Saturday, 27 May 2006

..Kerinduanku...

ah.....gak tahu kenapa...akhir akhir ini aku begitu merindukannya...rindu yang tak tertahankan...rindu yang tak bisa ku ungkap dan rindu yang kutak yakin apakah dia tahu dan merasakan apa yang aku rasakan.....
hanya dengan membaca email email lamanya.....hanya dengan itu aku mampu mengenangnya....hanya dengan itu aku bisa mengulang kembali kenangan indah kami bersama
hanya dengan itu pula membuat rasa ini makin menggelora menanti saat akan kujumpai sosoknya
dia yang telah hampir 5 tahun menjadi orang yang kupercaya, orang yang kupuja dan juga orang yang kusuka....orang yang kurindu nasehatnya, kunantikan email emailnya, kutunggu kata kata manisnya dan ku harap joke-joke ringannya......
dialah yang memberiku banyak inspirasi tentang kehati hatian di dunia maya...
dialah yang bisa membuatku tunduk pada aturan-NYa
dialah yang mengajariku untuk bertindak dan berfikir dewasa
dia pula yang selalu mendorongku supaya aku makin mendekatkan diri kepada Rabbku
dia juga yang bisa meluluhkan kekakuanku
disaat semua orang meragukanku...
disaat semua orang tak mau mendengar keluh kesahku
disaat semua orang sibuk dengan urusan mereka
dan disaat aku benar benar sendiri.....
dia seorang yang masih muda belia tapi mampu berfikir dewasa
meski jauh di seberang sana tapi dia mampu membuatku terpengaruh dengan segala kebaikannya
meski dia tak pernah kujumpai di dunia nyata namun banyak kata katanya yang berarti bagiku
meski aku tidak tahu lagi dia dimana...namun kerinduanku akan selalu membuatku ingin berjumpa dengannya....
dia bak sosok Bunga Zahra....gadis pakistani yang saat awal aku mengenalnya dia sedang berencana menyempurnakan Diinnya
dan tercapailah mimpinya dengan menikahi seorang brother bernam Wa****
dia banyak bercerita tentang indahnya dunia pernikahan yang d alaminya...
dia banyak bercerita betapa dia menangis saat dia umrah dan melihat jejak perjuangan Rosulullah SAW
dia banyak bercerita betapa dia begitu bahagia bersama kekasih hatinya
dia banyak bercerita bagaimana kehidupan dakwah di negeri yang sedang aku tinggali
dia pula yang begitu menunggu kedatanganku...
namun kini.....aku tak tahu dia dimana...
aku juga tak tahu harus kemana aku pergi demi melihat senyum manisnya
dan mendengar suaranya...
aku yakin dia ada disuatu tempat....tempat dimana aku berdoa semoga dia selalu bahagia dengan keluarga barunya dan dakwahnya.....
duhai bunga zahra-ku.....andai kutahu betapa aku merindukan mu
betapa aku ingin kembali merajut jalinan kasih kita..
betapa aku ingin kembali membaca nasehatmu...
aku datang ke tanah kelahiranmu namun sedih hatiku karena aku tak lagi menemukanmu...
ya Allah....kumohon dengan sepenuh hati....
pertemukanlah aku kembali dengan teman baik-ku itu...
aku yakin Engkau tahu rasa di dalam hatiku
dan aku yakin Engkau tahu rasa apa yang mendorongku untuk ingin bertemu dengannya
karena dialah yang mengajariku makna ukhuwah yang sebenarnya
amin
ditulis dengan penuh kerinduan kepada shahabatku PZQ yang kini entah dimana....

Resah...

Resah dan gelisah...menunggu disini...weleh..kok malah nyanyi lagu Kisah kasih di sekolah??? baidewe gak ada hubungannya kok....cuman emang akhir2 banyak hal yang berkecamuk dipikiranku...apakah gerangan? critanya kan aku ngajar anak2 dan beberapa sisters tajweed dan baca quran.....its every single day...Alhamdulillah....makin banyak makin bagus, makin sibuk makin bagus...nah trus kenapa resah??? bentar doong belum selesai....:) .. beberapa hari terakhir ini aku dapat telfon dari beberapa sister dan pihak East london mosque, urusan apa? tawaran untuk mengajar.

1 group berisi 12 sisters yang bener2 pingin belajar Quran, minta weekend, padahal weekend udah penuh dengan 3 jadwal teaching....terpaksa deh dengan berat hati aku harus menolak dan meminta tenggang waktu sampe kapan aku juga gak tahu karena gak mungkin lah aku meng-cancel kelas yang ada demi kelas yang baru..kasihan student yg lain.....walhasil....1 kesempatan baik terlepas.....emang sih dulu dulu aku termasuk orang yang gak mampu mengukur kemampuan diriku sendiri, kadang overload dengan begitu banyak beban dan tanggung jawab hingga babak belur sendiri dan endingnya malah banyak terbengkalai atau diriku yang jatuh sakit,nah semenjak pindah ke sini, diajarin suami bagaimana cara hidup yang baik dan benar *huehue* akhirnya aku mulai bisa mengukur diri dan melihat prioritas dari setiap tawaran yang sampai kepadaku....yah ...semoga saja nantinya mereka bisa segera mendapat guru yang lain...yang kedua adalah sebuah sekolah Islam di mesjid terdekat...mereka butuuuuh bener ama yang namanya guru.....soalnya guru yang sekarang mau married trus pindah ke tempat yang jauuuh dari domisilinya sekarang...tapi apa daya kelasnya jatuh di saat yang sama aku ngajar...endingnya???.....aku harus menolaknya padahal katanya udah mau di Invite untuk interview segala meski aku belum kirim CV....waaaaaaaaaah......sayaaang banget deh dan rasanya berat melepas dan menolaknya.....but here it is a life ...its all about how we prioritize everything and how we focus on the plan in the future and how we have to mantain any commitment that we have....

beberapa hari kemudian tiba tiba tetangga sebelah atas rumahku (flat di lantai atasku maksudnya) datang dan bertanya apakah aku punya waktu untuk ngajar keponakannya baca tulis Quran dan segala macam basic of Islam.....alhamdulillah aku bisa dan dia sendiri bisa men-drop off keponakannya ke rumah-ku so bisa gabung ama kelas baru yang barusan aku bentuk...so no problem deh buat yang ini....eh ... tapi sempet mumet juga loh ngatur jadwal....aku jadi mbayangin...kalo jadwal guru aja kayak gini gimana jadwal para penyanyi dan pemain sinetron yah????huahua...emang apa hubungannya???....yah heran aja gitu....tapi bener juga kok...kalo orang sudah cinta dan suka akan profesinya dan bidang yang digelutinya maka rasa lelah itu jarang ada....dan alhamdulillah aku juga enjoy banget dengan kerjaan yang aku miliki sekarang.....

anyway semoga Allah memberikan kemudahan bagi mereka yang ingin belajar Islam dan semoga semangat ummat yang mulai membara ini bisa disambut oleh para orang yang mengabdikan dirinya untuk diin -NYa...

hayo ..hayo yang pinter ngaji Quran, bisa ngajar tajwid pake bahasa inggris...di Inggris banyak lowongan looh???..hehe *eh gak ngajakin hijrah ke inggris loh yah???awas kalo salah paham....:P*

nah Loh...barusan juga dapat telfon dari sister yg pingin belajar private di pagi hari...alhamdulillah! banyak waktu kosong di pagi hari!.....welcome sis!

Friday, 26 May 2006

SubhanAllah..Speechless!

