitalis kenapa mereka harus melarang pembicara dari Inggris menyampaikan idenya di Indonesian Conference? saya kira ide HT tidak lagi hanya sekedar wacana tapi sudah menjadi opini publik yang diperhitungkan oleh pihak barat, dan juga oleh pemimpin di negeri Muslim yang menjadi agen-nya barat.

sisi yang lain, HT juga tidak bertujuan menegakkan Khilafah islam di negeri Inggris atau negeri non muslim lainnya, tapi HT bertujuan menegakkan Hukum Allah di negeri Muslim. saya justru yakin dengan berkembangnya ide HT di negeri barat khususnya Inggris, ini justru membuat ide ide khilafah makin diperbincangkan dan ini akan sangat membantu dakwah di negeri Muslim. kenapa demikian? karena di negeri muslim sendiri kaum muslimin terpenjara, mereka tidak bisa mengungkapkan pandangan politik islam mereka, contohnya adalah penangkapan para aktivis di mesir, uzbekistan, pakistan, saudi arabia, dan di banyak negeri timur tengah. sebagai muslim yang tinggal di Inggris dimana kita berkesempatan menyuarakan Islam maka tugas kitalah menyambung lidah saudara2 kita di negeri Muslim dan menunjukkan citra islam sebenarnya dan menunjukkan makar musuh2 Islam.

akhirnya ide-ide HT ya stuck di wacana doang kecuali kalo mo pake jalan radikalisme tapi itu juga sama saja dengan memberi jalan pihak luar bersatu padu tuk lebih menyerang dan mendiskreditkan HT yang berpotensi 'mematikan' jualan ide khilafah di mayoritas masyarakat muslim yang kini mulai gandrung pada perdamaian dan toleransi serta menolak radikalisme.

komen:

saya sendiri berpendapat ide radikalisme dan moderatisme adalah ide yang sengaja disemburkan ke tengah tengah kaum muslimin untuk memisahkan mana yang berpihak pada barat dan mana yang tidak. jika kita tanya mayoritas muslim di negeri barat maupun di negeri muslim, apakah mereka setuju dengan aksi bom bunuh diri yang membunuh orang2 sipil? maka mayoritas akan bilang tidak setuju! namun tetap saja mereka mencari cari alasan bahwa ada yang namanya proses peradikalan pemuda muslim, yang mereka usaha ubah adalah definisi radikal itu sendiri. perlu kita melihat, musuh musuh islam mulai mendifinisikan radikal ini dengan cara se-enaknya, menurut agenda mereka, bukan saja orang yang setuju dengan bom bunuh diri yang mereka sebut radikal tapi juga orang yang menginginkan penegakan islam di tanah mereka sendiri. jika kita terjebak dengan ungkapan ini dan terkesan apologetik dengan selalu mengatakan bahwa kita hanya ingin damai, meski negeri kita di acak acak, atau kita adalah kaum yang lebih suka menghindari konflik, tidak spek up against injusrtice maka artinya kita telah menuruti apa yang menjadi agenda musuh islam.

dalam setiap fase kehidupan akan selalu ada perang antara yang Haq dan yang bathil, jangankan bicara tentang khilafah, lha wong hukum yang sudah jelas (kerudung dan jilbab) aja masih juga ditentang dan dipertanyakan. apakah kita juga akan bilang bahwa sebenarnya jilbab dan kerudung tidak wajib hanya karena kita tidak ingin pertentangan dan ingin perdamaian? astaghfirullah. disinilah dibutuhkan ke-istiqomahan dari seorang Muslim, mereka harus yakin dengan Diin islam, meski orang kafir membenci, meski orang kafir mencaci dan berusaha meragukan kita terhadap hukum Allah.

"ingin perdamaian" tanpa di ikuti penjelasan yang komplit akan membuat kita trejebak, tentu ummat islam menginginkan perdamaian, tapi apakah jika tentara tentara US dan Inggris mengobrak abrik rumah kita, memperkosa isteri, anak perempuan dan ibu kita trus kita tinggal tetap diam saja? tentu tidak! ini lah pandangan yang berusaha mereka injeksikan ke benak kaum muslimin, bahwa Islam harusnya mengajarkan kedamaian so seolah olah bilang don't defense you and your family, we can do everything what we want to you and your land.

saya setuju memang Islam mengajarkan kita damai dan adil tapi islam pun mengajarkan kita untuk tegas dan keras jika ada orang yang jelas jelas menganiaya kita dan saudara kita.