Kesabaran Nabi Muhammad SAW
1. KESABARAN DALAM PENYAKIT : Diriwayatkan oleh Imam Al Baihaqi dari Abu 'Ubaidah bin Hudzaifah ra dari bibinya Fathimah ra berkata : Kami menjenguk Nabi SAW di rumah salah seorang istrinya saat beliau SAW terserang demam dan beliau SAW menggigil karena menahan rasa sakit yang amat sangat. Maka aku berkata : Wahai RasuluLLAH! Seandainya anda berdoa, maka pastilah penyakit itu akan segera diangkat oleh ALLAH SWT. Maka jawab beliau SAW : "Sesungguhnya manusia yang paling berat cobaannya itu adalah para Nabi, kemudian orang-orang yang mendekati (derajat)nya, kemudian mereka yang mendekati lagi (derajat)nya, kemudian mereka yang mendekati lagi (derajat) nya." [1].
2. KESABARAN DALAM DITINGGAL ORANG-ORANG YANG PALING DICINTAI : Diriwayatkan oleh At-Thayalisi [2] dari Usamah bin Zaid ra berkata : Kami sedang bersama Nabi SAW, maka salah satu istri beliau SAW mengutus seseorang untuk mengkabarkan bahwa bayinya yang baru lahir sedang sakit keras & menjelang kematian, maka kata Nabi SAW : "Kembalilah engkau padanya & katakan : Sesungguhnya ALLAH SWT Maha Berhak mengambil milik-NYA, dan baginya pula apa yang telah IA berikan, & segala sesuatu disisi-NYA adalah sampai batas waktu yang telah ditentukan. Maka perintahkan kepadanya (istri beliau SAW) agar bersabar & berharap hanya pada ALLAH." Maka beberapa waktu kemudian utusan itu kembali dan berkata : Wahai RasuluLLAH! Sesungguhnya istri anda telah bersumpah agar anda datang kepadanya. Maka Nabi SAW-pun bangkit, & bangkitlah bersamanya Sa'ad bin 'Ubadah, Mu'adz bin Jabal, Ubay bin Ka'ab, Zaid bin Tsabbit (semoga ALLAH meridhai mereka semua) dan beberapa yang lainnya dan berangkat bersama Nabi SAW. Maka (ketika sudah sampai) bayi itu digendong oleh Nabi SAW & nafasnya tersengal-sengal di tenggorokannya karena sakratul-maut, maka berlinang-linang airmata RasuluLLAH SAW. Maka berkata Sa'ad bin 'Ubadah ra : Apa ini wahai RasuluLLAH? Maka jawab Nabi SAW : "Airmata ini adalah rahmat yang ALLAH jadikan di dalam hati para hamba-NYA, dan sesungguhnya yang paling disayangi oleh ALLAH diantara para hamba-NYA adalah mereka yang penyayang."
3. KESABARAN DALAM BERIBADAH : Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Hudzaifah ra berkata : Aku pernah shalat malam bersama Nabi SAW, maka beliau SAW membaca surah Al-Baqarah, maka aku berkata (dalam hati) : Nampaknya beliau akan ruku' setelah membaca 100 ayat! Namun ternyata beliau SAW melanjutkan bacaannya, maka aku berkata lagi (dalam hati) : Nampaknya beliau akan membaca seluruh surah Al-Baqarah dalam 1 raka'at! Ternyata beliau SAW melanjutkan membaca surah An-Nisa' & dibaca seluruhnya, lalu beliau SAW melanjutkan membaca surah Ali Imran & dibaca pula seluruhnya. Beliau membacanya perlahan-lahan, setiap beliau bertemu dengan ayat-ayat tasbih maka beliau bertasbih, setiap bertemu dengan ayat pertanyaan maka beliau bertanya, setiap beliau bertemu dengan ayat permohonan perlindungan maka beliau memohon perlindungan. Kemudian beliau SAW ruku' maka beliau membaca : SUBHAANA RABBIYAL 'AZHIIM. Dan adalah ruku'nya itu hampir sama lamanya dengan berdirinya, lalu beliau SAW berkata : SAMI'ALLAAHU LIMAN HAMIDAH. Lalu beliau berdiri sangat lama hampir sama panjang dengan ruku'nya. Lalu beliau SAW sujud dan berkata : SUBHAANA RABBIYAL A'LAA. Dan adalah sujudnya hampir sama panjangnya dengan i'tidalnya. [3].
4. KESABARAN DALAM BERDAKWAH HINGGA NAFAS TERAKHIR : Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dari Anas ra berkata : Adapun wasiat Nabi SAW saat menjelang wafatnya adalah : "(Perhatikanlah) Shalat & (perhatikanlah) hamba-hamba sahayamu!" Demikianlah hingga beliau SAW nafasnya naik ke tenggorokannya yang mulia & tidak berhenti lisannya mengulang-ulang kata tersebut. [4].
(Nabiel Fuad Al-Musawa) ---
[1] Hadits selengkapnya dalam Kanzul 'Ummal (II/154), diriwayatkan pula oleh Imam Ahmad & At-Thabrani di dalam Al-Kabir dengan redaksi yang mirip, berkata Al-Haitsami (II/292) : Jalur melalui Ahmad sanadnya Hasan.
[2] Juga oleh Imam Ahmad, Abu Daud, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban & Abu 'Awanah (lihat Kanzul 'Ummal, VIII/118).
[3] Demikian sebagaimana dalam Shifatu Shafwah (I/75).
[4] Hadits ini juga diriwayatkan oleh An-Nasa'i, Ibnu Majah, Ahmad & Ibnu Sa'ad (II/243). Dalam matan yang lain diriwayatkan oleh Al-Bukhari dalam Al-Adab, Abu Daud, Ibnu Majah & Ibnu Jarir dan di-shahih-kan oleh Abu Ya'la & Al-Baihaqi dari Ali ra berkata : Akhir perkataan Nabi SAW adalah : "Shalat, shalat & takutlah kepada ALLAH atas hamba-hamba sahaya kalian." Demikian sebagaimana dalam Kanzul 'Ummal (I/180). *)
Serial MA'RIFATUR-RASUL : Akhlaq RasuluLLAH SAW (5)

Lembutnya Rosulullah SAW

Kelembutan Nabi Muhammad SAW
1. Diriwayatkan oleh Imam Bukhari & Muslim dari Abu Sa'id ra : Ketika kami sedang duduk disisi RasuluLLAH SAW & saat itu beliau SAW sedang membagi-bagi harta pembagian, tiba-tiba datang seorang bernama Dzul Khuwaisirah, yaitu seorang laki-laki dari bani Tamim dan berteriak : Hai RasuluLLAH adillah (dalam membagi)!!! Maka berkata RasuluLLAH SAW : "Celaka engkau, maka siapa yang bisa adil jika aku tidak adil? Sungguh engkau telah rugi (dengan perkataanmu itu). Jika aku saja tidak berbuat adil maka siapa lagi yang akan adil?" Maka berkatalah Umar ra : Wahai RasuluLLAH! Izinkan saya memenggal leher orang ini! Maka jawab Nabi SAW : "Lepaskan dia, sungguh kelak ia akan mempunyai pengikut, amat sedikit shalat kalian dibanding shalat mereka, dan puasa kalian dibanding puasa mereka, tetapi mereka membaca Al-Qur'an namun tidak melewati kecuali sampai tenggorokan mereka (tidak sampai ke hati), mereka akan keluar dari Islam seperti panah lepas dari busurnya..." [1].
2. Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Zaid bin Arqam ra berkata : Nabi SAW telah disihir oleh seorang laki-laki Yahudi, sehingga beliau SAW sakit selama beberapa hari. Maka datang Jibril as berkata : Seorang laki-laki Yahudi telah menyihir anda & telah mengikat beberapa buhul di sumur yang demikian & demikian, maka utuslah orang untuk mengambilnya! Maka Nabi SAW segera mengutus orang untuk mengambil buhul di dalam sumur tersebut & melepaskan semua ikatannya. Maka kata Zaid : Tiba-tiba nabi SAW berdiri seolah-olah baru beliau SAW baru lepas dari ikatan. Tapi beliau SAW tidak menyampaikan hal tersebut kepada Yahudi yang menyihirnya itu & tidak pernah pula berubah wajahnya ketika bertemu dengannya sampai Yahudi tersebut mati. [2].
3. Diriwayatkan oleh Imam Bukhari & Muslim dari Anas ra berkata, nabi SAW bersabda : "Aku melakukan shalat & aku ingin memperpanjangnya, lalu tiba-tiba aku mendengar tangisan anak kecil, maka aku segera mempercepat shalat, karena aku mengetahui betapa risau hati ibu mendengar tangis anaknya." [3].
4. Diriwayatkan oleh Al-Bazzar dari Abu Hurairah ra berkata : Ada seorang Arab Badui datang pada Nabi SAW meminta sesuatu, maka ia diberi oleh RasuluLLAH SAW sesuatu, lalu beliau SAW berkata padanya : "Apakah aku telah berbuat baik kepadamu?" Maka jawab Arab Badui itu : Tidak ada sedikit pun! Maka marahlah sebagian kaum muslimin & berdiri untuk menghajarnya. Tetapi Nabi SAW mengisyaratkan mereka untuk menahan diri, lalu beliau SAW berdiri & masuk ke kamarnya & mengajak badui itu ke rumah beliau SAW, lalu beliau SAW berkata : "Sebenarnya aku sudah memenuhi permintaanmu, tapi kamu berkata seperti tadi, maka ini kutambah sesuatu untukmu, apakah kamu sudah puas sekarang?" Maka jawabnya : Sangat puas, semoga ALLAH SWT memberikan balasan pada keluarga & saudaramu dengan kebaikan! Maka kata Nabi SAW : "Nah, tadi aku sudah memberimu lalu kamu berkata yang membuat para sahabatku tersinggung, maka kalau kamu masuk ke mereka nanti katakanlah sebagaimana yang kamu katakan kepadaku tadi, biar hilang ketersinggungan mereka." Maka ia pun melakukannya, maka kata Nabi SAW : "Sesungguhnya perumpamaanku dengan orang ini, adalah bagaikan pemilik unta yang untanya lepas kendali, maka orang-orang pun mengejar unta itu sehingga ia bertambah lari, lalu berkatalah pemilik unta itu : Biarkan aku yang mengurusnya, sehingga unta itu pun bisa ditangkap kembali. Sungguh jika aku menuruti kata-kata kalian kepadanya & ia tetap pada sikapnya itu maka ia akan masuk neraka." [4].
5. Diriwayatkan oleh Imam Thabrani dari Abu Umamah ra berkata : RasuluLLAH SAW sedang bersama kami & ada pula Abubakar, Umar & Abu Ubaidah Ibnul Jarrah ra serta beberapa sahabat Nabi SAW. Maka ketika disuguhkan minuman, Nabi SAW segera menuangkannya untuk Abu Ubaidah ra, maka berkatalah Abu Ubaidah ra dengan hormat & malu : ANTA AWLA BIHI YA NABIYYALLAH! (Anda lebih utama untuk minuman itu wahai nabi ALLAH). Maka kata Nabi SAW : "KHUDZ! (Ambillah)" Maka Abu Ubaidah terpaksa mengambil minuman itu, tapi ia berkata lagi : KHUDZ YA NABIYYALLAH! (Ambillah ia wahai Nabi ALLAH) Maka berkata Nabi SAW : "ISYRAB FA INNAL BARAKAH MA'A AKABIRANA! (Minumlah! Sesungguhnya keberkahan itu ada pada para pemuka/tokoh kita!) Barangsiapa yang tidak menyayangi yang muda & tidak mendahulukan yang lebih tua, maka bukan termasuk golongan kami." [5]. (Nabiel Fuad Al-Musawa) ---
[1] Hadits selengkapnya dalam Al-Bidayah wa An-Nihayah, Ibnu Katsir (IV/362).
[2] Hadits ini diriwayatkan pula oleh An-Nasa'i, Al-Bukhari & Muslim dari Aisyah ra berkata : Nabi SAW telah disihir sampai-sampai seolah-oleh beliau SAW telah mendatangi istrinya padahal tidak. Maka berkata Sufyan (salah seorang perawi hadits tersebut) : Demikian hebat sihir tersebut sampai demikian dampaknya. Maka bersabda Nabi SAW : Wahai Aisyah! ALLAH SWT telah mengkabarkan tentang penyakitku ini. Telah datang tadi 2 orang malaikat padaku, yang satu duduk dekat kepalaku & satunya duduk dekat kakiku. Lalu berkatalah malaikat yang dekat kepalaku pada malaikat yang dekat kakiku : Kenapa orang ini (maksudnya Nabi SAW)? Lalu jawab malaikat satunya : Disihir! Lalu tanya yang pertama lagi : Siapa yang menyihirnya? Jawab yang kedua : Labid bin A'sham seorang laki-laki dari Bani Zuraiq sahabat Yahudi, ia seorang munafik. Tanya yang pertama lagi : Dengan apa disihirnya? Jawab yang kedua : Dengan gigi sisir. Kata yg anpertama : Dimana benda sihirnya? Jawab yang kedua : Di dasar sumur di bawah batu besar di sumur Dzirwan (milik Bani Zuraiq). Maka kata Aisyah : Lalu didatangi sumur tersebut dan dikuras airnya lalu diambil benda sihir tersebut. Maka kata Nabi SAW : Inilah sumur yang kulihat dalam mimpi itu, airnya licin dan bayang-bayangnya seperti kepala-kepala Syaithan. Maka ditanyakan pada beliau SAW : Apakah tidak kita balas? Maka jawab nabi SAW : Adapun aku sudah disembuhkan ALLAH SWT, & aku tidak suka menebarkan keburukan pada sesama manusia. Dalam riwayat lain dari Ahmad disebutkan bahwa sakitnya Nabi SAW sampai 6 bulan lamanya, demikian sebagaimana selengkapnya dalam Tafsir Al-Azhim, Ibnu Katsir (IV/574).
[3] Demikian sebagaimana dalam Shifatu Shafwah (I/66).
[4] Berkata Al-Bazzar : Aku tidak mengetahui hadits ini kecuali dengan lafzh demikian. Dan aku berkata : Ini dha'if karena Ibrahim bin Hakam bin Abban (demikian kata Ibnu Katsir dalma tafsirnya III/404). Dan hadits ini dikeluarkan juga oleh Ibnu Hibban dalam shahih-nya, juga oleh Abu Syaikh & Imam Ibnul Jauzi dlm Al-Wafa', demikian sebagaimana dikatakan oleh Al-Khafaji (II/78).
[5] Hayatu Shahabah (III/13), tapi berkata Al-Haitsami (VIII/15) : Di sanadnya ada Ali bin Yazid Al-Alhani dan dia adalah dha'if. *)
Serial MA'RIFATUR-RASUL : Akhlaq RasuluLLAH SAW (4)
diambil dari kotasantri.com

Sunday, 21 May 2006

Demam Friendster?

Kemarin aku dapat email dari shahabat setiaku di malaysia...dia mengirim email yang aku pikir bagus juga isinya...bukan bermaksud apa apa loh yah...tolong bagi yang ikut mbaca email ini (which is in the following post) please dont get offended or maybe upset by its content....semua hanya renungan dan kembali lagi..kalo kita bukan terdakwa kenapa harus merasa tersinggung dan terhina.....gak ada acara hina menghina kok di blog ini.....*smiiileeeee*
satu pesen lagih yah sodaraku tercinta...Undzur ma qila wala tandzur man qola "perhatikan apa yang disampaikan dan jangan yang menyampaikan"...semoga isi email ini bermanfaat bagi kita semua...amin
Sat, 20 May 2006 02:31:19 -0700 (PDT) From: someone@yahoo.com Subject: Fwd: [ppi UKM] Fwd: [Kedokteran_Unlam] Fenomena Friendster.Com & Testimonials To: ameeratuljannah@yahoo.com
ISI EMAIL
Tolong forward ke yang lain yah, sungguh ukhti saya sangat sepakat dengan artikel ini, saya sebenarnya juga pengen nulis artikel tentang fenomena ini, tapi belum ada kesempatan..mungkin ke depan, insha allah.
ISI FILE
“Kamu ikut Friendster?” atau “Kirim aku testimonial donk.” Seperti itulah kira-kira pertanyaan danpermintaan yang sering dilontarkan. Percaya atau tidak, karena sangat ngetrendnya Friendster hingga yang biasanya jarang menggunakan internet, bisa menjadi berinternet ria. Atau yang semula gaptek internet menjadi ingin belajar internet karena sangat ingin bergabung dengan situs ini, bahkan orang-orang yang belum ikut Friendster bisa dicap ‘tidak gaul' Friendster bisa digunakan untuk memperluas jaringan dengan manusia di seluruh dunia dan menjalin hubunganyang hampir memudar dengan teman-teman kita.Sampai-sampai kita bisa bertemu kembali dengan teman-teman semasa di SD, SMP, SMU, dan seterusnya.
Friendster tidak hanya digunakan oleh individu, tetapibisa juga oleh lembaga. Friendster.com tentu bukan situs haram karena substansinya ia hanyalah fasilitas, dan halal haramsangat tergantung bagaimana kita menggunakannya. Bilakita bergabung karena ingin menjalin silaturahim dengan teman-teman, tentu tidak masalah, justruberpahala. Namun bisa menjadi masalah bila ternyata digunakan untuk mencari cewek/cowok ganteng, bertemu kecengan semasa SMU, menonjolkan kelebihan identitasdiri, pamer ketampanan/kecantikan di picture, danlain-lain, nah ini nih yang harus diluruskan; niat dan caranya. Banyak kalangan telah masuk ke situs ini, termasuk kalangan aktivis da'wah yang tak mau ketinggalan untuk memanfaatkannya sebagai ajang silaturahim dengan sesama aktivis maupun teman-teman da'wah fardiyah agar kian erat di dunia maya dan di dunia nyata.
Perkembangan teknologi memang sudah seharusnya digunakan untuk memperluas basis da'wah. Namun ada satu hal yang perlu diperhatikan ketika bergabung dengan Friendster.com, yaitu pada testimonial atau kesaksian. Di sini biasanya seseorang memberi kesaksian tentang temannya. Dan berdasarkan pengamatan penulis, jarang sekali didapati isi testimonial itu berupa hal-hal yang buruk, umumnya adalah pujian-pujian yang bisa melenakan si penerima.Terlepas pujian itu jujur atau bohong, yang jelas PUJIAN sudah dilontarkan dan si penerima meng-approvenya. Ketika seseorang menerima testimonial, tentu sebelumnya ia sudah mengetahui isinya. Lantas,layakkah pujian itu ditampilkan di depan khalayak?Apatah lagi bila sampai mengoleksinya! Mengoleksi pujian… Astaghfirullah, ya Rabbi…, sungguh bisa membuat hati kotor.
Rasulullah saw bersabda,”Taburkanlah pasir ke wajah orang yang suka memuji-muji.” Mintalah fatwa pada hatimu, tentu engkau rasakan kegelisahan karena mengoleksi pujian. Cukuplahamal-amal itu tersiar di kalangan penduduk langitsaja. Itulah yang harus dilakukan dari sisi si penerimapujian. Sedangkan dari sisi si pemberi pujian,‘Seorang memuji-muji kawannya di hadapan Rasulullah saw, lalu beliau berkata kepadanya, ”Waspadalah kamu,sesungguhnya kamu telah memenggal lehernya,sesungguhnya kamu telah memenggal lehernya (diucapkanberulang-ulang).” (HR.Ahmad) Mengapa dikatakan ‘memenggal leher'? Karena hakekatnya, pujian itu bisa melenakan si penerima.Bila tak kuat iman, pujian bisa membuatnya ujub (bangga diri), riya (ingin dipuji), sum'ah (inginkebaikannya tersiar), sehingga hapuslah pahala-pahalanya dan membuatnya masuk neraka.Bayangkan, saudara kita yang semula telah sejengkal lagi memasuki surga menjadi terhempas ke neraka akibat ujub, riya, dan sum'ahnya muncul ke permukaan. Dan itu disebabkan pujian kita. Karena itu kasihanilah saudaramu, alangkah baiknya bila kita mengisitestimonial itu dengan tausiah (nasehat) kepadanya.Ini akan lebih menjaga saudara kita.
Cukuplah pujian dan wujud kekaguman itu disimpan dalam hati kita masing-masing hingga akhir perjumpaan kita dengan-Nya,hingga kemenangan hakiki menuju surga tercapai.
Akhirnya, fenomena Friendster harus disikapi secara bijaksana dan diarahkan untuk mempererat silaturahim dengan saudara-saudara kita di seluruh penjuru dunia.Testimonials adalah bagian dari Friendster, namun bila ternyata testimonial dapat menjerumuskan saudara kita,adalah lebih baik dihindari. Jika engkau mencintai saudaramu-saudaramu karena Allah dan inginkan keselamatan akhirat mereka,
please forward this article to them.