Ide khilafah ini memang genit diperbincangkan (termasuk saya nulis panjang ini juga gara-gara tergoda kegenitannya he hehe) tapi tuk menemukan bentuk perwujudannya, selama pola gerakan HT masih seperti ini, ya akan jadi proyek jangka panjang entah sampe kapan...meski bukan tidak mungkin tapi ya sulit, karena yang menentang tidak hanya dari kalangan Islam sendiri (di Indonesia sendiri NU sebagai organisasi muslim terbesar yang mengakar di masyarakat justru paling vokal menentang HTI) tapi juga dari pemerintah (jika dah menyinggung soal pergantian dasar negara NKRI segala, kelompok nasionalis dan non-muslim plus militer bisa turun tangan) sekaligus tentunya juga pihak asing yang gak suka melihat kebangkitan Islam bersatu...

komen:

Rosulullah pun tidak habis habisnya di tentang oleh kafir Quraisy, bahkan sampai pada tahap upaya pembunuhan beliau, namun apakah sulitnya jalan itu membuat kita lemah?kalolah kita tidak menikmati hidup dibawha naungan Khilafah paling nggak di hari penghisaban kelak upaya kita dalam proses mewujudkannya akan Allah catat sebagai amal baik. sebenarnya tantangan dari kaum muslimin bukan tidak mungkin untuk di takhlukkan, mereka yang menentang khilafah saya yakin bukan karena ingin menentang hukum Allah, mereka yang menentang bukan sengaja ingin menantang Syariat Islam, mereka hanya belum faham apa yang HT inginkan, mereka mungkin belum berdialog dengan anggota HT secara langsung, mereka hanya mendengarnya lewat media atau kasak kusuk saja, saya yakin dengan sosialiasi yang bagus akan sampai pada hasil yang kita inginkan. pendapat yang mengatakan bahwa Khilafah itu tidak mungkin dan tidak bisa hanya bisikan syiathan yang ingin melemahkan kita. we don't have any option anyway. jika bukan islam, jalan mana yangmau kita pilih? haruskah kita memilih jalan lain? naudzubillah.

adapun tantangan dari musuh islam (kafir) itu sifatnya sunnatullah (pasti), kembali lagi kita lihat perjalanan dakwha Rosulullah, Rosul saja yang menjadi kecintaan Allah harus melalui duri dan onak yang menyakitkan, beliau yang dengan penuh harap meminta bantuan bani beliau di thaif harus rela di lempari batu dan segala macam kotoran hingga membuat tubuh beliau berdarah darah, Rosulullah SAW dan para pengikutnya harus rela hidup di atas bukit makkah dan kelaparan selama berbulan bulan menghadapi boikot kafir quraisy. itu memang jalan untuk memperjuangkan kebenaran dan keadilan, jika jalan yang kita tempuh bebas hambatan justru kita perlu mempertanyakan kebenaran jalan yang kita tempuh.

akhirnya, harapan dan doa disertai tindakan terus menerus (tapi tindakan yang gimana? apa tindakan seperti selama ini?) yang akan menjadi ujian bagi perjuangan HT kedepan kalo pengen menggolkan ide khilafah islamiyah ditengah arus global yang:

a. di dunia barat kian sekuler dan kian hegemonik;

b. di dunia muslim yang karakteristiknya beragam, seperti:

(1) memiliki konsep kepemimpinan sendiri (kayak Islam Syiah di Iran, apa mau mereka dengan ide kekhalifahan ala HT sedangkan konsep mereka adalah keimaman yang berakar dari tradisi panjang Syiah 12 Imam?) dan

(2) keragaman tafsir atas khilafah itu sendiri yang berangkat dari pertanyaan mendasar: sapa yang akan jadi khalifah? siapa yang memilihnya? mekanismenya seperti apa? yang mana persoalan kepemimpinan umat Islam adalah isu sensitif yang secara historis telah menjadi pengoyak persatuan umat Islam sejak Khalifah Ali sampe kini

komen:

saya melihat justru ada kemiripan ide antara syiah dan sunni pada masalah ke-Khilafahan, Syiah memahami akan datang Imam mahdi yang akan memberikan keadilan dan menyebarluaskan kebenaran, sedang sunni meyakini akan ada khalifah yang sesuai dengan manhaj kenabian, disini justru sebuah titik temu dan malah ini sebuah tanda memang kesatuan Ummat akan terjadi dengan adanya Imam mahdi (versi syiah) dan khalifah (versi Sunni).