Merespon Petunjuk Allah

"Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka." (QS. Al-Baqarah : 2-3). Di dalam surat al-Baqarah, Allah SWT menggambarkan beberapa respon yang berbeda atas petunjuk Allah yang diberikan kepada Ummat manusia.
Ada tiga respon yang membawa pada perbedaan yang mendasar dalam memandang dan menjalani kehidupan ini.
Respon pertama, ialah mereka yang merespon positif atas setiap petunjuk Allah yang tertuang dalam al-Kitab (Al-Qur'an).
Kedua, ialah respon negative yang menolak atau mengingkari petunjuk yang diberikan Allah.
Dan ketiga, seburuk-buruknya respon ialah mereka yang berpura-pura menerima tetapi sesungguhnya ia menolak sekeras-kerasnya.
Mereka yang memberikan respon pertama, disebut sebagai orang-orang beriman (mu'minin).
Pada diri mereka tidak ada sedikit pun keraguan atas kebenaran petunjuk yang diberikan Allah, dan menjadikan setiap petunjuk tersebut sebagai rambu dan arah dalam menjalani hidupnya. Setiap ayat yang mereka terima, menjadi petunjuk jalan hidupnya sehingga tidak ada kebimbangan dalam menempuh setiap jalan, baik itu berupa kesulitan yang menghadang, maupun keleluasaan yang diberikan. Semuanya mengarah pada satu tujuan yang pasti, yakni keridhaan Allah. Keridhaan dalam hidupnya di dunia, dimana ketenangan dan ketentraman ia rasakan, maupun keridhaan di akhirat dimana kebahagiaan abadi menanti di surga (al-jannah).
Golongan kedua, mereka yang merespon negative setiap petunjuk Allah disebut para pengingkar (al-kafirin). Bagi mereka, ayat-ayat Allah yang tertuang dalam Al-Qur'an, tidaklah bermakna apa-apa selain menumbuhkan sikap pembangkangan dan pengingkaran. Mereka hidup tanpa arah dan petunjuk, semata-mata mengandalkan apa yang mereka lihat dan bayangkan. Di dalam Al-Qur'an, mereka menjalani hidup bagai di tengah kegelapan, yang kadangkala kilat menyambar, dan saat itulah mereka mengerjap-ngerjap melihat jalan. Adakalanya, dalam hidup tanpa petunjuk itu, mereka merasakan kekosongan, namun ia tidak tahu bagaimana cara mengisinya.
Adakalanya pula, tumbuh kesadaran atas kematian yang pasti menjemputnya, namun tidak tahu cara menghadapinya. Hidup pun menyeret mereka, tanpa arah dan tujuan, kecuali apa yang bisa dirasakan dan dilihatnya. Sebatas itulah tujuan hidup kaum materialistis, dengan gaya hidupnya yang hedonis.
Golongan terakhir, adalah respon terburuk daripada golongan kafir, yakni berpura-pura seolah menerima petunjuk Allah padahal ia menolaknya dengan keras. Mereka disebut kaum hipokrit (al-munafiqun). Kaum munafik tidak merasakan ketenangan dan ketentraman sebagaimana dirasakan orang-orang beriman yang menjadikan ayat-ayat Allah sebagai petunjuk hidupnya, namun ia pun tidak pula merasakan kebebasan sebagaimana orang-orang kafir yang menolak dan mengingkari ayat-ayat Allah. Mereka bermain-main diantara keduanya, padahal tidak ada yang dipermainkannya, kecuali dirinya sendiri dan kehidupannya. Setiap golongan, sesuai dengan responnya terhadap ayat-ayat Allah, akan melahirkan sikap dan cara hidupnya yang khas. Menjadi akhlaq (perilaku) yang didasari oleh keyakinan dan keimanannya.
Demikian pula halnya dengan orang beriman, yang menjadikan petunjuk Allah dalam Al-Qur'an sebagai pedoman hidupnya, memiliki karakteristik, ciri dan keistimewaan. Pada ayat ke-3 surat al-Baqarah di atas, Allah menggambarkan ciri-ciri orang beriman, yang tiada keraguan dalam mengimani kebenaran ayat Allah, dan menjadikannya sebagai petunjuk dalam hidupnya.
Ciri pertamanya, mengimani hal yang ghaib, sesuatu yang diluar kemampuan indera yang dimilikinya. Ia meyakini keberadaan para malaikat, percaya pada adanya hari akhir, dan sebagainya. Semua keyakinan itu pun, pada akhirnya akan membawa dampak pada sikap dan cara hidupnya. Iman kepada malaikat misalnya, bisa menumbuhkan kewaspadaan atas terjerumusnya pada kemaksiatan. Iman pada kehidupan setelah kematian, pun membawa dampak positif dimana dunia menjadi ladang amal untuk menyemai benih kebaikan dan manfaat sebagai bekal yang akan dipanennya kelak.
Ciri yang kedua, adalah menegakkan shalat. Ini adalah simbol dari ketundukan dan kepatuhan seorang beriman, dimana ia senantiasa menghubungkan diri kepada Allah dan menjadikan perintah-perintah Allah sebagai rujukan dalam menjalani hidupnya. Shalat, bukan semata ritual tanpa makna, bukan pula ibadah individual yang hampa dari kehidupan sosial. Dalam ayat lain, bahkan Allah SWT menegaskan, mereka yang menegakkan shalatnya dengan benar, akan mampu menjadikannya sebagai sarana yang mencegah dirinya dari perbuatan yang keji dan munkar. Pada ayat lain pun, Allah SWT memerintahkan kaum muslimin agar menjadikan shalat sebagai penolongnya, dalam hidupnya yang sibuk dengan da'wah dan jihad. Da'wah dan jihad dalam pengertiannya yang luas.
Sedangkan ciri ketiga, adalah menafkahkan sebagian rezekinya di jalan Allah. Menafkahkan harta, bukan sekedar menunaikan kewajiban zakat semata, dimana zakat adalah mengeluarkan hak fakir miskin yang ada pada harta yang dimiliki semata, tetapi melalui infaq shadaqah maupun mewaqafkan hartanya, yang semua itu bertujuan untuk mendekatkan dirinya kepada Allah, dan menjalankan seluruh petunjuk Allah dalam hidupnya. Itulah tiga ciri orang yang merespon petunjuk Allah dengan benar, tanpa ada keraguan sedikit pun, sehingga menjadikan ayat-ayat Allah itu petunjuk dalam hidupnya… (KH. Hilman Rosyad Syihab, Lc.)[BKS]
diambil dari kotasantri.com

Sabar Menghadapi Ujian

Pernahkah kita merasa diuji oleh Allah? Kita cenderung mengatakan kalau kita ditimpa kesusahan maka kita sedang mendapat cobaan dan ujian dari Allah. Jarang sekali kalau kita dapat rezeki dan kebahagiaan kita teringat bahwa itu pun merupakan ujian dan cobaan dari Allah. Ada di antara kita yang tak sanggup menghadapi ujian itu dan boleh jadi ada pula di antara kita yang tegar menghadapinya.
Al-Qur'an mengajarkan kita untuk berdo'a : "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya..." (QS. 2 : 286). Do'a tersebut lahir dari sebuah kepercayaan bahwa setiap derap kehidupan kita merupakan cobaan dari Allah. Kita tak mampu menghindar dari ujian dan cobaan tersebut, yang bisa kita pinta adalah agar cobaan tersebut sanggup kita jalani. Cobaan yang datang ke dalam hidup kita bisa berupa rasa takut, rasa lapar, kurang harta dan lainnya. Bukankah karena alasan takut lapar saudara kita bersedia mulai dari membunuh hanya karena persoalan uang seratus rupiah sampai dengan berani memalsu kuitansi atau menerima komisi tak sah jutaan rupiah? Bukankah karena rasa takut akan kehilangan jabatan membuat sebagian saudara kita pergi ke "orang pintar" agar bertahan pada posisinya atau supaya malah meningkat ke "kursi" yang lebih empuk? Bukankah karena takut kehabisan harta kita jadi enggan mengeluarkan zakat dan shadaqah?
Al-Qur'an melukiskan secara luar biasa cobaan-cobaan tersebut. Allah berfirman : "Dan Sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar." (QS. 2 : 155). Amat menarik bahwa Allah menyebut orang sabarlah yang akan mendapat berita gembira. Jadi bukan orang yang menang atau orang yang gagah, tapi orang yang sabar! Biasanya kita akan cepat-cepat berdalih, "Yah.. Sabar kan ada batasnya." Atau lidah kita berseru, "Sabar sih sabar.. Saya sih kuat tidak makan enak, tapi anak dan isteri saya?" Memang, manusia selalu dipenuhi dengan pembenaran-pembenaran yang ia ciptakan sendiri. Kemudian Allah menjelaskan siapa yang dimaksud oleh Allah dengan orang sabar pada ayat di atas : "(Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan "Inna lillaahi wa inna ilaihi raaji'uun". (QS. 2 : 156).
Ternyata, begitu mudahnya Allah melukiskan orang sabar itu. Bukankah kita sering mengucapkan kalimat "Inna lillaahi..."? Orang sabarkah kita? Nanti dulu! Andaikata kita mau merenung makna kalimat Inna lillaahi wa inna ilaihi raaji'uun maka kita akan tahu bahwa sulit sekali menjadi orang yang sabar. Arti kalimat tersebut adalah : "Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepadaNya-lah kami kembali." Kalimat ini ternyata bukan sekedar kalimat biasa. Kalimat ini mengandung pesan dan kesadaran tauhid yang tinggi. Setiap musibah, cobaan dan ujian itu tidaklah berarti apa-apa karena kita semua adalah milik Allah; kita berasal dari-Nya, dan baik suka maupun duka, diuji atau tidak, kita pasti akan kembali kepada-Nya. Ujian apapun itu datangnya dari Allah, dan hasil ujian itu akan kembali kepada Allah.
Inilah orang yang sabar menurut Al-Qur'an.Ikhlaskah kita bila mobil yang kita beli dengan susah payah hasil keringat sendiri tiba-tiba hilang? Relakah kita bila proyek yang sudah di depan mata, tiba-tiba tidak jadi diberikan kepada kita, dan diberikan kepada saingan kita? Berubah menjadi dengkikah kita bila melihat tetangga kita sudah membeli teve baru, mobil baru atau malah rumah baru? Bisakah kita mengucap pelan-pelan dengan penuh kesadaran, bahwa semuanya dari Allah dan akan kembali kepada Allah? Kita ini tercipta dari tanah dan akan kembali menjadi tanah. Bila kita mampu mengingat dan menghayati makna kalimat tersebut, di tengah ujian dan cobaan yang menerpa kehidupan kita, maka Allah menjanjikan dalam Al-Qur'an : "Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk." Dalam sebuah hadits qudsi Allah berfirman : "Siapa yang tak rela menerima ketentuanKu, silahkan keluar dari bumiKu!" Subhanallaah... "Inna lillaahi wa inna ilaihi raaji'uun". (me_nida)
dikutip dari kotasantri.com