Keragaman tafsir tidak menjadi permasalahan, sebenarnya mayoritas ulama salaf sendiri dan 4 imama madzhab tidak berbeda dalam masalah kekhilafan. mereka sendiri memandang bahwa Khilafah adalah wajibanya sebuah kewajiban karena tanpa khilafah banyak kewajiban yang terbengkalai. orang yang menafsirkan macam macam sebenarnya justru saya pertanyakan, dari mana mereka membuat tafsir yang baru? kalo jelas jelas rosulullah dalam hadis beliau menjelaskan bahwa setelah wafatnya beliau tidak akan ada nabi namun yang ada adalah para khulafa' (jamaknya Khalifah) maka kenapa mereka masih meragukan ide khilafah?

hegemoni dunia barat pun sudah mulai memudar. justru china, india dan beberapa negara Asia mulai mengambil alih kepemimpinan di bidang ekonomi, banyak orang barat masuk islam, banyak orang barat yang meragukan demokrasi mereka sendiri, yang saya lihat justru barat semakin menuju keterpurukannya, saya ragu barat akan survive, soviet juga sudah hancur, kapitalis sudah diambang kehancurannya. hanya satu yang akan bisa menjadi alternatifnya, tidak lain dan tidak bukan adalah Islam. tentang siapa yang bisa menjadi khalifah....itu terserah kepada ummat untuk memilihnya.setahu saya HT sendiri tidak pernah menginginkan tanggung jawab menjadi Khalifah, HT adalah sebuah partai yang menginginkan penerapan Islam, dan jika sudah ada penerapan itu maka peran HT adalah menghisab dan mengingatkan pengausa jika mereka melakukan sebuah kesalahan bukannya sibuk meraih kekuasaan dan meninggalkan kewajiban berdakwah.

Saya melihat di dunia ini ada OKI, Organisasi Konferensi Islam yang mengordinir kepentingan Islam di 57 negara anggotanya yang terbentuk atas dasar solidaritas umat muslim karena pembakaran Masjidil Aqsa oleh Israel (1969). Kenapa tidak memberdayakan fungsi OKI agar lebih kredibel dan kritis membela dan menyuarakan aspirasi Islam? Apakah selama ini HT Internasional menyadari pentingnya OKI? OKI sendiri bisa didesain tuk menjadi jejaring kepentingan umat Islam yang begitu beragam melalui keterwakilan negara-negara anggotanya di tingkat dunia. Mungkin HT Internasional perlu memikirkan eksistensi OKI kalo mo menjadikan idenya lebih eksis di tataran global, sepertinya ini lebih realistis. Tapi ya itu...dua tantangan perjuangan diatas (dari dunia barat yang sekuler dan internal muslim sendiri yang majemuk) harus menjadi pertimbangan.

komen:

setahu saya HT telah selalu mengirimkan delegasi kepada pemimpin kaum muslimin di seluruh negeri muslim dan juga ke OKI untuk menyuarakan Islam dan mengajak mereka kembali kepada Islam. hanya saja kegiatan ini tidak di ekspos oleh media karena memang kita tahu media di dunia sekarang ini tidak berpihak kepada Islam, namun yang jelas setiap pemimpin kaum muslimin di negeri muslim tahu keberadaan HT, tahu gerak HT, tahu agenda besar HT dan tahu bahwa HT hanya menginginkan penerapan syariah Islam dan menerima kepemimpinan siapapun asal mereka menegakkan Syariat Islam yang tentu saja agenda ini sangat bertentangan dengan agenda pemimpin yang hanya mengejar kedudukan, melestarikan sistem yang ada dan takut kehilangan kedudukannya.

wallahu 'alam bishowab.

Jika ada kebenaran datangnya dari Allah

jika ada kesalahan maka itu datangnya dari diri saya sendiri.

semoga Allah mengampuni kesalahan kita semua dan menganugerahkan ke-istiqomahan kepada kita untuk berjalan di jalan yang Haq. allahumm amin.

Mohon Maaf jika ada kesalahan.