My Dreams

Waduuh....baru aja tereak tereak ke gege supaya gak ditimpuk lagi...eh dapat timpukan dari mba TIKA tentang apa???tentang mimpi...hm....sebenarnya udah banyak baca di banyak blog lain tentang mimpi mimpi para bloggers, bahkan tentang sifat2 jelek dan juga how does blog change your life...macem2 deh pokoknya...eniwe jazakillah khoir mba tika...aku jadi bisa me-list tentang mimpiku nih...sayang kok cuman 5 yah? padahal aku pingin nulis buuuuanyaaaak banget...lebih dari 10 kali (itu masih the biggest drean loh belum yang kecil kecil..huehue) udah ah kita mulai yah sodara sodara??
1. mimpi tertinggi dan nggak main main adalah Bertemunya diriku dengan Raab-ku (Allah Subhanahu wata'ala) di Surga Firdaus.
Kenapa aku taruh mimpi ini paling atas? karena mimpi inilah yang DRIVE my life. hanya karena ini juga aku mampu bertahan dengan banyak cobaan dunia (suka dan duka). dan hanya dengan mimpi ini juga aku bisa meletakkan dunia dan melihat semua permasalahn dunia pada porsinya. sebenarnya mimpi ini adalah layaknya menjadi mimpi setiap muslim karena ALlah sendiri telah mengabadikannya dalam Quran surah Al Kahfi ayat 110 : Katakanlah: "Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: "Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan Yang Esa". Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya".
2. mimpi kedua, dan juga mimpi yang menjadi kerinduan yang tak terhingga adalah bersatunya Kaum muslimin seluruh dunia dibawah satu kepemimpinan seorang Khalifah/amirul Mukminin
Sekian lama kaum muslimin di seluruh dunia menderita dan mereka layaknya anak kehilangan induknya, gak ada yang bisa mempertahankan kehormatan wanita Muslimah di Iraq, tak ada yang bisa mendengar jeritan anak2 kelaparan di darfur, tak ada yang melindungi darah kaum muslimin di Afghan dan juga Iraq....it's all frustrating dan hanya satu solusi yang mampu menyelesaikannya yakni bersatunya kaum muslimin diseluruh dunia layaknya masa khulafaur rasyidin....
3.mimpi ketiga dan ini bener bener mimpi yang harus bisa aku raih in the next 2-3 years...MASTER dalam bahasa Arab (terutama Fushah/bahasa Quran)....
Udah lama aku belajar bahasa arab, tapi kok yah masih aja gak bisa ngerti Quran secara keseluruhan, gak bisa ngomong dan gak ngerti kalo ada orang ngomong..hiks...hiks..emang kurang dedicated kali yah...makanya gak bisa bisa....mohon doanya deh semuanya biar target waktu yg udah aku tetapin bisa teraih dengan tepat....
4. mimpi ke empat seperti biasa : Bisa Punya Keluarga sakinah, mawaddah wa Rahmah sekaligus anak2 yang sholeh, sholihah serta gak lupa Hafidz dan Hafidzah...syukur syukur kalo ada salah seorang anakku yang bisa jadi 'alim atau syeikh besar, yang mafhum Ilmu agama, humble dan juga mampu memberikan kontribusi yang besar untuk kemajuan Islam dan Ummatnya
5. mimpi kelima ini mimpi yang banyak juga dimiliki para bloggers: aku pingin pergi haji dalam waktu dekat, kalo bisa sih sebelum punya anak...agar gak kepikiran anak yang ditinggal dirumah dan lagi kalo masih muda kan kondisinya masih sangat prima....
karena semua masih berupa mimpi, mohon doanya buat para pembaca semuanya agar mimpi itu bisa segera menjadi sebuah kenyataan...mungkin it sounds boring but semua mimpi yang kutulis di atas adalah the Biggest dream that i have and biggest priority as well in my life...kalo yang kecil kecil mah buuanyak, mulai dari pingin segera lulus tes standarisasi medical doctor di United Kingdom, pingin punya pengalaman kerja dan sekolah di inggris, pingin dapat sedikit kualifikasi di bidang web design/graphic designer *uhui gaya rek!* pingin punya Laptop sendiri *hehe jadi detail nih* pingin punya Ipod/Digital Mp3 Player, pingin bisa nyetir mobil dan juga pingin punya bisnis sendiri....udah ah...makin kemana mana lagih....
selanjutnya aku pingin ngelempar tongkat 'mimpi' ini ke para pembaca blogger ku yang setia diantaranya jeng Vera, mak achie, maya, ama, Ina, Ida, maisara, hanum, dan Rini, gege (udah pernah kayaknya yah ge).
met bermimpi ria yah???? awas kalo gak di bagi mimpinya, nanti bakalan tak bikinin 'penthungan' besar biar kerasa kalo di lemparin...huehue *tegaaaaaaaa*

Friday, 19 May 2006

Komen Artikel

Mumpung Bisa apdet blog nih, hehe...kebetulan ada masukan dari mak Achie nih supaya aku gak main kopas artikel aja tapi juga ngasih komen meski singkat dan dikit berkaitan dengan artikel di bawah, IRT or Wanita karir....
Kalo dibilang apakah diriku wanita karir...aku bisa jawab iya dan nggak...loh kok? karena emang dikatakan punya kerjaan iya...aku ngajar sekita 16 murid tiap minggunya, mulai dari anak kecil hingga wanita muslim dewasa.....sebuah kerjaan yang sudah aku geluti sejak awal tahun 2005 yang lalu. i do enjoy and love this job, emang gak nyambung ama bidang dan kualifkasiku tapi yang penting sekarang aku ada kesibukan selain di rumah, bisa sosialisasi, bisa praktek ngelancarin bhs inggris-ku yang acak adul, bisa punya banyak temen dan bisa punya pengalaman menghadapi orang model2 londoners (panggilan khas penduduk london).
nah...alhamdulillah kerjaanku ngajar baca Quran dan tajwid ini sangat didukung suami, makanya dapat segala fasilitas, mulai uang transpor, sarana telpon (HP), dan juga bantuan masak juga dikala aku capek....alhamdulillah ya Allah dapat suami yang pengertian....rasanya emang butuh banget bisa adaptasi dengan lingkungan negara maju agar cara berfikir kita juga maju...
nah apakah aku ibu RT?iyaaaaa!!....dan itu memang harus! itu juga 'gelar' yang aku cari sejak aku menikah...namun kadang gelar ini begitu dianggap orang remeh..kenapa? karena nggak menghasilkan uang, pemahaman sekuler itulah yang memposisikan bahwa wanita berharga adalah wanita yang bisa menghasilkan uang karena emang di benak orang sekuler semua dihargai dengan uang...kalo You ingin contribute for your society maka tidak cukup hanya dengan mendidik anak, mengajari anak2 di rumah, mengurus rumah, membahagiakan suami dan keluarga.....tapi You harus bisa menghasilkan uang....standar inilah mereka dan inilah yg akhirnya sadar atau tidak sadar hinggap di benak kita, at last jika kita 'hanya' menjadi seorang ibu membuat kita bilang .'ah saya cuman ibu rumah tangga kok mbak, nggak seperti sampeyan yang kerja mapan dan banyak gelar' subhanAllah....tidak wahai saudaraku.....inna akramakum 'indallahi atqoqum' sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kalian adalah yang paling bertakwa' kalo emang demikian cara Allah menilai kemuliaan seseorang kenapa kita harus nurut dengan cara penilaian yang lain yg jelas2 bukan dari sang Khaliq???
kalolah kita termasuk wanita pekerja....then gak layak juga kita memandang sebelah mata terhadap 'full time mom' justru kita musti salut sama mereka karena mereka telah dengan suka rela menghabiskan waktunya untuk mendidik calon pemimpin ummat, mereka telah memeras pikiran mereka untuk membina generasi yang akan meninggikan kalimatullah (asal ndidiknya bener dan tahu rambunya loh)....
apakah berarti juga 'full time mom' lebih baik? inshaAllah lebih baik jika emang mereka memaksimalkan waktu nya untuk mendidik dan membina putra putrinya, tidak hanya habis waktunya buat nggosip, nonton tivi, mantengin majalah fashion, sibuk di dapur dan hanya berkutat itu itu saja....tapi kita musti menjadi ibu yang cerdas! dan itu yang sulit, seorang ibu harus tahu kondisi ummat, psikologis anak, tahu saat kapan anaknya butuh bimbingan, saat kapan anak butuh dorongan, tahu saat kapan anak butuh pujian dan hukuman, tahu kapan anaknya mulai harus kenal dengan Rabb-nya, kenal dengan kitab-Nya, kenal dengan Rosul-Nya, kenal dengan Din-Nya, hingga akhirnya ketika mereka baligh..mereka siap dengan segala macam beban syar'i dipundaknya...
betapa kita ingat seorang Usamah R.A, seorang shahabat Rosulullah yang di usianya 17 tahun sudah mampu menajdi panglima perang dan membawahi ribuan tentara termasuk shahabat senior sekaliber Ummar bin khattab dan ustmah bin 'affan.
betapa Ali bin abi thalib dengan usia 8 tahun sudah mengerti makna berkorban demi Allah dan RosulNya, betapa Nabiyullah Ismail a.s yang masih belia mampu menguatkan orang tuanya untuk tetap taat kepada Allah meski harus mengorbankan dirinya, kehebatan Nabi Ismael terlihat dari diabadikannnya kata2 beliau di dalam AL Quran 'satajidunii inshaAllahu ma'shshoobirin' inshaAllah engkau akan melihatku bersama bagian orang2 yang sabar! (jawaban yang ditujukan untuk sang Ayah i.e Nabi Ibrahim a.s)
subhanAllah, tentunya kita ingin generasi kita spt mereka, terukir dengan tinta emas di dalam sejarah .....bagaimana mereka bisa begitu? karena peran ibu mereka, karena peran ibunda Khadijah R.A lah...akhirnya Ali bin ABi thalib R.A bisa sedemikian kuat komitmennya terhadap Diin-Nya....dan jika kita lihat lebih jauh, Fathimah R.A adalah hasil didikan ibu yang sama...seorang isteri laki2 mulai Rosulullah Muhammad SAW, seorang bisniswoman sekaligus seorang pengemban dakwah......
so...kesimpulannya, kerja emang mubah, mubah boleh diambil asal kita tidak melalaikan yang wajib (mendidik anak dan mengatur Rumah Tangga). but ingat..... masih banyak kewajiban yang lain selain menjadi ibu yang baik dan isteri yang sholehah..apakah itu? tanggung jawab kita terhadap ummat....ada banyak waktu yg kita habiskan untuk hal2 mubah namun kadang kita lupa derita apa yg sedang melanda ummat dan dimana peran kita untuk berusaha mengembalikan kejayaan Islam....sebuah pertanyaan yang layak kita tanyakan pada diri kita masing-masing....mungkin ada yang hanya sibuk dengan anak, ada yg hanya sibuk dengan suami, ada yang hanya sibuk dengan dapur, ada yang hanya sibuk dengan komputer, ada yang sibuk dengan mencari jodoh, ada yang sibuk dengan kerjaan, ...kalo dibilang sibuk semua sibuk, tapi mampukah sebenarnya kita menjawab pertanyaan Allah kelak di hari akhir jika DIA bertanya kepada kita tentang jawaban seruan Allah di dalam Al Quran surat Ali Imran 104 : hendaklah Ada sebagian dari kamu, ummat yang menyeru kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar'. seruan RosulNYA : Barangsiapa yang bangun pagi hari dan yang dia fikirkan hanya dunianya semata maka dia tidak bernilai sedikitpun di sisi Allah, dan barang siapa tidak peduli dengan urusan kaum muslimin maka dia bukan termasuk golonganku (Muhhamad SAW)
ya Allah jadikan hatikami selalu condong kepadaMU, jadikan langkah kami selalu menuju ridhaMu, jadikan hari hari kami selalu terhiasi amal baik dihadapanMu dan jadikan usia kami selalu terisi dengan perjuangan membela agama-Mu...amin!
reminder buat diriku yang sedang merenung dan semua muslim di seluruh dunia

Monday, 15 May 2006

Wanita Karir or IRT?

*Not-desperate housewives*

Here we go again.

Survey yang dilakukan oleh the Guardian dan ICMmenyebutkan bahwa punya anak dinilai sebagai kalah penting daripada a good job, an enjoyable career and'enough' money./Hasil survey itu juga menyatakan bahwa most people think a woman's status rest on how she earns her living.And only 36% of women believe that people put children ahead of theircareer.//It's not really a surprise, is it?
Jangankan di negara maju, di negara-negara berkembang seperti Indonesia pun sejak lama hal itu terjadi.Namun, jika ditelusuri lebih jauh ada perbedaan nyata antara kasus Indonesia dengan Inggris.Di Indonesia banyak yang masih berpikir bahwa we can have it all. Kita punya anak, tapi juga masih bisa berkarier.Karena itu di Indonesia meskipun wanita karier jumlahnya terus bertambah, namun angka kelahiran pun juga tetap tinggi.Di Inggris, women have learnt that they can not have it all, at leastnot at the same time. Karena itu tetap berkarier atau punya anak adalah a choice, pilihanyang harus dipilih salah satu.Dan lebih banyak memilih yang pertama, karena itu menurut the Office of National Statistics,di Inggris fertility rate adalah 1,77 children per woman.Bahkan pada 2001 sempat hanya 1,63. Jauh dibandingkan dengan 2,9children di tahun 1960-an.Memilih untuk tidak punya anak tidak pernah ada dalam pikiran saya.
Maka ketika hamil saya pun dihadapkan dengan pilihan klasik, apakah saya akan meninggalkan anak saya dengan orang lain dan saya kembali bekerja? It was a choise between her and my career. I chose her.Tidak bisakah dua-duanya? Tidak buat saya. Karena saya juga percaya pada/we can not have it all. Meskipun dari sisi keuangan akan sangat berpengaruh dan berasa berat.Namun, pertimbangan keuangan tidak ada apa-apanya dengan alasan lain yang membuat memilih tidak bekerja tidak mudah, my pride.Deep down, I felt I was too good to be a housewife.
Dan ibu saya pun berpikiran sama.Tentu saja, saya salah. Setelah punya anak saya merasakan bahwa motherhood (or perenthood)is harder than I thought. Sangat berat, ketika kata 'membesarkan anak' di sini diartikan sebagai mendidik.Parenthood jauh lebih dalam dari pada sekedar membelikan baju cantikdan mainan yang lucu.Parenthood bukan lah 'asal anak diam, asal tidak menangis, atau asaltidak rewel' model parenting yang saya perhatikan dipraktekan oleh para nanny/pembantu/asisten di Indonesia.
Parenthood juga tidak cukup hanya mengajak jalan-jalan atau bermain diakhir pekan.Selain materi, parenthood menuntut sesuatu yang lebih penting yaitu waktu, energi,pikiran, kesabaran dan keseriusan.Yang tidak akan cukup diletakkan dalam kedudukan sebagai /part time job. Ini yang disadari wanita-wanita di negara maju, seperti Inggris, karena itu mereka tidak mau membagi kerja dengan punya anak. Sayangnya mereka memilih untuk menunda atau bahkan tidak punya anak.I know some people (and women too) berpikir bahwa ibu rumah tangga itu kurang informasi,hobby menonton TV dan image lain yang kini populer dengan deseperate housewives. Saya mengajak semua ibu di mana saja untuk menentang image thedesperate housewives. We are educated. We hold the spending power in our families.Happy housewives are the ones rising the future -- isn't that worthy ofrespect?Ultra-feminis tentu tidak suka dengan ide itu. Mereka katakan, wanita seperti saya memundurkan posisi wanita seperti pada 50 tahun lalu.
Bukankah ide feminisme itu membuat wanita bisa memilih? Tidak boleh kah kita feel good dengan pilihan kita, jika pilihan itu adalah menjadi ibu rumah tangga? I'm happy. I'm at home with my kids. I have a great marriage. My house is clean and organised.I have lot of friend and make time for them.I enjoying my life, go shopping, vacuuming and do laundry.Ya sebagai konsekuensinya karier saya terhenti. Tapi apa yang saya korbankan? /The long hours,not being there for my children, missing my daughters childhood? SomeLoss.Once you start bonding with your home, spending time with your kids,enjoying the pleasure of healthy marriage and paying attention to yourneed as well, your life transforms.You can almost have it all.Yes, something has to go, for me it was my career.
Namun saya menemukan cara to keep my brain going. Saya banyak membaca dan terus menulis saat anak-anak tidur.Ketika saya pulang ke Indonesia beberapa bulan lalu, ibu yang selama ini tidak setuju dengan pilihan saya berubah pikiran. Setelah mengenal anak-anak saya, beliau berkata, " Memang jauh bedanya anak yang dididik ibunya dengan yang tidak".
Dan semua teman saya di Indonesia, punya anak atau pun belum, setuju dengan pendapat ibu saya itu.Apakah anak saya lebih baik dari anak-anak yang lain? Tidak.Tapi saya yakin bahwa anak-anak lebih baik daripada kalau saya bekerja.Saya menyadari bahwa banyak wanita yang can't afford, tidak mampusecara ekonomi untuk meninggalkan pekerjaan mereka dan menjadi full time mum. Tapi bagi yang mampu dan berniat melakukannya atau sudah melakukannya,jangan mundur hanya karena pride dan kurang mendapatkan respek.
Let's show the world, we can be good mother, look good, have greatmarriage, be interestingand creative, and find a ways to make money without leaving our familysfor 12 hours a day.
/*Nurani Susilo, /A not-desperate housewife/ tinggal di London.
Beberapa kalimat dikutip dari review buku /Happy Housewives/ by DarlaShine,
the Sunday Time.
Data dan statistik dari the Guardian.
ditulis oleh salah seorang sobat Kibar di Inggris

Komen komen

Aku hanya ingin menuliskan beberapa respon dari para pengunjung setia bloggerku.....dan sekaligus aku kasih respon yah???? maap kalo para pemrotes gak inget apa yang diprotesin tapi diriku inget loooh wacks!*sorry bahasanya kaco* 1. dari vera di denmark: amee....sekali tulis banyak banget, kejar tayang nih???? ho oh...ver...habsi gimana lagi..ada masa masa dimana suami menjajah komputer ini sepanjang hari dan diriku musti nunggu giliran...makanya pas suami gak memakai kompinya aku penuhin aja postingan itu....jelas yah ver???huehue 2. dari emak Achie di Ausi:hoi ameee.....mana nih postingan barunya???kunjung bolak balik masih aja yang lama oalaah emak...emak.....perasaan baru 3 hari yang lalu deh terakhir posting....jangan jangan dirimu addicted ama blog-ku nih *sok etatah..huehue* tapi demi emak....makanya nulis 3 buah nih dalam sehari.....have a nice day yah......awas jangan ketawa sendiri....and thanks buat insiprasinya..... 3. dari dita di Surabaya: mee, mana nih postingan yang baru....aku suka tulisanmu lho, banyak memberi inspirasi untukku.... grubyaks*($^^...masak sih dit??..perasaan isi blog-ku kaco semua....joke lah kebanyakan...tapi kalo lah memang memberi inspirasi alhamdulillah deh! soale tujuan utama ngeblog emang menuai pahala....jangan bosen kasih masukan dan komen yah??? sama nih demi dirimu yang menunggu postingan aku bikin 4 postingan sekaligus...keritiing nih jari!!!! hiks..hiks 4. dari my sister: eh mana nih yang baru...sedunia dah menunggu postingan barumu lho..mulai dari benua eropa, asia, afrika ampe amerika..... hueleeeh....yang bener??......mana bisa mereka baca bahasa Indonesia ....eh iya ding tapi pembacanya emang orang indo yang tinggal disana...pantesan...kalo tak liat di clustermap..hampir pengunjung blog ini emang datang dari berbagai benua.... so untuk semua pembaca blog ini....makasih banyak udah sempet mampir.....dan semoga bisa menuai sedikit pelajaran atau pesan dari tiap postingan yang ada sambutan selesai :) *udah pusing nih ngetik trus dari tadi...cabuuuuut*

aku Menikaaaaaaaaaaah!

Image and video hosting by TinyPic

Bangun shubuh langsung cek HP eh...ada 1 message Received.....isinya??? berita bahagia....sobat tercintaku di Indonesia mendapatkan pinangan dari seorang pangeran yang tampan, calon dokter, anak tunggal, dan yang jelas Diin-nya oke punya...wooooooooooow...dia bertanya, menurutku bagaimana?? spontan aku jawab : TERIMA AJA DEK! mau apalagi??? wong jelas jelas masuk 4 kriteria dasar.....
fenomena semacam ini bukan hal baru bagiku...dimana aku dimintai pertimbangan tentang proses seorang akhwat......ada banyak kebimbangan yang kadang aku sendiri susah untuk mengerti...takut ini,....takut itu...gimana kalo begini dan gimana kalo begitu....:).....wajar sih memang spt itu tapi kalo itu cuman sekali or dua kali...tapi kalo setiap kali dapat tawaran ikhwan punya perasaan spt itu...maka hendaknya kita berbenah.....aku sendiri meyakini bahwa Allah akan mendatangakan jodoh kita sebagai orang yang tepat di mata kita dan di saat yang tepat....artinya....saat kita siap menikah, mau menikah dan sanggup menikah, mentally dan factually......ada masa seorang akhwat or ikhwan pingin nikah...tapi ortu belum ngijinin.....kalo emang begini...coba yakinkan ortu kalo emang gak berhasil.....dan ortu alias wali gak ngijinin ya jangan nekat...lha wong yang bakalan menikahkan adalah wali kita...bisa mbayangin gak kalo kita punya anak trus kawin lari...sakit lah pasti......so try our best not to hurt our parents coz Allah's Jannah is lying on their pleasure.....
ada juga fenomena akhwat or ikhwan pingin nikah, ortu udah pasang lampu ijo....eh kitanya yang tenang dan gak mau usaha sama sekali.....kesannya kita abaikan keinginan ortu.....kalolah usaha...kita usaha dg cara yang salah atau malah cuman apa adanya....:) bagi akhwat..usahalah menjadi akhwat yang baik, tahu bagaimana ilmu mengatur RT walau gak pinter...tahu bgmana ilmu mendidik anak, tahu bagaimana merawat diri untuk suami, tahu bagaimana menghadapi suami ketika senang, marah, bingung ataupun gundah....dan kalo emang mau dinikahi ikhwan A yah... bilang aja terus terang lewat orang ketiga atau langsung *kalo berani!!hehe*....atau kalo mau yah minta dicarikan orang yang memang bisa mencarikan....inshaAllah...dengan bismillah serta yakin bahwa engkau pasti akan dibantu Allah maka kemudahan iu akan kau dapatkan!
alhamdulillah ada 2 pasangan yang dulu berhasil aku pasangkan.....sekarang ada sih yang meminta bantuanku...tapi aku tak bisa memberi harapan dengan realitaku yang berubah....hidup di negeri yang bukan muslim plus semua temen2ku sudah berumah tangga...kalo masa kuliah kan rata2 masih single...so aku mundur teratur aja deh untuk urusan itu sekarang.
postingan ini aku buat karena teringat dengan pernikahan teman terbaikku di akhir april kemarin....meski tak mampu aku menyaksikan hari istimewanya tapi dari suara percakapan yang aku dengar, it sounded she's over the moon......dia happy banget deh.....dia bilang "kok bisa yah mba aku yang dulu begitu dimanjakan dengan layanan seorang pembantu sekarang melayani orang lain...bener bener lain, dipandang aja dulu gak boleh, disentuh gak boleh, gak pernah jalan bareng, gak pernah pacaran, kok yah sekarang bisa enak aja gitu loh.....get on dan juga seneng banget bisa melayani dan tidak lagi dilayani"...
kujawab: itulah dek yang namanya jodoh....dia datang pada saat yang tepat dan pasti orang yang tepat buat kita apa adanya......asal kita yakin itu...inshaAllah keyakinan itu muncul dalam sebuah kenyataan...proses kilat dari khitbah yang dilaluinya tanpa pacaran membuat bunga cinta mereka bersemi dari hari kehari......saling mengerti dari waktu ke waktu dan saling berbagi dari bulan ke bulan.......Barakallahu laka wa baraka 'alaika wajama'a bainakumma fi Khoirin ya Ukhti...
semoga Allah mencurahkan rahmat dan rodho-Nya di tengah2 keluarga kecil anti...dan semoga Allah membimbing kalian berdua agar selalu tegar berjalan di Jalan-Nya....amin

professional Muda?

Salah satu hal yang patut dicontoh dari dunia pertelevisian di negeri maju semacam inggris adalah mutu tayangannya.....*sok gaya jadi analis rek!* tapi emang bener kok...yang namanya BBC itu sarat penuh dengan tayangan informatif dan menambah cakrawala berfikir....asal kita punya basic untuk menimbang mana info yang bagus dan layak dipercaya dan mana yang nggak maka akan bisa kita dapatkan informasi yang melimpah.....mulai dari program anak2..belajar bhs inggris dengan fun, blajar memasak, mo beli rumah, design rumah, program kesehatan, menata rumah, design garden, berita2 terhangat, dll...dan jaraaang banget ada program gosip selebriti...malah bisa dibilang aku blm pernah lihat tayangan kabar kabari ala inggris atau hotshot, bibir plus atau acara semacamnya....paling yang ada semcam AFI disini disebutnya X-Factor ......mereka juga tanggap jika ada tayangan yang kurang bermutu.....proses accountability antara orang2 inggris dengan pemerintahan mereka dan media mereka sangat ketat.....sehingga gak heran kalo meski mereka usia muda tapi wawasan mereka luas.....newspaper gratis tersedia tiap hari, free internet di library ada, tivi murah, dll.....
nah ngomong2 tentang program tivi ada yang sangat membuatku ketagihan.....tapi alhamdulillah program itu hanya ditayangkan setahun sekali dan berlangung sekitar 14 minggu aja, ditayangin di BBC . apa isinya sodara2??? sebuah kompetisi yang menjanjikan bagi para professional muda disini....seorang jutawan inggris bernama sir Alan sugar, dia pemilik sebuah perusahaan besar beromset jutaan poundsterling dan dia ingin HIRE seorang apprentice untuk perusahaannya, dijanjikan orang yang berhasil menduduki jabatan ini bakalan bisa dapat gaji 6 digit *inget yah..dalam itungan poundsterling bukan rupiah...so sekitar 125 juta perbulan....bisa mbayangin kalo dibelikan krupuk???? berenang dalam lautan krupuk deh!
tapi tidak gampang, mereka harus melalui seleksi...dari 14 kandidat hanya 1 yang bisa menduduki jabatan itu...dan tiap minggu mereka punya TASK atau semcam job yang harus mereka selesaikan dan saat yang sama mereka harus lomba dengan team yang lain. tiap mingunya team yang menang akan dapat hadiah berlibur dimana kek, atau dapat makan gratis di restoran termahal, shopping voucher, pokoknya hal yang wah..wah gitu deh...sedang team yang kalah ada konsekuensinya.....salah satu dari mereka akan dipecat....ada 14 kandidat dan mereka terbagi dalam 2 team.
tugas pertama ampe terakhir bervariasi, mulai dari jual buah buahan di pasar, team yang dapat laba terbesarlah yang menang, ada juga saat dimana mereka harus jual mobil, jual rumah, jual pizza, mengorganisir event di kapal pesiar, mengurus restorant, atau menjual barang baru di grosir, dll.....tiap minggu bakalan kelihatan siapa calon yang punya kemampuan sales bagus, siapa yang punya kemampuan organisasi bagus, punya kemampuan deal dg customer dan kolega yang bagus dan juga punya manajemen diri yang bagus.....
kandidat itu sendiri datang dr berbagai background, mulai dari pengusaha besar, owner of big company tp ingin dapat uang lebih banyak, manager perusahaan.....namun satu hal yang membuatku menarik...mereka rata 2 berusia muda, paling muda sekitar 24 tahun dan paling tua tidak lebih dari 40 tahun.....untuk ukuran usia mereka adalah professioanl muda yang sukses....aku sempet diskusi dengan suami kok bisa mereka masih muda tapi mampu tampil sebagus itu, berhasil dalam bisnis.....dan respon yang aku dapat...ternyata memang dari sistemnya sendiri menuntut tiap orang kompetitif...siapa yang bertahan maka mereka akan berhasil, siapa yang tidak menyerah mereka yang bakalan jadi pemimpin dan siapa yang tidak setengah setengah maka mereka yang akan melesat.......
saat itu aku langsung ingat sebuah konsep dalam Islam..namanya QAIDAH SYABABIYAH...sebuah konsep yang udah ratusan tahun yang lalu diajarkan Oleh Allah dan Rosulnya bahwa tiap muslim harus berusaha dan sungguh sungguh dalam tiap urusan, tidak setengah setengah atau malah malas...tidak ada kamus malas atau wasting time dalam Islam....yang ada kerja keras.....namun bedanya dg orang yang tidak punya Islam...kerja keras orang yang tidak mengenal Islam hanya mengejar dunia saja....mereka tidak pernah mengkaitkan betapa nantinya kerja keras mereka dalam mencari nafkah, mendidik anak, melayani suami dan keluarga, membahagiakan orang tua, mencari Ilmu, dan semuanya bakalan dipertanggung jawabkan di hadapan Allah dan bernilai pahala asal cara melakukannya benar menurut-NYA.....makanya...bagi setiap muslim, sebelum mereka bekerja keras ada baiknya kita bertanya, apakah kerja keras yang akan aku lakukan ini bakalan dinilai pahala di hadapan Allah ataukah tidak bernilai pahala atau malah berbuah dosa????? pertanyaan mendasar yang kadang kita lupakan dan mungkin kita ingat tapi sengaja kita abaikan.....
seandainya kita kekeh terhadap konsep Islam yang sudah kita miliki sejak Islam turun ke Bumi, mustinya muslim adalah orang yang paling berhasil di dunia...kenapa? karena setiap konsep tentang kiat2 berhasil sudah ada....hanya kadang kita males mencarinya...malas bertanya atau malah lebih asyik mencari ilmu lain yang hanya berguna sementara saja.....aku masih inget waktu aku masih belajar di Fakultas kedokteran...ada seorang temen yang mengingatkanku...dek...seandainya adek adalah orang paling pinter di fakultas kedokteran ini....bahkan pemecah rekor maka sungguh itu hanya membantu sedikit dari sisi hidup anti....aku tanya: kok bisa mba?? dia jawab: karena ilmu yang anti pelajari adalah ilmu tentang bagaimana mengobati orang dan menjaga kesehatan tapi ilmu yang sebenarnya kita butuhkan untuk hidup ini adalah "ilmu bagaimana kita seharusnya menjalani kehidupan"
SEBUAH KATA SEDERHAANA tapi bagiku sangat mengena....sejak itu aku sadar bahwa belajar di pendidikan formal dan bergelar macam macam tidaklah menjamin diriku bahagia, dan bakalan masuk surga...bagus kalo kita mendapatkannya tapi tidak menjadi fokus utama karena ilmu utama yang kita perlukan adalah ilmu untuk hidup yaitu Quran dan Sunnah....jadi.. jika aku tahu tentang islam yang sengaja diturunkan Allah untuk menjadi tuntunan hidup maka aku akan bisa hidup layaknya seorang yang hidup...dan tidak berimajinasi menjadi yang lain selain Hamba-NYA....
kesimpulannya: program televisi itu menggugah diriku untuk selalu bersungguh sungguh dalam tiap urusan dan selalu mengkaitkan kehidupan dunia ini dengan HISAB di hari mendatang.....aku yakin jika setiap muslim berfikir seperti itu maka muslim akan memimpin dunia suatu saat ...amin Ya RABBB!

sepeda motorku

Seorang akwhat naik sepeda motor adalah hal biasa di indonesia...tapi sungguh sungguh RUAAARRR BIASA di UK ini....awal2 sampe disini pertanyaan yang sering aku dapatakan ampe sekarang adalah "do you drive sister?" hehe....aku jawab aja "i ride motorbike but i don't drive" spontan mereka teriak "woooowwww...thats cool" hehe...itulah ungkapan setiap akhwat disini jika aku kasih tahu kalo diriku adalah satria jalanan alias pengendara motor bin fans berat sepeda motor......setelah tahu kalo aku bisa naik sepeda motor spontan mereka nanya detailnya : which motorbike, a big or small? how did you manage riding motorbike while you wearing jilbab and khimar, is it safe? is it something common in your country, how long have you been riding???weleeeh...intinya mereka pada terheran heran kok ada tampang akhwat berjubah naik sepeda motor.......in the end, mereka nyaranin diriku beli sepeda motor dan minta di bonceng....duh gusti..lha kok malah jadi tukang ojek nih???hehe....habis seumur umur jarang-jarang mereka di bonceng sepeda motor apalagi naik?????yang ada mah guling2 dijalanan entar....sepeda pancal aja mereka jarang yang bisa....nyetir mobil??itu yang biasa......aneh yah???gak juga kok soale disini emang orang naik sepeda motor jarang....sepeda pancal.. ada sih itupun cuman sport bukan transportasi......kalo mobil...bejubel deh.....aku mikir... maybe aku bisa yah bikin kursus buat pengendara sepeda motor khusus akhwat...hehe.....asli gak bakal laku! oh ya perlu dicatat sodara2...kalo kita nyebutin motorbike mereka langsung mbayangin sepeda motor laki2 yang persis pembalap gitu...so akunya musti kasih penjelasan detail ke temen2 akhwat inggris....kalo yang aku naiki bukan motorbike model begituan tapi semacam mopet but not exactly like mopet....mopet itu semcam vespa atau yang sejenisnya, sedang yang dulu aku tunggangi adalah sepeda motor cewek yang juga banyak dinaikin cowok..*hayaaah...opo coba!* aku blajar naik sepeda motor itu semenjak aku usia 9 tahun, SD kelas 5 deh.....waktu itu masih ada model honda / yamaha 70 an....waktu itu sepeda motor yg aku pake yamaha merah 70an....yang suaranya kayak gembreng diseret dan seluruh kampung bakalan denger kalo kita lagi dijalan *saking kerasnya*....awal2 blajar pastilah banyak suka dukanya...mulai dari jatuh dr sepeda motor ampe si sepeda keluar jalur alias masuk sungai kecil di pinggir jalan dan yang pasti di tilang polisi....ada crita lucu pas ditilang polisi itu.....aku masih 13 tahun waktu itu, pulang dari latihan pramuka atau latihan paduan suara *tepatnya lupa* nah pas asyik2nya naik motor tanpa helm *emang diriku gak hobby helm* eh dari jauh ada mobil carry penuh dengan bapak bapak polisi....baisanya kalo di desa kita kan saling kasih tahu yah antar pengendara motor....waktu itu gak ada seorangpun yg lewat...mustinya aku curiga karena biasanya kalo sepi gitu berarti semua pengendara motor pada berhenti sok gaya istirhat di bawah pohon...padahal nunggu sang polisi lewat....nah ..waktu iku aku bonceng adik tercintaku......tahu-tahu si mobil berhenti...krn bukan mobil polisi aku gak grogi blas...pas berhenti itu pak polisi dengan seragam lengkap keluar dari mobil....Ya Allah..kena deh!...dan akhirnya setelah ditanya, dari mana, kenapa gak pake helm? mana simnya? mana STNK nya?? semua kujawab gak ada...akhirnya mereka putus asa dan endingnya....aku disuruh nuntun motorku hingga nyampe rumah.....alias gak boleh dinaiki sampe aku tiba dirumah.....tahu apa reaksiku sodara2??? nangis dan hampir nekat nyebur ke sungai di pinggir jalan.....hehe.....gak lucu ah! masa ditilang aja pake acara nyebur sungai....eits tunggu dulu...tuh sungai bisa membawaku ampe ke rumah...makanya kalo nyebur trus ngikutin arus,..aku bisa nyampe rumah juga....weks kena!
nah....pas udah kuliah....kebiasaanku makin menjadi jadi....kemanaaaa aja naik motor...mo deket mo jauh harus berdua ama motor kalo nggak bakal kutilaan deh diriku. hehe...apa coba!..yang jelas HP dan motor adalah barang setia yang aku tenteng kemana aja....sampe berdarah darah dan dying deh motorku....habis gak pernah dirawat tapi dinaiki terus..kalo tuh motor bernyawa pasti bakalan demo dan minta dipecat....hehe.....habis si juragan adalah si raja tega...tapi alhamdulillah dianya gak pernah protes ...paling2 macet krn bensin nya abis alias kering kerontang.....cuciiiian deh!
nah saking sayangnya ama si motor itu....aku pernah berujar di dalam hati sebelum aku nikah...i wish one day i can ride my motorbike with my husband...its not something usual but something unusual...biasanya kan sang suami mbonceng si istri, sedang si istri duduk manis di belakang mbawa barang belanjaan atau menggendong anak tercinta.....tapi mimpiku adalah aku mbonceng suamiku dan ngebut berdua......*gila yah???emang aku sendiri gak tahu kemasukan apa hingga punya mimpi kayak ini...huehue* mau lanjut critanya????? kalo mau...lanjutin baca..kalo gak......gak papa...:)...
awal nikah
suami masih tinggal di Indo, alhamdulillah suami bisa naik motor, model apaa aja bisa....mulai dari motor kecil, setengah besar ampe motor besar.....gaya gaya harley gitchu...kebetulan aba-ku punya motor kayak gituan...nah...aku sih gak mau nekat mbonceng suami pake motor besar...yang berani cuman pake motor kecil atau setengah besar alias semacam yamaha shogun dan berhubung itu yang aku punya..akhirnya ku utarakan maksudku ke suamiku terkasih....
aku : i have been dreaming that i can ride motorbike with you
suami: well...we did it to day, didnt we?
aku: yes....but i want to be the one who ride it and you sit behind me
suami : *nampak lemah lunglai...mungkin dikiranya si istri barunya ini agak setengah gila atau malah udah gila kali yah.....kok ya aneh2 mimpinya, dan tentu aja lah takut wong aku yang kecil mungil bak kutil....yaks jijay! mungil dan centil ...udah udah...yang jelas suamiku tinggi besar dan diriku hampir separo tinggi suamiku...tapi dengan sayangnya suamiku bilang* yes...why not, lets see will you be able to do it???
aku: *menjeriiiiiiit senang* lets go now..
naiklah kami berdua di motor yamaha shogun, saking tingginya kaki suamiku bisa napak di tanah tanpa sulit..akupun naik di depan....dan reng...reng.......lariiiiii......jalanan lagi sepi ...so aku naik hingga 60km/jam hehe...bisa mbayangin kan???....suamiku langsung protes.....slow down...slow down....do you want to kill both of us????......hehe....gak sadar nih...dasar preman kampung...gimana gimana kelihatan aslinya........setelah slow down....dan nyampe ditempat....suami bilang "finally you can gain what you have been dreaming of..and next time, i will be the one who sit in front"......kelihatan pucet....dalam hati kasihan juga suamiku punya isteri nekadz spt diriku.....tapi namanya jodoh...tetep aja get on!
makanya untuk temen2 yang mungkin akhwat "tomboy" maksud ku...muslimah tapi kurang feminin blas *spt diriku..eh bukannya bangga loh!*...gak usah khawatir jodoh...inshaAllah ada pangeran di luar sana yang diciptakan untuk kalian dan pasti cocok dengan kalian dan sabar menghadapi karakter kalian......contoh nyata..diriku dan suamiku....hehe
terinspirasi oleh obrolan dengan mak achie, thx mak!